Menu
RSS

Warung Suprarasional: Bayar Seikhlasnya, Nikmati Permainan Matematikanya

Bogorplus.com-Laladon-Ciomas-Bogor. – Sebuah warung makan yang berlokasi di Ruko Pertokoan Madjoe, Jalan Raya Laladon, Ciomas-Kab.Bogor sukses menyedot perhatian publik. Pasalnya, ada hal menarik yang digagas oleh motivator suprarasional, Raden Ridwan Hasan Saputra.

Adalah Warung Makan Suprarasional, sejak dibuka perdana pada tanggal 17 Juli 2018 lalu, warung yang dikelola oleh Ibu Meita, Ibu Amel, dan Ibu Devi ini, setiap selalu didatangi pengunjung yang ingin mencicipi ragam aneka masakan untuk santap makan siang.

Menu yang disajikan pun sama seperti pada warung makan pada umumnya, seperti: tumis kacang, tumis oncom, telur balado,opor ayam, perkedel, tak ketinggalan kerupuk. Setiap harinya warung makan yang buka mulai pukul 10.00-selesai ini menyajikan menu yang berbeda.  

Beberapa waktu lalu, tim Bogorplus.com berkesempatan mendatangi warung tersebut. Ternyata, selain menu makanan yang disajikan, ada konsep menarik yang diusung dari warung tersebut. pertama, dari sisi konsep bayarannya. Setiap pengunjung yang datang, cukup membayar seikhlasnya (sesuai kemampuan), bayaran tersebut dimasukan ke dalam keropak yang sudah disediakan.

Kedua, disamping bayaran seikhlasnya, hal yang paling kentara yakni, terdapat aneka macam permainan matematika, seperti puzzle, dan eksplorasi matematika disetiap meja makan. Selain itu, dekorasi dan desain ruangan pun dihiasi dengan nuansa matematika. Sudah dipastikan akan membuat suasana makan kita menjadi lebih menyenangkan.

Meita Fitriyani selaku pengelola menjelaskan ihwal hadirnya Warung Makan Suprarasional. “Pada dasarnya, konsep warung makan suprarasional ini sama sepertti Cafe Basi, hanya terjadi perubahan nama saja. Kehadiran warung ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan dengan menyediakan makanan sederhana dengan bayaran seikhlasnya,” ujar Bu Meita.

Ibu Meita menambahkan penyematan nama suprarasional sendiri tak terlepas dari gagasan Pak Ridwan dalam menggaungkan cara berpikir suprarasional. Didalam ilmu suprarasional yang terdapat konsep ikhlas berbagi/sedekah. Melalui hadirnya warung suprarasional diharapkan menjadi wadah untuk mengamalkan cara berpikir suprarasional.

Koresponden: Devi Aryanti-Tim Read1 Group

Read more...

Menelaah Rahasia Sukses Pendidikan Ala Klinik Pendidikan MIPA

Foto: Orangtua siswa KPM tengah antusias menyimak materi pertemuan orangtua

Bogorplus.com-Bogor Barat-Kota Bogor. Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menggelar pertemuan orang tua siswa kelas reguler di SD Insan Kamil Bogor, Minggu, 22 Oktober 2017. Dalam forum itu, lembaga yang memiliki slogan “Ikhlas Tegas Puas” memberikan motivasi dan informasi kegiatan penting dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dihadapan 1.000 orang tua siswa.

Kepala Bagian Pendidikan, Muchammad Fachri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pertemuan rutin dan wajib diikuti oleh seluruh orang tua siswa. Dalam pertemuan tersebut, banyak hal yang kita sampaikan, mulai membahas berbagai persoalan kegiatan belajar mengajar sampai informasi kegiatan KPM.

Acara yang digelar mulai pukul 08.00-11.45 (dibagi 2 sesi), dihadiri Presiden Direktur KPM--Raden Ridwan Hasan Saputra--, orang tua siswa yang berjumlah 1.000  orang, para pimpinan di lingkungan KPM, guru, dan karyawan KPM. Selain pertemuan orang tua, KPM juga menggelar pelatihan untuk meningkatkan kapasitas guru-guru yang mengajar di kelas reguler.

Fachri mengakui bahwa situasi kondisi kegiatan belajar mengajar setiap semester selalu berbeda. Oleh sebab itu, dia menegaskan pentingnya menyamakan visi-misi kepada orang tua siswa yang telah bergabung di KPM.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra, turut memberikan motivasi kepada orang tua tentang menjadi anak hebat dengan cara berpikir supra rasional.

Foto: Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra

Dalam motivasinya, Ridwan HS menjelaskan, “Jika berkaca pada cara berpikir supra rasional, maka yang pertama kali harus diajarkan kepada anak-anak adalah pemahaman tentang keyakinan kepada sang pemilik ilmu, yaitu Allah SWT,” jelasnya.

Setelah itu, anak-anak diajarkan berbuat kebajikan untuk menambah tabungan jiwa dan belajar menghindari perbuatan dosa yang bisa mengurangi tabungan jiwa kita.

Motivator yang telah sukses mengantarkan ribuan siswa menjadi jawara olimpiade matematika ini menambahkan “Tabungan jiwa anak-anak dan orang tua sangat mungkin dapat bertambah ketika dalam proses pendidikan. Caranya bisa dilakukan dengan cara menghormati guru, saling tolong-menolong, jujur, belajar yang baik, dan bagi yang beragama muslim melaksanakan 7 Sunnah Nabi Muhammad SAW,” kata Ridwan HS,

“Insya Allah jika pendidikan dimulai dengan belajar mengenal Tuhannya dan bagi orang islam menjadikan Nabi Muhammad SAW menjadi suri tauladan dalam pendidikan karakter, maka negeri ini akan meningkat kualitas pendidikan dan SDM-nya,” pungkas tokoh perubahan Republika 2013 ini.

Read more...

Kompolnas: “Berpikir Supra Rasional, Menjadikan POLRI dan Bangsa Menjadi Lebih Baik”

Bogor Tengah-Kota Bogor. Komisioner Kompolnas, Andrea H Poeloengan, SH, M.Hum, MTCP, disela-sela kesibukannya menjadi penanggung jawab pelatihan Peningkatan Sinergitas dalam Pelayanan Penanganan Keluhan Masyarakat' di Hotel Royal Bogor, Kamis, (28/09/2017) memberikan apresiasi kepada Motivator Supra rasional, Raden Ridwan Hasan Saputra karena berkenan hadir memenuhi undangan dari Kompolnas.

“Saya berharap pelatihan supra rasional ini dapat dilaksanakan juga di Polda seluruh Indonesia. Selain itu, pelatihan ini cocok untuk POLRI dan seluruh lapisan masyarakat agar Polri dan Indonesia menjadi lebih baik,” ungkapnya disela-sela kegiatan.

Kepala hubungan antar lembaga Kompolnas, Kombes Pol Zainal Abidin selaku moderator pelatihan memandang pentingnya POLRI mendapatkan pengenalan ilmu tentang cara berpikir supra rasional. "Sejauh ini saya hanya mendengar dari sebagian orang dan membaca bukunya. Setelah mendengar langsung pemaparannya, saya kira ini sesuatu hal yang positif,” ujarnya.

“Ragam masalah sosial yang terjadi pada bangsa ini sudah cukup kompleks. Upaya mengentaskannya tidak bisa mengandalkan kelompok tertentu ataupun pemerintah saja,” kata Zainal.

Kombes Pol Zainal Abidin, S.Ik,.M.Si.

Lebih lanjutnya, “Karena hal ini merupakan masalah bersama dan membutuhkan penanganan yang holistik. Oleh sebab itu, perlu suatu itikad yang baik, dengan landasan Ketuhanan yang Maha Esa dan keadilan sosial. Sesuai yang telah diajarkan oleh agama dan kepercayaan masing-masing,” jelas Perwira menengah melati tiga.

Foto: Kompol Sugiyanta/Polda D.I Yogyakarta

Kasubag Kehumasan Polda D.I Yogyakarta, Kompol Sugiyanta, M.A. turut memberikan rasa kagum dengan sajian materi supra rasional yang disampaikan sosok inspiratif, Raden Ridwan Hasan Saputra. “Saya merasa konsep ini mengajarkan nilai hukum keseimbangan dan memiliki nilai luhur serta mulia, yang mengesampingkan ego serta kepentingan diri sendiri. Sehingga pada akhirnya, suatu perubahan yang akan kita dapatkan (sekecil apa pun), akan berdampak baik baik POLRI dan bangsa Indonesia,” tutup Sugiyanta.

Read more...
ads by bogorplus.com
Kota Bogor Bottom