Menu
RSS

Menelaah Rahasia Sukses Pendidikan Ala Klinik Pendidikan MIPA

Foto: Orangtua siswa KPM tengah antusias menyimak materi pertemuan orangtua

Bogorplus.com-Bogor Barat-Kota Bogor. Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menggelar pertemuan orang tua siswa kelas reguler di SD Insan Kamil Bogor, Minggu, 22 Oktober 2017. Dalam forum itu, lembaga yang memiliki slogan “Ikhlas Tegas Puas” memberikan motivasi dan informasi kegiatan penting dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dihadapan 1.000 orang tua siswa.

Kepala Bagian Pendidikan, Muchammad Fachri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pertemuan rutin dan wajib diikuti oleh seluruh orang tua siswa. Dalam pertemuan tersebut, banyak hal yang kita sampaikan, mulai membahas berbagai persoalan kegiatan belajar mengajar sampai informasi kegiatan KPM.

Acara yang digelar mulai pukul 08.00-11.45 (dibagi 2 sesi), dihadiri Presiden Direktur KPM--Raden Ridwan Hasan Saputra--, orang tua siswa yang berjumlah 1.000  orang, para pimpinan di lingkungan KPM, guru, dan karyawan KPM. Selain pertemuan orang tua, KPM juga menggelar pelatihan untuk meningkatkan kapasitas guru-guru yang mengajar di kelas reguler.

Fachri mengakui bahwa situasi kondisi kegiatan belajar mengajar setiap semester selalu berbeda. Oleh sebab itu, dia menegaskan pentingnya menyamakan visi-misi kepada orang tua siswa yang telah bergabung di KPM.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra, turut memberikan motivasi kepada orang tua tentang menjadi anak hebat dengan cara berpikir supra rasional.

Foto: Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra

Dalam motivasinya, Ridwan HS menjelaskan, “Jika berkaca pada cara berpikir supra rasional, maka yang pertama kali harus diajarkan kepada anak-anak adalah pemahaman tentang keyakinan kepada sang pemilik ilmu, yaitu Allah SWT,” jelasnya.

Setelah itu, anak-anak diajarkan berbuat kebajikan untuk menambah tabungan jiwa dan belajar menghindari perbuatan dosa yang bisa mengurangi tabungan jiwa kita.

Motivator yang telah sukses mengantarkan ribuan siswa menjadi jawara olimpiade matematika ini menambahkan “Tabungan jiwa anak-anak dan orang tua sangat mungkin dapat bertambah ketika dalam proses pendidikan. Caranya bisa dilakukan dengan cara menghormati guru, saling tolong-menolong, jujur, belajar yang baik, dan bagi yang beragama muslim melaksanakan 7 Sunnah Nabi Muhammad SAW,” kata Ridwan HS,

“Insya Allah jika pendidikan dimulai dengan belajar mengenal Tuhannya dan bagi orang islam menjadikan Nabi Muhammad SAW menjadi suri tauladan dalam pendidikan karakter, maka negeri ini akan meningkat kualitas pendidikan dan SDM-nya,” pungkas tokoh perubahan Republika 2013 ini.

back to top
ads by bogorplus.com
Kota Bogor Bottom