Menu
RSS

Items filtered by date: September 2017

Permainan Matematika Bela Negara, Sarana Efektif Kenalkan Wawasan Kebangsaan

Foto: Para pelajar sedang memainkan permainan matematika bela negara

Bogorplus.com-Balikpapan-Kalimantan Timur. Pasca diresmikan oleh Panglima Kodam VI/Mulawarman (29/09/2017), Website permainan matematika bela negara, keberadaannya menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih mendalam tentang wawasan kebangsaan.

“Permainan yang mengombinasikan ilmu matematika dan 4 pilar kebangsaan ini sangat efektif untuk menumbuhkan sikap cinta tanah air,” kata Brigjen TNI M. Nur Rahmad selaku Kasdam VI/Mulawarman.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Airlangga Surabaya, Kartono mendukung gagasan kreatif berwujud permainan matematika bela negara. “Dengan adanya aplikasi ini, tentunya akan membuat jangkauan pengenalan bela negara lebih luas. Disamping itu, bukan hanya dunia militer saja yang bisa menikmati, melainkan warga sipil, lembaga pemerintah, pendidikan dan masih banyak lagi. Sehingga partisipasi masyarakat yang belum mengenal wawsan kebangsaan akan lebih luas,” ujarnya.


Upaya untuk membudayakan permainan ini ditanggapi oleh Asisten Teritorial Kodam VI/Mulawarman, “Setelah diresmikan, target kami (sesuai arahan Pangdam), akan disosialisasikan kepada babinsa, kemudian masuk ke ranah pendidikan (pelajar),” terang Kolonel Inf Heri Setya Kusdiantana.

Saat ditanya mengapa sasarannya kepada pelajar, perwira melati tiga tersebut mengatakan, “Pelajar merupakan segmen potensial, jejaring kami akan masuk ke tingkat dasar, menengah bahkan sekolah menengah atas (SMA)." tutupnya.

Read more...

KODAM VI/Mulawarman Resmikan Website Permainan Matematika Bela Negara

Peresmian Website Permainan Matematika Bela Negara

Bogorplus.com-Balikpapan-Kalimantan Timur. Kegiatan bela negara merupakan kewajiban bagi seluruh komponen bangsa Indonesia. Kesadaran untuk membela negara itu hakikatnya adalah kesediaan berbakti kepada negara dalam membela tanah air. Ragam bentuk kegiatan bela negara tengah gencar disosialisasikan pemerintah agar di masa depan terlahir para generasi muda yang cinta tanah air dan bangsa.

Ada sisi unik dan menarik dari program pengenalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) melalui Permainan Matematika Bela Negara (PMBN). PMBN sendiri sudah disosialisasikan ke berbagai daerah dan elemen masyarakat.

Permainan yang digagas oleh Raden Ridwan Hasan Saputra (Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA), bersama Brigjen TNI M. Nur Rahmad dan Letkol Arh. Ir. Maryono kini telah hadir dalam bentuk yang lebih menarik (website) dan diresmikan oleh Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Sonhadji, S.I.P., MM, pada hari Jum’at, 29 September 2017, bertempat di Aula Makodam VI Mulawarman.

Foto: Permainan Matematika Bela Negara

Disela-sela kegiatan peresmian, Kepala Staff Kodam VI/Mulawarman, Brigjen TNI Muhammad Nur Rahmad menjelaskan bahwa pada awal mulanya permainan ini hanya dalam bentuk papan dan kartu, tetapi melihat perkembangan transformasi dunia digital saat ini, kami berinisiatif bekerjasama dengan Universitas Airlangga Surabaya untuk menciptakan permainan matematika bela negara yang lebih interaktif dan komunikatif.

Saat dikonfirmasi target ke depan setelah permainan ini diresmikan, Jenderal bintang satu ini mengungkapkan, “Target sasaran kita adalah generasi muda (pelajar), namun tidak menutup kemungkinan bermanfaat untuk semua elemen masyarakat,” tutupnya.

Asisten Teritorial Kodam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Heri Setya Kusdiantana berujar, “Saya senang dan bahagia karena permainan ini telah diresmikan," ucapnya.

Perwira menengah ini menilai menyatakan bahwa dengan adanya aplikasi seperti ini, akan menjadi daya tarik dan lebih memudahkan masyarakat, khususnya generasi muda/pelajar dalam mengenal wawasan kebangsaan. Serta pada akhirnya, akan menimbulkan paradigma yang menyenangkan ketika ada unsur bermain sambil belajar,” ucapnya.

Foto: Selain Peresmian Permainan, Raden Ridwan HS memberikan seminar cara berpikir supra rasional

Kegiatan peresmian website permainan matematika bela negara terdiri dari beragam rangkaian kegiatan acara, seperti: pelatihan cara berpikir supra rasional oleh Raden Ridwan Hasan Saputra kepada para Dandim dan Kasrem se-Kodam VI/Mulawarman, dan perlombaan permainan matematika bela negara yang berlangsung pada hari sabtu (30 September 2017).

Baca juga: Permainan Matematika Bela Negara, Sarana Efektif Kenalkan Wawasan Kebangsaan

Read more...

SMP Unggulan Arrahman Sukabumi, Gelar Uji Soal MNR

Tetap tenang, peserta uji soal SMP Unggulan Ar Rahman mengerjakan soal-soal

Bogorplus.com-Sukabumi-Jawa Barat. Gelaran tes uji soal MNR (Matematika Nalaria Realistik) untuk mengukur HOTS (Higher-Order Thinking Skills) yang diprakarsai Klinik Pendidikan MIPA (KPM) dimulai pada hari ini (28/09/2017). Pelaksanaan uji soal MNR akan berlangsung hingga tanggal 30 Oktober 2017 mendatang akan diikuti ratusan ribu pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama se-Indonesia dengan bayaran “seikhlasnya”.

Salah satu sekolah yang sudah mengawali event ini adalah SMP Unggulan Arrahman Sukabumi. Lembaga pendidikan ini beralamat di Jl. Moch. Amir RT.013/RW.004, Kecamatan Bojonggenteng Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 186 siswa mengikuti acara ini dengan penuh antusias.

Foto: SMP Unggulan Ar Rahman Sukabumi

Sikap antusias ditunjukkan.salah satu siswa kelas 8, Fatihah Nasywa. “Soal MNR ini sangat menarik. Ini pertama kalinya saya mengerjakan jenis soal yang berbeda dari biasanya,” ucapnya.

Siswi kelahiran Jakarta, 13 tahun silam ini mengungkapkan pentingnya untuk terus belajar hal-hal baru. Fatihah juga menyampaikan senang karena dengan mengerjakan soal MNR, dia dapat meningkatkan kecerdasan ilmu dan kemampuan berpikirnya.

Dukungan penuh disampaikan Kepala SMP Unggulan Arrahman, Muhammad Ihsan, S.Ag menilai bahwa pelaksanaan uji soal MNR memberikan efek positif. Seperti kita ketahui, perkembangan zaman saat ini menuntut kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Oleh karena itu, melalui uji soal MNR, peta kemampuan High-Order Thinking Skills siswa dapat diketahui secara jelas.

“Disamping itu, manfaat lainnya bagi siswa dan sekolah adalah menambah pengalaman baru dalam bidang Matematika, memiliki kecakapan berpikir, dan mengetahui pemetaan potensi kemampuan di bidang Matematika,” tutup kepala sekolah yang telah menjabat selama 2 tahun lebih.

Read more...

Menjadikan Prajurit Kopassus Tangguh dengan Cara Berpikir Supra-rasional

Foto: Raden Ridwan Hasan Saputra Memberikan Pelatihan Cara Berpikir Supra Rasional

Bogorplus.com-Cijantung-Jakarta Timur. Dalam rangka memeringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H/2017 M, Motivator Supra-rasional, Ir. R. Ridwan Hasan Saputra, M. Si. dihadirkan sebagai penceramah di acara tersebut. Para prajurit Kopasus beserta keluarganya dan masyarakat sekitar Cijantung hadir memenuhi Masjid Nur At Taqwa Cijantung-3, Jakarta Timur, Kamis (28/09/2017).

Pak Ridwan HS merasa sangat senang sekaligus bangga bisa mendapatkan kesempatan memberikan ceramah tentang cara berpikir supra-rasional bagi para prajurit Kopassus. Beliau berharap bahwa para prajurit Kopassus dapat meningkat kemampuannya ketika menerapkan cara berpikir supra-rasional. "Ketika prajurit Kopassus berpikir supra-rasional, maka orientasi dalam bekerja bukan berfokus pada uang, pangkat, jabatan, tetapi menunjukkan dedikasi pada Allah SWT. Karena saat Allah SWT. dijadikan tujuan hidup, siapa pun akan bisa menjadi orang besar dan hebat", ungkap Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA ini.

Foto: Sesi tanya jawab dengan anggota Kopassus

Mayor Warijo, Wadandema Kopassus menyatakan dirinya mendapatkan manfaat dari ceramah yang disampaikan Pak Ridwan HS. Beliau menuturkan, "Ilmu tentang cara berpikir supra-rasional sangat bermanfaat bagi prajurit Kopassus dalam mengemban tugas. Karena tuntutan tugas prajurit Kopassus lebih tinggi di antara kesatuan lain, bahkan tugas yang diluar nalar, maka cara berpikir supra-rasional menjadi senjata ampuh bagi para prajurit Kopassus."

Senada dengan pernyataan Pak Warijo, Letnan Kolonel Inf.  Caj. Muftiono, S. Ag. M. A. (Kabintal Kopassus) mengatakan, "Saya banyak mendapatkan pencerahan dari ceramah Pak Ridwan HS tadi. Semoga ilmu cara berpikir supra-rasional dapat dipahami oleh prajurit Kopasus sebagai ikhtiar untuk menjadi prajurit yang kuat, hebat, profesional, dan dicintai rakyat." Beliau berharap jika prajurit Kopassus bisa menjadi hamba Allah SWT. yang taat, selain juga menjadi prajurit yang tulus dan ikhlas menjalankan tugas.

Foto: Anggota penuh antusias menyimak pelatihan supra rasional

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Penerangan Kopassus, Letnan Kolonel Inf. Ir. Joko Tri Hadimantoyo, MM. berujar, "Saya sudah dua kali menyimak pemaparan dari Pak Ridwan HS. Dari beliau, saya belajar tentang pentingnya berpikir pada Allah SWT. kemana pun kita melangkah. Karena cara berpikir supra-rasional akan membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT. Saya diingatkan untuk senantiasa konsisten beribadah pada Allah SWT. Jika saya sudah bisa berbuat demikian, semoga kebaikan ini berdampak pada keluarga saya."

Read more...

Kompolnas: “Berpikir Supra Rasional, Menjadikan POLRI dan Bangsa Menjadi Lebih Baik”

Bogor Tengah-Kota Bogor. Komisioner Kompolnas, Andrea H Poeloengan, SH, M.Hum, MTCP, disela-sela kesibukannya menjadi penanggung jawab pelatihan Peningkatan Sinergitas dalam Pelayanan Penanganan Keluhan Masyarakat' di Hotel Royal Bogor, Kamis, (28/09/2017) memberikan apresiasi kepada Motivator Supra rasional, Raden Ridwan Hasan Saputra karena berkenan hadir memenuhi undangan dari Kompolnas.

“Saya berharap pelatihan supra rasional ini dapat dilaksanakan juga di Polda seluruh Indonesia. Selain itu, pelatihan ini cocok untuk POLRI dan seluruh lapisan masyarakat agar Polri dan Indonesia menjadi lebih baik,” ungkapnya disela-sela kegiatan.

Kepala hubungan antar lembaga Kompolnas, Kombes Pol Zainal Abidin selaku moderator pelatihan memandang pentingnya POLRI mendapatkan pengenalan ilmu tentang cara berpikir supra rasional. "Sejauh ini saya hanya mendengar dari sebagian orang dan membaca bukunya. Setelah mendengar langsung pemaparannya, saya kira ini sesuatu hal yang positif,” ujarnya.

“Ragam masalah sosial yang terjadi pada bangsa ini sudah cukup kompleks. Upaya mengentaskannya tidak bisa mengandalkan kelompok tertentu ataupun pemerintah saja,” kata Zainal.

Kombes Pol Zainal Abidin, S.Ik,.M.Si.

Lebih lanjutnya, “Karena hal ini merupakan masalah bersama dan membutuhkan penanganan yang holistik. Oleh sebab itu, perlu suatu itikad yang baik, dengan landasan Ketuhanan yang Maha Esa dan keadilan sosial. Sesuai yang telah diajarkan oleh agama dan kepercayaan masing-masing,” jelas Perwira menengah melati tiga.

Foto: Kompol Sugiyanta/Polda D.I Yogyakarta

Kasubag Kehumasan Polda D.I Yogyakarta, Kompol Sugiyanta, M.A. turut memberikan rasa kagum dengan sajian materi supra rasional yang disampaikan sosok inspiratif, Raden Ridwan Hasan Saputra. “Saya merasa konsep ini mengajarkan nilai hukum keseimbangan dan memiliki nilai luhur serta mulia, yang mengesampingkan ego serta kepentingan diri sendiri. Sehingga pada akhirnya, suatu perubahan yang akan kita dapatkan (sekecil apa pun), akan berdampak baik baik POLRI dan bangsa Indonesia,” tutup Sugiyanta.

Read more...

Kompolnas Bekali Anggota Kepolisian Dengan Cara Berpikir Supra Rasional

Foto: Raden Ridwan Hasan Saputra tengah memberikan pelatihan cara berpikir supra rasional

Bogorplus.com-Bogor Tengah-Kota Bogor. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bersama POLRI menggelar pelatihan peningkatan sinergitas dalam pelayanan penanganan keluhan masyarakat, yang bertempat di Hotel Royal, Jalan Ir. H Djuanda, Kota Bogor, Kamis (28/09/2017).

Pada hari terakhir program pelatihan, Kompolnas secara khusus menghadirkan motivator supra rasional Raden Ridwan Hasan Saputra untuk melatih cara berpikir supra rasional bagi puluhan peserta dari anggota kepolisian.

Komisioner Kompolnas, Andrea H Poeloengan, SH, M.Hum, MTCP yang juga penanggung jawab dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa dalam menangani keluhan masyarakat, jika tidak dikerjakan dengan ikhlas, maka masyarakat tidak akan terlayani dengan baik. Oleh karenanya, pelatihan yang bertema “Cara Berpikir Supra rasional dalam meningkatkan pelayanan penanganan keluhan masyarakat” kami gelar,” ucapnya.

Ia pun menambahkan bahwa masyarakat yang mengeluh sebenarnya adalah utusan Tuhan yang harus dilayani, maka cara yang bijak untuk menyelesaikan persoalan tersebut adalah dengan rasa keikhlasan. Rasa ikhlas akan menimbulkan rasa kedekatan dengan Tuhan. Pada akhrinya, jika sudah dekat dengan Tuhan, segala persoalan yang ada akan mudah diselesaikan dengan baik.

Acara yang digelar pada pukul 08.00-10.00 berlangsung khidmat dan mendapat sambutan hangat dari 70 orang peserta yang hadir, terdiri atas Dumasan dan Yanduan fungsi pengawas Polri dari seluruh Indonesia. Kompolnas, komisioner Kompolnas, perwira tinggi dari Kompolnas, Irwasum, dan Div Propam. Beberapa Pamen dari Mabes. serta Muspida Bogor.

Raden Ridwan Hasan Saputra selaku motivator supra rasional menyampaikan ungkapan bahagia dan merasa terhormat karena mendapatkan kesempatan berharga untuk berbagi pengetahuan tentang makna cara berpikir supra rasional dihadapan anggota kepolisian dari perwakilan 34 Polda seluruh Indonesia.

Penerima Satya Lencana Wirakarya, dari Presiden RI ke-6 tahun 2007 tersebut mengatakan, “Semoga konsep ini dapat diterima  dan tersebar di institusi kepolisian,” pungkasnya.

Karena menurut Ridwan HS, "Ilmu ini dapat berlaku untuk siapa pun. Harapan saya ilmu ini dapat tersebar ke seluruh Indonesia,” tutup Ridwan yang merupakan peraih penghargaan Tokoh Perubahan Republika 2013.

Read more...

Pasca Temu Kangen Alumni, Klinik Pendidikan MIPA Membuka Kelas Alumni

Foto Bersama Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA

Bogorplus.com-Dramaga-Bogor. Reuni menjadi sarana untuk kembali berkumpul, mengenang kembali saat-saat suka dan duka ketika tumbuh bersama dalam belajar. Pada hari Minggu (23/09/2017), ada yang menarik dan nuansa berbeda dari acara reuni alumni yang digagas oleh Klinik Pendidikan MIPA. Kegiatan yang bertajuk kelas alumni bertempat di ruang kuliah fakultas pertanian, IPB Dramaga Bogor.

Kepala Litbang Klinik Pendidikan MIPA, Thyeadi Tungson selaku mentor mengatakan, program ini merupakan tindaklanjut acara temu kangen alumni yang lalu (22-23 Juli 2017). Kelas alumni digelar untuk dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman  narasumber kepada para peserta.

“Kelas alumni ini juga didesain bukan hanya belajar matematika saja, melainkan memberikan penguatan makna hidup yang berlandaskan teori berpikir supra rasional. Setiap bulannya peserta akan disuguhkan materi motivasi, kiat sukses, & dinamika kelompok. Pada bulan ini kita bersyukur dapat menghadirkan alumni senior KPM, Nora Nisrina (peraih predikat cum laude lulusan Institut Teknologi Bandung) dan Bapak Zainul Muhtadien (narasumber),” jelas Thyeadi Tungson.

Dukungan positif disampaikan narasumber, Bapak Zainul Muhtadien. Beliau mengatakan "Kelas ini sangat positif untuk dilakukan. Saya sebagai orang tua juga sangat bersyukur dapat berkesempatan berbagi pengalaman kepada peserta. Pasalnya walaupun pertama kali dimulai, peserta begitu antusias menyimak materi yang saya sampaikan yaitu, kiat sukses menggapai cita-cita," ucapnya.

Ungkapan bahagia dirasakan juga oleh siswa alumni, M Abdurrahman Basyah dan Alvin Putera Budiman (siapa yang mengatakan?) "akhir pekan kali ini sungguh menginspirasi dan bermanfaat. Mereka pun sepakat untuk memanfaatkan momen tersebut guna mendapatkan bekal dalam menghadapi persiapan pasca lulus SMA mendatang.

Foto: M Abdurrahman Basyah (Abduh) & Alvin Putera Budiman (Alvin)

Pelajar kelas 10 dari SMAIT Nurul Fikri Depok & SMA Labschool Kebayoran ini mengungkapkan kekagumannya terhadap KPM yang saat ini masih memegang teguh persaudaraan, sehingga setelah jadi alumni kita tetap diberikan wadah untuk berkarya dan berinteraksi dengan teman-teman seperjuangan", tutup Abduh dan Alvin.

Read more...

Pelajar Berbakat Klinik Pendidikan MIPA Ikuti Tes Eliminasi

Foto: Suasana Ujian Eliminasi Siswa

Bogorplus.com-Dramaga-Bogor. Sebanyak 628 lebih pelajar berbakat Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Bogor, mengikuti ujian eliminasi kelas khusus, bertempat di ruang kuliah fakultas pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) Dramaga, minggu (24/09/2017). Ratusan pelajar tersebut terdiri dari kelas 2 SD sampai 8 SMP.

Kepala Pendidikan Klinik Pendidikan MIPA, Muchammad Fachri mengatakan, “Tes eliminasi kali ini pertama kali diadakan di semester ganjil 2017/2018. KPM selalu rutin mengadakan tes ini untuk mengukur dan mengetahui kemampuan siswa binaannya setelah belajar selama 4 pertemuan,” ujarnya.

“Dalam tes eliminasi, para pelajar diberikan soal matematika berbasis Higher-Order Thinking Skills (HOTS), terdiri dari isian singkat, uraian, dan eksplorasi. Hasil tes siswa akan dinilai oleh tim KPM. Hasil tersebut akan digunakan untuk menentukan naik atau turunnya level kelas siswa,” kata Fachri.

Fachri menambahkan, selain gelaran tes eliminasi untuk para siswa, KPM juga mengadakan pelatihan guru, pertemuan orang tua, dan pertemuan alumni. Pertemuan ini digagas selain sebagai ajang tukar pikiran dan informasi, juga dimaknai untuk memperkokoh harmonisasi antar semua pemangku kepentingan di Klinik Pendidikan MIPA.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa yang telah mempercayakan pendidikan di KPM selama 4 tahun, Bapak Dadang Mahfudin mengaku takjub dengan acara yang digelar Klinik Pendidikan MIPA secara rutin setiap pekan atau setiap bulannya.

“Disamping merasakan suasana kekeluargaan, ilmu yang diterima anak-anak tidak mudah didapatkan di sekolah. Sehingga saya melihat anak-anak yang belajar di KPM memiliki prestasi yang membanggakan. Alhamdulillah prestasi belajar anak-anak diatas rata-rata berkat pengalaman belajar HOTS & MNR,” ucapnya.

"KPM mengajarkan cara berpikir supra rasional yang menunjang anak-anak untuk berpikir kreatif, rajin beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing," tutup Bapak Dadang yang juga orang tua dari Wage Mareto.

Foto: Teuku Arkansyah Ali

Rasa senang terpancar dari raut wajah Teuku Arkansyah Ali, siswa kelas 6 SDN Rawamangun 12 Pagi Jakarta. Arkan mengatakan, “Belajar di KPM dan momen tes eliminasi merupakan hal yang dinanti setiap minggunya. Walaupun terkadang sulit menghadapi soal-soal KPM, saya tidak merasa putus asa. Justru karena sudah terbiasa menghadapi hal tersebut, saat ini saya merasa kecerdasan spiritual dan ilmu saya semakin meningkat,” tutur Arkan.

Read more...

Melihat Serunya Sosialisasi Pelatihan Wisata Matematika Bela Negara

Foto: Kegiatan sedang bermain dinamika kelompok

Bogorplus.com. Sudah hampir 3 pekan pelaksanaan sosialisasi Wisata Matematika Bela Negara (WMBN) hampir rampung di 7 Kodim, kemeriahan acara ini sangat dirasakan oleh para pelajar sebagai peserta WMBN.

Pada pelatihan bela negara kali ini, para para pelajar melakukan aktivitas layaknya anggota militer. Seperti latihan kesiplinan, wawasan kebangsaan, dan dinamika kelompok. Pelatihan ini langsung dilakukan anggota TNI.

Foto: Pelatihan baris berbaris

Nuansa berbeda dirasakan para pelajar yang biasanya asing untuk masuk ke markas TNI. Di tempat ini mereka diajak dan diperkenalkan berbagai kegiatan tentang pelatihan bela negara. Di antaranya, cara berpikir supra rasional untuk bela negara, permainan matematika bela negara, dinamika kelompok, hingga pengenalan senjata, dan diakhiri dengan foto dengan senjata. Dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menguatkan rasa cinta tanah air dan bangsa, memahami secara utuh Pancasila sebagai ideologi negara, membentuk kedisiplinan, etos belajar, kemandirian, rasa kesetiakawanan sosial, serta semangat gotong royong.

Foto: Pengenalan senjata oleh anggota TNI

Para peserta WMBN merasa senang karena disuguhi beragam permainan matematika bela negara yang kreatif, atraktif, melibatkan kerja sama dalam tim.

Seperti yang dialami pelajar SMPN 1 Lumajang, Ajeng Kartika. Dia mengungkapkan, “Senangnya mengikuti pelatihan bela negara kali ini." Siswi kelas 8 yang memiliki hobi menggambar ini tidak serta-merta datang ke markas TNI tanpa menargetkan sesuatu. Dirinya berharap, kegiatan seperti ini dapat memberi warna bagi pelatihan bela negara. "Apalagi kita bisa bermain sambil belajar, pokoknya seru,” ujarnya dengan nada gembira.

Secara terpisah, Kepala SMPN 1 Lebong Pati, Subawe mengatakan, “Pelatihan ini bernilai sangat positif karena terdapat banyak kegiatan yang mengajarkan bahwa pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam sebuah aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

"Tidak mudah dalam mendapatkan kemerdekaan, terlebih mempertahankannya. Program ini membuat kita sadar akan pentingnya solidaritas, persatuan, perlunya kecerdasan dalam mengelola apa yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita di bumi pertiwi ini," tutup Subawe.

Sementara itu, Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah, S.Sos mengatakan, "Saya sangat menyambut baik kedatangan tim Klinik Pendidikan MIPA tentang Wasbang melalui wisata matematika bela negara,” ujarnya.

Foto: Dandim 0718/Pati/http://www.kodimpati.com/makodim

“Pasca mengirimkan 6 peserta Training of Trainer ke Bogor beberapa waktu lalu, hal ini membawa angin segar bagi kita sebagai media komunikasi tentang pengenalan wawasan kebangsaan. Menariknya, program ini dikemas serta disisipkan bentuk siklus pemberdayaan generasi muda yang berkarakter,” lanjutnya.

“Terbukti baru sehari dilaksanakan, respons positif disampaikan oleh pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan. Disamping itu, para guru berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan,” tutup perwira menengah melati dua.

Seperti yang sudah diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan pilot project ini disosialisasikan kepada 7 Kodim, di antaranya, Kodim 0606/Kota Bogor (06-07 September 2017), Kodim 0821/Lumajang (11-12 September 2017), Kodim 0718/Pati (12-13 September 2017), Kodim 0727/Karanganyar (13-14 September 2017), Kodim 0620/Kab. Cirebon (14-15 September 2017), Kodim 0813/Bojonegoro (18-19 September 2017) dan Kodim 0501/Jakarta Pusat (19-20 September 2017). Program tersebut digagas oleh Staff Umum Angkatan Darat (STERAD) bekerjasama dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM).

Read more...

7 Kodim Sosialisasikan Wisata Matematika Bela Negara

Foto: Pelatihan Wisata Matematika Bela Negara

Bogorplus.com. Era globalisasi dalam pembangunan nasional kian menemui berbagai tantangan. Berbagai antisipasi semakin gencar disosialisasikan oleh pemerintah. Salah satu upayanya menanamkan wawasan kebangsaan dan budi pekerti. Dengan menanamkan sikap tersebut, diharapkan menjadi benteng dalam memperbaiki generasi muda bangsa.

Seperti kita ketahui,  anggota TNI tidak terlepas dari peran tersebut. Namun bukan berarti pembinaan wawasan kebangsaan terkesan menyeramkan.

Untuk itulah Staff Umum Angkatan Darat (STERAD) bekerjasama dengan Klinik Pendidikan MIPA melakukan terobosan dengan menggelar pelatihan bela negara. Kegiatannya dirancang menyenangkan serta disosialisasikan kepada 7 Kodim, di antaranya: Kodim 0606/Kota Bogor (06-07 September 2017), Kodim 0821/Lumajang (11-12 September 2017), Kodim 0718/Pati (12-13 September 2017), Kodim 0727/Karanganyar (13-14 September 2017), Kodim 0620/Kab. Cirebon (14-15 September 2017), Kodim 0813/Bojonegoro (18-19 September 2017) dan Kodim 0501/Jakarta Pusat (19-20 September 2017).

Quality Control Klinik Pendidikan MIPA (QC KPM), Drs. H. Moh Arodhi menjelaskan, “Program sosialisasi ini adalah bagian dari pilot project yang ditetapkan oleh STERAD untuk memastikan program WMBN berjalan efektif. Selain itu, kita dapat melihat sikap antusias dan sambutan positif dari sekolah-sekolah terhadap inovasi penyampaian wawasan kebangsaan dan bela negara melalui wisata matematika bela negara ini” jelas Arodhi.

“Dukungan positif dari komandan Kodim & kepala sekolah turut memberikan semangat dalam pelaksanaan WMBN,” tambah Arodhi.

“Tentunya dari semua itu, diharapkan ada hasil yang dicapai.Harapan ke depannya adalah dapat menemukan bentuk dan model pelaksanaan wisata matematika bela negara yang ideal untuk dapat diterapkan di Kodim-kodim di seluruh Indonesia,” tutup Arodhi.

Read more...
ads by bogorplus.com
Kota Bogor Bottom