Menu
RSS

Kompolnas: “Berpikir Supra Rasional, Menjadikan POLRI dan Bangsa Menjadi Lebih Baik”

Bogor Tengah-Kota Bogor. Komisioner Kompolnas, Andrea H Poeloengan, SH, M.Hum, MTCP, disela-sela kesibukannya menjadi penanggung jawab pelatihan Peningkatan Sinergitas dalam Pelayanan Penanganan Keluhan Masyarakat' di Hotel Royal Bogor, Kamis, (28/09/2017) memberikan apresiasi kepada Motivator Supra rasional, Raden Ridwan Hasan Saputra karena berkenan hadir memenuhi undangan dari Kompolnas.

“Saya berharap pelatihan supra rasional ini dapat dilaksanakan juga di Polda seluruh Indonesia. Selain itu, pelatihan ini cocok untuk POLRI dan seluruh lapisan masyarakat agar Polri dan Indonesia menjadi lebih baik,” ungkapnya disela-sela kegiatan.

Kepala hubungan antar lembaga Kompolnas, Kombes Pol Zainal Abidin selaku moderator pelatihan memandang pentingnya POLRI mendapatkan pengenalan ilmu tentang cara berpikir supra rasional. "Sejauh ini saya hanya mendengar dari sebagian orang dan membaca bukunya. Setelah mendengar langsung pemaparannya, saya kira ini sesuatu hal yang positif,” ujarnya.

“Ragam masalah sosial yang terjadi pada bangsa ini sudah cukup kompleks. Upaya mengentaskannya tidak bisa mengandalkan kelompok tertentu ataupun pemerintah saja,” kata Zainal.

Kombes Pol Zainal Abidin, S.Ik,.M.Si.

Lebih lanjutnya, “Karena hal ini merupakan masalah bersama dan membutuhkan penanganan yang holistik. Oleh sebab itu, perlu suatu itikad yang baik, dengan landasan Ketuhanan yang Maha Esa dan keadilan sosial. Sesuai yang telah diajarkan oleh agama dan kepercayaan masing-masing,” jelas Perwira menengah melati tiga.

Foto: Kompol Sugiyanta/Polda D.I Yogyakarta

Kasubag Kehumasan Polda D.I Yogyakarta, Kompol Sugiyanta, M.A. turut memberikan rasa kagum dengan sajian materi supra rasional yang disampaikan sosok inspiratif, Raden Ridwan Hasan Saputra. “Saya merasa konsep ini mengajarkan nilai hukum keseimbangan dan memiliki nilai luhur serta mulia, yang mengesampingkan ego serta kepentingan diri sendiri. Sehingga pada akhirnya, suatu perubahan yang akan kita dapatkan (sekecil apa pun), akan berdampak baik baik POLRI dan bangsa Indonesia,” tutup Sugiyanta.

Read more...

Kompolnas Bekali Anggota Kepolisian Dengan Cara Berpikir Supra Rasional

Foto: Raden Ridwan Hasan Saputra tengah memberikan pelatihan cara berpikir supra rasional

Bogorplus.com-Bogor Tengah-Kota Bogor. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bersama POLRI menggelar pelatihan peningkatan sinergitas dalam pelayanan penanganan keluhan masyarakat, yang bertempat di Hotel Royal, Jalan Ir. H Djuanda, Kota Bogor, Kamis (28/09/2017).

Pada hari terakhir program pelatihan, Kompolnas secara khusus menghadirkan motivator supra rasional Raden Ridwan Hasan Saputra untuk melatih cara berpikir supra rasional bagi puluhan peserta dari anggota kepolisian.

Komisioner Kompolnas, Andrea H Poeloengan, SH, M.Hum, MTCP yang juga penanggung jawab dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa dalam menangani keluhan masyarakat, jika tidak dikerjakan dengan ikhlas, maka masyarakat tidak akan terlayani dengan baik. Oleh karenanya, pelatihan yang bertema “Cara Berpikir Supra rasional dalam meningkatkan pelayanan penanganan keluhan masyarakat” kami gelar,” ucapnya.

Ia pun menambahkan bahwa masyarakat yang mengeluh sebenarnya adalah utusan Tuhan yang harus dilayani, maka cara yang bijak untuk menyelesaikan persoalan tersebut adalah dengan rasa keikhlasan. Rasa ikhlas akan menimbulkan rasa kedekatan dengan Tuhan. Pada akhrinya, jika sudah dekat dengan Tuhan, segala persoalan yang ada akan mudah diselesaikan dengan baik.

Acara yang digelar pada pukul 08.00-10.00 berlangsung khidmat dan mendapat sambutan hangat dari 70 orang peserta yang hadir, terdiri atas Dumasan dan Yanduan fungsi pengawas Polri dari seluruh Indonesia. Kompolnas, komisioner Kompolnas, perwira tinggi dari Kompolnas, Irwasum, dan Div Propam. Beberapa Pamen dari Mabes. serta Muspida Bogor.

Raden Ridwan Hasan Saputra selaku motivator supra rasional menyampaikan ungkapan bahagia dan merasa terhormat karena mendapatkan kesempatan berharga untuk berbagi pengetahuan tentang makna cara berpikir supra rasional dihadapan anggota kepolisian dari perwakilan 34 Polda seluruh Indonesia.

Penerima Satya Lencana Wirakarya, dari Presiden RI ke-6 tahun 2007 tersebut mengatakan, “Semoga konsep ini dapat diterima  dan tersebar di institusi kepolisian,” pungkasnya.

Karena menurut Ridwan HS, "Ilmu ini dapat berlaku untuk siapa pun. Harapan saya ilmu ini dapat tersebar ke seluruh Indonesia,” tutup Ridwan yang merupakan peraih penghargaan Tokoh Perubahan Republika 2013.

Read more...

Markas Kodim Menjadi Tempat Les Para Pelajar di Bogor

Foto: Suasana belajar di Makodim 0606/Kota Bogor

Bogorplus.com-Kota Bogor. Siapa yang tidak kenal dengan markas TNI? Sebuah tempat bagi para anggota TNI untuk melakukan berbagai kegiatan teritorial dalam menjaga pertahanan seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tidak heran jika sistem keamanannya sangat ketat dan sikap tegas prajurit membuat masyarakat sungkan untuk masuk ke tempat tersebut. 

Namun ada situasi berbeda di salah satu Markas TNI yang berada di Kota Bogor (Kodim 0606/Kota Bogor). Institusi yang berada dibawah komando Korem 061/Suryakancana ini menunjukkan keterbukaannya kepada Masyarakat. Selain sebagai tempat penyelenggara pembinaan satuan dan pembinaan teritorial, markas ini juga difungsikan sebagai tempat belajar bagi pelajar di Bogor dan sekitarnya.

Foto: Tampak depan Makodim 0606/Kota Bogor

Salah satu orangtua siswa menuturkan kesannya. Miniwati mengatakan, “Dengan adanya lokasi belajar di Kodim sangat membantu untuk anak kami dalam menempuh pendidikan belajar diluar jam sekolah." Ibu 3 anak ini juga mengungkapkan rasa nyaman karena fasilitas yang disediakan, seperti tempat belajar, kebersihan, tempat ibadah, bahkan sikap ramah yang ditunjukkan anggota TNI saat sedang bertugas membuat kami senang dan menaruh sikap respek terhadap TNI.

Dukungan penuh  disampaikan Komandan Kodim 0606/Kota Bogor, Letkol Arm Doddy Suhadiman. Perwira menengah tersebut mengatakan, “Saya melihat sektor pendidikan merupakan hal yang paling harus mendapat perhatian. Ketika saya menjabat dan mengetahui ada kegiatan belajar di kodim, saya sangat mendukung dan bila perlu dikembangkan lebih luas.Tentunya sesuai dengan kemampuan yg dimiliki oleh Kodim.” kata Doddy.

Lebih lanjutnya, Doddy menambahkan bahwa walaupun dirinya baru menjabat selama 6 bulan, setelah mengetahui bahwa kegiatan tersebut sangat positif, dan telah diprakarsai oleh Dandim sebelumnya bekerjasama dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM), maka kegiatan perlu dilanjutkan dan didukung dengan baik.

Foto: Dandim 0606/Kota Bogor/Letkol Arm Doddy Suhadiman

“Dengan memanfaatkan aula dan beberapa ruangan yang ada setiap selasa sampai jum’at, kegiatan belajar Matematika, IPA, Bahasa Inggris, & Bahasa Arab dengan biaya belajar “seikhlasnya”, kian diminati masyarakat serta sudah menghasilkan anak-anak yang berprestasi dan berakhlak baik.” tambahnya.

Selain sebagai sarana menuntut ilmu, sebenarnya manfaat lain yang justru dirasakan oleh Kodim adalah momen kedekatan dengan masyarakat. Hal ini sejalan dengan program pembinaan teritorial antara Kodim dengan masyarakat melalui bidang pendidikan, sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

"Hakikatnya, kantor tentara bukan lagi menjadi tempat yang menyeramkan. Apalagi yang mengikuti kegiatan belajar adalah generasi muda. Semoga akan memberikan kesan bahwa tentara itu tidak menakutkan dan akan lebih mendekatkan TNI dengan rakyat, serta pada akhirnya akan menumbuhkan rasa bela negara dan kecintaan yang tinggi terhadap tanah air." tutup Doddy Suhadiman.

Read more...
ads by bogorplus.com
Kota Bogor Bottom