Menu
RSS

Items filtered by date: November 2017

Membangun Solidaritas Delegasi ITMO Indonesia 2017 melalui‘Team Building'

Foto/istimewa: Delegasi tim nasional ITMO, Filipina 2017

Bogorplus.com-Ciomas-Kab. Bogor. – “Hubungan kerja sama yang solid, sinergis, dan terbangun kekompakan tim perlu ikhtiar nyata. Melalui “Team Building”, ada upaya untuk membentuk kerja sama tim dalam mencapai tujuan bersama,” ungkap Dwi Samto, S.T., C.H., C.Ht., C.I, pada sela-sela kegiatan ‘team building' bersama 24 pelajar delegasi Indonesia untuk ajang "International Mathematics Teenagers Olympiad" (ITMO) 2017, Kamis (02/11/2017).

Sungguh suatu kehormatan, pada kesempatan kali ini, tim ‘Fun Math & Science’ Klinik Pendidikan MIPA mendapat kunjungan dari 24 peserta terbaik delegasi Indonesia untuk ajang ITMO 2017, pasca dibentuk dua bulan yang lalu oleh Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra. Tim yang digawangi Bapak Dwi, Ibu Hilda, Ibu Tya dan Bapak Ihsan, dan Bapak Halim  mendapatkan kepercayaan menjadi trainer “Team Building, Fun Math & Science Outdoor Learning & Motivasi Budaya Kerja,” ke berbagai instansi/lembaga pendidikan.

Dari pantauan tim bogorplus.com, kegiatan yang diselenggarakan pada pukul 08.00-12.00 WIB, menyuguhkan permainan interaktif yang diawali ice breaking, pengelompokkan, dan perkenalan. Kemudian dilanjutkan dengan game komunikasi, proses dan tata cara menyampaikan pesan dengan media puzzle, juga melatih kemampuan leadership peraturan baris-berbaris (dasar).

Dari kegiatan tersebut diharapkan akan mampu membentuk kerja sama tim untuk memperkuat konsentrasi, kreativitas, strategi, perencanaan, analisis, dan rasa percaya diri yang dimiliki peserta.

Foto: Pelatihan baris-berbaris

Ekspresi raut wajah ditunjukkan Valentio Iverson. Pelajar kelas 9 SMP Sutomo 1 Medan ini mengaku senang dan bahagia mengikuti kegiatan ini. “Saya merasa seperti diberikan vitamin baru setelah sekian pekan mengikuti karantina,” ujarnya.

“Yang paling seru itu menyusun strategi, wah kalau sudah urusan itu menarik sekali,” kata Valen

peraih medali emas OSN 2017 ini. Selama kegiatan berlangsung, Valen sangat menikmati suasana bermain dan belajar bersama teman-teman baru, “Semoga kegiatan ini menjadi bekal bagi kami dalam menghadapi kompetisi di Filipina mendatang,” tutupnya penuh semangat sambil berseru pekikan “ITMO Indonesia 2017, sukses bersama, berteman selamanya, ITMO Indonesia juara”.

Hal senada juga disampaikan peserta asal kota Pahlawan, Ainun Nadhifah Syamsiyah, “Permainannya unik-unik sehingga saya semakin bersemangat lagi,” ungkapnya.

Pelajar kelas 8 asal SMPN 1 Surabaya ini menyebutkan bentuk permainannya, “Ada metode berhitung, transfer hula hoop,  tom & jerry, puzzle sent, stinky stick, back ball, take coconut, PBB Dasar, transfer electric, joged matras, dll,” pungkasnya.

Foto: Valen (Kiri) dan Ainun (Kanan)

Kehadiran “Team Building” & kunjungan ke "Toko Jarang Untung" ini membawa kesan positif dari pendamping training center  ITMO 2017, Bapak Agam Muarif mengatakan manfaat terbesar dari kegiatan ini, di antaranya, mengikat tali silaturahmi, melepas penat dan kejenuhan rutinitas, membangun percaya diri dan kerja sama tim, menganalisis kemampuan peserta hingga fokus terhadap tujuan mencapai keberhasilan tim ITMO Indonesia 2017,” pungkasnya.

Foto: Kunjungan ke "Toko Jarang Untung"
Sumber: Dwi Samto/FMS
Read more...

SDI Al Azhar 15 Pamulang Bekali Siswa Agar Menyenangi MIPA Melalui ‘Fun Math & Science’

Foto: Peserta sangat antusias mengikuti eksperimen sains

Bogorplus.com-Ciomas-Pamulang-Tangerang Selatan. – Belajar matematika dan IPA sejak dini memang baik untuk anak. Tapi bagaimana agar mereka menyukainya?

Bagi anak-anak usia sekolah dasar, kegiatan bermain sambil belajar lebih tepat sasaran dibandingkan kegiatan belajar matematika secara konvensional (penyajian materi secara satu arah berupa ceramah).

Seperti yang dilakukan 80 siswa/siswi kelas 6 SDI Al Azhar 15 Pamulang, pada hari ini (02/11/2017) mendapatkan pengalaman menyenangkan bermain dan belajar MIPA.

Kegiatan ini merupakan kedua kalinya bagi tim Fun Math & Science (FMS) KPM menyambangi sekolah yang beralamat di Jalan Villa Pamulang Blok AJ Sektor I, Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Waktu menunjukkan pukul 08.30 WIB, peserta memadati aula yang telah disediakan. Peserta begitu tergugah untuk segera bermain. Dipandu oleh Kak Tya, Kak Hilda, dan Kak Ihsan peserta semakin bersemangat. Beberapa permainan disimulasikan peserta, di antaranya, eksplorasi matematika Tangram & Match Stick, sedangkan untuk eksperimen sains terdiri dari Oil vs Water and Bubbling Lava Lamp, serta ditutup dengan permainan hiburan, terdiri dari, Tic Tac Toe, Logix, Hoppers, Puzzle.

Foto: Tiga siswi kelas 6 sedang simulasi permainan "Logix"

Wakil Kepala Sekolah SDI Al Azhar 15 Pamulang, Bapak Abdul Halim mengungkapkan ucapan terima kasih kepada tim KPM (Fun Math and Science/FMS) yang sudah 2 kali berkunjung ke sekolah kami. Melalui kegiatan bermain sambil belajar, kita akan mengetahui bakat dan minat siswa/siswi di bidang tertentu. Terbukti kegiatan sangat efektif untuk diterapkan kepada siswa,” ungkapnya.

Hal yang sama  diungkapkan siswa kelas 6 SD, Aqil. “Senang mainnya, senang belajarnya. Dengan kegiatan ini, akhirnya saya bisa mengetahui ternyata massa air lebih berat daripada massa minyak,” ungkapnya.

Sumber: Muhammad Ihsan/FMS

Read more...

Mendalami Ilmu Matematika sebagai Poros Ilmu Pengetahuan

Bogorplus.com-Ciamis-Jawa Barat. –  Ketika kita melewati Jalan Raya Banjar KM 3. Cijantung Ciamis, sekilas tampak bangunan warna hijau beserta masjid yang cukup besar. Bangunan tersebut merupakan bagian dari Pondok Pesantren (Ponpes) Cijantung. Saat disambangi tim bogorplus.com terdapat hal menarik di Ponpes Cijantung, yakni dari segi penguasaan membaca Alquran dan berdakwah.

Berdiri pada tahun 1935 oleh (Alm) KH. Muhammad Siroj membuat lembaga tersebut mempertahankan kiprahnya sebagai Ponpes yang membawa visi-misi melahirkan generasi Qurani, berakhlakul karimah, cerdas, dan unggul.

Untuk mempertahankan eksistensi prestasi dalam bidang Matematika, Ponpes Cijantung menggelar ‘Workshop Metodologi Pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR)' pada tanggal 25 Oktober - 27 Oktober 2017. 

“Kita sepakat bahwa matematika merupakan pelajaran yang tidak disukai anak-anak. Klinik Pendidikan MIPA mampu mengubah pandangan itu. KPM membawa visi-misi ‘Meninggikan Derajat Umat Manusia’. Hal ini sejalan dengan konsep lembaga kami,” ujar Dra. Hj. Ipah Hamidah selaku Kepala Sekolah MI Andalan Cijantung, Ciamis, kepada bogorplus.com, (27/10/17).

Foto: Kepala Sekolah MI Andalan Cijantung, Ciamis/Dra. Hj. Ipah Hamidah/http://andalan.pst-cijantung.sch.id/ 

Ibu Ipah juga menuturkan, “Kita harus memahami terlebih dahulu apa itu matematika. Dari sudut pandang para pakar matematika terdahulu, dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya matematika terfokus pada pemikiran (penalaran). Ini berarti, matematika bisa melatih cara berpikir manusia. Matematika juga sebagai poros ilmu pengetahuan karena banyak ilmu-ilmu lain yang pengembangannya bergantung dari matematika,” paparnya.

Kepala Sekolah kelahiran 50 tahun silam ini menambahkan, “KPM dinilai memiliki konsep seperti para ilmuwan terdahulu, yakni melibatkan Allah SWT dalam hal menuntut ilmu. Hal ini yang mendasari lembaga kami untuk bekerjasama membangun poros pembinaan matematika di Ciamis. Sehingga pada akhirnya, peradaban umat Islam dapat kembali terwujud karena banyaknya orang yang bernalar,” tutup Ibu Ipah yang memiliki hobi sebagai pembawa acara ini.

Praktisi pendidikan, Nur Eva Zakiyah, M.Pd menaruh hati pada konsep MNR & Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) ini. Keikutsertaannya sejak hari pertama, membuat dosen Pendidikan Matematika di Universitas Galuh Ciamis angkat bicara tentang workshop ini. “Tema workshopnya sangat unik dan untuk pertama kalinya saya menemukan igagasan ini. Banyak hal baru dan inovatif yang saya rasakan, terlebih dengan adanya dukungan cara berpikir supra rasional. Dimana akan membuat para guru menyelami makna ikhlas untuk menjalani peran sebagai pendidik,” ujarnya.

Disamping telah berjalannya kegiatan ini, menurut dia, “Diharapkan peserta tidak merasa puas apa yang sudah didapat. Karena ini merupakan hanya sebagian ‘cangkangnya saja’, belum mendalami sepenuhnya. Semoga dengan kehadiran MNR (Matematika Nalaria Realistik) & SMS (Sistem Metode Seikhlasnya), Kab. Ciamis semakin tercerahkan,” tutupnya.

Read more...

Ponpes Tahfidz Alquran Cijantung Gelar Workshop Metodologi MNR

Bogorplus.com-Ciamis-Jawa Barat. – Gagasan tentang konsep Matematika Nalaria Realistik (MNR) semakin meluas daya pikatnya hingga ke selatan Jawa Barat. Metode pembelajaran yang digagas tim Klinik Pendidikan MIPA (KPM) digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Alquran di Cijantung, Ciamis, Jawa Barat. Pada hari Rabu-Jumat, 25-27 Oktober 2017.

Acara pembukaan yang digelar di Aula Andalan pada pukul 09.00 WIB (25/07/2017) dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren (KH. Drs. Ahmad Hidayat, S.H.), Kasie Pendidikan Madrasah (Drs. H. Nur Mauludin, M.Pd), Kasie Kurikulum & Penilaian SD (H. Mastur, S. Ip., M.M.), Kepala Sekolah & guru se-Ciamis, aktivis pendidikan, mahasiswa, orangtua murid, dan Raden Ridwan Hasan Saputra (Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA) yang mengawali pelatihan dengan memberikan motivasi cara berpikir supra rasional.

Dalam lawatannya ke Ciamis, Raden Ridwan Hasan Saputra membawa juga tim KPM yang lain, yakni Bapak Ryky Tunggal Saputra Aji & Bapak Taufik Hidayah selaku pelatih pembelajaran MNR. 

Pasca seminar 'Cara Berpikir Suprarasional' bersama Raden Ridwan Hasan Saputra, keesokan harinya peserta digugah dengan sajian materi menarik tentang Matematika Nalaria Realistik (MNR).

Dalam kesempatan tersebut, tentunya dimanfaatkan pihak penyelenggara (yang akan berpusat di MTs Harapan Baru) untuk membuka kerja sama dengan Klinik Pendidikan MIPA menjadi pusat Sekolah Center (SC) dalam pembinaan matematika bagi pelajar yang berada di wilayah Ciamis.

“Klinik Pendidikan MIPA sangat mengapresiasi dan akan memberikan dukungan penuh apabila Pondok Pesantren Cijantung dapat menjadi Sekolah Center. Semoga para peserta dapat menyebarkan ilmu yang telah diterima kepada pelajar di sekitarnya,” kata  Ryky Tunggal selaku pelatih dari Litbang KPM.

Para peserta sangat antusias dengan kegiatan pelatihan ini. Sambutan hangat disampaikan Ibu Imas Qomariah selaku guru matematika di SMPN 4 Ciamis. “Saya sangat bersyukur dengan terjalinnya kerja sama antara KPM dengan Ponpes Cijantung. Hal ini merupakan indikasi yang mengarah pada perbaikan kualitas. Disamping itu, dengan konsep SMS (Sistem Metode Seikhlasnya) & MNR (Matematika Nalaria Realistik) yang dipegang teguh KPM, akan mendapatkan sambutan positif apabila melebarkan sayap di Ciamis."

Sumber: Ryky Tunggal S.A & Taufik Hidayah 

Read more...