Menu
RSS

Items filtered by date: April 2018

Inspiratif, KPM Gelar Lomba Matematika Tingkat Nasional dengan Bayaran Seikhlasnya di Tahun ke-13

Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra Membuka Secara Resmi Babak Final KMNR Ke-12, Tahun 2017

Bogorplus.com-DKI Jakarta— Untuk yang ke-13 kalinya, Klinik Pendidikan MIPA Bogor akan menyelenggarakan babak final Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) dan Olimpiade Guru Matematika (OGM) ke-3 Se-Indonesia, bertempat di Ecovention, Ancol, Jakarta, Minggu, (15/04/2018).

Sedikitnya ada 2.212 siswa dan 327 guru tingkat SD-SMP akan memadati Ancol. Para finalis tersebut merupakan hasil seleksi yang telah di gelar KPM mulai tingkat sekolah hingga provinsi. Besok adalah puncaknya dan akan ditentukan yang terbaik setelah mengerjakan tes final selama 90 menit.

Dibalik kesuksesan gelaran tahunan tersebut, kegigihan keluarga besar Klinik Pendidikan MIPA yang begitu ikhlas dalam menunaikan tugas menjadi faktor kunci. Mulai dari mitra sekolah, Rumah Pendidikan MIPA (RPM), Klub Matematika Seikhlasnya (KMS), cabang hingga pusat. Namun, satu yang tak mungkin dilupakan adalah peran sosok Raden Ridwan Hasan Saputra yang telah menempa seluruh tim KPM dengan cara berpikir suprarasional.

Raden Ridwan Hasan Saputra mengucapkan selamat datang di Jakarta dan mendoakan semoga para finalis pada prosesnya mendapatkan hasil terbaik. “Kali ini merupakan event yang istimewa karena dilaksanakan di Ecovention, Ancol, Jakarta yang kategorinya tempat yang cukup mewah dengan bayaran seikhlasnya. Tentunya, kita merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pihak Ancol atas yang turut mendukung keberhasilan final KMNR ke-13.

Kepiawaian sosok Pak Ridwan dalam menjaring siswa berbakat ternyata membuahkan capaian yang luar biasa. Terbukti, pada tahun 2017/2018 ini, seleksi KMNR tingkat sekolah di tahun 2018 mencapai 350 ribu peserta.

Tim www.bogorplus.com menyempatkan berbincang-bincang dengan peraih karya Satya Wira Karya dari Presiden RI ke-6 tahun 2007 ini. “KMNR yang sudah berjalan di tahun ke-13 ini memang sengaja digelar untuk siswa/siswi yang ingin meningkatkan kemampuan di bidang matematika dengan bayaran seikhlasnya (sesuai kemampuan),” kata Pak Ridwan disela-sela aktivitas sore hari, Jum’at (13/04/2018).

Tokoh Perubahan Republika 2013 ini tetap konsisten menggelar kegiatan KMNR. Bahkan, KPM memberikan beasiswa lomba keluar negeri bagi para finalis yang mendapatkan prestasi terbaik di final KMNR ke-13.

Pamor KMNR masih tetap terjaga dari waktu ke waktu. KMNR mampu menarik minat puluhan bahkan ratusan pelajar yang pernah meraih hasil terbaik di OSN, IMSO, IMC Singapura, dan lomba internasional lainnya.

Di akhir perbincangannya dengan tim www.bogorplus.com., Raden Ridwan Hasan Saputra berharap  dukungan dari masyarakat, perusahaan, dan pemerintah, semoga KMNR dapat terus memberikan manfaat untuk masyarakat Indonesia dengan penerapan Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) dan Matematika Nalaria Realistik (MNR).

Selain itu, KMNR diharapkan juga menjadi solusi bagi para pelajar dan para guru di daerah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendidikan matematika. Meskipun dengan bayaran seikhlasnya, para guru dan para siswa tetap bisa merasakan lomba di level nasional. Di samping itu, KMNR juga merupakan jalan pembuka bagi para finalis terbaik untuk mengikuti kompetisi matematika internasional.

Baca juga: KMNR "Jalan Pembuka" Menuju Kompetisi internasional

Tim Media

Read more...

Strategi Jitu Peningkatan Kualitas SDM lewat Pengembangan Cara Berpikir Suprarasional di Korem 031/WB

Danrem 031/Wira Bima, Brigadir Jenderal TNI Sonny Apriyanto

Bogorplus.com-Pekanbaru-Riau. – “Pengembangan SDM tak hanya dari cara berpikir rasional saja, faktanya, perlu ada strategi nyata dengan mengambil hikmah dari sudut pandang cara berpikir suprarasional,” pungkas Brigadir Jenderal TNI Sonny Apriyanto saat diwawancara tim bogorplus.com, pasca pelatihan cara berpikir supra rasional di Korem 031/WB, Rabu-Kamis, 11 April - 12 April 2018.

Pak Sonny selaku pucuk pimpinan tertinggi di Korem 031/WB mengajak seluruh anggotanya untuk mengamalkan dan menyebarkan ilmu dari pelatihan cara berpikir suprarasional kepada keluarga dan masyarakat.

“Beberapa program yang menarik untuk di implementasikan sebagai aktivitas menambah tabungan jiwa, di antaranya: mengajak taat beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, membuka warung berkah, arisan wakaf, dan beragam aktivitas sosial lainnya,” tegas Pak Sonny.

Eks Asintel Kasdam Jaya (2013-2015) mengucapkan terima kasih atas militansi para anggota karena telah mengikuti pelatihan ini. Ia optimis para anggotanya yang sudah dibekali ilmu cara berpikir suprarasional dapat menjadi pelopor dalam mengayomi masyarakat.

Selain mendapat sambutan hangat dari orang nomor satu di Korem 031/WB, dukungan dan harapan positif pun mengalir dari para peserta yang hadir. Seperti yang diungkapkan anggota Persit, I Eng Samosir selaku seksi ekonomi urusan usaha. “Kami sangat senang dan bangga bisa mengikuti pelatihan ini karena membuat kami semakin bersyukur dan bisa lebih dekat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Hal senada diungkapkan Mayor Cpl Tunut Haryadi. Wadandim 0301/Pekanbaru ini menilai lawatannya ke Korem 031/WB dirasakan penuh makna. “Lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan berbuat baik kepada sesama manusia dan lingkungan adalah sebuah keniscayaan. Jika perpaduan 3 antena kehidupan (panca indera, akal, dan hati) dapat dipelihara, upaya peningkatan kualitas SDM sebagai langkah menuju generasi emas akan dapat terwujud,” jelas Pak Tunut.

Tim Media

Read more...

Tingkatkan Kualitas SDM, Anggota TNI Se-Korem 031/WB Berlatih Cara Berpikir Supra Rasional

Bogorplus.com-Pekanbaru-Riau. – Berbagai upaya telah dilakukan berbagai institusi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tak terkecuali Korem 031/Wira Bima, Pekanbaru-Riau. Satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Kodam 1/Bukit Barisan menggelar pelatihan peningkatan SDM melalui cara berpikir suprarasional yang dibawakan oleh motivator, Raden Ridwan Hasan Saputra di Aula Wiratama Makorem 031/Wira Bima, Jalan Mayor Ali Rasyid, 11 April - 12 April 2018.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari mendapatkan kesan positif dari jajaran Korem, khususnya Danrem 031/WB yang menginginkan prajurit di wilayah Korem bisa berpikir suprarasional dan menambah tabungan jiwa bagi diri dan keluarganya.

“Tidak dapat dielakkan lagi bahwa kehidupan saat ini semakin tak rasional. Bahkan bisa jadi, kita akan mengalami degradasi karena tantangan hidup di masa depan pun semakin beragam,” ungkap Brigadir Jenderal TNI Sonny Apriyanto dalam keterangan pers.

Perwira tinggi lulusan Akmil 1990 ini menambahkan, “Kami sangat bersyukur karena Pak Ridwan dapat berbagi ilmu dan pengalamannya kepada jajaran TNI. Disamping itu, Pak Ridwan juga memberikan pesan perihal langkah nyata yang harus dilakukan, yakni dengan memperbanyak ibadah, berbuat baik kepada lingkungan, dan ikhlas dalam menjalankan amanah."

Motivator Suprarasional, Raden Ridwan Hasan Saputra turut memberikan apresiasi pada pelatihan suprarasional yang sukses digelar selama dua hari dan dihadiri 450 peserta yang terdiri dari perwira, bintara, tamtama, dan pegawai negeri sipil, serta Persit Se-Korem 031/WB. 

“Suasana antusias tampak dari wajah para peserta pelatihan. Acara dikemas berbeda dan jauh dari kata biasa. Selain pembekalan berupa teori, peserta juga diajak untuk menuliskan hal yang dapat menambah dan mengurangi tabungan jiwa. Disamping itu, ada praktik langsung dalam melakukan aktivitas kebaikan, seperti: membersihkan jalan, membersihkan rumah ibadah, kunjungan ke panti asuhan, rumah sakit, dan sebagainya,” kata Ridwan HS.

Peraih Tokoh Perubahan Republika 2013 ini memberikan kiat agar menjadi SDM berkualitas lewat cara berpikir supra rasional. “Pertama, peningkatan kualitas SDM dimulai dengan mengubah paradigma berpikir. Jika kita sering menanam benih kebaikan, kita akan menuai kebaikan yang telah ditanam di masa depan.

Kedua, strategi penyelesaian masalah dengan cara berpikir suprarasional, anggota TNI harus memahami ilmu asal-muasal. Jadi, jika sudah memahami masalah, maka harus sudah mengetahui solusi penyelesaiannya.

“Ketiga, kita akan termotivasi untuk menjadi orang besar. Jika kita sudah berlatih cara berpikir ini, kita akan semakin dekat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena Tuhan telah memberikan modal agar kita bisa menjadi orang besar dengan memaksimalkan potensi yang ada di dalam dirinya. Bahkan berdasarkan kisah nyata, meskipun orang tuanya berpangkat tamtama, anaknya bisa masuk Akademi MILITER yang suatu saat karirnya bisa lebih baik dari orang tuanya. Hal tersebut akan mungkin terjadi kepada anggota TNI yang lain, jika secara konsisten menerapkan cara berpikir suprarasional."

 

Tim Media

Read more...

KMNR “JALAN PEMBUKA” Menuju Kompetisi Matematika Internasional

Bogorplus.com-Bogor-Jawa Barat. – KMNR atau Kompetisi Matematika Nalaria Realistik adalah kompetisi matematika terbesar di Indonesia yang diikuti pelajar kelas 1 SD – 9 SMP (2017/2018). Kompetisi tahunan yang sudah berjalan ke-13 kalinya ini merupakan buah gagasan dari lembaga pendidikan, yakni Klinik Pendidikan MIPA yang berpusat di Bogor. Sejak diselenggarakan  pertama kalinya pada tahun 2006, KMNR menjadi kompetisi yang menghadirkan kesan mendalam karena selain menjaring bibit-bibit unggul dalam bidang matematika, kompetisi ini juga bisa menjadi jalan pembuka bagi para juara untuk berpartisipasi di kompetisi matematika internasional.

Format kompetisi ini dimulai dari tingkat sekolah (uji soal), kota/kabupaten (penyisihan), provinsi (semi final), dan tingkat nasional (final). Pada periode 2017/2018, tercatat sudah 350 ribu pelajar mengikuti tahapan uji soal MNR, dan pada proses seleksinya terpilih 2.384 finalis yang berhak melaju ke babak final yang akan digelar di Ecovention, Ancol, Jakarta. Minggu (15/04/2018).

Selain dikenal sebagai penghasil para jawara kompetisi matematika nasional dan internasional, KPM juga sering mengirimkan duta terbaik untuk berlaga di ajang olimpiade matematika tingkat internasional. Tak ayal ratusan bahkan ribuan pelajar Indonesia telah banyak mengantongi raihan prestasi  yang membanggakan.

Saat ditemui tim www,bogorplus.com, Asep Sapa’at selaku Kepala Pelatihan dan Lomba menuturkan. “Selain menjadi jalan pembuka untuk mengikuti kompetisi matematika tingkat internasional, KMNR juga memiliki nilai tambah bagi para peserta, salah satunya membuka peluang siswa untuk mengikuti olimpiade matematika di tingkat internasional. Disamping itu, hal yang paling unik dan berbeda dari gelaran KMNR adalah biaya partisipasi lomba dengan menerapkan sistem metode seikhlasnya (SMS) sesuai kemampuan peserta,” kata Kang Asep (sapaan akrabnya).

 

“Beberapa kompetisi matematika internasional seperti, International Mathematics Contest (IMCS) Singapura, International Mathematics Wizards Challenge (IMWiC), Asia Mathematics Olympiad (AMO), Australian Mathematics Competition (AMC) bisa diikuti oleh para finalis yang mampu meraih pencapaian terbaik di ajang final KMNR 13.” jelas Kang Asep.

 

 

Sumber: Tim Media

Read more...

Menengok Aktivitas Para Finalis Jelang Final Kompetisi Matematika Nalaria Realistik Ke-13

Bogorplus.Bogor-Jawa Barat. – Terpilih maju ke babak final Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-13, sungguh capaian yang luar biasa. Namun, menyandang status finalis saja tidak cukup, jika tidak mendapat raihan yang terbaik di ajang tahunan ini.

Tim www.bogorplus.com berkesempatan memantau aktivitas peserta di daerah jelang babak final KMNR ke-13, yang akan digelar di Ecovention, Ancol, Jakarta. Minggu (15/04/2018) nanti.

Mitra dan Cabang Klinik Pendidikan MIPA terus memacu para siswa didiknya agar meraih sukses di final. Adapun lokasi mitra dan cabang KPM yang menyelenggarakan program persiapan, di antaranya: Jakarta, Bogor (Pusat), Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Serang, Solo, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jombang, Jember, Lumajang, Sidoarjo, Makassar, Denpasar, Palembang, Sukabumi, dan kota-kota lainnya.

“Pembinaan ini merupakan langkah nyata dari KPM Cabang 3 Depok dalam mempersiapkan peserta Final KMNR 13 meraih hasil yang diharapkan. Para finalis berfokus menjalankan aktivitas memperluas tabungan jiwa yang telah diajarkan Pak Ridwan,” ujar Ibu Ratisa, selaku Kepala KPM Cabang 3 Depok, disela-sela memberikan bimbingan kepada peserta didiknya bertempat di Kantor KPM Cabang 3 Depok.

Foto: Pembinaan KMNR di KPM Cabang 3 Depok, di Ruko Pancoranmas No 81A, Jl Raya Pancoranmas – Kota Depok.

Selain KPM Cabang 3 Depok yang melatih 103 peserta yang lolos ke final, KPM Cabang Bojonegoro melakukan hal serupa. Sejak diumumkan lolos final, Bapak Abdul Fatah selaku pimpinan cabang langsung membuat jadwal pembinaan satu minggu sekali untuk setiap level siswa.

“Jelang final ini, pembinaan di wilayah Bojonegoro lebih intensif. Setiap hari ada level SD-SMP/Sederajat yang dibina. Mendekati gelaran final, saya melakukan simulasi soal final pada hari Kamis (12/04/18),” kata Abdul Fatah.

Ikhtiar serupa juga dilakukan oleh KPM Cabang 1 Surabaya, sebagai induk di wilayah Jawa Timur, berusaha memberikan kontribusi positif bagi pelajar yang lolos dari wilayah Jawa Timur.

“Program pembinaan jelang final KMNR 13 dilakukan melalui kegiatan Math In House Training. Diikuti 36 peserta dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Banyuwangi, Kediri, dan Lamongan. Bahkan dihadiri juga peserta dari Ternate, Maluku Utara,” ujar Hamidah selaku koordinator diklat KPM Cabang 1 Surabaya.

Foto: Kegiatan Math In House Training di KPM Cabang 1 Surabaya

Selain itu, masih banyak lagi wilayah cabang dan mitra KPM lain yang berkreasi memompa semangat belajar para finalis KMNR 13 untuk menyiapkan diri. Acara final KMNR 13 sendiri akan dihadiri lebih dari dua ribu peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Tim Media

Read more...

Fun Math and Science Destinasi Favorit Wisata Pendidikan Para Pelajar

Bogorplus.com-Kota Bogor-Jawa Barat. – Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Cabang 7 Jakarta kian hari makin menunjukkan kiprahnya untuk berinovasi dalam dunia pendidikan. Tak hanya aktif dalam kegiatan belajar mengajar di ruang kelas saja, lembaga yang berlokasi di Jalan Balai Pustaka Raya, Rawamangun-Jakarta Timur ini selalu aktif dalam mengikuti kegiatan lokal, nasional, maupun internasional. Dengan menerapkan Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) dan Matematika Nalaria Realistik (MNR), KPM Cabang 7 Jakarta terus konsisten mendidik anak-anak bangsa, khususnya yang berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Seperti yang telah diketahui beberapa hari yang lalu, KPM Cabang 7 Jakarta mengirimkan 160 pelajarnya ke Bogor, dalam rangka wisata edukasi matematika dan sains di Kebun Raya Bogor, Minggu (08/04/12018). Tak sekedar berwisata, ternyata Fun Math and Science (FMS) dapat menjadi destinasi wisata pendidikan favorit di Bogor. Pada program ini, peserta akan mendapatkan banyak pengetahuan tentang matematika dan sains, bahkan tidak ketinggalan pengenalan penguatan pendidikan karakter yang dikemas lebih kekinian.

Ibu Endah Pudjiati Sudjak Harsono, selaku orang tua murid KPM Cabang 7 Jakarta, yang sudah dua kali mengikuti program ini sangat terkesan dan memberikan apresiasi kepada KPM. “Selain melatih keterampilan berpikir, KPM juga mengajarkan kemandirian dan interaksi sosial yang baik dilingkungan masyarakat, yang mungkin sepanjang waktu ini sudah mulai ditinggalkan,” ujar Ibu Endah.

M. Yusuf (siswa kelas 6), peserta asal SDN Menteng 01 Jakarta mengaku baru pertama kali mengikuti aktivitas FMS setelah mendapat informasi dari tim KPM Cabang 7 Jakarta dan teman sekelasnya.

“Dapet kabar dari teman, terus saya daftar. Ternyata kegiatannya bagus. Yang paling unik di antaranya permainan lompat kodok, dan menghitung waktu. Saya bersyukur bisa mendapat pengalaman dan teman baru,” tandasnya.

Penasaran dengan program wisata ini. Yuk daftar sekarang dengan menghubungi tim Fun Math & Science, 081293333112.

 

Tim Media

Read more...

Kreatif, KPM Cabang 7 Jakarta Ajak Ratusan Pelajarnya Berwisata Pendidikan di Kebun Raya Bogor

 

Bogorplus.com-Kota Bogor, Jawa Barat. – Apakah Anda sudah pernah berkunjung ke Kebun Raya Bogor? Siapa sih yang tak kenal dengan Kebun Botani terbesar yang terletak di Jantung Kota Bogor-Jawa Barat. Destinasi wisata yang memiliki keindahan alam seluas 87 hektar ini ternyata bisa dijadikan sarana belajar edukasi MIPA  yang menyenangkan.

Adalah Klinik Pendidikan MIPA (KPM), yang menggagas program tersebut guna menerapkan konsep pembelajaran MIPA yang menyenangkan diluar kelas.

Dari sekian ribu pengunjung yang hadir, terlihat 1 rombongan yang berjumlah 160 pelajar dari Klinik Pendidikan MIPA Cabang 7 Jakarta tengah menikmati liburan akhir pekannya, minggu (08/04/2018). Namun, kunjungan yang digawangi Bapak Rijwan ini berbeda dari biasanya. Tak tanggung-tanggung, tema yang diangkat pun sangat menarik, yakni “Fun Math and Science Outdoor Learning”.

“Kita ingin memberikan nuansa belajar yang berbeda kepada anak didik di KPM Cabang 7 Jakarta, dan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Bogor melalui program “Fun Math and Science Outdoor Learning” merupakan pilihan yang tepat,” kata Muhammad Rijwan saat diwawancara tim www.bogorplus.com disela-sela kegiatan, yang bertempat di Lapangan Randu, Kebun Raya Bogor.

Ayah dua anak ini menambahkan agar anak senang belajar MIPA, maka kenalkan mulai dari hal yang sederhana dan kontekstual dengan kehidupan nyata. “Jika sudah senang, anak akan terus menyelami materi tersebut dengan sendirinya. Sehingga kemanfaatan dari belajar MIPA yang telah didapatkan di KPM maupun sekolah semakin terasa bagi anak dan orangtua,” tegas M. Rijwan.

Dalam pantauan tim www.bogorplus.com, terlihat panitia menyiapkan 4 titik lokasi untuk menjadi sarana bermain dan belajar MIPA. Antusiasme yang dibungkus rasa bahagia terpancar dari para peserta, saat melakukan simulasi pembelajaran selama 90 menit. Adapun beberapa permainan matematika yang disimulasikan, di antaranya: tic tac toe 9, hoopers, ular tangga matematika, dan logix. Sedangkan untuk bidang sains terdiri dari: balapan balon, penyangga bola, rantai makanan, ekosistem dan ekologi. Semua aktivitas permainan yang dilakukan diarahkan untuk melatih kemampuan bernalar, berkomunikasi, dan berkolaborasi. Keterampilan yang galibnya dibutuhkan untuk hidup di abad 21 ini.

Tim Media

Read more...

Anggota TNI AD Papua Antusias Sambut Menjadi Kader Pembina Wisata Matematika Bela Negara

Bogorplus.com-Jayapura-Papua. – Spirit pelatihan kader pembina wisata matematika bela negara tak hanya dirasakan anggota TNI AD di wilayah barat & tengah Indonesia. Sebanyak 76 anggota TNI AD yang berada dibawah naungan Kodam XVII/Cenderawasih pun turut andil dan menunjukkan antusiasme pada pelatihan kader bela negara yang bernuansa kekinian. Bertempat di Ruang Aula Tonny A. Rompis, Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Selasa (02/04/2018).

Acara yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut dibuka oleh  Aster Kasdam Kolonel Kav Edward Sitorus yang membacakan amanat Pangdam Cenderawasih Mayor Jenderal TNI George Elnadus Supit, S.Sos. di hadapan 76 prajurit yang terdiri dari Kasiter Korem, Pasiter KODIM, dan Babinsa jajaran Kodam XVII Cenderawasih.

Aster Kasdam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Edward Sitorus menjelaskan bahwa untuk membentuk karakter generasi muda tidak serta merta tumbuh begitu saja, melainkan harus dilakukan melalui pembelajaran agar mereka memiliki kepribadian, berakhlak mulia, dan disiplin.

Aster kasdam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Edward Sitorus

“Matematika adalah suatu ilmu dasar dalam peradaban manusia yang selanjutnya menjadi dasar bagi cabang ilmu yang lainnya seperti fisika, kimia, komputer, bahkan dalam ilmu ekonomi. Oleh sebab itu, penguasaan terhadap dasar-dasar matematika menjadi hal yang amat penting bagi pendidikan. Anggapan anak-anak atau bahkan orang dewasa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit harus dihilangkan dengan kemauan dan ditunjang oleh metode penyajian yang sederhana dan menyenangkan,” ujarnya. 

Lanjutnya, “Tujuan diadakannya acara tersebut adalah untuk membekali dan menyiapkan prajurit TNI AD sebagai pembina dalam pelaksanaan kegiatan wisata matematika bela negara di wilayah satuan komando kewilayahan di jajaran Kodam XVII/Cenderawasih. Sehingga pejabat Kasiter Korem, Pasiter KODIM, dan para Babinsa jajaran Kodam XVII/Cenderawasih dapat memahami dan mampu memberikan materi cara berpikir suprarasional, penguatan karakter bangsa, permainan wisata matematika bela negara, dan out door activity dalam kegiatan wisata matematika bela negara di wilayah satuan masing-masing,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula  Pabandya Waslater dan Katpuan MABESAD, Letkol Arm Stefie Jantje Nuhun ananda yang  menyampaikan sambutan Aster KASAD pada pelaksanaan Pelatihan Kader Pembina Wisata Matematika Bela Negara  di Papua. Melalui sambutannya, Aster KASAD berpesan bahwa wisata matematika bela negara merupakan hasil kerjasama TNI AD dengan Klinik Pendidikan MIPA yang dimaksudkan untuk membina kesadaran dan kemampuan bela negara bagi setiap warga negara Indonesia, khususnya para pelajar untuk penguatan jati diri bangsa yang berkepribadian berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kegiatan ini juga merupakan ajang silaturahmi guna menjalin kedekatan dan keakraban antara TNI dan masyarakat dalam rangka menciptakan kemanunggalan TNI-rakyat.

Sementara itu, pasca acara pembukaan digelar, pelatih utama dari pusat, Drs. H. M Arodhi mengawali pelatihan dengan penuh semangat dan ceria. Terlihat sebelum materi utama disampaikan, jebolan Universitas Negeri Surabaya ini membangkitkan semangat peserta lewat dinamika kelompok, motivasi cara berpikir supra rasional, dan perkenalan gambaran umum wisata Matematika Bela Negara.

“Alhamdulillah hari pertama ini sambutan peserta sangat antusias, yang semula bertanya-tanya tentang program ini, akhirnya terpecahkan sudah,” ujar Arodhi .

“Pada prinsipnya, kita berupaya agar pengenalan bela negara ini tetap berjalan, namun dengan konsep kekinian, yang mengusung wisata dan pembelajaran budi pekerti. Pada akhirnya, penanaman nilai-nilai pancasila, UUD 1945, NKRI, Sejarah Perjuangan Bangsa, dan Bhinneka Tunggal Ika dapat tersampaikan kepada masyarakat lewat TNI AD,” pungkasnya.

Read more...