Menu
RSS
Top Banner Nasional

Ketua STHM: Cara Berpikir Supra Rasional Untuk Semua Agama

 

Sebanyak 106 anggota TNI dan PNS dilingkungan Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM),  mengikuti pelatihan cara berpikir supra rasional yang di adakan di Aula STHM Ditkumad, yang beralamat di jalan Matraman Raya no 126, pada Senin, 05 Juni 2017.

Ketua Sekolah Tinggi Hukum Militer, Jakarta, Drs I Made Kantikha, S.H., M.H. mengatakan, "tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk membangun kesadaran prajurit maupun PNS agar dapat bekerja lebih ikhlas, meningkatkan kinerja serta bernilai ibadah”.

“Sosok Ridwan Hasan Saputra selaku pembicara dan pencetus konsep ini, sangat pas sekali, karena materi ini mudah dipahami dan saya kira dapat diterima seluruh suku, ras dan agama”,lanjutnya.

“Apabila ilmu ini dapat diterima dan dilaksanakan seluruh elemen masyarakat, maka sangat mungkin bagi masyarakat dapat mendapatkan rejeki dari yang tidak disangka-sangka, merubah nasib dan hidup rukun antar umat beragama”, ungkap perwira menengah melati tiga.

Salah satu peserta Pelatihan, Mayor Jajang Hasbullah yang selaku Kasi Pers STHM Ditkumad, berkomentar "pelatihan ini membuka pemahaman baru dalam bekerja dan beraktifitas", ujar Jajang.

“Dengan menjadikan Tuhan Yang Maha Esa sebagai majikan serta melaksanakan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing, maka kita harus menyakini bahwa rejeki dan kebaikan hidup akan menghampiri pada diri kita di masa yang akan datang", jelasnya.

Raden Ridwan Hasan Saputra selaku pembicara dalam kesempatan tersebut mengaku, “saya bersyukur karena dapat berbagi ilmu dan memberikan pencerahan kepada keluarga besar anggota TNI dan PNS di STHM Jakarta”.

“Semoga dengan ilmu supra rasional yang sudah disampaikan, hasilnya dapat berbuah manis dalam menciptakan kondisi kinerja yang lebih ikhlas, lebih bijak dan lebih baik untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari”, tutup Ridwan HS.

 

Sumber: Humas KPM

Read more...

KPM Cabang 6 Serang Selenggarakan Sanlat & Santunan Yatim Ramadhan

 

Bogorplus.com, Serang – Ramadhan adalah momentum untuk meningkatkan ibadah, memperkaya ilmu dan memupuk rasa berbagi. Mengisi aktifitas di bulan Ramadhan 1438 H, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Cabang 6 Serang untuk kedua kalinya mengadakan pesantren kilat & santunan yatim pada Sabtu, (10/06/2017).

Kegiatan yang digelar di SD Islam Al Azhar 10 Serang yang beralamat di Jl. KH. TB Ma’mun 17 Kaujon, Serang-Banten, dihadiri 37 pelajar KPM dan 25 anak yatim serta keluarga besar KPM Cabang 6 Serang.

Kepala KPM Cabang 6 Serang Hj. Erma Farah Chamidah, S.T. Menuturkan, “agenda kegiatan yang disajikan kepada peserta adalah belajar matematika, matematika eksplorasi. Team buiding, muroja’ah, tausiyah, memberikan santunan hingga buka puasa bersama”, tutur Erma.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan positif, memperkenalkan belajar Matematika yang menyenangkan, mengasah kepedulian cinta antar sesama dan meningkatkan rasa persaudaraan dengan masyarakat luas”, tambahnya.

“Diharapakan selesai Ramadhan, pelajar KPM Serang bukan hanya menjalankan ibadah puasa saja tetapi mendapatkan pengalaman dan pembelajaran hidup yang bermanfaat serta menyenangkan”, tutup Erma.

Sumber: Humas KPM

Read more...

SEBANYAK 397 SISWA/SISWI SD-SMA MENGIKUTI KOMPETISI MATEMATIKA “CAT 2017”

BogorPlus.com - Bogor, Dalam triwulan pertama tahun 2017, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) sukses menyelenggarakan salah satu kompetisi matematika bertaraf Internasional yang dilaksanakan di Indonesia yaitu Computational and Algorithmic Thinking (CAT) 2017. Kompetisi ini dilaksanakan pada Selasa, 21 Maret 2017, yang diikuti oleh 397 peserta mulai dari kelas 3 SD sampai kelas 12 SMA, dengan tingkatan Upper Primary, Junior, Intermediate, dan Senior.

Lokasi penyelenggaraan CAT 2017 tersebar dibeberapa wilayah, seperti: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang Selatan, Bekasi, Bandung, Serang, Semarang, Solo, Surabaya, Sidoarjo dan Denpasar.

M. Irfan Najmudin, S.E.I., selaku Kepala Bagian Divisi Lomba KPM mengatakan, “Kompetisi ini sangat unik, dengan menitikberatkan pada kemampuan berpikir secara matematis. Selain itu, kegiatan ini sangat ideal untuk mendorong minat siswa/siswi dalam mempelajari pemrograman dan cara berpikir logis. Dengan adanya kompetisi ini diharapkan dapat menjadi wadah penyemangat bagi pelajar Indonesia untuk terus berlatih dan menambah pengalaman mengerjakan soal-soal dalam kompetisi nasional maupun internasional.”

Ungkapan senang dirasakan oleh salah satu peserta kelas 7 dari SMP Negeri 2 Bekasi, Aisyah Fitria Salsabila, “Soal CAT unik dan sangat menantang, walaupun masih kelas 7 SMP saya senang sudah bisa merasakan soal seperti CAT,” tuturnya.

Menurut Akira Misima, siswa kelas 8 SMP Islam Al Azhar 8 Kemang Pratama Bekasi, “Ketika mengerjakan soal CAT, saya merasakan sesuatu yang berbeda. Tidak harus mahir ilmu matematika, yang terpenting kita sudah memahami konsep dasar matematika, itu sudah cukup membantu.”

“Jadi buat teman-teman, jangan ragu untuk mengikuti kompetisi-kompetisi matematika internasional seperti CAT ini, karena soal-soalnya cocok bagi teman-teman yang ingin mendapatkan porsi yang berbeda di olimpiade matematika khususnya dibidang pemrograman,” lanjutnya.

 

Read more...