Menu
RSS
Top Banner Nasional

KPM Cabang 1 Surabaya Gelar Pelatihan Matematika Nalaria Realistik Se-Jawa Timur

Foto: Antusias, puluhan peserta mengikuti pelatihan Matematika Nalaria Realistik

Bogorplus.com-Surabaya-JawaTimur. Tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk membangun pendidikan yang lebih baik dan menghasilkan siswa-siswi berprestasi, mendorong Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Cabang 1 Surabaya, Jawa Timur. Kembali mengadakan pelatihan Matematika Nalaria Realistik (MNR) pada tanggal 16-17 September 2017. Pelatihan ini di peruntukkan bagi Guru yang menjadi bagian dari KPM yang menyebarkan “virus” Sistem Metode Seikhlasnya dan Matematika Nalaria Realistik (MNR).

Acara yang dihadiri oleh 50 peserta, bertempat di kantor KPM Cabang 1 Surabaya, Jl. Ketintang Baru III No. 56 A, Surabaya. Pelatihan semakin meriah karena dihadiri dari berbagai wilayah, seperti: Lumajang, Banyuwangi, Tuban, Bojonegoro, Ponorogo, Kediri, Jombang, Lamongan, dan dari Surabaya. Ada tujuh orang peserta yang berasal dari Kampung Matematika di Makarya Binangun Waru untuk melakukan upgrade terhadap para pengajar di Kampung Matematika. Selain itu, beberapa lembaga pendidikan yang sudah menjalin kerjasama dengan KPM sebelumnya.

Quality Control Klinik Pendidikan MIPA pusat, Drs. H. Moh Arodhi, selaku pelatih mengatakan, “Pelatihan yang berlangsung pada pukul. 08.00 s.d. 15.00 WIB, disambut dengan antusiasme peserta selama mengikuti Pelatihan. Ini terlihat dari respon peserta yang luar biasa setiap kali pelatih memberikan tantangan berupa mengerjakan soal-soal di depan. Materi Pelatihan membahas secara lebih rinci apa itu MNR dan SMS, bagaimana menjadi guru MNR yang hebat dan berkah, dan di sela-sela acara disisipkan dengan icebreaking dan permainan matematika,” kata Arodhi yang juga sebagai Kepala Cabang 1 Surabaya.

Foto: Drs. H Moh Arodhi penuh semangat memberikan materi kepada peserta

Arodhi menambahkan, harapan kedepannya peserta yang telah mengikuti pelatihan ini, dapat terus berkomitmen untuk menyebarkan ilmu yang sudah diperoleh dengan mengajarkan MNR di Sekolah Center (SC), Klub Matematika Seikhlasnya (KMS), Kampung Matematika, ataupun di Sekolah yang mengadopsi MNR dalam kurikulum sekolah.

Sedangkan pada kesempatan yang sama, Bahrul Ulum salah satu peserta dan kepala cabang KPM Lumajang mengatakan, “Peserta pelatihan dapat memperoleh ilmu yang sangat bermanfaat sehingga dapat mendidik anak anak untuk bisa memiliki daya nalar yang tinggi dan dapat mengkomunikasikannya dengan baik,” ujar bahrul ulum.

Foto: Kemeriahan peserta pelatihan saat ice breaking

Sementara Krisbiantoro, peserta asal Ponorogo mengatakan, “Pelatihan ini sangat bermanfaat sekali seperti yang langsung saya rasakan adalah teknik mengerjakan soal mnr menjadi lebih mudah dan sederhana selain itu saya semakin percaya diri dalam menyampaikan MNR kepada siswa,” tutupnya.

Sumber: Humas KPM Cabang 1 Surabaya

back to top