Menu
RSS
Top Banner Nasional

Melihat Serunya Sosialisasi Pelatihan Wisata Matematika Bela Negara

Foto: Kegiatan sedang bermain dinamika kelompok

Bogorplus.com. Sudah hampir 3 pekan pelaksanaan sosialisasi Wisata Matematika Bela Negara (WMBN) hampir rampung di 7 Kodim, kemeriahan acara ini sangat dirasakan oleh para pelajar sebagai peserta WMBN.

Pada pelatihan bela negara kali ini, para para pelajar melakukan aktivitas layaknya anggota militer. Seperti latihan kesiplinan, wawasan kebangsaan, dan dinamika kelompok. Pelatihan ini langsung dilakukan anggota TNI.

Foto: Pelatihan baris berbaris

Nuansa berbeda dirasakan para pelajar yang biasanya asing untuk masuk ke markas TNI. Di tempat ini mereka diajak dan diperkenalkan berbagai kegiatan tentang pelatihan bela negara. Di antaranya, cara berpikir supra rasional untuk bela negara, permainan matematika bela negara, dinamika kelompok, hingga pengenalan senjata, dan diakhiri dengan foto dengan senjata. Dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menguatkan rasa cinta tanah air dan bangsa, memahami secara utuh Pancasila sebagai ideologi negara, membentuk kedisiplinan, etos belajar, kemandirian, rasa kesetiakawanan sosial, serta semangat gotong royong.

Foto: Pengenalan senjata oleh anggota TNI

Para peserta WMBN merasa senang karena disuguhi beragam permainan matematika bela negara yang kreatif, atraktif, melibatkan kerja sama dalam tim.

Seperti yang dialami pelajar SMPN 1 Lumajang, Ajeng Kartika. Dia mengungkapkan, “Senangnya mengikuti pelatihan bela negara kali ini." Siswi kelas 8 yang memiliki hobi menggambar ini tidak serta-merta datang ke markas TNI tanpa menargetkan sesuatu. Dirinya berharap, kegiatan seperti ini dapat memberi warna bagi pelatihan bela negara. "Apalagi kita bisa bermain sambil belajar, pokoknya seru,” ujarnya dengan nada gembira.

Secara terpisah, Kepala SMPN 1 Lebong Pati, Subawe mengatakan, “Pelatihan ini bernilai sangat positif karena terdapat banyak kegiatan yang mengajarkan bahwa pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam sebuah aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

"Tidak mudah dalam mendapatkan kemerdekaan, terlebih mempertahankannya. Program ini membuat kita sadar akan pentingnya solidaritas, persatuan, perlunya kecerdasan dalam mengelola apa yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita di bumi pertiwi ini," tutup Subawe.

Sementara itu, Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah, S.Sos mengatakan, "Saya sangat menyambut baik kedatangan tim Klinik Pendidikan MIPA tentang Wasbang melalui wisata matematika bela negara,” ujarnya.

Foto: Dandim 0718/Pati/http://www.kodimpati.com/makodim

“Pasca mengirimkan 6 peserta Training of Trainer ke Bogor beberapa waktu lalu, hal ini membawa angin segar bagi kita sebagai media komunikasi tentang pengenalan wawasan kebangsaan. Menariknya, program ini dikemas serta disisipkan bentuk siklus pemberdayaan generasi muda yang berkarakter,” lanjutnya.

“Terbukti baru sehari dilaksanakan, respons positif disampaikan oleh pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan. Disamping itu, para guru berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan,” tutup perwira menengah melati dua.

Seperti yang sudah diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan pilot project ini disosialisasikan kepada 7 Kodim, di antaranya, Kodim 0606/Kota Bogor (06-07 September 2017), Kodim 0821/Lumajang (11-12 September 2017), Kodim 0718/Pati (12-13 September 2017), Kodim 0727/Karanganyar (13-14 September 2017), Kodim 0620/Kab. Cirebon (14-15 September 2017), Kodim 0813/Bojonegoro (18-19 September 2017) dan Kodim 0501/Jakarta Pusat (19-20 September 2017). Program tersebut digagas oleh Staff Umum Angkatan Darat (STERAD) bekerjasama dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM).

back to top