Menu
RSS
Top Banner Nasional

Antusiasme Anggota Kopassus Mengikuti Pelatihan Kader Pembina Wisata Matematika Bela Negara

Bogorplus.com-Cijantung-DKI. Jakarta – Komando Pasukan Khusus (KOPASSUS) secara teroterial tidak memiliki wilayah. Berbeda halnya dengan Kodam yang memiliki daerah teroterial. Akan tetapi hal tidak menjadi kendala bagi para Prajurit KOPASUS untuk tetap melaksanakan pelatihan kader Pembina Wisata Matematika Bela Negara (WMBN). Selain digelar di Kodam seluruh Indonesia, pelatihan ini pun melibatkan satuan Komando Cadangan Strategis TNI-AD (Kostrad) & Kopassus. Tepat pada tanggal 06-07 Maret 2018, sebanyak 34 prajurit KOPASSUS yang datang dari Group 1 Kopassus Solo, Group 2 Kopasus Serang, Group 3 Kopasus Cijantung dan Pusdik Kopassus Bandung mengikuti pelatihan kader pembina wisata matematika bela negara yang bertempat di Aula Lapangan Tembak Ksatria, Makopasus Cijantung Jakarta.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, Asisten Teritorial, Letnan Kolonel Inf. Ferry Irawan, S.IP, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Waaster Kopassus, Letkol Inf Fierman menyatakan bahwa bela negara merupakan sebuah semangat berani berkorban demi tanah air, baik harta bahkannyawa sekalipun berani dikorbankan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bela Negara adalah tekad, sikap dan tindakan warga negara yang teratur, menyeluruh, terpadu dan berkelanjutan yang dilandasi oleh kecintaan terhadap tanah air serta kesadaran hidup berbangsa dan bernegara. Menunjukkan semangat dan sikap bela negara tidak hanya dilakukan melalui peperangan yang menghasilkan kemerdekaan saja, akan tetapi dapat ditunjukkan dengan menampilkan perilaku-perilaku yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan Indonesia. Mengisi kemerdekaan dapat dikatakan sebagai usaha bela negara, sebab melalui usaha-usaha positif dalam mengisi kemerdekaan dapat membuat keberlangsungan Indonesia sebagai sebuah negara dapat tetap dipertahankan dan senantiasa mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah kerasnya tantangan globalisasi yang justru mengikis rasa kebangsaan dan kecintaan warga negara terhadap tanah airnya.

Disamping itu, Letnan Kolonel Inf. Ferry Irawan, S.IP juga berpesan, Permainan Matematika Bela Negara Ini memang baru baru pertama kali diperkenalkan kepada publik secara resmi dengan menggandeng Klinik Pendidikan Matematika dan llmu Pengetahuan Alam (MIPA) Bogor. Permainan ini yang membuat pelajaran bela negara menjadi menyenangkan, tidak membosankan. Seperti diketahui bela negara yang mencakup empat pilar negara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika adalah pelajaran hafalan yang terkadang membuat siswa bosan. Namun dengan adanya metode ini, pelajaran bela negara akan sangat menyenangkan dan aplikatif.

Adapun materi yang disajikan oleh tim instruktur, di antaranya: Penguatan karakter bela negara melalui cara berpikir supra rasional, perkenalan permainan matematika bela negara, dinamika kelompok, penyiapan kader Pembina, dan pembekalan menghadapi kedatangan pelajar untuk kegiatan perdana wisata matematika bela negara (WMBN) mendatang, Kamis (08/03/2018).

Dari pelatihan tersebut peserta tidak sebatas mendapat teori saja, melainkan diimbangi dengan pembekalan praktik lapangan sehingga antusiasme peserta pun semakin meningkat dan bersemangat mengikuti rangkaian pelatihan sampai dengan akhir.

Karena itu dalam amanatnya beliau berpesan agar tujuan Pelatihan Kader Pembina Wisata Matematika Bela Negara TA 2018 di satuan Kopassus dapat tercapai secara optimal. Kepada para peserta saya tekankan hal-hal sebagai berikut:

Pertama,  perhatikan dan pahami secara detail semua materi yang diberikan agar tidak terjadi keraguan dalam menyerap materi maupun penerapan dalam tugas sebagai Satnonkowil.

Kedua, ikuti semua petunjuk dan arahan dari pemberi materi serta serius dalam mengikuti kegiatan dengan motivasi yang tinggi untuk meningkatkan kemampuan para peserta dalam melaksanakan tugas di satuan Kopassus sebagai Satnonkowil.

Ketiga, laksanakan kegiatan ini dengan landasan semangat rela berkorban dan mampu meraih hasil yang optimal sehingga dapat bermanfaat dalam pelaksanaan tugas ke depan.

Selain itu, kegiatan Pelatihan Pembina Wisata Matematika Bela Negara di Makopassus Cijantung Jakarta dihadiri oleh Letkol Inf Krido Pramono (Pabandya Puanter Sterad) yang memberikan materi “PENGUATAN KARAKTER  BANGSA INDONESIA”. Karakter Bangsa INDONESIA adalah jati diri/simbol yang bersumber pada nilai-nilai luhur bangsa INDONESIA, di antaranya yaitu sikap menghargai perbedaan, semangat untuk bersatu, pantang menyerah, rela berkorban, patriotisme, percaya diri dan kebersamaan serta gotong royong yang kemudian dikenal sebagai PANCASILA. PENGUATAN adalah bagaimana cara agar menjadi lebih kuat dari keadaan yg sudah kuat tetapi belum terlalu kuat. Penguatan karakter Bangsa INDONESIA adalah bagaimana cara agar nilai-nilai luhur yang sudah dimiliki bangsa Indonesia menjadi lebih kuat.

back to top