Menu
RSS
Top Banner Nasional

KPM: “Ribuan Pelajar SD Ikuti Gelaran Olimpiade Matematika dan Sains Indonesia”

Foto: Pelaksanaan tes OMSI di Rawamangun-Jakarta Timur

Bogorplus.com-Kab.Bogor.—Kompetisi MIPA skala nasional, yakni Olimpiade Matematika dan Sains Indonesia (OMSI) ke-3 kembali dihelat oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Minggu (27/05/2018). Pada event yang ke-3 ini, Klinik Pendidikan MIPA semakin memantapkan reputasinya sebagai penyelenggara kompetisi nasional dan internasional di Indonesia. Tak ayal, pada tahun ini KPM membukukan 3.137 peserta kelas 4 dan 5 SD untuk menjajal kompetisi yang diprakarsai Tokoh Perubahan Republika 2013, Raden Ridwan Hasan Saputra.

Tercatat, ada 39 titik lokasi penyelenggara OMSI ke-3 tahun ini, di antaranya: Pekanbaru,  Palembang, Prabumulih, Serang, Tangerang, Rawamangun-Jakarta Timur, Cibubur-Jakarta Timur, Bogor, Depok, Kota Bekasi, Cikarang-Kab. Bekasi, Cimahi, Sukabumi, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Solo, Semarang, Bojonegoro, Surabaya, Sidoarjo. Tuban, Situbondo, Ponorogo, Malang, Lamongan, Gresik, Lumajang, Magetan, Ngawi, Madiun, Banyuwangi, Jombang, Jember, Nganjuk,  Denpasar, Makasar,  Balikpapan, serta Mataram.

Foto: Pelaksanaan tes OMSI di Surabaya-Jawa Timur

Menurut pantauan tim bogorplus.com, setiap peserta OMSI mendapat tantangan mengerjakan 50 soal pilihan ganda dalam waktu 120 menit, yang terdiri dari 20 soal matematika dan 30 soal sains. Adapun hasil OMSI ke-3 ini akan di umumkan pada tanggal 28 Juni 2018 di Republika.co.id.

Ketua pelaksana OMSI 2018, Muchammad Fachri menuturkan, OMSI adalah kompetisi bertaraf nasional yang  mengombinasikan tes ujian terhadap penguasaan bidang studi matematika dan sains.

“Lomba ini sangat cocok bagi siswa kelas 4 -  5 SD/Sederajat yang menginginkan tantangan berbeda. Selain itu kami berharap ajang kompetisi ini dapat menumbuhkembangkan motivasi berprestasi pada diri anak-anak sesuai bakat dan minat mereka di bidang matematika dan sains.” kata Muchammad Fachri selaku ketua pelaksana saat diwawancara bogorplus.com, Minggu (27/05/2018).

Foto: Suasana pelaksanaan tes OMSI di Palembang-Sumatera Selatan

Lebih lanjut, Fachri menambahkan bahwa sejak kehadiran lomba OMSI pada tahun 2016 lalu, OMSI telah menjadi pilihan lomba favorit bagi para pelajar di Indonesia. “Meskipun dengan biaya pendaftaran seikhlasnya, para jawara OMSI nanti berpeluang mengikuti ajang kompetisi internasional bergengsi, yakni International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) yang akan digelar di Cina mendatang,” imbuhnya.

“KPM sebagai lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kepercayaan para peserta dan sekolah pada perhelatan OMSI tahun 2018. Semoga KPM dapat terus memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa. Sampai jumpa lagi pada babak final OMSI Ke-3 (15 Juli 2018) dan kompetisi selanjutnya, yakni Australian Mathematics Competition (AMC) yang akan digelar di Indonesia pada tanggal 9 Agustus 2018 mendatang. Info pendaftaran 081310343400,” tutup Muchammad Fachri.

Pak Adhi salah satu guru pendamping SDIT Mutiara Makasar menuturkan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa berpartisipasi di event ini. Lomba OMSI layak dijadikan ajang rekreasi intelektual pelajar. “Alhamdulillah kami dari wilayah timur dapat merasakan kehadiran OMSI di Makasar. Tentunya, hal ini akan kami manfaatkan sebagai ajang rekreasi intelektual bagi pelajar kami,” kata Pak Adhi.

Selain itu, meskipun disajikan soal begitu menantang tak membuat salah satu pelajar SD Islam Athirah Makassar gentar. “Saya tetap semangat mengikuti lomba OMSI ini. Banyak pengetahuan menarik yang bisa saya ambil dari soal IPA yang diyakini. ” ujar A. Alifah Putri Ibrahim siswi kelas 5 ini.

 

Tim Media

back to top