Menu
RSS
Top Banner Nasional

Items filtered by date: February 2018

Dandim 0606/Kota Bogor Sambangi Kampung Matematika

Bogorplus.com-Ciomas-Kab.Bogor. -- Dandim 0606/Kota Bogor, Letkol Arm Doddy Suhadiman disela-sela aktivitasnya, berkesempatan menyambangi Kampung Matematika di Laladon, Ciomas, Kab. Bogor. Kehadiran Perwira Menengah ini disambut langsung oleh Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Raden Ridwan Hasan Saputra, Dwi Samto (Pemerhati Pendidikan Karakter KPM), dan Karlina Siswani (Humas KPM), Kamis (08/01/2018). Dalam kunjungannya ke Laladon Ciomas, Pak Dody didampingi Kapten Inf Jasmungin selaku Danramil Tanah Sareal, dan Serda Casminto selaku Babinsa Kecamatan Ciomas.

Sesaat setelah disambut para pengurus Kampung Matematika, Pak Doddy menyampaikan apresiasi kepada tim Klinik Pendidikan MIPA karena telah mengembangkan Kampung Matematika. Pria yang baru menjabat selama satu tahun ini terlihat antusias dan kagum saat berkunjung di Kampung yang beralamat di Jalan Raya Laladon ini.

“Bagus sekali dan sangat menarik. Di dalamnya tidak hanya sekedar menampilkan segala corak berkaitan dengan matematika saja, melainkan ada unsur meningkatkan potensi dari warga Laladon. Selain itu, kegiatan semacam ini akan mampu memperkuat hubungan yang harmonis dan mengeratkan kerukunan antar warga. Sehingga hal ini merupakan keuntungan yang tak ternilai bagi Desa Laladon,” ungkapnya.

Mengakhiri kunjungannya, Pak Doddy berharap sinergitas ini tetap di pertahankan. Selanjutnya, program Kampung Matematika akan dikembangkan juga di Kota Bogor karena dinilai sangat berdampak positif pada perkembangan teritorial.

Dandim 0606/Kota Bogor, Letkol Arm Doddy Suhadiman 

“Termotivasi dari semangat Maju dan kemauan berkembang dari para warga Laladon Gede, Insya Allah saya akan mengembangkan program serupa di Kota Bogor,” tandasnya.

Menurut pantauan tim bogorplus.com, dalam kunjungannya ke Ciomas, Dandim 0606/Kota Bogor tidak hanya berkunjung ke Kampung Matematika. Jebolan Akmil tahun 1999 ini sempat menyambangi “Cafe Basi” & “Toko Jarang Untung” yang berada di wilayah Laladon, Ciomas - Kab. Bogor.

Sumber: Tim Media

Read more...

Menelisik Makna Hidup Menjadi Guru lewat Pelatihan MNR

Bogorplus.com-Ciomas-Kab.Bogor – Manusia membutuhkan uang. Menjadikan uang sebagai ukuran kesuksesan adalah jebakan kehidupan. Karena uang bukan segalanya dalam hidup. Kenikmatan dan kebahagiaan hidup justru dirasakan saat bisa memberikan sesuatu, seperti uang, ilmu, tenaga, pikiran, dan hal-hal apa pun yang terbaik yang dimiliki kepada sesama. Itulah curahan hati Pak Eden Deni Juwaini, salah satu alumni pelatihan Matematika Nalaria Realistik (MNR) angkatan VII. Lelaki kelahiran Cianjur ini menuturkan, “Selama ini saya mencari ilmu tentang makna hidup. Ternyata, saya menemukannya di momen pelatihan MNR. Saya menemukan satu rumusan kehidupan bahwa kunci kebahagiaan terletak pada keikhlasan memberi.”   

Pak Eden dan  27 peserta lainnya hadir di Padepokan Amir Syahrudin, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Metodologi Pembelajaran MNR yang dihelat pada tanggal 16 Januari – 19 Januari 2018. Acara ini dihadiri oleh peserta dari beragam latar belakang profesi seperti guru, Aparatur Sipil Negara, trainer, mahasiswa, dosen, bahkan karyawan swasta. Para peserta pun datang dari berbagai daerah di Indonesia, yaitu Bandar Lampung, Banten, Ciamis, Depok, Indramayu, Jakarta, Kediri, Kendari, NTB, Palembang, Purwakarta, dan Tangerang.

Acara yang digelar selama 4 hari 3 malam ini menyajikan beragam konten pelatihan, di antaranya: Cara Berpikir Suprarasional, Cara Menjadi Guru Hebat dan Berkah, Metodologi Pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR), Fun Math and Science Learning, Berhitung Matematika Metode Kotak-Kotak, dan Strategi Pengembangan Komunitas Indonesia Ikhlas di Bidang Pendidikan.

Hesty Sari Pujiati, salah satu peserta yang berprofesi sebagai trainer dan punya kecintaan besar terhadap profesi guru ini mengatakan, “Saya sudah lama membaca buku biografi Pak Ridwan Hasan Saputra (Presiden Direktur KPM) dan mengikuti kiprahnya di dunia pendidikan. Saya sangat bersyukur bisa hadir di acara pelatihan yang diselenggarakan oleh KPM. Dari pelatihan ini, saya mendapatkan motivasi terbesar untuk menjadi guru sejati. Keikhlasan dan semangat berkorban untuk murid adalah jalan terbaik untuk mengembalikan kehormatan guru yang sempat memudar di mata masyarakat.” Perempuan kelahiran Jakarta ini pun mendoakan KPM agar senantiasa mendapatkan keberkahan dari Allah Swt dalam mewujudkan cita-cita mulianya untuk memperbaiki kondisi pendidikan di Indonesia.

Hal senada disampaikan Dami Astuti. “Saya senang dan bersyukur karena bisa mendapatkan ilmu selama 4 hari mengikuti pelatihan MNR. Setelah mencoba memahami kajian tentang cara berpikir suprarasional, saya menjadi paham arti pentingnya berpikir positif dan konsisten memperbanyak tabungan jiwa (pahala) agar hidup kita semakin bahagia dan penuh keberkahan. Terima kasih untuk seluruh tim pelatihan KPM.” ujar Bu Dami.

Di sela-sela pelatihan MNR, Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra turut menyapa dan hadir menyemangati para peserta pelatihan. Beliau berpesan agar setiap insan alangkah baiknya dapat menerapkan cara berpikir suprarasional dalam kehidupan. Karena dengan cara berpikir suprarasional, manusia akan memperoleh kebahagiaan jiwa dan raga di tengah dinamika kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian. Selain itu, Ridwan Hasan Saputra sangat berharap agar ilmu yang sudah diterima dapat diaplikasikan dan disebarkan ke masyarakat umum. Semoga hal ini menjadi bekal hidup yang Insya Allah akan membawa hidup kita menjadi lebih berkah," ungkap Tokoh Perubahan Republika tahun 2013 ini.

 

Sumber: Tim Diklat KPM 

Read more...

Belajar Menjadi Guru yang Ikhlas Berbagi Lewat Pelatihan MNR

Bogorplus.com-Ciomas-Kab.Bogor. -- Menjadi guru adalah tugas yang sangat mulia. Tetapi, hanya sebagian guru yang bisa menerima keberkahan dari peran hidupnya seorang guru. Banyak yang menjadikan profesi guru hanya sebagai sumber mata pencaharian saja. Meski demikian, tidak sedikit pula orang yang menjadikan profesi guru sebagai panggilan jiwa. Yang membedakan keduanya adalah kesadaran tentang tujuan hakiki menjadi seorang guru.

Pelatihan Matematika Nalaria Realistik (MNR) 4 hari 3 malam yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) merupakan pelatihan yang bukan  hanya bertujuan untuk melatih keterampilan menyajikan pembelajaran matematika, tapi juga membangkitkan semangat dan jiwa pengabdian menjadi seorang guru. Terutama bicara soal keikhlasan dalam mengajar dan mendidik anak.

Pelatihan MNR 4 hari 3 malam kini sudah memasuki angkatan ke-6 yang dilaksanakan pada tanggal 9-12 Januari 2018 di kantor KPM Jalan Laladon, Ruko 6 No. 1-3 Ciomas, Bogor. Pelatihan ini diikuti oleh 21 orang peserta dari berbagai kota di antaranya: Bandung, Bekasi, Bogor, Kebumen, Lampung, dan Palembang. Pelatihan ini terbuka bagi peserta dari semua daerah di Indonesia. Para peserta mendapatkan materi pelatihan seperti, Cara Berpikir Suprarasional, Cara Menjadi Guru Hebat dan Berkah, Metode Pembelajaran Matematika Nalaria Realistik, Fun Math and Science Learning dan Berhitung Matematika Metode Kotak-Kotak.

Para peserta memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap adanya pelatihan MNR. Mereka mengatakan sangat bangga dan senang bisa mengikuti pelatihan MNR ini. Hari Eko Budi, seorang pensiunan Telkom berusia 60 tahun ini mengatakan bahwa beliau sangat bersemangat mengikuti pelatihan. “Tujuan saya ikut pelatihan ini memang untuk cari semangat” tutur Hari Eko dengan lugas.

Selain mendapatkan ilmu tentang metodologi pembelajaran MNR, para peserta semakin memahami arti pentingnya bersyukur dan saling berbagi. Hal ini dirasakan oleh Siti Nurlaila. Guru dari SMPN 1 Tenjolaya ini mengatakan bahwa ia sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk belajar tentang cara meningkatkan kualitas pengajaran matematika, meluruskan niat menjadi guru, belajar ikhlas, dan berbagi kepada sesama dengan pendekatan cara berpikir suprarasional.

Senada dengan pendapat Siti Nurlalila, Thomas Hidayat Kurniawan, seorang trainer dari CV Multi Kompetensi mengatakan, “Sangat berkesan, Insya Allah sangat sukses, Insya Allah sangat membekas.” Beliau juga menyamapaikan pesan kepada seluruh peserta yang hadir di acara pelatihan MNR, untuk terus menjaga dan mendidik para calon pemimpin bangsa. Terakhir, beliau juga menyampaikan pesan yang menyemangati kiprah KPM untuk terus berkarya demi pendidikan Indonesia yang lebih baik. “Jadilah KPM Mendunia.”  ujarnya di akhir acara pelatihan.

Sumber: Tim Diklat KPM

Read more...

Pelajar Kelas Istimewa Klinik Pendidikan MIPA Mengikuti Sholat Gerhana Bersama Warga Laladon

Bogorplus.com-Ciomas-Kab.Bogor– Menakjubkan! Mungkin kata inilah yang bisa menggambarkan fenomena gerhana Bulan di tanah air pada hari rabu (31/01/2018) lalu. Tepat pada pukul 20.00 WIB telah terjadi peristiwa “Super Blue Blood Moon 2018.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, menggelar berbagai event untuk mengamati peristiwa astronomi yang langka tersebut, di antaranya: kegiatan seminar/talkshow, pengamatan langsung melalui teleskop, dan  penyebaran informasi tentang proses terjadinya gerhana.

Sedangkan bagi sebagian besar umat Islam, momen tersebut juga diisi dengan aktivitas sholat gerhana. Hal ini dilakukan sebagai ikhtiar mengingat keagungan Allah Swt.

Klinik Pendidikan MIPA (KPM) pada saat yang bersamaan sedang melaksanakan pembinaan matematika bagi pelajar kelas istimewa. Para pelajar  kelas istimewa (5-6 SD & 7-8 SMP) berkumpul bersama warga Laladon untuk mengikuti sholat gerhana yang bertempat di Masjid At Turmudzi, Laladon, Ciomas-Kab. Bogor.

Sementara itu, Siti Nurmalasari selaku koordinator divisi pendidikan mengatakan, "Pertemuan awal kelas istimewa kali ini bertepatan dengan malam gerhana. Jadi, kita juga mengajak para siswa yang beragama Islam untuk melaksanakan sholat gerhana," ujarnya.

Berdasarkan pantauan tim bogorplus.com, terlihat jamaah yang hadir tidak hanya kaum pria dan anak-anak. Para orang tua (ibu-ibu) tampak ambil bagian mengikuti sholat di baris bagian belakang.

Setelah sholat gerhana, dilanjutkan tausiyah yang disajikan oleh Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra. Dalam tausiyahnya, Tokoh Perubahan Republika 2013 ini menyampaikan bahwa umat Islam saat ini bak gerhana, dimana sedang mengalami keterpurukan di berbagai bidang. Sudah saatnya umat Islam bangkit agar dapat keluar dari keterpurukan dan menjadi purnama yang terang benderang pasca melewati gerhana.

“Adapun cara yang dapat ditempuh saat ini seperti: memperbanyak tabungan kebaikan, memperbaiki dan mempererat hubungan kepada Allah Swt maupun makhluk, serta bagi seorang pelajar harus meningkatkan kemampuan ilmu pengetahuan, agar umat Islam dapat menghantarkan terobosan yang bermanfaat bagi banyak orang,” tutup Ridwan HS.

Sumber: Tim Divisi Pendidikan KPM

Read more...

Selamat...! Inilah Deretan Jawara Matematika Banten Ke-2 Tahun 2018

Bogorplus.com-Serang-Banten. – Gelaran Kompetisi Matematika yang bertajuk “Jawara Matematika Banten", pada Minggu, 28 Januari 2018 lalu telah sukses menghadirkan jawara baru.

Pada penyelenggaraan tahun ini, KPM Cabang 6 Serang berhasil menghadirkan 1.056 peserta dari 70 Sekolah Dasar (SD) di Provinsi Banten.

Tepat pada pukul 13.30 WIB menjadi momen yang ditunggu-tunggu para peserta. Karena saatnya dewan juri mengumumkan hasil kompetisi terbesar di Banten ini. Ragam hadiah diberikan kepada peserta, seperti: piala, tiket menuju babak Semi Final KMNR Se-Indonesia ke-13, sertifikat, Special Award, dan sebagainya.

Raut wajah senang bercampur cemas ditunjukkan salah satu peserta kelas 4 SD, Safira Chairunnisa Wiyono. “Jawara Matematika Banten Ke-2 ini seru. Soalnya semakin menarik. Selain berkompetisi, saya juga mendapatkan teman dan pengalaman baru,” tukas pelajar SDI Al Azhar 10 Serang.

Berikut ini daftar pemenang Jawara Matematika Banten Ke-2 tahun 2018:

Kelas 1 SD

Anisa Nadia Erizal

SDIT Banten Islamic School

Juara 1

Raisya Syakira Atha Gunawan

SDI Al Azhar 10 Serang

Juara 2

Afiqah Naila Putri

SDIT Banten Islamic School

Juara 3

Siti Maula Inayatul Karimah

SDI Tirtayasa Serang

Juara 4

Tania Galiah Nurbana

SDIT Widya Cendekia Serang

Juara 5

Ratu Salsabila A.

SDI Al Azhar 10 Serang

Juara 6

 

Kelas 2 SD

Aryo Jati Kusuma

SDI Al Azhar 10 Serang

Juara 1

Tsauraya Nafisah Ulfa

SDIT Banten Islamic School

Juara 2

Alya Fatma Zafira

SDIT Widya Cendekia Serang

Juara 3

Adyan Arkaan Atallah

SDI Khairunnas Serang

Juara 4

Muhammad Zaidan Aburrazaq

SDIT Bina Insani

Juara 5

Faidh Rabbani Zulfadlhi

SDI Al Azhar 10 Serang

Juara 6

Athaya Wafi Andaka

SDN Sukasari 4 Tangerang

Special Award

Khansa Tsabita

SDIT Al Izzah Serang

Special Award

 

Kelas 3 SD

Kasyahra Fikriyyah

SDIT Al-Hanif Cilegon

Juara 1

Aisyah Naila Wasisto

SDI Al-Azhar 10 Serang

Juara 2

Muhammad Ridho

SDIT Al-Qudwah Kab. Lebak

Juara 3

Sabitha Al Khaira

SDIT Al-Hanif Cilegon

Juara 4

Madina Anra Sauqiah

SDI Al-Azhar 10 Serang

Juara 5

Salma Kineta Azzakiya

SDIT Al-Hanif Cilegon

Juara 6

Athaya Maheswari Anandry

SDI Tirtayasa

Special Award

Monika Suci Azzahra

SDI Khairunnas Serang

Special Award

 

Kelas 4 SD

Ratu Utami Dewi

SDI Al Azhar 10 Serang

Juara 1

Ratu Siti Ali Fatmah Azzahra

SDI Al Azhar 10 Serang

Juara 2

Naufa Istikmal Abhinaya

SDI Al Azhar 10 Serang

Juara 3

Safira Chairunnisa Wiyono

SDI Al Azhar 10 Serang

Juara 4

Denisya Novia Zahra

SDI Khairunnas Serang

Juara 5

Muhammad Akbar

SDI Khairunnas Serang

Juara 6

M. Nabil Dary Syawal

SDI Al Azhar 10 Serang

Special Award

Yoga Aji Amarta

SDIT Ibadurrahman Serang

Special Award

 

Kelas 5 SD

Malika Kayla A.

SDN Tembong 2

Juara 1

Hafidz Aflah Fadillah

SDI Al Hidayah Pamulang

Juara 2

Dimas Nur Rizky

SDIT Asy Syukriyyah  Tangerang

Juara 3

Muhammad Raziq Raki

SDI Al Azhar 10 Serang

Special Award

Athallah Kinaryosih Anandhry

SDI Tirtayasa Serang

Special Award

 

Kelas 6 SD

Antania Hanjani Yustika

SDI Al Azhar 10 Serang

Juara 1

Muhammad Fathan Azzahran

SDN Cipocok Jaya 1 Serang

Juara 2

Shafiyyah Nuril Hayya

SDIT Banten Islamic School

Juara 3

Fairuz Febry Al Habsy

SDIT Syifa Fikriyah

Juara 4

Yunus Masyhadi

SDIT Al Hanif Cilegon

Juara 5

Syarifah Alisha Syahrazade

MI Plus Asy Syukryiyah Tangerang

Juara 6

Galih Nur Rizky

SDI Al Azhar 10 Serang

Special Award

Dafa Dhiya Ramadhan

SDI Tirtayasa Serang

Special Award

 

 

Sumber: KPM Cabang 6 Serang 

Read more...

Inovasi KPM Cabang 6 Serang Hadirkan Jawara Matematika di Banten

Bogorplus.com-Serang-Banten. – Perhelatan besar tim Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Cabang 6 Serang telah usai. Acara yang bertajuk Jawara Matematika Banten (JBM) ke-2 tahun 2018 diikuti kurang lebih 1.056 peserta dari 70 Sekolah Dasar (SD) di Provinsi Banten, Minggu (28/01/2018).  Jumlah peserta tahun ini benar-benar diluar dugaan. Saking tumpah-ruahnya peserta, panitia menggandeng dua sekolah sekaligus sebagai lokasi penyelenggara, yakni SDI Al Azhar 10 Serang dan SMPI Al Azhar 11 Serang.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2017, lembaga pendidikan yang memiliki slogan “KPM Ikhlas Tegas Puas” ini semakin mendapat tempat di hati masyaraka Serang dan sekitarnya.

Waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB. Meski cuaca mendung menyelimuti wilayah Serang, acara pembukaan tetap berjalan dengan penuh semangat. Kepala Pelatihan & Lomba KPM Pusat, Bapak Asep Sapa’at  Pusat, dalam sambutannya mengatakan kepada semua peserta untuk menikmati jalannya kompetisi sebagai upaya membentuk manusia yang pintar dan berbudi pekerti luhur. "MenjadI juara itu penting. Namun, menjadi juara dengan cara yang jujur itu jauh lebih penting." ujar pria berkaca mata yang akrab disapa Kang Asep ini. Selain Kang Asep, Bapak Ahmad Yani, M.Pd selaku ketua YPI Mu’awanatusy Syubhan Serang yang menaungi Sekolah Al Azhar Serang turut hadir dan memberikan kata sambutan.

Tepat pada pukul 09.00 WIB, pelaksanaan kompetisi dimulai. Selama acara tes berlangsung, panitia juga mengadakan seminar pendidikan dengan topik 'Menjadikan Anak Hebat dengan Cara Berpikir Suprarasional' yang disampaikan oleh Bapak Asep Sapa’at.

Ide menerapkan JMB ini disampaikan Erma Farah Chamidah selaku kepala cabang. “JMB merupakan kompetisi matematika tahunan yang diperuntukkan bagi pelajar SD di Provinsi Banten. Disamping itu, event ini juga sebagai ajang menyebarkan metode pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR) agar semakin diminati para pelajar yang belum menyenangi matematika.

Sedangkan Ketua Panitia, Edi Rohaedi, S. Pd mengaku senang atas raihan keberhasilan acara ini. “Ikhtiar kita untuk membumikan matematika agar tetap terjaga dan selalu semangat. Kendati dengan biaya seikhlasnya, kita mampu menghadirkan kompetisi matematika yang berbobot. Insya Allah kedepannya terjadi pemerataan dalam menjaring pelajar berprestasi hingga ke pelosok desa,” ungkapnya.

Sumber: Tim KPM Cabang 6 Serang 

Read more...

Pengurus Muhammadiyah Gelar Pelatihan Guru Se-Kab. Banggai

Luwuk-Kab.Banggai. – Bagaimana cara terbaik yang harus dilakukan agar anak menyukai matematika? Jawaban dari pertanyaan ini pasti sangat dibutuhkan oleh para guru dan orangtua. Sebab, matematika selama ini dianggap pelajaran yang yang ditakuti oleh para pelajar.

Motivator Suprarasional, Raden Ridwan Hasan Saputra berbagi pengalaman hidupnya yang dituliskan dalam sebuah karya buku “Cara Berpikir Suprarasional: Menyelesaikan Masalah dan Mendapatkan Rezeki dari Jalan yang Tak Terduga”. Ridwan HS angkat suara ikhwal persepsi bahwa matematika merupakan pelajaran sulit bagi kalangan pelajar. “Sebagai pendiri Klinik Pendidikan MIPA (KPM) dan telah berkecimpung selama 18 tahun di dunia olimpiade matematika, saya berpendapat bahea semua orang bisa belajar matematika. Syaratnya, mereka memilikI kemauan belajar yang gigih dan bertemu guru yang tepat".

Selanjutnya, Peraih Anugerah Peduli Pendidikan Kemendikbud tahun 2014 ini menjelaskan bagaimana cara supaya anak menyenangi matematika dari sudut pandang suprarasional.  “Pertama, guru dan murid secara berjamaah lebih mendekatkan diri kepada sang pemilik ilmu, yaitu Allah Swt. Jika Hal ini sudah Menjadi komitmen bersama, bukan hal yang mustahil keberkahan ilmu akan terus mengalir pada guru dan murid tersebut,” urai Ridwan HS saat memberikan Materi kajian pengantar pelatihan MNR di hadapan ratusan guru, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kab.Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu, 28 Januari 2018.

“Kedua, para guru dan murid harus memiliki komitmen merencanakan kesusahan dengan terus belajar dan menggali potensinya masing-masing. Selain itu, permainan matematika dapat diintegrasikan dalam situasi pembelajaran. Kreasikan permainan matematika yang mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak-anak.” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi tim bogorplus.com, Ryky Tunggal Saputra Aji yang turut mendampingi Pak Ridwan dalam lawatannya ke Banggai, memaparkan materi pelatihan tentang Metodologi pembelajaran MNR, di antaranya: masalah nyata, pemahaman konsep, penalaran & komunikasi, pemecahan masalah, dan berhitung matematika dengan metode kotak-kotak.

Pria kelahiran Purwokerto 32 tahun silam ini menegaskan bahwa ilmu suprarasional dan MNR merupakan kombinasi ilmu yang baik. Hal ini telah dibuktikannya sendiri semenjak 5 tahun lalu bergabung di KPM. KPM telah sukses mengantarkan ratusan pelajar Indonesia meraih prestasi yang membanggakan di berbagai kompetisi matematika nasional dan internasional.

Selain antusiasme tinggi yang ditunjukkan peserta, pelatihan ini pun mendapat sambutan positif dari Kepala Bidang Dikdas Dinas Pendidikan Kab. Banggai, Jamaludin Mansoba, S.Pd, M.Pd. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kesempatan ini. Karena selama 54 tahun Kabupaten Banggai berdiri, baru kali ini mendapatkan pengalaman pelatihan yang luar biasa dari tim KPM. Tentunya kita akan manfaatkan Ilmu ini untuk anak-anak kita di pelosok. Harapan kami, acara ini dapat terus berlanjut. Bukan hanya di  jenjang SD, tetapi guru SMP dan guru Taman Kanak-kanak perlu mendapatkan pelatihan serupa,” ungkapnya.

Di akhir acara, Ketua Pimpinan Muhammadiyah Kab. Banggai, Dr. dr. Anang S Otolua menyambut positif dan memberikan dukungan untuk menindaklanjuti hasil pelatihan kali ini. “Kita memahami bahwa dunia pendidikan kita masih sangat perlu perhatian lebih untuk dibenahi. Saya mengamati, tingkat kesadaran wajib belajar di Banggai masih rendah. Bahkan di level nasional, budaya membaca dan menyukai pelajaran MIPA masih cukup memprihatinkan. Inilah penting yang mendasari kami untuk membuat kegiatan pelatihan ini. Semoga pelatihan ini membawa efek positif bagi masyarakat Banggai." tuturnya.

“Di saat persoalan tersebut menjadi pelik, akhirnya kami bertemu Pak Ridwan dan KPM. Alhamdulillah masalah tersebut telah ada solusinya berkat membaca buku supra rasional karya Pak Ridwan. Tidak hanya itu saja, KPM yang telah menerapkan sistem metode seikhlasnya (SMS) dalam berbagai kegiatannya semakin memberikan manfaat bagi orang banyak.” tutupnya.

Read more...

Pengurus Muhammadiyah Buat Seminar Supra Rasional, Ratusan Guru di Banggai Antusias

Bogorplus.com-Luwuk-Kab.Banggai – Tidak ada kata-kata yang patut diucapkan selain rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas momen bersejarah kali ini. Tepat pada hari Sabtu-Minggu, 27-28 Januari 2018, Tim Klinik Pendidikan MIPA (KPM) berkesempatan menyambangi Kecamatan Luwuk, Kab.Banggai untuk berbagi ilmu tentang cara berpikir supra rasional dan metodologi pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR).

Setelah melalui perjalanan cukup panjang dari Jakarta, tim yang beranggotakan dua orang, yakni Raden Ridwan Hasan Saputra selaku Presiden Direktur KPM, dan Ryky Tunggal Saputra Aji, akhirnya tiba di Kab. Banggai dan mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kab. Banggai.

Ada dua aktivitas utama yang dilakukan Ridwan HS bersama tim. Pertama, memberikan pelatihan cara berpikir suprarasional dan pelatihan metodologi pembelajaran MNR kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) Se-Kab.Banggai.

Acara yang diprakarsai oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab.Banggai, Sulawesi Tengah, berhasil menghipnotis 300 peserta pada kegiatan yang bertajuk “Seminar Berpikir Suprarasional untuk Menuju Indonesia Ikhlas serta Pelatihan Matematika Metode Asyik & Menyenangkan”.

Menurut laporan yang diterima tim bogorplus.com. terlihat pada pukul 09.00-12.00 WITA, ratusan peserta memadati Aula Dinas Pendidikan Kab. Banggai. Acara semakin meriah dan berkesan setelah diresmikan oleh Bapak H. Herwin Yatim selaku Bupati Banggai dan Bapak H.Mustar Labolo selaku Wakil Bupati Banggai.

Dalam paparannya, Raden Ridwan Hasan Saputra menyampaikan konsep dasar dari cara berpikir suprarasional. “Selain akan mendapatkan rezeki yang tak disangka-sangka, manusia yang berpikir suprarasional akan menghasilkan karya-karya besar yang bermanfaat untuk orang banyak. Sehingga, orang yang berpikir supra rasional ini bisa makmur dan sejahtera. Bahkan, kemakmuran dan kesejahteraan itu tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk orang di sekitarnya,” ungkap Tokoh Perubahan Republika 2013 ini.

Bagi Dr. dr. Anang S Otolua selaku ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Banggai, kehadiran Pak Ridwan diharapkan dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat Banggai.  Ia menilai bahwa pelatihan supra rasional ini sangat tepat disajikan kepada guru-guru yang menjadi elemen penting dari ekosistem pendidikan suatu bangsa.

“Jadi, kegiatan ini adalah sebuah proses. Saya mewakili pengurus berharap, ada kesadaran yang timbul dari para guru untuk membawa revolusi yang hakiki bagi dunia pendidikan,” ungkap Anang kepada bogorplus.com dalam keterangannya.

Tanggapan serupa juga diungkapkan Bapak Hamsagoi selaku peserta pelatihan. Ia sangat antusias dan bersyukur dapat mengikuti pelatihan ini. “Suprarasional adalah solusi untuk setiap permasalahan. Berkeinginan memiliki rezeki dan mampu menyelesaikan masalah  adalah sebuah cita-cita. Keduanya dapat diwujudkan asal kita hendak mengubah cara berpikir kita,” imbuhnya.

Read more...