Menu
RSS
Top Banner Nasional

Ratusan Mahasiswa & Guru di Tasikmalaya Mengikuti Seminar Motivasi Supra Rasional

BogorPlus.com - Tasikmalaya, Dahsyatnya efek seminar konsep pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan  berfikir Supra Rasional kini semakin meluas. Akibat  keingintahuan masyarakat tentang konsep tersebut tidak tanggung-tanggung salah satu perguruan tinggi di Tasikmalaya yaitu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi menghadirkan lebih dari 500 peserta yang terdiri dari Mahasiswa dan guru hadir dalam kegiatan tersebut.

Panitia langsung menghadirkan Raden Ridwan Hasan Saputra (Pendiri Klinik Pendidikan MIPA) sebagai narasumber.

Tema yang digagas adalah "Mengenal Pola Pikir Matematis Naturalis dan Supra Rasional" Kegiatan dimulai pukul 08.00-15.00 WIB, rangkaian seminar di awali dengan upacara pembukaan hingga sesi materi inti.

Turut serta dalam seminar ini, Ibu Ipah Muzdalipah, M.Pd. Ketua Jurusan Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Siliwangi.

Ketua Pelaksana Seminar, Bapak Dedi Nurjamil mengungkapkan, "kami sangat berterimakasih atas hadirnya Pak Ridwan dan Materi seminarnya. Dari hal tersebut terlihat antusias peserta sangat tinggi, semua menyambut postif", ungkapnya.

"Harapan kami kedepannya setelah memperlajari ilmu ini, dapat disambung dengan program lanjutan yang bertujuan mengembangkan kampung matematika bersama KPM di Tasikmalaya", sambungya.

Hal serupa disampaikan oleh salah satu peserta Bapak Ade Hidayat guru Matematika SMP Al Muttaqien Tasikmalaya, " sosok Ridwan HS sangat kami tunggu kehadirannya, dengan segudang pengalaman sebagai pelatih Olimpiade Matematika Internasional, beliau juga seorang motivator yang luar biasa,

Ridwan HS berhasil menggabungkan konsep MNR dan Supra Rasional dalam pemecahan kehidupan sehari-hari. Dari konsep itulah kami sangat merasakan perubahan dalam diri kami sebagai seorang guru", tutupnya.

Read more...

Lagi! Klinik Pendidikan MIPA kedatangan puluhan Siswa/i dari Makassar

 

Bogorplus.com – Bogor, tepatnya di desa laladon Kab. Bogor semakin sering kedatangan tamu-tamu kunjungan dari berbagai daerah  seperti Serang, Kalimantan hingga Makassar dan kota-kota lainnya, yang terdiri dari berbagai kalangan dan usia mulai dari siswa Sekolah Dasar (SD) hingga  bapak/ibu guru yang kedatangannya bertujuan untuk mengikuti kegiatan wisata edukasi matematika program edukatif dari Klinik Pendidikan MIPA (KPM)Bogor.

Kali ini rombongan datang dari kota Makassar, jika sebelumnya SDI Athiraah Makassar sudah lebih dahulu berkunjung beberapa waktu lalu, kali ini giliran SD Pertiwi Adiwiyata yang berkunjung.

Tepat pada Jumat, 4 November 2016, 52 siswa dan 7 guru pendamping dari SD Pertiwi Adiwiyata Makassar berkunjung ke Bogor untuk mengikuti kegiatan Wisata Edukasi Matematika. Siswa/i SD Pertiwi Makassar ini  memilih paket wisata 2 temoat/pos yaitu belajar ekplorasi matematika di Kantor Pusat Klinik Pendidikan MIPA dan juga Toko Matematika.

Disetiap posnya siswa/I ini mendapatkan materi eksplorasi yang berbeda tetapi tetap dengan konsep pembelajaran matematika yang menyenangkan, seperti  bermain permainan matematika antara lain Permainan NARA Games, Maze, Tic Tac Toe 9 dan lainnya.

Kegiatan wisata edukasi berlangsung selama kurang lebih 3 jam dan diakhiri dengan pembagian sertifikat bagi setiap peserta/siswa.

Read more...

Indonesia Kirim Siswa Terbaik dalam Lomba Matematika di Thailand

Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA Raden Ridwan Hasan Saputra (kanan) mendampingi siswa-siswi yang akan mengikuti  kejuaraan Kompetisi Matematika Challenge For Future Mathematicians (CFM) tingkat Internasional, Jumat (28/10/2016).Photo : KPMBerita Bogor (bogorplus.com),-

Indonesia, yang diwakili oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) mendelegasikan puluhan siswa terbaiknya yang berasal dari berbagai daerah untuk mengikuti kejuaraan Kompetisi Matematika Internasional Challenge for Future Matematicians (CFM) di Thailand, Jumat (28/10/2016).

Lomba matematika ini rutin dilaksanakan setiap tahun dan diikuti oleh 5 negara diantaranya, Indonesia, Malaysia, Filipina, China, dan Thailand yang tahun ini sebagai tuan rumah. Acara lomba tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 28 sampai 31 Oktober 2016. Adapun tahun sebelumnya, lomba bergengsi ini diselenggarakan di Filipina. Para siswa berlomba memperebutkan medali emas, perak, perunggu dan merit.

“Jumlah peserta tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya, ada 24 siswa dari Indonesia yang siap bertanding di Thailand” ungkap Arief Kurniawan selaku ketua Pelatihan dan Lomba KPM kepada bogorplus.

Informasi yang dihimpun bogorplus, tahun lalu Indonesia memberangkatkan 20 siswa, sedangkan tahun ini berjumlah 24 peserta. Kompetisi ini terbagi menjadi 3 tingkatan, yaitu Middle Primary (MP), Upper Primary (UP) dan Junior (JU). Indonesia mengirimkan satu tim di MP dan tiga tim di UP serta dua tim di JU. Kompetisi ini juga mempertandingkan Individu Contest, Team Contest dan Puzzle.

Adapun Team Leader kontingen Indonesia langsung dibawah Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA, yaitu Ir. R Ridwan Hasan Saputra, M.Si sedangkan Deputy Leadernya yaitu: Anis Kurniasi, S.P, Ryky Tunggal Saputra Aji,  Erry Krisna Ningrum, S.Pd, dan Andriana Hasan S.Kom

Seminggu sebelum keberangkatan, peserta melaksanakan karantina di Griya Dharma Wulan (GDW) Sentul, peserta dibina dan dilatih oleh tim KPM agar lebih siap dan matang pada saat perlombaan.

 “Kami sangat yakin dengan kompetisi ini, siswa yang ikut dan dibina oleh KPM dapat menyelesaikan perlombaan ini dengan baik,” pungkasnya. (bogorplus)

Read more...