Menu
RSS
Top Banner Nasional

Kesuksesan di IMSO adalah Kesuksesan Guru Sekolah dan Guru Bimbel di Daerah

Bogorplus.com-Tangerang, Banten. -- Tim Olimpiade Klinik Pendidikan MIPA (KPM), yang berjumlah 15 orang, pada hari Jumat (24/11/2017) telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Dengan membawa perolehan hasil yang membanggakan pada ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2017, di Singapura.

Ucapan selamat dan rasa bangga turut mewarnai pada saat acara penyambutan. Namun dari perolehan tersebut, lantas tidak serta-merta membuat tim KPM menjadi jumawa.

Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra menilai, "Kami menyadari di balik kesuksesan itu tidak semata-mata karena keberhasilan KPM saja, tetapi juga karena guru-guru di sekolah yang telah membina anak-anak, dan juga guru les bimbingan belajar di daerah masing-masing, dimana pelajar tersebut dilatih dan menerima ilmu,” demikian penuturan (Pak Ridwan) dalam sambutannya.

Baca juga: 

Tim Olimpiade Klinik Pendidikan MIPA Raih Hasil Membanggakan di IMSO 2017

Kisah Inspiratif Motivator Supra Rasional dalam Membawa Tim KPM Sukses di IMSO 2017

Selamat, Inilah Daftar Jawara IMSO 2017 Tim Klinik Pendidikan MIPA

Pasca mengikuti prosesi penyambutan tim IMSO dari Singapura, Ridwan HS menyampaikan pesannya, “Saya berharap tali silaturahmi ini tetap terjaga karena kita semua bekerja untuk kepentingan bangsa Indonesia. Hakikatnya, momen-momen ini tidak boleh ada yang merasa dirinya paling berjasa dan hebat. Karena faktanya, pada saat kompetisi ditingkat nasional pun pelajar yang memeroleh medali emas, perak dan perunggu, merupakan hasil jasa-jasa guru di sekolah, guru les dan orangtuanya,” terangnya.

Diakhir keterangannya, pria yang kerap menjadi motivator cara berpikir supra rasional mengucapkan terima kasih kepada semua guru yang telah berjasa, sehingga murid-murid yang saat ini sedang menempuh pendidikan di KPM dapat berhasil dalam berbagai kegiatan. Semoga Allah SWT memberikan balasan pahala kebaikan yang terbaik kepada Bapak/Ibu,” pungkasnya.

 

Read more...

Kisah Inspiratif Motivator Supra Rasional dalam Membawa Tim KPM Sukses di IMSO 2017

Foto: Motivator Cara Berpikir Supra Rasional, Raden Ridwan Hasan Saputra

Bogorplus.com-Singapura. -- Kegigihan dan semangat yang kuat dari sosok Raden Ridwan Hasan Saputra melalui cara berpikir supra rasional, menuai hasil yang membanggakan. Ia berhasil membawa tim Klinik Pendidikan MIPA (lembaga binaannya) meraih 5 perak dan 3 perunggu dalam ajang bergengsi dunia, International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) yang diselenggarakan pada tanggal 20 November - 24 November 2017 di Singapura.

Berbagai rintangan dan ujian selama 16 tahun lembaga tersebut berdiri, disikapi dengan pikiran terbuka dan jiwa yang ikhlas. Apalagi pada tahun 2016, Klinik Pendidikan MIPA dipercaya menggelar kompetisi serupa di Kota Tangerang, Indonesia, yang dibuka Presiden RI Joko Widowo.


Foto: Raden Ridwan Hasan Saputra menyambut Presiden Republika Indonesia, Bapak Joko Widodo. pada ajang IMSO 2016, Indonesia

Pak Ridwan (sapaan-akrabnya), pada tahun ini kembali mendapat kepercayaan untuk mengirimkan siswa/siswi terbaik binaannya. Dengan hanya bermodalkan waktu pembinaan selama 13 hari dan fasilitas sederhana, bukan menjadi halangan bagi Pak Ridwan untuk terus berbagi ilmu dan memoles kemampuan pelajar Indonesia dalam menghadapi IMSO 2017.

Dalam kesempatan wawancara, Ridwan HS bercerita tentang latar belakang tim binaannya. “Terus terang beberapa pelajar ini merupakan hasil seleksi yang dibuat KPM dari kelas khusus dan Juara Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR),” ujarnya.

Baca juga: 

Tim Olimpiade Klinik Pendidikan MIPA Raih Hasil Membanggakan di IMSO 2017

Selamat, Inilah Daftar Jawara IMSO 2017 Tim Klinik Pendidikan MIPA

Kesuksesan di IMSO adalah Kesuksesan Guru Sekolah dan Guru Bimbel di Daerah

Bahkan, sambungnya, “Dari pelajar tersebut ada yang tidak lolos OSN dan gagal mengikuti seleksi IMSO melalui jalur pemerintah. Namun nyatanya, setelah kami bina,  banyak di antara mereka memiliki kesempatan untuk meraih cita-cita dan pengalaman berharga dalam ajang tersebut,” terangnya.

"Jika tujuan kita adalah Allah maka hal-hal yang tidak mungkin bisa jadi mungkin. Selama ini tujuan orang lomba adalah mendapatkan medali, padahal medali tersebut belum tentu diraih sesuai keinginan. Buat saya KPM bisa mengikutkan para siswanya ikut IMSO saja merupakan sebuah anugerah besar dari Allah dan ini sebagai bukti hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, karena tidak semua lembaga swasta bisa ikut IMSO," ujar ketua pelaksana IMSO tahun 2016.

Peraih anugerah Tokoh Perubahan Republika 2013 ini berharap pada tahun depan akan semakin banyak pelajar binaannya untuk mendapatkan kesempatan tampil pada IMSO tahun 2018, tentunya melalui tahapan seleksi yang dibuat KPM, salah satunya, Olimpiade Matematika dan Sains Indonesia (OMSI).

“Inilah sumbangsih lembaga KPM untuk negeri ini dalam menyiapkan ‘bahtera’ di bidang pendidikan, karena bisa jadi suatu saat nanti, ada kemungkinan pemerintah akan mengurangi dana untuk lomba-lomba keluar negeri dan memfokuskan ke bidang lain. Oleh karena itu, mungkin lembaga seperti KPM yang akan tetap mengharumkan nama bangsa di bidang pendidikan lewat pembinaan terhadap anak-anak berbakat di bidang matematika dan sains." tutupnya.

Sumber: Litbang KPM

Read more...

Selamat, Inilah Daftar Jawara IMSO 2017 Tim Klinik Pendidikan MIPA

Bogorplus.com-Singapura. -- Ajang bergengsi International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2017 jenjang Sekolah Dasar (SD) telah usai. Banyak cerita dan prestasi yang diukir dalam event tahunan tersebut.

Menurut team leader tim Klinik Pendidikan MIPA, Raden Ridwan Hasan Saputra,  “Alhamdulillah puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena tim KPM pada tahun ini berhasil meraih 3 perak dan 2 perunggu untuk bidang matematika. Sedangkan untuk bidang IPA mendapatkan 2 perak dan 1 perunggu.  Disamping hasil yang membanggakan, tentu juga ada sejumlah kekurangan yang harus diperbaiki untuk meraih hasil yang lebih baik lagi pada event selanjutnya. Yang terpenting adalah kemampuan tim semakin terasah bakatnya dan menambah kepercayaan diri untuk berkompetisi di kancah Internasional.” ujar Ridwan HS.

Baca juga: 

Tim Olimpiade Klinik Pendidikan MIPA Raih Hasil Membanggakan di IMSO 2017

Kisah Inspiratif Motivator Supra Rasional dalam Membawa Tim KPM Sukses di IMSO 2017

Kesuksesan di IMSO adalah Kesuksesan Guru Sekolah dan Guru Bimbel di Daerah

Salah satu peserta, Amara Khairunnisa Dinata, turut bangga dan bersyukur atas hasil yang dicapainya, “Ini pertama kalinya saya ke Singapura. Alhamdulillah setelah melalui perjuangan yang berat, akhirnya saya dapat medali perak (matematika). Selain itu, walaupun soalnya sulit-sulit, banyak yang seru apalagi soal geometri,” ujar pelajar SD Pertiwi Bogor ini.

Hal senanda diungkapkan Andias Alfitra Santoso, pelajar asal SDI Al Azhar 15 Pamulang, Tangerang Selatan, mengaku senang dan bersyukur. “Karena IMSO tahun 2016 saya tidak mendapatkan medali, tetapi setelah banyak melakukan ibadah dan belajar yang sungguh-sungguh, Alhamdulillah saya pun mendapatkan medali perak (sains),” ungkap Andias yang telah mendalami sains sejak kelas 4 SD.

Saat ditanya, bagaimana tips dan trik yang sudah dilakukan untuk meraih prestasi tersebut. Maka keduanya pun angkat suara kepada tim bogorplus.com. “Kami melaksanakan apa yang telah diajarkan KPM (Pak Ridwan) tentang cara berpikir supra rasional. Yang terpenting adalah banyak berdoa dan berusaha. Banyak berusaha merupakan bagian dari merencanakan kesusahan. Jika sudah menjalani aktivitas keduanya, maka rezeki tak terduga akan kita dapatkan,” ujarnya penuh semangat.

Berikut daftar pemenang IMSO 2017 di Singapura.

Medali Perak (Matematika)

Nisrina Fathiyya Nugraha, SDIT Nurul Fikri Depok (Kiri)

Muhammad Ilham Alfarisi, SDIT Ummul Quro Bogor (Kanan)

Amara Khairunnisa Dinata, SD Pertiwi Bogor (Tengah)

 

Medali Perunggu (Matematika)

Aldyto Rafif Abhinaya, SDIT Luqman Al Hakim Surabaya (Kiri)

Jafferson Evans Manadi, SDK 6 Penabur Kelapa Gading Jakarta (Kanan)

 

Medali Perak (Sains)

Andias Alfitra Santoso, SDI Al Azhar 15 Pamulang, Tangerang Selatan (Kiri)

Danish Muhammad Putra Amiftama, SDN Rawamangun 12 Jakarta (Kanan)

 

Medali Perunggu (Sains)

Aneva Shalen Kaloko (SDN Menteng 01 Jakarta)

Sumber: Litbang KPM

Read more...