Menu
RSS
Banner Top Pendidikan

Resensi Buku Strategi Sukses Olimpiade (SSO) Sains

 

Judul             : Strategi Sukses Olimpiade Sains

Penulis          : Tim Sains KPM

Editor            : Tim Sains KPM

Penerbit         : Klinik Pendidikan Mipa

Cetakan         : Cetakan I, Mei 2018

Tebal              : 207 Halaman

Ukuran           : 17 cm x 24,5 cm

Buku Strategi Sukses Olimpiade Sains (SSO) karya Tim IPA KPM ini hadir untuk menjawab sekelumit  persoalan yang sering dihadapi siswa sekolah dalam menjawab pertanyaan seputar olimpiade IPA pada ajang nasional dan internasional. Keseluruhan tipe soal-soalnya tergolong ke dalam Higher Order Thinking Skills (HOTS). Namun karena dikemas dengan menggunakan metode SNR, dan bahasa yang mudah dipahami yang telah disesuaikan dengan kemampuan pemahaman siswa sekolah dalam menjawab soal-soal, harapannya memudahkan siswa dalam menyelesaikan soal-soal HOTS. Selain itu, dengan tata letak yang baik dan dikemas dengan tampilan yang menarik membuat siswa tidak bosan membacanya.

Buku setebal 207 halaman ini, selain unggul dalam soal HOTS-nya, juga unggul dengan penerapan metode Sains Nalaria Realistik-nya (SNR). Dengan adanya penerapan metode SNR ini memberikan nuansa yang berbeda terhadap buku SSO karya Tim IPA KPM ini dengan buku serupa lainya yang beredar di pasaran. Ciri khas SNR KPM yaitu menekankan penggunaan penalaran dalam memahami konsep IPA, meningkatkan daya nalar pada masalah nyata, serta keterampilan pemahaman konsep dan penalaran komunikasi khususnya dalam materi IPA. Selain itu, pemahaman lanjut tentang pemecahan masalah soal yang lebih membutuhkan daya nalar dikemas dan dijawab secara runut sehingga siswa mudah memahaminya. Penalaran sangat penting bagi kehidupan kita karena penalaran yang baik dapat membantu untuk menganalisis masalah dalam kehidupan dengan lebih baik.

Buku yang terbit pada Mei 2018 ini terdiri dari 10 topik populer sains olimpiade yang dikupas tuntas di dalamnya. Setiap topik tersusun berdasarkan tahapan metode SNR, yaitu soal pemahaman konsep, penalaran dan komunikasi dan pemecahan masalah. Di bagian akhir dari setiap topik yang dibahas dalam buku ini ,diselingi dengan informasi sains terkini yang akan menambah wawasan pembacanya. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan rekapitulasi soal-soal lomba yang bertaraf nasional,  seperti KSM dan berisi soal-soal lomba yang pernah melakukan kerjasama dengan KPM dan lomba yang dilaksanakan sendiri oleh KPM,  yakni Olimpiade Matematika dan Sains Indonesia (OMSI). Tentunya buku ini sudah dilengkapi solusi dari setiap topik sehingga makin dicari oleh siswa-siswa sekolah yang akan mengikuti olimpiade di kancah nasional dan Internasional.

Tidak hanya itu, buku SSO ini juga cocok bagi pembaca umum untuk dijadikan sumber bacaan karena dapat menjawab permasalahan IPA yang tidak jauh dari kejadian yang sering dialami dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan dan wawasan pembaca akan bertambah dan ‘peka’ dengan fenomena IPA yang terjadi di sekitarnya. Sehingga, buku SSO IPA ini tidak hanya dikhususkan sebagai rujukan dan sebagai sumber acuan para siswa untuk memahami soal-soal olimpiade IPA, namun juga dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Sumber: Febie Leona Tiffany - Litbang KPM

Read more...

Mendalami Suprarasional, Alumni KPM Raih Beasiswa Penuh Kuliah di Singapura

Bogorplus.com. –  Kabar membanggakan datang dari Ryo Chandra Putra Armanda, anak ketiga dari tiga bersaudara ini adalah satu di antara sekian banyak alumni Klinik Pendidikan MIPA (KPM) yang telah dinyatakan lolos seleksi beasiswa untuk melanjutkan kuliah di luar negeri (Singapura). Ryo, begitu ia biasa disapa, mendapatkan beasiswa penuh dari DR. Goh Keng Swee Scholarship untuk melanjutkan studi ke jenjang S1 bidang Computer Science yang menjadi pilihannya.

Perjalanan Ryo untuk mendapatkan beasiswa tersebut memang penuh perjuangan dan layak untuk diapresiasi. Saat diwawancara, Ryo berbagi pengalamannya secara eksklusif kepada tim bogorplus.com.

Capaian yang diraih Ryo memang tak mudah. Ia mengakui bahwa perjuangan yang dirasakan memang tak terlepas dari tempaan hidup ketika menempuh pendidikan di Klinik Pendidikan MIPA (KPM) binaan Raden Ridwan Hasan Saputra.

Foto: Ryo bersama Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra

Belajar Selama 6 Tahun, Bekasi-Bogor (PP)

Mengawali pendidikan di KPM sejak tahun 2009-2015 memang tak mudah bagi Ryo. Naik turunnya motivasi belajar telah ia rasakan. Namun, hal tersebut tak membuat Ryo gentar hingga akhirnya tetap konsisten datang ke Bogor meskipun harus melakoni perjalanan tak singkat. Jalanan macet, cuaca panas, dan hujan merupakan kesusahan yang biasa ia hadapi bersama kedua orangtuanya. Belum lagi ketika harus belajar hingga larut malam (mengikuti kelas istimewa) bersama Pak Ridwan, maka tak jarang, pulang tengah malam pun selalu jadi pilihan Ryo.

Tak cukup sampai pulang tengah malam, Ryo pun masih harus mengikuti proses ujian (eliminasi) yang digelar setiap bulannya dan merasakan naik-turun level saat belajar. Kendati harus bersusah-susah, bukan menjadi alasan untuk mengeluh dan berhenti belajar. Justru sebaliknya, berkat dukungan orang tua dan sekolah, Ryo tetap melanjutkan pendidikan bersama KPM sampai dengan menjadi Alumni. Nah, Sahabat yang budiman, Jika menelaah dari kisah diatas, tersisip makna yang terkandung untuk jadi bahan renungan kita bersama. Pertama, asam garam yang dialami Ryo membuktikan bahwa perjuangan tidak akan mengkhianati hasil. Disamping itu, peran orang tua dan lingkungan sekitar menjadi faktor kunci atas keberhasilan seorang anak dalam menggapai prestasi.

Kedua, secara kelembagaan, KPM tak hanya mengajarkan tentang matematika saja. “Jauh lebih penting daripada sekedar belajar matematika, KPM juga mengajarkan bagaimana menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari sehingga hal tersebut menjadi pelengkap pengalaman saya secara fisik dan mental untuk berani melangkah lebih maju di masa depan,” kata Ryo yang merupakan peraih medali emas dan peserta terbaik di ajang KMNR ke-11 tahun 2016.

Menapaki “Panggung” Universitas

Perjuangan Ryo menuju panggung universitas dimulai saat mengenyam pendidikan di SMA Negeri 8 Jakarta. Pada akhirnya, anak dari pasangan Rudy Armanda dan Henny Suryani lulus dengan meraih peringkat pertama di sekolahnya. Setelah itu, lika-liku pun turut menghiasi perjuangan Ryo dalam meraih kesempatan masuk perguruan tinggi yang diinginkan. Ryo mencoba peruntungan dengan mendaftar di National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU). Beberapa hari setelah pelaksanaan tes, rupanya keberkahan mulai menghampiri Ryo. Ia menerima surat elektronik bahwa dirinya dinyatakan lulus di NTU dan NUS. Tak hanya lulus, Ryo juga mendapat Tuition Grant, artinya biaya perkuliahan hanya ditanggung 50% dan sisanya lagi merupakan subsidi dari pemerintah Singapura. Ryo juga menambahkan, tidak semua yang lulus mendapatkan Tuition Grant.

Foto: Ryo dan kedua orang tuanya

Perjalanan kisah perjuangan Ryo yang meraih beasiswa ternyata masih terus berlanjut. Kini ia mendapat kesempatan untuk meraih beasiswa penuh yang berasal dari Asosiasi Perbankan di Singapura dengan nama Dr. Goh Keng Swee Scholarship. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan di empat perguruan tinggi ternama di Singapura, seperti: NUS, NTU, SMU, dan SUTD.

Untuk meraih beasiswa Dr. Goh Keng Swee Scholarship  memang tak mudah. Pasalnya, Ryo harus bersaing dengan peserta dari 15 negara di Asia Pasifik, termasuk Tiongkok, Jepang, Korea dan negara lainnya. Terlebih, beasiswa ini hanya disediakan untuk 4 orang. Sudah dipastikan, atmosfer seleksi sangat ketat hampir terasa disetiap sudut lokasi tes. “Tahap pertama adalah seleksi nilai akademis dan raihan prestasi non akademis serta leadership. Pada tes ini Ryo mengakui kerja keras menuntut ilmu di KPM dan raihan prestasi lomba-lomba yang diikuti sangat berguna untuk menjadi pertimbangan di seleksi pertama ini,” ujar alumnus SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama dan SMPN 115 Jakarta. setelah itu, dilanjutkan seleksi tahap kedua. “Pada tahap ini saya mengikuti personality test yang dilakukan secara online,” imbuh Ryo. Sampai pada akhirnya, Ryo pun diundang untuk mengikuti interview langsung di Singapura. Saat proses interview, Ryo pun merasa kurang percaya diri melihat peserta dari negara lain. namun, semangat tekad yang tinggi tak membuat Ryo gencar. Justru, ia menghadapi dengan baik semua rangkaian tesnya.

Beberapa hari kemudian usaha Ryo pun akhirnya membuahkan hasil. Tepatnya tiga hari setelah tes, Ryo hendak berbuka puasa (bulan Ramadan),  seketika itu ia ingin mengecek surat elektronik dan ternyata ada informasi yang tak terduga dari lembaga Dr. Goh Keng Swee. “Alhamdulillah Ya Allah ini mungkin berkah Ramadan buat saya,” ujar Ryo. Rupanya, pekikan Ryo dan rasa penasaran Ryo terjawab sudah melalui surat elektronik dan dinyatakan berhak meraih beasiswa dari Dr. Goh Keng Swee Scholarship. Luapan rasa syukur pun dan haru tak terbendung dari ekspresi Ryo bersama keluarga yang pada saat itu tengah berkumpul.

Setelah dinyatakan lulus, berbagai ucapan selamat dan doa pun mengalir dari SMAN 8 Jakarta, dimana tempat Ryo mengenyam pendidikan, serta keluarga dan kedua orang tua yang telah membesarkan Ryo hingga saat ini. “Kami sebagai orang tua merasa bersyukur dan bangga dengan rezeki yang diterima anak kami karena Ryo berhasil melanjutkan pendidikan di tempat yang telah diimpikannya,” ujar Pak Rudy, Ayahanda Ryo.

Hal senada juga diungkapkan Ibunda Ryo, Henny Suryani. Sang Ibunda berpesan agar Ryo tetap menjadi pribadi yang taat beribadah agar selalu diberikan keberkahan selama hidup. Harapannya dapat membawa nama baik Indonesia. “Saya berharap semoga kuliahnya lancar dengan meraih prestasi yang membanggakan sehingga ketika lulus, ilmunya dapat diterapkan di tanah air."

Tabungan Jiwa (Pahala) Lebih Baik daripada Harta

Dalam istilah suprarasional, ada istilah tabungan jiwa. Pengalaman Ryo dalam menapaki dunia universitas merupakan cerminan konsistensi dalam merencanakan kesusahan dengan mengikuti pendidikan di KPM. Jarak yang jauh dari rumah dan waktu belajar hingga malam hari membuatnya menjadi sosok pelajar yang tangguh dalam menghadapi ujian.

Ryo Chandra Putra Armanda telah membuktikan bahwa hasil perjuangan yang telah  dilakukan bersama orang tuanya dalam koridor kebaikan. Maka, pahala kebaikan yang telah dikumpulkan tersebut dapat dikonversi sesuai kebutuhan yang pada saat itu diperlukan.

Menarik jika kita menyimak pesan Raden Ridwan Hasan Saputra dalam buku Suprarasional. “Uang hanya bisa digunakan untuk mendapatkan sesuatu yang bersifat materi. Sementara pahala bisa digunakan untuk mendapatkan materi dan non-materi Jadi, kejarlah pahala untuk kebahagiaan hidup kita.

Tim Media

Read more...

Kini Giliran “Kota Soto” Mencicipi Gurihnya Lomba Matematika & IPA Nalaria Realistik

Bogorplus.com, Lamongan. Lomba Matematika & IPA Nalaria Realistik (L-MIPA NR) rayon Lamongan mendapat sambutan yang cukup antusias, babak penyisihan yang dilangsungkan hari minggu (05/03/2017) diikuti sekitar 1315 peserta dari tingkat SD sampai SMP. Lomba yang bertempat di SDN Sukorejo 2, MIUS, MI SUNDRA dan SMAN 4 Lamongan diikuti kurang lebih 10 sekolah yang mengirimkan delegasi terbaiknya.

Setelah menempuh babak penyisihan sejumlah 243 siswa-siswi lolos ke babak final yang dilangsungkan hari Minggu (28/03/2017). Para peserta mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 8 SMP berkompetisi mendapatkan penghargaan juara 1, juara 2, juara 3, harapan 1 dan harapan 2.

Orangtua, peserta dan guru pendamping tampak sangat antusias. setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya pengumuman pemenang disampaikan oleh panitia. Sejumlah sekolah melalui perwakilan siswanya berhasil mendapatkan penghargaan.

Pada saat pelaksanaan lomba, Klinik Pendidikan MIPA bekesempatan memberikan gambaran tentang kegiatan KPM. Sehingga dapat menambah ilmu pengetahuan bagi orang tua dan guru.

“Meski lomba ini telah selesai, semangat untuk terus memperbaiki dan meraih hasil yang lebih baik harus tetap terjaga. Hal ini tercermin dari antusias orang tua dan guru pendamping yang menginginkan adanya kelanjutan dari lomba ini. Semoga segera berdiri KPM di Lamongan”, ujar ketua panitia.

Panitia mengucapkan selamat kepada selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta, sekolah dan orang tua karena sudah memberikan kepercayaan dan mendukung acara ini.

 

 

Sumber: Humas KPM

Read more...