Menu
RSS
Banner Top Pendidikan

Empat Siswa KPM Ikuti Primary Mathematics World Contest di Hong Kong

Tim Indonesia untuk Primary Mathematics World Contest 2016. Tim Indonesia untuk Primary Mathematics World Contest 2016.

Bogorplus.com - Hong Kong - Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali mengirimkan siswa-siswinya untuk mengikuti olimpiade matematika tingkat internasional. Kali ini, KPM mengirimkan empat siswa kelas 6 SD untuk mengikuti Primary Mathematics World Contest (PMWC) di Hong Kong.

PMWC merupakan kontes matematika khusus untuk siswa-siswi kelas 6 SD yang diselenggarakan Po Leung Kuk Organization. Kontes ini terbagi menjadi dua kategori, untuk tim dan individu. Setiap tim terdiri dari empat anak. KPM mengirimkan M. Arief Wibisono, M. Nadhief, Fauzan Ibrahim Zakaria, dan Shielda Kamilia Hidayat sebagai perwakilan tim Indonesia. Mereka didampingi oleh Sariyanto dan Pipin Sapinah.

 Kontes ini biasa diikuti oleh beberapa negara dari belahan dunia. Di tahun ini PMWC diikuti oleh 40 tim yang berasal dari 15 negara, yakni Hong Kong, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Australia, Bulgaria, Filipina, Indonesia, Makau, Malaysia, Mongolia, Singapura, Taiwan, Thailand, Tiongkok, dan Vietnam.

Tim Bogorplus.com berhasil mengubungi salah satu pendamping, Pipin Sapinah, untuk menggali informasi seputar kegiatan peserta selama mengikuti PMWC. Pipin mengatakan, di hari pertama kedatangan, semua peserta diminta untuk istirahat dan mempersiapkan diri untuk kegiatan keesokan harinya. Seluruh peserta menginap di Hotel Panda, 3 Tsuen Wah Street, Tsuen Wan, Hong Kong.

“Keesokan harinya, seluruh peserta dan pendamping melakukan kunjungan wisata ke The Peak, salah satu destinasi andalan di Hong Kong. Disana mereka dapat melihat Hong Kong secara keseluruhan dari tempat yang tinggi. Setelah itu mereka melanjutkan wisata dengan berbelanja cinderamata di Stanley Market & Murray House,” ujar Pipin.

Pipin melanjutkan, setelah bersiwata, keesokan hari para peserta menjalani kontes matematika di Po Leung Kuk Grandmont Primary School. Tes pertama yang dilakukan untuk kategori kelompok, kemudian setelah break, dilanjutkan dengan tes individu. Seusai kontes, para peserta kembali ke hotel untuk persiapan acara pemberian penghargaan yang dilakukan bersamaan dengan makan malam. Keempat siswa KPM belum berhasil mendapatkan penghargaan dalam ajang PMWC 2016. Namun dalam kesempatan itu mereka mampu menampilkan tarian tradisional Indonesia untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada seluruh negara peserta. Esoknya, para peserta diberikan hiburan dengan melakukan wisata ke Ocean Park Hong Kong. Disana mereka menikmati wahana permainan yang tersedia.

Meskipun tim Indonesia untuk PMWC 2016 belum berhasil membawa medali untuk negara ini, namun perjuangan mereka patut mendapatkan apresiasi karena mereka merupakan anak-anak terpilih yang dipercaya untuk mengharumkan bangsa ini dengan prestasi.

Humas KPM

back to top