Menu
RSS
Banner Top Pendidikan

Tim Indonesia Berbagi Pengalaman Selama Mengikuti TIMC 2016

Tim Indonesia dalam Thailand International Mathematics Competition Tim Indonesia dalam Thailand International Mathematics Competition

Bogorplus.com – Chiang Mai, Thailand – Berbagai kisah seru mewarnai perjalanan tim Indonesia dalam Thailand International Mathematics Competition (TIMC) 2016 yang berlangsung di Chiang Mai, Thailand. Tak hanya berkompetisi, tim Indonesia juga mendapatkan pengalaman bertukar budaya dengan 28 negara lain yang turut dalam kompetisi tersebut.

 Tim Indonesia tiba di Chiang Mai, Thailand pada pukul 00.00 waktu setempat dengan pesawat Bangkok Airways. Sebelumnya mereka transit di Malaysia dan menunggu sekitar 1 jam untuk terbang ke Suvarnabhumi, kemudian menunggu lagi sekitar 5 jam untuk terbang ke Chiang Mai. Setibanya di bandara Chiang Mai, mereka disambut dan diberi boneka gajah oleh panitia TIMC 2016. Tim Indonesia diantar ke hotel Grand Puchome untuk beristirahat dan bersiap untuk kegiatan esok hari.

Keesokan harinya, seluruh peserta mengikuti kegiatan Opening Ceremony TIMC 2016 pukul 13.00 hingga pukul 17.00 waktu setempat. Dalam acara tersebut banyak ditampilkan kebudayaan tradisional Thailand, seperti tari-tarian. Menteri Pendidikan Thailand juga memberikan sambutan dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta.

“Setelah acara Opening Ceremony, kami pergi makan malam dengan menu makanan tradisional Thailand. Makanannya enak-enak. Setelah makan, kami kembali ke hotel untuk beristirahat mempersipkan diri menghadapi kompetisi esok hari,” ujar Ubaidillah Ariq Prathama, salah satu siswa tingkat SMP.

Di hari berikutnya, seluruh peserta TIMC 2016 mengikuti kegiatan bermain puzzle dengan peserta dari negara lain. Selain itu ada permainan teka-teki  seperti rush hour, magic square, dan lainnya. Permainan tersebut sebagai pemanasan untuk mengikuti “puzzle challenge”.

“Puzzle Challege tahun ini menyelesaikan bentuk-bentuk yang terbuat dari Tangram,” ujar Kevin Jonathan Kusnomo, salah satu siswa tingkat SD.

Setelah berkegiatan “puzzle challenge”, tim Indonesia melakukan kunjungan ke Chiang Mai Zoo.  “Disana kami melihat gajah, singa, koala, juga panda. Selain itu kami juga menonton pertunjukkan hewan,” ujar Daffa Al Fathan Zaki siswa SDI Ar Raudhah BSD.

Hari yang ditunggu pun tiba, tepat di tanggal 17 Agustus yang bersamaan dengan HUT RI, seluruh peserta TIMC 2016 melaksanakan kompetisi matematika. “Setelah sarapan kami melakukan apel di ruang makan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hari Merdeka,” imbuh Daffa.

“Setelah apel, kami sholat Dhuha dan berdoa bersama,” Ubaidillah menambahkan.

Setiap peserta menjalani dua kompetisi, yakni Individual Competition dan Team Competition. Pada Individual Competition untuk jenjang SD, siswa mengerjakan 15 soal isian singkat dalam waktu 90 menit. Sedangkan siswa SMP mengerjakan 12 soal isian singkat dan 3 soal uraian dalam waktu 120 menit.

“Setelah kompetisi secara individu, kami melakukan kompetisi bersama tim. Kompetisinya dilaksanakan selama 70 menit. Pada 10 menit pertama digunakan untuk membagi soal yang harus dikerjakan oleh masing-masing anggota tim. Pada 35 menit berikutnya digunakan untuk mengerjakan soal nomor 1 sampai 8 yang harus diuraikan untuk nomor genap. Sedangkan 25 menit terakhir digunakan untuk mengerjakan 2 soal terakhir yang dikerjakan bersama-sama,” jelas Daffa.

Setelah berkompetisi tim Indonesia diajak ke pasar tradisional dan kembali ke hotel.

Sehari setelah berkompetisi, seluruh peserta berkunjung ke Lanna Wisdoms School. “Disana kami belajar membuat lampion dan batik khas Thailand,” kata Kevin.

Setelah berkunjung ke Lanna Wisdoms School, mereka mengunjungi Royal Rajapruek Park untuk menikmati pemandangan yang asri.

Di malam harinya mereka mengikuti acara Cultural Night. Dalam acara tersebut, tim Indonesia juga bertukar souvenir dengan peserta dari negara lain.

Souvenir yang kami dapatkan sangat banyak dan beragam, dari hanya sebuah kartu nama hingga rush hour game,” imbuh Ubaidillah.

  Esok harinya seluruh peserta TIMC 2016 menerima penghargan atas usaha yang mereka lakukan dalam kompetisi.

Baca : Kado Istimewa Tim Indonesia dalam TIMC 2016 untuk HUT RI ke-71 

                  “Saya banyak mendapat pengalaman baru dengan mengikuti kompetisi ini, apalagi ini pengalaman pertama saya keluar negeri. Selain menambah pengalaman, kompetisi ini mengajarkan agar saya selalu bersyukur dan berteman dengan siapa saja,” tutup Ubaidillah.

Humas KPM

 

 

 

 

back to top