Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Guru dan Anggota Kodim 0622/Kab. Sukabumi Mengikuti Pelatihan Pembelajaran Matematika Berhitung dengan Metode Kotak-kotak

 

BogorPlus.com - SUKABUMI, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menggelar pelatihan matematika untuk para Babinsa dan guru di wilayah Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi,  Jawa Barat pada 16 - 20 Januari 2017. Pelatihan ini diikuti 20 aparat Babinsa dan guru. Mereka adalah perwakilan dari sejumlah koramil dan sekolah di wilayah Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi,  Jawa Barat.

Menurut pendiri KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra, materi pelatihan "Matematika Para Babinsa" adalah matematika nalaria realistik yang fokus pada penggunaan metode kotak-kotak. Metode ini dinilai praktis yang membuat guru dan siswa mudah belajar matematika, khususnya dalam perhitungan matematika dasar, seperti membilang, tambah, kurang, kali, dan bagi.

Selain belajar metode kotak-kotak, para peserta juga diajarkan "Permainan Matematika Militer", "Permainan Matematika Bela Negara" dan "Permainan Nara".

Harmunadi sebagai Babinbakti Koramil 2209 Bengkong Kabupaten Sukabumi mengatakan, ”Perasaan saya pribadi sangat senang sekali mengikuti pelatihan ini, karena pembelajaran dengan metode seperti ini baru kami dapatkan, dan sepertinya bisa membuat anak-anak supaya lebih senang belajar berhitung matematika, selain itu, kenapa saya merasa senang juga karena bisa menerapkan metode baru ini di lingkungan rumah atau bahkan di lingkungan RT/RW”.

“Rencana kedepannya setelah mengikuti pelatihan ini, langkah pertama saya akan menerapkan dan mengajarkan metode kotak-kotak ini di ingkungan keluarga saya terlebih dahulu, dan mungkin selanjutnya bisa mencakup di semua kalangan dan lingkungan yang lebih luas lagi. “kata Harmunadi

Selain materi matematika yang sangat menarik yaitu belajar hitungan kotak kotak, dalam pelatihan ini, ada juga materi motivasi mengenai hubungan antara kita dengan kehidupan sehari-hari, salah satunya untuk berbuat ikhlas dan lebih meningkatkan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT. Saya sadar bahwa semua yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, harus selalu didasari dengan rasa ikhlas, kegiatan apapun dan apapun yang kita laksanakan semua dilandasi dengan hati yang ikhlas, “kata Harmunadi.

Rinrin Regina guru  SDN 2 Pelabuhan Ratu mengatakan, “Sangat senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini karena disamping ada pengalaman, menambah wawasan dan pembelajarannya sangat kreatif, metode kotak-kotak ini sangat unik sekali karena menurut saya cocok sekali untuk digunakan di sekolah dasar dan hal ini belum saya lakukan sebelumnya yaitu mengajar Matematika dengan menggunakan metode kotak-kotak. Dan kedepannya metode ini saya akan sampaikan ke pihak sekolah untuk bisa dimasukkan ke dalam metode pembelajaran Matematika khususnya materi perkalian,” kata Rinrin

“Saya sangat mendukung program Indonesia Ikhlas. Insyaa Allah saya akan mengembangkan ilmu ikhlas ini di lingkungan sekolah dan rumah, dengan cara  mengajak anak-anak yang tidak mampu untuk membayar les yang biasanya sudah ditarifkan, berubah sistem pembayarannya dengan  menggunakan metode pembayaran seikhlasnya dengan menggunakan keropak seperti hal nya KPM. “Tutup Rinrin.

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com