Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

KPM Gelar Pelatihan Guru MNR bayaran seikhlasnya

Sesi foto bersama Presiden Direktur KPM & Tim KPM

Bogorplus.com-Padepokan Amir Syahrudin-Bogor. Ada suasana berbeda di kantor Klinik Pendidikan MIPA (KPM). Jika biasanya anak-anak yang belajar, kali ini hadir 20 orang yang berasal dari berbagai daerah untuk mendalami ilmu Matematika Nalaria Realistik (MNR). Pelatihan MNR sendiri berlangsung selama 4 hari 3 malam, dari tanggal 12 sampai 15 September 2017 yang dihelat di kantor KPM Laladon-Bogor.

Ada kepala sekolah, guru, aktivis pendidikan, bahkan ibu rumah tangga yang bersemangat untuk belajar metodologi pembelajaran MNR.

Bu Azizah, aktivis pendidikan dari Sulawesi Selatan merasa senang bisa mengikuti Pelatihan MNR ini. "Jujur, saya punya trauma tentang matematika. Guru matematika saya dulu pernah bilang, 'Kamu itu bodoh'. Saya tak mau hal itu terjadi pada murid-murid saya. Oleh karena itu, motivasi terbesar saya ikut acara ini.untuk belajar menjadi guru yang sejati dan mendapatkan ilmu pengajaran matematika yang bermakna dan menyenangkan bagi anak-anak", ujar alumni Universitas Muslim Indonesia ini.

Foto: suasana pelatihan

Lain halnya dengan yang dirasakan Pak Budi Sanyoto, peserta Pelatihan MNR dari Kalimantan Selatan. "Saya sangat terkesan dengan sosok Pak Ridwan HS sebagai Pendiri KPM. Acara ini konsepnya unik dan tidak biasa. Peserta diperkenankan membayar seikhlasnya untuk bisa ikut acara pelatihan ini. Padahal konsep acara berlangsung dari pagi sampai malam. Peserta juga diharuskan menginap. Pikiran negatif saya, acara tak terkonsep baik dan pelayanan alakadarnya. Semua pikiran negatif saya terbantahkan. Faktanya, pelayanan dari panitia sangat baik. Acara pelatihan menghadirkan tim pelatih yang kompeten." ujar pria jebolan Jurusan Pendidikan Luar Biasa IKIP Bandung ini.

Pak Budi juga sangat terkesan dengan kehidupan di lingkungan KPM. Beliau terharu saat siswa-siswi yang belajar di KPM tiba-tiba menghampirinya dan mencium tangannya. "Saya makin paham bahwa KPM berfokus mendidik anak secara paripurna. Bukan hanyag diajarkan agar pandai bermatematika, tetapi dididik menjadi anak yang beradab dan berakhlak mulia."

Foto: Peserta sedang mengikuti wisata eksplorasi matematika di toko matematika

Di acara penutupan pelatihan, Pak Ridwan HS hadir sekaligus menutup acara secara resmi. "Kami berharap Bapak/Ibu bisa mengambil manfaat dan hikmah selama menuntut ilmu di KPM. Banyak orang yang salah paham dan punya persepsi negatif tentang konsep seikhlasnya. Tetapi justru dengan konsep seikhlasnya, Alhamdulillah KPM terus berkiprah sampai detik ini."

Pak Ridwan HS juga menyampaikan 4 JANGAN yang bisa dipraktikkan peserta pelatihan agar meraih keberhasilan hidup. "Pertama, jangan sombong. Kedua, jangan percaya diri, tetapi percaya pada Allah Swt. Ketiga, jangan punya keinginan tapi Jadikanlah apa yang kita lakukan adalah sesuai keinginannya Allah, yaitu beribadah kepada Allah. Keempat, jangan pakai otak terus, tetapi pakailah hati. Kalau pakai otak, pelatihan dengan biaya seikhlasnya jelas bakal rugi. Tetapi kalau pakai hati, bukankah dengan acara ini ilmu MNR bisa disebarkan secara masif? Dengan demikian, semakin banyak orang yang bisa mengakses ilmu MNR dan mengubah cara berpikir orang jadi lebih baik, maka semakin besar perubahan dan manfaat yang akan terjadi di masyarakat", ungkap Tokoh Perubahan Republika 2013 ini.

Foto: Pembekalan motivasi oleh Raden Ridwan Hasan Saputra
back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com