Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Ingin Dapat Untung Besar & Berkah? Yuk Titip Produk di Toko Jarang Untung

Foto: Brosur penawaran toko jarang untung

Bogorplus.com-Ciomas - Kab. Bogor. Umumnya, toko menjual berbagai macam produk dengan tujuan mendapatkan laba sebesar-besarnya. Namun, ada sebuah toko unik yang berlokasi di Pertokoan Madjoe No. 22 C, Jalan Raya Laladon, Ciomas - Kab. Bogor (dekat kantor Klinik Pendidikan MIPA) yang bernama “Toko Jarang Untung”. Toko ini menjual produk-produk UMKM juga produk yang berhubungan dengan matematika seperti, buku dan permainan matematika. Toko jarang untung ini digagas oleh Raden Ridwan Hasan Saputra. Saat disambangi tim bogorplus.com, ada hal besar yang ingin dikembangkan dari toko jarang untung. Simak penuturannya berikut ini.

Raden Ridwan Hasan Saputra, pria kelahiran Bogor 42 tahun silam merupakan penggagas konsep toko jarang untung. Dia ingin memberikan pengalaman bisnis yang berbeda.

“Hanya ada satu slogan dari toko ini, yakni menguntungkan banyak orang & orang kebanyakan,” kata Ridwan HS saat diwawancarai bogorplus.com.

Ridwan HS membuka toko jarang untung karena keresahan batinnya terhadap perkembangan dunia bisnis, khususnya sektor UMKM. “Dengan adanya toko jarang untung, saya ingin membantu banyak orang melalui sistem tolong-menolong. Pelaku UMKM dipersilakan menitipkan produknya, kemudian toko jarang untung yang akan menjual produk tersebut kepada konsumen sesuai harga yang diberikan penitip (pelaku UMKM). Sementara itu, konsumen boleh memberikan keuntungan seikhlasnya dari produk yang dibeli kepada toko jarang untung." ujar Ridwan HS.

Foto: Contoh produk yang ada di toko jarang untung

Misal, pelaku usaha membuat makanan ringan dan menitipkan produknya dengan harga Rp8.000,-, maka toko jarang untung akan menjualnya dengan harga Rp8.000,00 serta mempersilakan pembeli memberikan keuntungan seikhlasnya ke toko jarang untung dengan memasukan uang seikhlasnya ke dalam kotak yang disediakan. Dengan memfokuskan pada sistem tersebut, Ridwan HS berkeyakinan ketika harganya murah, semakin banyak pembeli dan produk cepat laris. Disisi lain, pembeli dan penjual sama-sama diuntungkan.

Adapun demi memperkuat visi-misi dari toko jarang untung, Ridwan HS menetapkan persyaratan kepada pengusaha UMKM, yaitu produk merupakan hasil produksi sendiri dan memiliki ketekunan dalam beribadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Selain memiliki tujuan membantu banyak orang, toko jarang untung memiliki visi-misi yang dahsyat, yakni menyebarkan cara berpikir supra rasional. Masyarakat tentunya akan berpikir tentang keberadaan toko jarang untung, toko yang menerapkan konsep tolong menolong, tidak dapat untung besar, tetapi masih dapat bertahan. Misi tersebut yang akan mengajak masyarakat agar tidak melupakan ibadah karena dibalik kesuksesan suatu usaha, terdapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutup pria penerima Anugerah Tokoh Perubahan Republika ini.

Dikutip dari brosur penawaran, bagi masyarakat Bogor yang ingin menitipkan produknya di toko jarang untung dapat menghubungi nomor 081284585755 (Ibu Desi). Pada hari/jam kerja (Selasa-Sabtu pukul 08.00-16.00 WIB).

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com