Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Pelajar Kelas Istimewa Klinik Pendidikan MIPA Mengikuti Sholat Gerhana Bersama Warga Laladon

Bogorplus.com-Ciomas-Kab.Bogor– Menakjubkan! Mungkin kata inilah yang bisa menggambarkan fenomena gerhana Bulan di tanah air pada hari rabu (31/01/2018) lalu. Tepat pada pukul 20.00 WIB telah terjadi peristiwa “Super Blue Blood Moon 2018.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, menggelar berbagai event untuk mengamati peristiwa astronomi yang langka tersebut, di antaranya: kegiatan seminar/talkshow, pengamatan langsung melalui teleskop, dan  penyebaran informasi tentang proses terjadinya gerhana.

Sedangkan bagi sebagian besar umat Islam, momen tersebut juga diisi dengan aktivitas sholat gerhana. Hal ini dilakukan sebagai ikhtiar mengingat keagungan Allah Swt.

Klinik Pendidikan MIPA (KPM) pada saat yang bersamaan sedang melaksanakan pembinaan matematika bagi pelajar kelas istimewa. Para pelajar  kelas istimewa (5-6 SD & 7-8 SMP) berkumpul bersama warga Laladon untuk mengikuti sholat gerhana yang bertempat di Masjid At Turmudzi, Laladon, Ciomas-Kab. Bogor.

Sementara itu, Siti Nurmalasari selaku koordinator divisi pendidikan mengatakan, "Pertemuan awal kelas istimewa kali ini bertepatan dengan malam gerhana. Jadi, kita juga mengajak para siswa yang beragama Islam untuk melaksanakan sholat gerhana," ujarnya.

Berdasarkan pantauan tim bogorplus.com, terlihat jamaah yang hadir tidak hanya kaum pria dan anak-anak. Para orang tua (ibu-ibu) tampak ambil bagian mengikuti sholat di baris bagian belakang.

Setelah sholat gerhana, dilanjutkan tausiyah yang disajikan oleh Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra. Dalam tausiyahnya, Tokoh Perubahan Republika 2013 ini menyampaikan bahwa umat Islam saat ini bak gerhana, dimana sedang mengalami keterpurukan di berbagai bidang. Sudah saatnya umat Islam bangkit agar dapat keluar dari keterpurukan dan menjadi purnama yang terang benderang pasca melewati gerhana.

“Adapun cara yang dapat ditempuh saat ini seperti: memperbanyak tabungan kebaikan, memperbaiki dan mempererat hubungan kepada Allah Swt maupun makhluk, serta bagi seorang pelajar harus meningkatkan kemampuan ilmu pengetahuan, agar umat Islam dapat menghantarkan terobosan yang bermanfaat bagi banyak orang,” tutup Ridwan HS.

Sumber: Tim Divisi Pendidikan KPM

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com