Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Belajar Menjadi Guru yang Ikhlas Berbagi Lewat Pelatihan MNR

Bogorplus.com-Ciomas-Kab.Bogor. -- Menjadi guru adalah tugas yang sangat mulia. Tetapi, hanya sebagian guru yang bisa menerima keberkahan dari peran hidupnya seorang guru. Banyak yang menjadikan profesi guru hanya sebagai sumber mata pencaharian saja. Meski demikian, tidak sedikit pula orang yang menjadikan profesi guru sebagai panggilan jiwa. Yang membedakan keduanya adalah kesadaran tentang tujuan hakiki menjadi seorang guru.

Pelatihan Matematika Nalaria Realistik (MNR) 4 hari 3 malam yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) merupakan pelatihan yang bukan  hanya bertujuan untuk melatih keterampilan menyajikan pembelajaran matematika, tapi juga membangkitkan semangat dan jiwa pengabdian menjadi seorang guru. Terutama bicara soal keikhlasan dalam mengajar dan mendidik anak.

Pelatihan MNR 4 hari 3 malam kini sudah memasuki angkatan ke-6 yang dilaksanakan pada tanggal 9-12 Januari 2018 di kantor KPM Jalan Laladon, Ruko 6 No. 1-3 Ciomas, Bogor. Pelatihan ini diikuti oleh 21 orang peserta dari berbagai kota di antaranya: Bandung, Bekasi, Bogor, Kebumen, Lampung, dan Palembang. Pelatihan ini terbuka bagi peserta dari semua daerah di Indonesia. Para peserta mendapatkan materi pelatihan seperti, Cara Berpikir Suprarasional, Cara Menjadi Guru Hebat dan Berkah, Metode Pembelajaran Matematika Nalaria Realistik, Fun Math and Science Learning dan Berhitung Matematika Metode Kotak-Kotak.

Para peserta memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap adanya pelatihan MNR. Mereka mengatakan sangat bangga dan senang bisa mengikuti pelatihan MNR ini. Hari Eko Budi, seorang pensiunan Telkom berusia 60 tahun ini mengatakan bahwa beliau sangat bersemangat mengikuti pelatihan. “Tujuan saya ikut pelatihan ini memang untuk cari semangat” tutur Hari Eko dengan lugas.

Selain mendapatkan ilmu tentang metodologi pembelajaran MNR, para peserta semakin memahami arti pentingnya bersyukur dan saling berbagi. Hal ini dirasakan oleh Siti Nurlaila. Guru dari SMPN 1 Tenjolaya ini mengatakan bahwa ia sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk belajar tentang cara meningkatkan kualitas pengajaran matematika, meluruskan niat menjadi guru, belajar ikhlas, dan berbagi kepada sesama dengan pendekatan cara berpikir suprarasional.

Senada dengan pendapat Siti Nurlalila, Thomas Hidayat Kurniawan, seorang trainer dari CV Multi Kompetensi mengatakan, “Sangat berkesan, Insya Allah sangat sukses, Insya Allah sangat membekas.” Beliau juga menyamapaikan pesan kepada seluruh peserta yang hadir di acara pelatihan MNR, untuk terus menjaga dan mendidik para calon pemimpin bangsa. Terakhir, beliau juga menyampaikan pesan yang menyemangati kiprah KPM untuk terus berkarya demi pendidikan Indonesia yang lebih baik. “Jadilah KPM Mendunia.”  ujarnya di akhir acara pelatihan.

Sumber: Tim Diklat KPM

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com