Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Ratusan Guru Sekolah Islam Athirah Makasar Mengkaji Cara Berpikir Suprarasional

Bogorplus.com-Makassar – Nuansa berbeda terlihat disela-sela program kegiatan awal tahun ajaran baru yang dihelat SD Islam Athirah Makassar. Lembaga pendidikan yang berkedudukan di Jalan Kajaolalido No. 22, Makasar-Sulawesi Selatan, menggelar training motivasi cara berpikir suprarasional kepada 400 guru Sekolah Islam Athirah, bertempat di Auditorium Sekolah Islam Athirah Makassar, Kamis (12/07/2018).

Dalam rilis kegiatan yang diterima Bogorplus.com, kegiatan ini menghadirkan motivator suprarasional, Raden Ridwan Hasan Saputra. Pak Ridwan yang beberapa hari lalu tiba di Indonesia, setelah menjadi team leader Indonesia-KPM dalam ajang kompetisi Internasional di Bulgaria, memberikan motivasi kiat sukses ala cara berpikir suprarasional kepada para tenaga pendidik yang begitu antusias menyimak dari awal hingga akhir kegiatan.

Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, menjelaskan ihwal dari tujuan pelatihan tersebut. “Selama ini di Athirah sudah menerapkan program “Jalan Kalla” yang mengusung “Kerja Ibadah”, dengan mengamalkan 10 sunah Rasul, di antaranya: salat berjamaah, salat duha, salat rawatib, infak, puasa senin kamis, dan sebagainya,” ungkap Pak Syamril. 

“Seiring berjalannya program “Jalan Kalla”, dikembangkan model iman, ilmu, amal dalam bingkai 5B, yaitu: beribadah, belajar, bekerja, berkarya, dan berbagi. Semua model tersebut disistematisasi dalam manajemen dan program kerja,” imbuhnya.

“Untuk menjalankan itu semua, maka diperlukan pola pikir yang membangun motivasi dengan penuh kesadaran. Pola pikir yang sangat tepat adalah cara berpikir suprarasional. Itulah tujuan diadakannya pelatihan ini,” ungkap Pak Syamril.

Pak Syamril memberikan apresiasi atas kehadiran narasumber. Karena narasumber merupakan pelaku sejarah praktik cara berpikir suprarasional, dari berbagai pengalaman nyata yang dikisahkan, ilmu suprarasional ini mudah untuk dipahami bahkan peserta pun antusias untuk menyimak kajian di acara pelatihan ini.

Saat dikonfirmasi terkait dengan harapan pasca pelatihan suprarasional, Pak Syamril menegaskan akan menindaklanjuti program ini melalui sistem buku kontrol “Jalan Kalla” dengan menguatkan komitmen secara berjamaah, memonitor secara berkala, agar mendayagunakan tiga antena kehidupan (akal, hati, dan panca indera) dalam kehidupan sehari-hari.

Pasca digelarnya pelatihan suprarasional untuk guru, Sekolah Islam Athirah merencanakan pelatihan ini kepada orang tua siswa agar visi-misi yang dibangun sekolah dapat dipahami dan selaras dengan kepentingan orang tua siswa.

Tim Media

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com