Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

KPM Cabang 1 Surabaya Gelar Seleksi Tahap 2 Kelas Berbakat

Kepercayaan masyarakat terhadap KPM semakin meningkat seiring dengan meningkatnya minat siswa yang ingin belajar di kelas khusus di KPM Surabaya. Kelas khusus adalah kelas yang diselenggarakan KPM untuk membina anak-anak yang berbakat di bidang matematika. Mulai pukul 7 pagi, para peserta yang diantar oleh orangtuanya masing-masing sudah mulai mengantri di meja registrasi pada hari Minggu (22/7), padahal tes baru akan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB.

Seleksi ini merupakan Seleksi Kelas Khusus Tahap 2 (SKK 2), melanjutkan SKK 1 yang diikuti oleh 1.200 peserta yang telah diselenggarakan bulan Juni lalu. Peserta SKK 2 ini adalah peserta yang lolos seleksi  SKK 1 dan saat ini seleksi dilakukan untuk penempatan level Kelas khusus, apakah mereka masuk Kelas Pintar MNR, Kelas MNR Plus, atau Kelas Berbakat.

Kegiatan bertempat di Gedung Fakultas Psikologi UNAIR Surabaya. Acara SKK 2 dibagi menjadi 3 (tiga) sesi. Sesi 1 untuk kelas 4, 5, 6 SD dan kelas 7 SMP dimulai pukul 09.00 s. d. 10.00 WIB. Sesi 2 untuk seluruh peserta SKK 2 dari Bojonegoro dan Lumajang dimulai pukul 10.30 s.d. 11.30 WIB. Dan Sesi 3 untuk peserta kelas 1, 2 dan 3 SD dimulai pukul 13.00 s. d. 14.00. Sedangkan semua peserta SKK 2 mapel IPA ikut pada sesi 1.

SKK 2 ini juga diramaikan oleh peserta dari Bojonegoro dan Lumajang yang lolos pada tahap 1. Sebanyak 442 peserta dari Surabaya dan sekitarnya,  82 peserta dari Bojonegoro dan 85 dari Lumajang. Semua peserta yang mengikuti SKK 2 dengan sistem Biaya Seikhlasnya sebagaimana kegiatan KPM yang lainnya.

Saat peserta mengikuti seleksi, secara paralel dilaksanakan pertemuan orang tua siswa di Aula Gedung Fakultas Psikologi Unair. Pada pertemuan ini, orang tua diberikan pemahaman tentang KPM, Visi Misi, dan tata tertib bagi siswa belajar di KPM. Para orang tua siswa banyak yang memberikan apresiasi pada kegiatan KPM yang dilaksanakan dengan biaya seikhlasnya ini. Mereka berharap dengan bergabungnya putra-putri mereka di KPM dapat menjadi anak yang bernalar tinggi dan berakhlak mulia. Seperti yang dituturkan oleh Ibu Ida dari MI Unggulan Sabilillah Lamongan, “Saya mengikutkan anak saya di KPM agar anak lebih pintar bernalar dengan Matematika dan mempermudah memecahkan masalahnya”. Sedangkan Ibu Tia masih dari MI Unggulan Sabilillah Lamongan mengatakan, “ Harapan kami anak-anak ibadahnya lebih meningkat dan tidak perlu disuruh-suruh lagi untuk melaksanakan ibadah, lebih mandiri karena kesadaran mereka sendiri”. Supaya nanti nilai Matematikanya Joss..”, tutur ibu Siti Yunani.

Pengumuman hasil SKK 2 akan rilis pada tanggal 1 Agustus 2018 di www.kpmjawatimur.wordpress.com.

Kontributor: Dawang Mahendra dan Agung Arimurti, KPM Cabang 1 Surabaya

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com