Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

SD Kartika XIX-4 Cimahi Kembangkan Inovasi Pendidikan lewat Suprarasional dan MNR

 

Foto: Pelatihan Cara Berpikir Suprarasional dan MNR mendapat kesan positif dari puluhan guru di Kota Cimahi-Jawa Barat/Dok. KPM

Bogorplus.com-Cimahi-Jawa Barat.— SD Kartika XIX-4 Cimahi terpikat dengan Cara Berpikir Suprarasional dan Matematika Nalaria Realistik (MNR). Lembaga yang berkedudukan di Jalan Taman Urip Sumoharjo No. 2, Baros-Cimahi bersama beberapa sekolah dalam satu gugus menggelar Seminar dan Pelatihan Suprarasional dan MNR, bertempat di SD Kartika XIX-4 Cimahi, pada hari Jumat-Sabtu, 24-25 Agustus 2018 lalu.

Seminar ini merupakan program sinergi antara SD Kartika XIX-4 Cimahi dan KPM dalam membumikan ilmu cara berpikir Suprarasional dan MNR. Tercatat sebanyak 50 peserta dari 8 lembaga mengikuti seminar dan pelatihan dengan antusiasme yang tinggi. Adapun kedelapan lembaga tersebut di antaranya: SD Kartika XIX – 4, SD Kartika XIX – 5, SDN Baros, SDN Baros Mandiri 4, SDN Mandiri 5 Cimahi, SDN Kebon Sari 2, SDN Kebon Sari 1, dan IKIP Siliwangi.

Foto: Para peserta mengikuti dengan antusiasme yang tinggi ketika menyimak paparan setiap materinya/Dok. KPM

“Kami ingin para guru dapat memahami berbagai kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan mutu profesionalisme guru dalam pelaksanaan KBM dan membina siswa dibidang matematika, khususnya lewat cara berpikir suprarasional dan penerapan metode MNR,” kata Ibu Muslimah selaku Kepala SD Kartika XIX-4 Cimahi dalam keterangan persnya.

Ibu Muslimah mengatakan, dirinya bersama para guru di sekitar Cimahi memiliki itikad tercapainya proses KBM yang berkualitas, berprinsip, objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan. Oleh karena itu, hal tersebut memerlukan dukungan dari lembaga yang kompeten.

Selama ini, kata Ibu Muslimah, kita selalu tersandera oleh paradigma lama dengan menghapal rumus matematika dan berpikir natural. Faktanya, waktu terus bergulir dan menuntut kita agar berpikir kreatif. Oleh karena itu, Suprarasional dan MNR adalah jawabannya. Karena manfaatnya langsung terasa sehingga layak untuk dikembangkan dalam sebuah inovasi pendidikan.

Foto: Litbang Klinik Pendidikan MIPA, Asep Sapa'at gugah peserta lewat pelatihan cara berpikir suprarasional/Dok. KPM

Lima puluh peserta juga disuguhi beragam materi yang mampu mendongkrak inovasi dan kreativitas, salah satunya seminar yang bertajuk “Menjadi Guru Berkah dengan Cara Berpikir Suprarasional” yang dibawakan oleh Asep Sapa’at. Disamping itu, tak terlewatkan materi  yang bertajuk “Strategi Sukses Melejitkan Prestasi lewat Sistem Metode Seikhlasnya dan Matematika Nalaria Realistik” oleh Teguh Imam Agus Hidayat. Kedua penyaji tersebut merupakan tim Litbang Klinik Pendidikan MIPA (KPM).

Foto: Teguh Imam Agus Hidayat, Pelatih sesi MNR, kenalkan permainan kartu nara kepada peserta pelatihan/Dok. KPM

Sementara itu, Ibu Nofian Handayani selaku guru SDN Kebon Sari 2 Cimahi mengapresiasi pelatihan selama dua hari yang digelar SD Kartika XIX-4 Cimahi. “Butuh keteguhan hati yang kuat agar dapat istiqomah menjalankannya, namun hasilnya pun Insya Allah sangat luar biasa. Sebagai Ibu Rumah Tangga dan guru, ekspetasi saya terpenuhi dengan mengikuti pelatihan ini. Sangat  mengesankan,” ujarnya.

Tim Media

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com