Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Pelatihan Suprarasional dan MNR “Memikat” Mahasiswa IAIN Bengkulu

Foto: Bertempat di LPMP Kota Bengkulu, Prodi Matematika IAIN Bengkulu gelar seminar dengan mengangkat tema “Memaksimalkan Kemampuan Penalaran Generasi Islam melalui Pembelajaran MNR”/Dok. KPM

Bengkulu – Pelatihan Cara Berpikir Suprarasional dan Matematika Nalaria Realistik (MNR) berhasil memikat peserta, khususnya mahasiswa/mahasiswi IAIN Bengkulu. Rasa ingin tahu yang mendalam tentang suprarasional dan MNR inilah membuat pelatihan sukses digelar di LPMP Bengkulu, Rabu-Jumat, 29-31 Agustus 2018 kemarin.

Acara yang dihelat oleh Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Tadris IAIN Bengkulu ini memang bertujuan memberikan wadah belajar bagi para guru dan mahasiswa di Bengkulu yang ingin mendalami matematika melalui metode MNR dan SMS. Selain itu, pelatihan ini juga merupakan rangkaian proses pendirian Sekolah Center berbasis pendidikan MNR di Bengkulu.

Ketua Prodi Matematika, Fatrima Santri Syafri mengatakan, matematika memang menjadi momok menakutkan bagi para pelajar. Hal ini kerap menjadi perbincangan yang tak kunjung usai. Akhirnya, pihaknya mencari solusi, yakni dengan menjajal metode cara berpikir suprarasional dan MNR guna meningkatkan kemampuan para guru dan calon guru agar semakin banyak orang yang senang terhadap matematika.

Foto: Salah satu keunikan KPM dalam memberikan pelatihan Matematika Nalaria Realistik, yakni dipadukan melalui sebuah permainan, salah satunya lewat Permainan Berlian Matematika (PBM)/Dok. KPM

“Saya berpikir pelatihan seperti ini harus tersebar ke seluruh Indonesia karena manfaatnya begitu luar biasa,” kata Wahyu Cahyadi, mahasiswa yang mengaku baru pertama kali mengenal Cara Berpikir Suprarasional.

Mahasiswa semester tiga ini menilai pelatihan ini tak hanya cukup sampai di sini. “Perlu ada proses kajian yang mendalam dan waktunya ditambah,” ujarnya kepada tim kontributor.

Ada pula Dina Kamila, mahasiswi IAIN Bengkulu yang semakin tertegun ketika mendapatkan pelatihan Matematika Nalaria Realistik. “Saya pernah belajar matematika, namun pengalaman saya belajar dengan metode MNR ini sungguh berbeda. Ternyata, tidak sesulit apa yang kita pikirkan selama ini,” ujarnya.

Disamping itu, ia berpikir dengan belajar MNR menjadi modal tersendiri agar sukses menapaki kehidupan ini. “Semoga mahasiswa lain (calon guru) mendapatkan kesempatan bagus ini. Karena sayang jika dilewatkan,” kata Dina

Tim Media

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com