Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Items filtered by date: November 2017

Inilah Daftar Tim & Raihan Penghargaan Pelajar Indonesia Dalam Ajang ITMO 2017

Bogorplus.com-Davao-Filipina. -- International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO) merupakan kompetisi dua tahunan yang bergengsi di tingkat Internasional karena tingkat kesulitan soalnya yang tinggi yang membutuhkan penalaran yang kuat dalam pemecahan soalnya. Indonesia pada ITMO 2017 ini mengirimkan 4 Tim untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama dan 2 Tim untuk tingkat Sekolah Dasar yang terdiri dari 4 Team Leader, 4 Deputy Leader, dan 24 peserta. Semua peserta dibina oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Bogor dibawah asuhan pelatih Olimpiade Nasional dan Internasional, Raden Ridwan Hasan Saputra. Dalam ajang tersebut, Ridwan Hasan Saputra bersama tim KPM berhasil menghantarkan anak asuhnya dengan mendapatkan perolehan penghargaan sebagai berikut:

Tingkat Sekolah Dasar (SD)

Tim Indonesia A (KPM)

Lomba Individu:

  1. Nisrina Fathiyya Nugraha SDIT Nurul Fikri Depok (Medali Emas)
  1. Muhammad Ilham Alfarisi SDIT Ummul Quro Bogor (Medali Perak)
  2. Sandhya Mahendra Dhaneswara SD Global Islamic School (Medali Perunggu)
  3. Amara Khairunnisa Dinata SD Pertiwi Bogor (Medali Perak)

Lomba Tim               : Trophy Champion dan 4 medali emas

Lomba Grup             : Trophy 1st Runner Up

Juara Umum            : Peringkat ke-2 dan mendapatkan 4 medali perak

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

Tim Indonesia B (KPM)

Lomba Individu:

  1. Danish Muhammad Putra Amiftama SD Negeri Rawamangun 12
  2. Muhammad Zaky Amani SD Jakarta Islamic School (Merit)
  3. Fransiskus Yuan Tanujaya SD Taman Rama School Denpasar (Medali Perunggu)
  4. Teuku Arkansyah Ali SD Negeri Rawamangun 12 (Merit)

Lomba Tim               : Trophy 1st Runner Up dan 4 Medali Perak

Lomba Grup             : -

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ 

Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Tim Indonesia A (Kemendikbud)

Lomba Individu:

  1. Gabriela Erin Mariangel SMP Santa Ursula (Medali Perak)
  2. Valenti Iverson SMP Sutomo 1 Medan (Medali Emas)
  3. Kanaya Padma Yudewo SMP Negeri 2 Depok (Medali Perunggu)
  4. Justin Adrian Halim SMP PL Bintang Laut Surakarta (Medali Emas)

Lomba Tim               : Trophy Champion dan 4 medali emas

Lomba Grup             : Trophy Champion

Juara Umum            : Peringkat ke-3 dan mendapatkan 4 medali perunggu

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ 

Tim Indonesia B (Kemendikbud)

Lomba Individu:

  1. Andrew Daniel Janong SMPK 4 Penabur (Medali Perak)
  2. Febrian Dwi Kimhan SMP Islam al-Azhar 5 Cirebon (Medali Perunggu)
  3. Samuel SMPK Angelus Curtos (Medali Perak)
  4. Ferdinand Halim Santoso SMP Kristen Kalam Kudus (Medali Perak)

Lomba Tim   : Trophy 1st Runner Up dan 4 Medali Perak

Lomba Grup : Trophy 1st Runner Up

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ 

Tim Indonesia C (KPM)

Lomba Individu:

  1. Gede Bagus Nanca Khrisnayukti SMP Negeri 1 Kuta Bali
  2. Nadia Azzahra Putri Arvi SMP Labschool Jakarta                 
  3. Pikatan Arya Bramajati SMP Negeri 2 Purwokerto (Merit)            
  4. Farrel Dwireswara Salim SMP Kharisma Bangsa Banten (Medali Emas)

Lomba Tim   : Trophy 1st Runner Up dan 4 Medali Perak

Lomba Grup : Trophy 2nd Runner Up

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ 

Tim Indonesia D (KPM)

Lomba Individu:

  1. Reyfandi Nawal Pratama SMP Negeri 115 Jakarta            
  2. Ainun Nadhifah Syamsiyah SMP Negeri 1 Surabaya              
  3. Muhammad Arif Wibisono SMP Islam Al Azhar 8 Kemang Pratama Bekasi (Merit)
  4. Muhammad Nadhif Haryadipta SMP Labschool Jakarta (Medali Perunggu)

Lomba Tim   : Trophy 2nd Runner Up dan 4 Medali Perunggu

Lomba Grup :  -

 

Sumber: Thyeadi Tungson/Litbang-KPM

Read more...

Tim Indonesia Raih Champion Pada Ajang International Teenagers Mathematics Olympiad di Davao, Filipina

Tim Olimpiade Matematika Indonesia meraih Champion baik untuk tingkatan siswa Sekolah Dasar (SD) maupun untuk tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada ajang International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO) ke-8 pada tanggal 08 s.d. 12 November 2017, di Davao, Filipina.

Bogorplus.com-Davao-Filipina. -- Tim Olimpiade Matematika Indonesia meraih Champion baik untuk tingkatan siswa Sekolah Dasar (SD) maupun untuk tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada ajang International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO) ke-8 pada tanggal 08 s.d. 12 November 2017, di Davao, Filipina. Pada ITMO 2017 ini Tim Indonesia yang terdiri dari Tim Kemendikbud dan Tim Klinik Pendidikan MIPA (KPM) berhasil meraih 12 medali Emas, 22 medali Perak, 13 medali Perunggu, 3 Trophy Champion, 5 Trophy 1st Runner Up, 2 Trophy 2nd Runner Up. Sebuah prestasi yang luar biasa diraih oleh Tim A SD dan Tim A SMP, dimana Tim A SD menjadi Juara umum ke-2 dan Tim A SMP menjadi Juara umum ke-3. Sebuah prestasi yang luar biasa juga ditorehkan oleh salah satu siswa yaitu Justin Adrian Halim dimana pada Lomba Individu, ananda berhasil mendapatkan full score. Kompetisi ini menjadi cetak prestasi yang luar biasa bagi siswa SD dan SMP di kancah Internasional.

International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO) merupakan kompetisi dua tahunan yang bergengsi di tingkat Internasional karena tingkat kesulitan soalnya yang tinggi yang membutuhkan penalaran yang kuat dalam pemecahan soalnya. Indonesia pada ITMO 2017 ini mengirimkan 4 Tim untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama dan 2 Tim untuk tingkat Sekolah Dasar yang terdiri dari 4 Team Leader, 4 Deputy Leader, dan 24 peserta. Semua peserta dibina oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Bogor dibawah asuhan pelatih Olimpiade Nasional dan Internasional, Raden Ridwan Hasan Saputra. Pembinaan yang dilakukan KPM bukan hanya bertumpu pada pembinaan akademik semata, tapi juga pembinaan spiritual, team building, Pendidikan akhlak dan karakter, pembinaan jasmani, dan rekreasi.

Kompetisi ini diikuti oleh 172 peserta siswa Sekolah Menengah Pertama yang dikelompokkan menjadi 43 tim dan 84 siswa Sekolah Dasar yang dikelompokkan menjadi 21 tim. Lomba ini diikuti oleh siswa-siswi terbaik dari 16 Negara yaitu Afrika Selatan, Bulgaria, China, Filipina, India, Indonesia, Iran, Kamboja, Malaysia, Mongolia, Nepal, Rusia, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Tiap Peserta mendapatkan 2 tes yaitu Lomba Individu dan Lomba Tim. Pada Lomba Individu untuk siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama mengerjakan 12 soal isian singkat dan 3 soal uraian dalam waktu 120 menit dan untuk siswa tingkat Sekolah Dasar mengerjakan 15 soal isian singkat selama 90 menit, sedangkan pada Lomba Tim baik siswa tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dalam 1 team (4 orang) mengerjakan 10 soal, dimana 8 soal pertama dikerjakan secara individual setelah mendiskusikan soal mana yang dikerjakan tiap siswa selama 35 menit, dan 2 soal terakhir dikerjakan bersama-sama dalam waktu 25 menit. Lomba Grup adalah penghargaan yang diberikan pada tim dengan nilainya diperoleh dengan menggabungkan 3 nilai tertinggi dari nilai individu pada tim tersebut.

Salah satu peserta yang bernama Farrel Dwi Reswara Salim dari SMP Kharisma Bangsa Banten yang juga merupakan salah satu siswa KPM mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang bisa mendapatkan medali emas pada ajang ITMO 2017 di Davao, Filipina ini. Farrel mengatakan sebelumnya tidak menyangka akan mendapatkan medali emas, karena soal kompetisinya yang susah dan cut off yang tinggi. Kata Farrel lagi untuk mencapai ini dia melakukan latihan latihan rutin olimpiade di Sekolahnya yang dibantu oleh kakak kelasnya dalam belajar. Farrel juga memberikan tips agar bisa menghadapi soal Olimpiade maka harus banyak latihan

Ungkapan kegembiraan mendapatkan medali emas juga diungkapkan oleh Nisrina Fathiyya Nugraha siswa SDIT Nurrul Fikri. Nisrina mengatakan ia senang bisa meraih medali emas pada ajang ITMO 2017 ini. Nisrina mengatakan soal soalnya yang lumayan susah, membuat dia kurang percaya diri ketika awal mengerjakan soalnya, tapi berbekal persiapan diri mengerjakan soal soal kompetisi sebelumnya dengan bimbingan ibunya, dan mengikuti karantina di Klinik Pendidikan MIPA, maka dia bisa melewati kompetisi ini dan akhirnya mendapatkan medali emas. Tips dari Nisrina jika ingin bisa menjawab soal soal olimpiade maka harus lebih rajin dalam mengerjakan soal-soal olimpiade

Thyeadi Tungson yang merupakan pelatih tim KPM dan juga pelatih tim Kemendikbud mengungkapkan keberhasilan yang diraih oleh Tim Indonesia kali ini tidak terlepas dari pembinaan Suprarasional, Team Building, dan juga pembekalan karakter yang diberikan kepada peserta diluar materi latihan soal soal olimpiade matematika selama masa training center. Pelaksanaan lomba yang bertepatan pada Hari Pahlawan 10 November, juga dijadikan momentum oleh Tim Pelatih dengan memberikan semangat dan motivasi yang kuat kepada Tim Indonesia sebelum berlomba untuk bisa memberikan hasil yang terbaik bagi Bangsa dan Negara pada ajang ITMO 2017 ini.

JUARA PUZZLE CONTEST

Selain prestasi yang ditorehkan melalui Lomba Individu dan Lomba Tim, 4 orang peserta berhasil mendapatkan peringkat 8 besar dari 256 siswa yang mengikuti ITMO pada kompetisi puzzle “Tic tac Toe 3D” yang diadakan sehari sebelum kontes Individual dan Team. Adapun prestasi yang diraih adalah peringkat ke-3 atas nama Gabriela Erin Mariangel, peringkat ke-4 atas nama Justin Adrian Halim dan Pikatan Arya Bramanjati, dan Peringkat ke-7 atas nama Fransiskus Yuan Tanujaya.

Puji syukur ke hadirat Allah S.W.T, berkat rahmat dan kuasaNya tim Indonesia telah berhasil menorehkan prestasi gemilang ini pada International Teenagers Mathematics Olympiad 2017 yang diadakan di Davao, Filipina.

Sumber: Thyeadi Tungson/Litbang-KPM

Read more...

Cara Berpikir Suprarasional Merambah ke Filipina

Foto: Motivator Supra Rasional, Raden Ridwan Hasan Saputra tengah memberikan pelaihan cara berpikir supra rasional

Bogorplus.com-Davao-Filipina. -- Seisi ruangan dibuat terpukau dengan paparan Ir. R. Ridwan Hasan Saputra, M. Si. yang bertajuk Supra Rational in Teaching Math for Teacher. Sesi sharing disampaikan di hadapan 120 peserta seminar dengan latar belakang guru, kepala sekolah, dan para team leader dari berbagai negara peserta International Teenagers Mathematics Olympiad  2017 pada tanggal 10 November 2017 di Davao City, Filipina.

Selama ini ada asumsi keliru dari orang tua tentang makna pandai matematika. Matematika diasumsikan sekadar ilmu berhitung. Anak yang pandai berhitung, maka diasumsikan pandai bermatematika. Padahal esensi matematika bukan berhitung, tetapi kesepakatan terhadap aturan-aturan. Pak Ridwan HS menyebutnya dengan istilah ‘Matematika tanpa Angka’.

Dalam mengkaji matematika, para siswa diharapkan menyepakati dan mengikuti aturan dan setiap siswa tidak boleh melanggar aturan jika mereka tidak ingin mendapatkan hukuman atau disalahkan oleh gurunya. Sebenarnya dalam ruang kehidupan nyata pun, siswa diharapkan jadi sosok yang patuh pada aturan dan kesepakatan bersama. Matematika tanpa angka adalah pelajaran yang mengajarkan siswa menjadi orang yang taat hukum, norma, dan menjunjung tinggi nilai moral. Pak Ridwan HS mengatakan, “Sikap moral dan taat aturan merupakan wujud nyata dari tingkat spiritualitas dan kecerdasan emosional. Orang tua yang mengajarkan anak mereka norma dan moral yang baik sejak dini, maka orang tua tersebut hakikatnya sudah mengajarkan matematika tanpa angka.” Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA ini pun menyampaikan satu pesan penting kepada para peserta seminar, “Belajar norma dan sikap moral yang baik itu lebih penting diajarkan dan dididik lebih awal daripada belajar konten matematika”. Ketika anak belajar sikap moral yang baik, daya nalar anak akan meningkat dan membuat anak akan mudah memahami pelajaran matematika (matematika dengan angka) di sekolahnya.  

Virgil Y. Batos, salah seorang guru yang menjadi peserta seminar mengaku sangat tertarik untuk lebih mendalami ilmu suprarasional yang disajikan pembicara. “Cara berpikir suprarasional adalah cara berpikir yang jika diterapkan akan membuat guru dapat memberikan layanan pembelajaran terbaik untuk para siswa. Mengajarlah dengan sepenuh hati agar siswa dapat terbantu untuk lebih menyenangi dan memahami pelajaran matematika. Matematika itu tidak sulit. Syaratnya, guru harus punya beragam strategi dan sikap mengajar yang baik. Itu hal penting yang saya dapatkan dari presentasi Pak Ridwan.”

Senada dengan ungkapan Virgil Y. Batos, seorang kepala sekolah bernama Concordia S. Talaid menyatakan rasa suka cita atas penyajian materi dari Pak Ridwan HS. “Topik materi tentang cara berpikir suprarasional sangat bermanfaat sebab saya menjadi semakin memahami cara yang harus dilakukan seorang guru untuk membuat para siswanya mencintai matematika. Saya juga sepakat bahwa anak-anak tak cukup hanya dipenuhi kebutuhan raganya (pangan, sandang, papan), tetapi harus dipenuhi juga kebutuhan jiwanya (beribadah pada Tuhan). Kebutuhan jiwa sangat penting bagi kehidupan anak-anak. Karena dengan memenuhi kebutuhan jiwa anak, mereka akan tumbuh menjadi anak yang sukses dan bahagia menjalani kehidupannya.” Bu Concordia menaruh respek pada sosok Pak Ridwan HS dengan gagasan ‘Cara Berpikir Suprarasional’-nya. Beliau tak puas hanya mendapatkan ilmunya sendirian. Dalam waktu dekat, beliau berencana mengundang Pak Ridwan HS untuk berbagi ilmu tentang cara berpikir suprarasional dalam konteks pembelajaran matematika bagi guru-guru, sesama rekan sejawatnya yang berprofesi sebagai kepala sekolah, bahkan merekomendasikan kepada para koleganya para dosen di universitas.

Tak dinyana, ide cara berpikir suprarasional sudah mulai merambah ke Filipina. Pak Ridwan berharap hal ini menjadi pertanda positif bagi dirinya dan Klinik Pendidikan MIPA untuk terus konsisten berkiprah dan menebar ilmu cara berpikir suprarasional di Indonesia bahkan di dunia internasional. Hal ini semakin meneguhkan keyakinan bahwa ilmu cara berpikir suprarasional bersifat universal dan dapat bermanfaat bagi semua kalangan lintas bahasa, lintas agama, bahkan lintas bangsa.

Read more...

SDIT Al Fikri Bekasi: ‘Fun Math & Science Go to School Hadirkan Eksplorasi MIPA yang Menyenangkan’

Foto: Antusias peserta menyambut fun math and science dari Klinik Pendidikan MIPA (KPM)

Bogorplus.com-Bekasi - Jawa Barat. -- Tepat pukul 07.45, Selasa (07/11/2017), Tim FMS Read1 Group disambut oleh Ibu Kepala Sekolah dan Dewan Guru SDIT AL FIKRI Cikarang dengan sangat ramah. Sebanyak 125 siswa/siswi kelas 5 dan 6 mengikuti kegiatan belajar eksplorasi matematika dan sains dengan konsep yang menyenangkan. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB yang dihelat di aula dan  lapangan sekolah. Acara dibuka oleh kepala sekolah, yaitu Ibu Nila Ambarsari.

Setelah kepala sekolah memberikan otorisasi belajar, instruktur memulai acara dengan senam otak dan ice breaking, pembagian grup, dan yel-yel penambah semangat. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi "Fun Math & Science Go to School" di SDIT Al FIKRI Cikarang, Kabupaten Bekasi dengan konsep eksplorasi dalam bentuk simulasi nyata (real-life experiences).

Foto: Siswi kelas 6 SD sedang bekerjasama bermain labirin

Sementara siswa kelas 6 mengikuti program fun math games & out door learning character building di lapangan sekolah, permainan satu persatu diikuti semua peserta dengan antusias dan gembira. Walaupun terik matahari menyengat, tak mematahkan semangat dan antusias belajar peserta.

Dari kegiatan tersebut membuat Fikri siswa kelas 6 ini mengaku senang dan bangga, “Saya menemui banyak permainan menarik, pelatihnya baik, dan saya ingin mencoba eksperimen selanjutnya,” ujarnya dengan rasa senang. 

Hal senada disampaikan Savira. Menurutnya, dengan adanya eksplorasi MIPA ini jadi bahan ilmu buat kami, ternyata cara belajar MIPA itu banyak macamnya. Apalagi dilatih oleh kakak-kakak yang menyenangkan, membuat saya semakin menyenangi pelajaran MIPA. Terima kasih kakak pelatih dan KPM, ungkapnya. 

Dikonfirmasi secara bersamaan, Kepala SDIT Al Fikri, Ibu Nila Ambarsari turut bangga dan memberikan apresiasi. Saat ditanya mengapa sekolah mengadakan Fun Math & Science, beliau berujar, “Karena saat ini siswa perlu diperkenalkan dengan sajian pembelajaran MIPA yang menarik, tidak hanya secara konvensional. Tentunya kita berharap dengan metode eksplorasi dalam bentuk permainan dan dikombinasikan simulasi nyata, diharapkan dapat mengasah kemampuan nalar, eksplorasi, strategi, serta meningkatkan minat siswa pada mata pelajaran Matematika dan IPA (MIPA). Selain itu, hal ini juga dapat membantu siswa agar meningkatkan kerja sama dan menjalin komunikasi yang positif antar siswa.” tutup Ibu Nila.

Sumber: Sastria/FMS-KPM

Read more...

Pelatihan MNR Seikhlasnya: Sarana Strategis Membangun Peradaban yang Unggul dan Berkualitas

Foto: Instruktur sedang memberikan pelatihan dinamika kelompok

Bogorplus.com-Ciomas - Kab. Bogor. -- Manusia adalah makhluk sosial, yang dalam perkembangannya memerlukan bantuan orang lain, sejak lahir sampai meninggal. Orang tua mendaftarkan anaknya ke sekolah dengan harapan guru dapat mendidiknya menjadi manusia yang dapat berkembang optimal. Minat, bakat, kemampuan, dan potensi-potensi yang dimiliki peserta didik tidak akan berkembang secara optimal tanpa peran guru.

Selain menumbuhkembangkan potensi siswa, diharapkan sosok guru dapat menjadi garda terdepan dalam perbaikan kualitas sumber daya manusia untuk masa yang akan datang. Dengan gagasan dasar tersebut, sebanyak 28 guru yang berasal dari berbagai daerah seperti, Jabodetabek, Kebumen, Ciamis, Boyolali, Sukabumi, Bandung, Probolinggo, dan Banjarmasin hadir ke Padepokan Amir Syahrudin, Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Bogor, untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Metodologi Matematika Nalaria Realistik (MNR) yang dihelat pada tanggal 07 November - 10 November 2017. 

Foto bersama panitia dan peserta di Padepokan Amir Syahrudin, KPM, Bogor

Acara yang digelar selama 4 hari 3 malam ini menyajikan materi-materi yang menarik dan luar biasa, di antaranya: Cara Berpikir Suprarasional, Cara Menjadi Guru Hebat dan Berkah, Metodologi Pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR), Berhitung Matematika Metode Kotak-Kotak , dan Strategi Pengembangan Komunitas Indonesia Ikhlas di Bidang Pendidikan. 

Foto: Suasana pelatihan di ruang kelas

Bapak Yohanes S.H. Prabowo, salah satu peserta asal Probolinggo, mengakui mendapatkan pengalaman luar biasa saat bisa hadir di acara KPM. “Saat saya mendapat kabar telah lolos seleksi menjadi peserta, Pak Yo (sapaan-akrabnya) terus mengucap puji syukur kepada Tuhan dan berkali-kali mengucapkan terima kasih pada Bapak Misbah (tim KPM) yang telah menyampaikan kabar bahagia tersebut,” ungkapnya. 

Pria kelahiran Banyuwangi 38 tahun silam ini menambahkan, “Di zaman seperti ini, saya hampir kesulitan menemukan komunitas yang mendasari sikap hidupnya di atas landasan keikhlasan. Dalam agenda pelatihan ini, saya tak hanya belajar ilmu tentang matematika, namun banyak mendapatkan ilmu tentang makna kehidupan. Salut untuk panitia yang bisa membangun suasana keakraban di antara sesama peserta. Pesan untuk KPM, teruslah istiqomah untuk berkiprah dan berkarya.”

Hal berbeda dikemukakan peserta asal Boyolali, Ibu Yekti Arianik. “Saya hadir ke Bogor karena mendapat cerita menarik dan mengesankan dari teman saya yang juga ikut pelatihan MNR angkatan sebelumnya. Saya merasa bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Banyak hal bermanfaat yang saya dapatkan dari kegiatan pelatihan MNR. Hal ini semakin memotivasi saya untuk mengamalkan dan menyebarkan ilmu tentang Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) dan Matematika Nalaria Realistik (MNR) di tempat tinggal saya nanti.”

Disela-sela menjadi pelatih tim nasional pada Olimpiade Matematika Internasional di Davao, Filipina. Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra, dalam rekaman suaranya menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas kehadiran dan dedikasi yang diberikan para peserta. 

Peraih Tokoh Perubahan Republika 2013 ini berpesan agar para guru sebagai pendidik dapat menerapkan cara berpikir supra rasional. Karena dengan menggunakan cara berpikir ini akan menjadikan manusia memperoleh kebahagiaan jiwa dan raga dalam mengarungi hidup yang penuh dengan ketidakpastian. Selain dengan cara tersebut, Ridwan HS berharap agar ilmu yang sudah diterima dapat diaplikasikan dan disebarkan ke masyarakat umum. Semoga hal ini menjadi bekal hidup yang In Sha Allah akan membawa hidup kita menjadi lebih berkah”  tutup Ridwan HS.

Sumber: Rep. Asep Sapa'at/Misbah Epriyandi/Diklat-KPM 

Read more...

KPM Cabang 5 Semarang: ‘Ratusan Peserta Ikuti Tes Eliminasi Ke-2’

Bogorplus.com-Semarang-Jawa Tengah. -- Pemandangan pagi hari Ahad, 29 Oktober 2017, sangat ramai oleh para murid dan orang tua yang mengantar putra/putrinya mengikuti kegiatan rutin bulanan di KPM Cabang 5 Semarang yang berlokasi di Kampus SD Islam Al Azhar 25 Kalibanteng Semarang. Seperti biasanya, para murid sangat antusias mengikuti tes eliminasi bulanan, tes eliminasi dilaksanakan setelah empat pertemuan belajar. Pembelajaran di KPM Cabang 5 Semarang dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 13.00-15.00 di SD Islam Al Azhar 25 Kalibanteng Semarang.

Selain tes eliminasi bagi para murid, para orang tua murid KPM mengikuti pertemuan orang tua untuk memperkuat tali silaturahmi serta mendapatkan pesan motivasi dari Presiden Direktur KPM, Bapak Raden Ridwan Hasan Saputra, melalui video serta berbagi informasi & evaluasi dari Pengurus KPM Cabang 5 Semarang. Kegiatan pertemuan orang tua pada pelaksanaan Eliminasi 2 ini dipimpin langsung oleh Kepala KPM Cabang 5 Semarang, Bapak Ruswanto, S.Pd.

Pada pertemuan orang tua, Bapak Ridwan berpesan dan menekankan bahwa KPM membawa misi menyebarkan sistem metode seikhlasnya (seikhlasnya bukan berarti semaunya). “Melalui sistem metode seikhlasnya, apabila para orang tua memahami dengan baik, terbuka kesempatan luas bagi para orang tua untuk berbagi. KPM sebagai lembaga juga menekankan pada pendidikan karakter melalui pembiasaan amalan 7 sunnah, Materi Akhlak, dan model pembelajaran khas di KPM,” kata Bapak Ridwan HS dalam pesannya.

“KPM selama ini juga memberikan fasilitas bagi para murid untuk mengikuti kegiatan lomba internasional. Dan sudah terbukti melahirkan banyak juara, meskipun tujuan utama KPM bukan membuat anak menjadi juara, tetapi membuat anak menjadi anak yang baik, tambahnya.

Pada kesempatan ini, Pak Ridwan juga mengingatkan agar para orang tua untuk bersama-sama merencanakan kesusahan, “karena hidup ini diciptakan oleh Allah SWT secara berpasang-pasangan. Untuk mendapatkan kesenangan yang lebih, yang mungkin saja bukan kita yang merasakan tapi bisa saja diwujudkan oleh Allah SWT kepada anak kita yang rajin ibadah, kita harus merencanakan kesusahan dengan cara banyak menabung pahala kebaikan dan menghindari maksiat,” tutupnya.

Sementara itu, Bapak Ruswanto selaku Kepala KPM Cabang 5 Semarang, menambahkan informasi berkaitan dengan evaluasi kegiatan pembelajaran di KPM, seperti, kegiatan perlombaan dalam waktu dekat serta KBM yang harus diikuti para siswa,” Pungkas Ruswanto.

Read more...

MI Daarul Hidayah Al Manshuriyah Tangerang mengikuti "Fun Math & Science go to School"

 

Foto: Sebanyak 70 pelajar dengan rasa antusias terlihat memadati halaman sekolah untuk mengikuti kegiatan “Fun Math and Science”.

Bogorplus.com-Tangerang-Banten.-- Read1 Learning and Development Klinik Pendidikan MIPA (KPM) melalui program "Fun Math and Science Go to School (FMS)" telah menggarap kerjasama dengan berbagai sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Tangerang untuk mengadakan model pembelajaran MIPA yang dipadukan dengan hiburan (edutainment).

Hari Sabtu kemarin (04 November 2017), tim FMS Klinik Pendidikan MIPA menyambangi MI Daarul Hidayah Al-Manshuriyah yang beralamat di Jalan Alhidayah/Sasak RT. 003/RW. 003, Kel. Poris Plawad Indah Kec. Cipondoh Kota Tangerang.

Pukul 08.00 tim FMS yang beranggotakan tiga orang, yaitu Kak Dwi, Kak Ihsan, dan Kak Hilda tiba di lokasi serta disambut hangat oleh pihak sekolah. Sebanyak 70 pelajar dengan rasa antusias terlihat memadati halaman sekolah untuk mengikuti kegiatan “Fun Math and Science”. Adapun sebelum permainan dimulai, terlebih dahulu diawali dengan pembukaan, sambutan dari kepala sekolah, otorisasi siswa dari pihak sekolah kepada tim FMS. Setelah itu, dilanjutkan ice breaking dan permainan kolosal.

Foto: Permainan kolosal bersama Kak Dwi

Acara yang terbagi dalam dua sesi ini menyuguhkan beberapa permainan interaktif, di antaranya: Math Exploration with Tangram, and Science Experiment with Oil vs Water oleh Kak Hilda. Selain kegiatan eksperimen, tim FMS juga menambahkan variasi permainannya dengan fun games (Tic Tac Toe 9, Hoppers, and logix) yang dipandu Kak Ihsan. Sedangkan untuk permainan membangun karakter dipimpin oleh Kak Dwi, seperti The Roulett, Puzzle Race, Stinky Stick, Pyramid Glass and Back Ball.

Metode tersebut tak dinyana berhasil mengantar para peserta mencapai titik kesenangan dan antusias hingga akhir kegiatan. “Adik-adik siapa yang suka eksperimen dan eksplorasi?,” tanya Kak Dwi selaku instruktur FMS KPM. Dari pertanyaan itu, sontak membuat seluruh peserta menjawab serentak, “Saya....,” sambil berebutan mengangkat tangannya.

Saat dikonfirmasi kepada Dwi Samto (Kak Dwi) terkait tindaklanjut dari kegiatan FMS ini, lebih lanjutnya beliau menambahkan, “Ada kegiatan lanjutannya, yakni “Fun Math and Science Outdoor Learning” di Kebun Raya. Kegiatan tersebut juga merupakan sarana seleksi tahap awal menuju “Fun Math and Science Competition”, ujarnya.

Kak Dwi juga berbagi tips agar dapat masuk ke tahap kompetisi, “Tentunya para peserta mulai saat ini harus lebih giat lagi untuk belajar, bereksperimen, dan ibadah yang rajin. Bukan tidak mungkin jika sudah melalui proses itu semua, adik-adik akan meraih prestasi yang diinginkan,” tambahnya.

Foto: Peserta mengikuti eksperimen IPA

Kesan positif dan mendukung penuh disampaikan Bapak Ruli Muharram, S.Pd.selaku kepala MI Daarul Hidayah, "Kegiatan ini luar biasa, ternyata belajar matematika itu tidak hanya berupa teori yang diajarkan di kelas, tetapi juga bisa dalam bentuk eksplorasi, permainan dan percobaan. Selain itu, banyak hal baru dan menarik dalam kegiatan ini, motivasi terbesar kami mengikuti “Fun Math and Science” adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di MI Daarul Hidayah terutama di bidang matematika dan ipa (MIPA),” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, salah satu siswa yang hadir turut memberikan tanggapannya, Syifa Aulia Bukhori. "Perasaan saya mengikuti kegiatan ini senang, seru, sangat bermanfaat, dan pokoknya asyik sekali. Permainan yang saya suka adalah glass pyramid dan eksperimen sains. Jika kegiatan ini diadakan kembali saya ingin ikut lagi," tutup Syifa (panggilan-akrabnya).

 

Reporter: Dede Khilda Faridah/FMS RG Team

Read more...

Seribu Pelajar di Bekasi Ikuti Lomba Matematika Nalaria Realistik Ke-3

Foto: Ribuan pelajar sekolah dasar mendatangi SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama Bekasi

Bogorplus.com-Bekasi-Jawa Barat – Hari Minggu (29/10/2017) bertempat di SDI Al Azhar  9 Kemang Pratama Bekasi, telah diselenggarakan Lomba Matematika Nalaria Realistik (LMNR) Ke-3 Se-Bekasi. Terdapat seribu pelajar telah terdaftar sebagai peserta LMNR. Mereka terlihat antusias mengikuti lomba yang diselenggarakan oleh KPM Cabang 4 yang menyebarkan Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) dan Matematika Nalaria Realistik (MNR) di wilayah Bekasi ini.

Ketua Pelaksana LMNR ke-3, Putri Amalia, mengatakan kegiatan diawali dengan registrasi. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan. Sambutan disampaikan langsung oleh Kepala Cabang 4 Bekasi (Dien Novita, S.T), Kepala SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama (Ermayenti, S.Pd), dan Tim Litbang KPM Pusat (Teguh Imam Agus Hidayat, S.Pd).

Foto: Acara pembukaan LMNR oleh perwakilan tim KPM Pusat, Bapak Teguh Imam Agus Hidayat, didampingi Kepala Cabang 4 Bekasi (Dien Novita), dan Kepala Sekolah SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama (Ibu Ermayenti)

“Kegiatan yang diselenggarakan selama kurang lebih selama 9 jam sejak pukul 07.00 WIB ini, membawa misi memperkuat kualitas pemahaman dalam bidang matematika dan mengajak masyarakat lebih menyenangi matematika. Terlebih lagi selain pelaksanaan kompetisi, panitia juga menggelar seminar yakni Parenting Session, yang bertajuk ‘Menjadikan Anak Hebat dengan Berpikir Supra Rasional’ oleh Asep Sapa’at (Tim Litbang KPM), ” ujar Mrs.Putri (panggilan akrabnya).

Foto: Seminar parenting session bersama Bapak Asep Sapa'at (tim Litbang KPM)

LMNR ke-3 ini telah berhasil membuktikan sebagai wadah pencarian bibit baru dalam bidang matematika. Hal ini terbukti dengan ungkapan salah satu peserta, Sarah Ayu Samudera, yang meraih Juara 1 di kelas 6 SD. “LMNR ini ajang untuk menambah teman, karena saya senang berteman. Pada tahun pertama sampai tahun kedua saya tidak pernah sampai juara, paling sampai finalis saja. Namun berkat kegigihan saya untuk tidak putus asa dalam belajar, Alhamdulillah tahun ini saya dipercayakan meraih juara 1,” kata Sarah yang merupakan pelajar SDI Assuyaniyah Bekasi.

Dari kegiatan ini, Sarah menambahkan, “Apabila belajar dilandasi niat tulus ikhlas dengan cara berpikir supra rasional, maka segala aktivitas kita bukan hanya berkah dalam kehidupan sehari-hari, melainkan menambah tabungan jiwa yang luar biasa,” tutupnya dengan rasa haru.

Baca juga: 

Inilah Daftar Jawara Lomba Matematika Nalaria Realistik Ke-3 Se-Bekasi 2017

Ketiga Kalinya SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama Menjadi Tuan Rumah LMNR Ke-3 2017

Sumber: Rep. Putri Amalia/KPM Cabang 4 Bekasi

Read more...

Inilah Daftar Jawara Lomba Matematika Nalaria Realistik Ke-3 Se-Bekasi 2017

Foto: Piala penghargaan LMNR ke-3 se-Bekasi

Bogorplus.com-Bekasi-Jawa Barat. Perhelatan Lomba Matematika Nalaria Realistik (LMNR) ke-3 se-Bekasi, yang diselenggarakan KPM Cabang 4 Bekasi telah berakhir (29/10/2017). LMNR ke-3 tahun 2017 ini telah menyuguhkan kompetisi yang dahsyat dari kemampuan individu para peserta. Tentunya ragam apresiasi telah disiapkan panitia untuk para peserta yang telah mengikuti kompetisi ini.

Berikut adalah para pemenang Lomba Matematika Nalaria Realistik (LMNR) ke-3

Foto: Kepala Cabang 4 Bekasi, Ibu Dien Novita menyerahkan piala bergilir Walikota Bekasi kepada SDI Al Azhar 6 Jaka Permai Bekasi

Piala bergilir Walikota Bekasi: SDI Al Azhar 6 Jaka Permai Bekasi

Kelas 1

Juara 1: Sekar Kinasih Arundati (SDI Darussalam Pekayon)

Juara 2: Rafa Kenzie A (SDI Al Azhar 6 Jaka Permai)

Juara 3: Raden Aryasatya Narendra Putra (SDI Al Azhar 6 Jaka Permai)

Juara Harapan 1: Zaira Zenita Zivanka (SDI Al Azhar 6 Jaka Permai)

Juara Harapan 2: Almira Intan Raytama (SDIT Nur Hikmah)

Juara Harapan 3: Princessa Indy Khairani (SDI Assuryaniyah)

Kelas 2

Juara 1: Callysta Widodo (SDIT Thoriq Bin Ziyad)

Juara 2: M. Raihan  (SDI Al Azhar 23 Jati Kramat)

Juara 3: Keandra Devan Ardana ( SDIT Teratai Putih Global)

Juara Harapan 1: Almira Shafiyah Hutomo ( SDI Assuryaniyah)

Juara Harapan 2: Salman Ahmad Zaidan (SDI Assuryaniyah)

Juara Harapan 3: Callista Amira (SDI Al Azhar 6 Jaka Permai)

Kelas 3

Juara 1: Hasan Syathir Pratama (SDI Darussalam Pekayon)

Juara 2: Adhwa Arisiditama Ghaizan D (SDI Darussalam Pekayon)

Juara 3: Aryaguna Djoyo Agasto (SD Victory Plus)

Juara Harapan 1: (Rafa Pramudya Susanto (SDIT REJIS)

Juara Harapan 2: Azkayra Rafania (SDI Darussalam Pekayon)

Juara Harapan 3: Raissa Nur Amalia (SDIT Nur Hikmah)

Kelas 4

Juara 1: Athayeris (SDI Al Azhar 6 Jaka Permai)

Juara 2: Aulia Anamta Mirza A ( SDIT Nur Hikmah)

Juara 3: M. Hisyam Irsyad (SDI Global Prima)

Juara Harapan 1: Kirana Qanita M ( SDI Al Azhar 6 Jaka Permai)

Juara Harapan 2: Shashe Kirana Nirwasita (SDI Darussalam Cikunir)

Juara Harapan 3: Rafazly Arasheed Wardana (SDI Darussalam Pekayon)

Kelas 5

Juara 1: Nahl Khairiya (SDI Al Azhar 6 Jaka Permai)

Juara 2: Adimas Rizky Zikrullah (SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama)

Juara 3: Dzanita Fannina W (SDI Al Azhar 12 cikarang)

Juara Harapan 1: Keira Avrista Esa Azzahrah (SDIT Teratai Putih Global)

Juara Harapan 2: Rheza Abdilla (SDIT Nur Hikmah)

Juara Harapan 3: Fatih Azzam Robbani (SDIT Nur Hikmah)

Kelas 6

Juara 1: Sarah Ayu Samudera (SDI Assuryaniyah)

Juara 2: Zahrah Nur Azizah (SDI Al Alaq)

Juara 3: Kayna Mufidah (SDIT Nur Hikmah)

Juara Harapan 1: Hamzah Abdul Rahim (SDIT REJIS)

Juara Harapan 2: Nayla Zahra (SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama)

Juara Harapan 3: Adisetyo Bagas Hutomo (SD Victory Plus)

 

Sumber: Rep. Putri Amalia/KPM Cabang 4 Bekasi 

Read more...

Ketiga Kalinya SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama Menjadi Tuan Rumah LMNR Ke-3 2017

Foto: Kepala Sekolah SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama, Ermayenti, S.Pd. memberikan penghargaan kepada peserta terbaik

Bogorplus.com-Bekasi-Jawa Barat  – Acara Lomba Matematika Nalaria Realistik (LMNR) yang digagas KPM Cabang 4 Bekasi sudah ke-3 kalinya digelar sejak tahun 2015. Acara bergengsi yang digelar tiap tahunnya ini selalu mendapat dukungan penuh dari Kampus SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama Bekasi.

Kepala KPM Cabang 4 Bekasi, Dien Novita, S.T mengatakan, “SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama merupakan sekolah yang memberikan banyak kontribusi dalam bidang pendidikan matematika yang digagas KPM. Kerjasama yang telah berjalan kurang lebih selama 10 tahun lebih telah menorehkan banyak sejarah,” ujar Ibu Fifi (panggilan akrabnya).

Lebih lanjut beliau  menjelaskan, “Ternyata sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jaka Permai Bekasi ini menjadi tempat pembinaan pelatihan matematika se-Bekasi setiap hari sabtu. Hal ini tentunya merupakan anugerah bagi kami. Ungkapan rasa terima kasih kami sampaikan kepada keluarga besar SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama karena telah menjadi mitra bagi Klinik Pendidikan MIPA,” pungkasnya.

Foto: Gedung SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama Bekasi/http://sdia9.muhajirien.sch.id/

Setiap kegiatan yang digelar Klinik Pendidikan MIPA, tentunya mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, khususnya bagi Ibu Ermayenti, S.Pd selaku Kepala Sekolah SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama yang merasakan langsung dampak positif dari penyebaran Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) & Matematika Nalaria Realistik (MNR).

“KPM adalah lembaga yang sudah terbukti mencetak insan cerdas dan berakhlak baik. SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama menaruh perhatian lebih kepada visi-misi yang dibawa oleh KPM,” kata Ibu Ermayenti.

Kepala sekolah yang telah menjabat sejak 2014 ini mengatakan bahwa acara LMNR yang ke-3 merupakan sarana yang tepat untuk merekrut para pelajar yang memiliki potensi lebih di bidang matematika. “Tentunya kami berharap, bukan hanya penghargaan saja, tetapi pengalaman lomba ini dapat diterapkan dalam kesempatan berbeda,” tutupnya.

Sumber: Rep.Putri Amalia/KPM Cabang 4 Bekasi

Read more...
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com