Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Items filtered by date: August 2018

Serunya Belajar Matematika Lewat Permainan Kartu Nara

Foto: Keceriaan anak-anak saat menjajal permainan Kartu Nara. Belajar Matematika kini semakin menyenangkan/ Dok. KPM

Ciomas-Kab.Bogor— Ada yang mengatakan jika belajar matematika itu sulit. Mungkin masih banyak ungkapan lain yang menggambarkan kengerian saat menghadapi pelajaran berhitung yang satu ini, terutama bagi kalangan anak-anak. Namun, bagaimana jika belajar matematika disajikan dalam sebuah permainan? Wah, sudah pasti belajar akan semakin menyenangkan, bukan?

Melihat kondisi ini, pegiat pendidikan yang juga merupakan Tokoh Perubahan Republika 2013, yakni Raden Ridwan Hasan Saputra menciptakan permainan unik agar anak-anak menyenangi matematika. Permainan itu bernama “Kartu Nara/Nara Game”.

Kartu Nara (Nata Alam Raya/Nara Game) merupakan sebuah permainan kartu yang diperuntukkan bagi siswa untuk melatih operasi hitung, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Selain itu, manfaat dari permainan ini juga memperkenalkan tentang bilangan terbesar, bilangan terkecil hingga pecahan sederhana.


Foto: Kartu Nara/Dok. KPM

Kartu Nara cocok dimainkan bagi kalangan pelajar SD, SMP, SMA, guru, hingga kalangan masyarakat umum. Di dalam permainan ini juga telah disediakan kartu dari angka 0-9 sebanyak 6 set (total ada 60 kartu), aturan permainan, dan papan panduan operasi.

“Keunggulan dari permainan ini adalah sederhana dan mudah dipahami aturan bermainnya. Selain itu, mudah untuk dibuat sebagai alat peraga dan menyenangkan sebagai wujud praktik berhitung dasar. Bahkan, kartu nara dapat meningkatkan kemampuan nalar anak melalui strategi yang dilakukan dalam rangka memenangkan permainan,” ujar Litbang Klinik Pendidikan MIPA, Teguh Imam Agus Hidayat.

Foto: Tidak hanya disukai anak-anak, permainan Kartu Nara pun digandrungi kalangan dewasa/Dok. KPM

Permainan Kartu Nara sudah bisa didapatkan di Toko Matematika, Laladon, Ciomas-Kab. Bogor. Bagi sahabat yang berminat untuk memiliki permainan tersebut dapat memesan/menghubungi tim Toko Matematika (081284585755). Adapun harga permainan Nara cukup terjangkau, yakni Rp. 20.000 untuk 1 paket permainan. Bagaimana sahabat, cukup menarik bukan? Selain mengusung tema “Belajar Matematika lewat Permainan”, permainan ini ditunjukkan agar anak-anak tak hanya bermain gadget, tetapi juga melakukan gerak fisik (tangan).

Tim Media

Read more...

Prodi Matematika IAIN Bengkulu Gelar Pelatihan Suprarasional & MNR

Foto: Bertempat di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kota Bengkulu, Prodi Matematika IAIN Bengkulu gelar seminar dengan mengangkat tema “Memaksimalkan Kemampuan Penalaran Generasi Islam melalui Pembelajaran MNR”/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bengkulu— Pelatihan Suprarasional dan Matematika Nalaria Realistik (MNR) semakin masif menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Kali ini, giliran Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Tadris menggelar kegiatan serupa, bertempat di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kota Bengkulu, pada hari Rabu-Jumat, 29-31 Agustus 2018 dengan mengangkat tema “Memaksimalkan Kemampuan Penalaran Generasi Islam melalui Pembelajaran MNR”.

Dalam sambutannya, Fatrima Santri Syafri selaku Ketua Prodi Tadris Matematika mengungkapkan bahwa pelatihan ini lahir dari permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar. “Matematika menjadi momok menakutkan bagi kalangan pelajar. Hal ini kerap menjadi perbincangan yang tak kunjung usai. Akhirnya, kami mencari solusi, yakni dengan menjajal metode cara berpikir suprarasional dan MNR guna meningkatkan kemampuan para guru dan calon guru agar semakin banyak orang yang senang terhadap Matematika,” ungkapnya. 

Hal tersebut terilhami kala Ibu Fatrima menyambangi dan mengikuti kegiatan pelatihan KPM di Bogor beberapa waktu lalu. KPM dan Tadris Matematika IAIN Bengkulu memiliki kesamaan visi-misi dalam membina siswa dibidang matematika. Atas dasar inilah, Prodi Matematika melabuhkan pilihannya kepada KPM. “Harapannya, kami dapat membuka kerja sama dalam bentuk sekolah center (SC) untuk memberikan wadah belajar bagi para guru dan siswa di Bengkulu yang ingin mendalami matematika melalui metode MNR dan SMS,” kata Ibu Fatrima.

Foto: Penandantanganan surat kerja sama antara Prodi Matematika IAIN Bengkulu dengan KPM dalam rangka membuka Sekolah Center (SC). Di Bengkulu akan berjalan program pembelajaran MNR dengan Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) ke sekolah-sekolah, oleh para mahasiswa tingkat akhir sebagai bentuk pengabdian kepada Masyarakat/Dok. KPM

Sementara itu, Riskan Sahbudin selaku Kabag Umum Fakultas Tarbiyah dan Tadris menjadikan momen ini sebagai refleksi diri bahwa menuntut ilmu adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim. Nasihat lain mengatakan, tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat. Ilmu matematika terkadang tidak banyak disukai, namun dengan menjiwai matematika, hidup akan lebih cerah.

Selama tiga hari, para peserta mengikuti serangkaian materi yang telah disiapkan panitia, di antaranya: Strategi sukses melejitkan siswa berprestasi dengan SMS dan MNR, uji kompetensi MNR, menjadi guru suprarasional hingga materi inti MNR (masalah nyata, pemahaman konsep, permainan matematika, penalaran komunikasi) yang menjadi pokok bahasan pelatihan.

Tim Media

Read more...

SD Kartika XIX-4 Cimahi Kembangkan Inovasi Pendidikan lewat Suprarasional dan MNR

 

Foto: Pelatihan Cara Berpikir Suprarasional dan MNR mendapat kesan positif dari puluhan guru di Kota Cimahi-Jawa Barat/Dok. KPM

Bogorplus.com-Cimahi-Jawa Barat.— SD Kartika XIX-4 Cimahi terpikat dengan Cara Berpikir Suprarasional dan Matematika Nalaria Realistik (MNR). Lembaga yang berkedudukan di Jalan Taman Urip Sumoharjo No. 2, Baros-Cimahi bersama beberapa sekolah dalam satu gugus menggelar Seminar dan Pelatihan Suprarasional dan MNR, bertempat di SD Kartika XIX-4 Cimahi, pada hari Jumat-Sabtu, 24-25 Agustus 2018 lalu.

Seminar ini merupakan program sinergi antara SD Kartika XIX-4 Cimahi dan KPM dalam membumikan ilmu cara berpikir Suprarasional dan MNR. Tercatat sebanyak 50 peserta dari 8 lembaga mengikuti seminar dan pelatihan dengan antusiasme yang tinggi. Adapun kedelapan lembaga tersebut di antaranya: SD Kartika XIX – 4, SD Kartika XIX – 5, SDN Baros, SDN Baros Mandiri 4, SDN Mandiri 5 Cimahi, SDN Kebon Sari 2, SDN Kebon Sari 1, dan IKIP Siliwangi.

Foto: Para peserta mengikuti dengan antusiasme yang tinggi ketika menyimak paparan setiap materinya/Dok. KPM

“Kami ingin para guru dapat memahami berbagai kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan mutu profesionalisme guru dalam pelaksanaan KBM dan membina siswa dibidang matematika, khususnya lewat cara berpikir suprarasional dan penerapan metode MNR,” kata Ibu Muslimah selaku Kepala SD Kartika XIX-4 Cimahi dalam keterangan persnya.

Ibu Muslimah mengatakan, dirinya bersama para guru di sekitar Cimahi memiliki itikad tercapainya proses KBM yang berkualitas, berprinsip, objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan. Oleh karena itu, hal tersebut memerlukan dukungan dari lembaga yang kompeten.

Selama ini, kata Ibu Muslimah, kita selalu tersandera oleh paradigma lama dengan menghapal rumus matematika dan berpikir natural. Faktanya, waktu terus bergulir dan menuntut kita agar berpikir kreatif. Oleh karena itu, Suprarasional dan MNR adalah jawabannya. Karena manfaatnya langsung terasa sehingga layak untuk dikembangkan dalam sebuah inovasi pendidikan.

Foto: Litbang Klinik Pendidikan MIPA, Asep Sapa'at gugah peserta lewat pelatihan cara berpikir suprarasional/Dok. KPM

Lima puluh peserta juga disuguhi beragam materi yang mampu mendongkrak inovasi dan kreativitas, salah satunya seminar yang bertajuk “Menjadi Guru Berkah dengan Cara Berpikir Suprarasional” yang dibawakan oleh Asep Sapa’at. Disamping itu, tak terlewatkan materi  yang bertajuk “Strategi Sukses Melejitkan Prestasi lewat Sistem Metode Seikhlasnya dan Matematika Nalaria Realistik” oleh Teguh Imam Agus Hidayat. Kedua penyaji tersebut merupakan tim Litbang Klinik Pendidikan MIPA (KPM).

Foto: Teguh Imam Agus Hidayat, Pelatih sesi MNR, kenalkan permainan kartu nara kepada peserta pelatihan/Dok. KPM

Sementara itu, Ibu Nofian Handayani selaku guru SDN Kebon Sari 2 Cimahi mengapresiasi pelatihan selama dua hari yang digelar SD Kartika XIX-4 Cimahi. “Butuh keteguhan hati yang kuat agar dapat istiqomah menjalankannya, namun hasilnya pun Insya Allah sangat luar biasa. Sebagai Ibu Rumah Tangga dan guru, ekspetasi saya terpenuhi dengan mengikuti pelatihan ini. Sangat  mengesankan,” ujarnya.

Tim Media

Read more...

SMP Bantarjati Yayasan Indocement Gelar Seminar Cara Berpikir Suprarasional & MNR

 

Foto: Puluhan peserta terdiri dari guru SD-SMP memadati aula SMP Bantarjati Klapanunggal dalam rangka seminar cara berpikir suprarasional dan metode MNR/ Dok. KPM

Bogorplus.com-Klapanunggal-Kab. Bogor— Setelah melewati penantian yang cukup panjang, akhirnya seminar cara berpikir suprarasional dan Matematika Nalaria Realistik (MNR) sukses digelar di SMP Bantarjati Klapanunggal, Sabtu (25/08/2018). Lembaga yang berada dibawah naungan Yayasan Indocement Tunggal Prakarsa ini menggandeng tim Klinik Pendidikan MIPA (KPM) untuk menyajikan materi yang bertajuk “Strategi Melejitkan Prestasi Siswa dengan Cara Berpikir Suprarasional dan Metode MNR”. Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 09.00-11.30 WIB sukses memikat sebanyak 80 peserta (guru) Se-Klapanunggal.

“Hadirnya seminar ini merupakan langkah awal kerja sama yang akan dibangun antara SMP Bantarjati dan Klinik Pendidikan MIPA dalam bentuk Sekolah Center (SC). Oleh sebab itu, seminar ini digelar guna mewujudkan impian tersebut,” ungkap Ibu Yoyoh selaku ketua pelaksana kegiatan seminar.

Foto: H. Moh Arodhi menjadi pembicara pada acara yang digagas oleh SMP Bantarjati Klapanunggal/Dok. KPM

Ibu Yoyoh menambahkan, penyelenggaraan seminar ini mendapat respons positif dari para peserta. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta yang hadir, yakni 80 peserta. Bahkan, peserta yang hadir ada yang berasal dari luar Klapanunggal seperti Ciawi, Tajur, dan Kota Bogor.

Pegiat pendidikan alumnus Universitas Indraprasta PGRI ini menegaskan, rangkaian kegiatan ini tak hanya sampai di seminar saja, tetapi akan dilanjutkan dengan pelatihan lanjutan selama dua hari untuk mengkaji lebih dalam ihwal Matematika Nalaria Realistik (MNR).

Foto: Wakil Kepala SMP Bantarjati, Bapak Musleh saat memberikan sambutan, pada kesempatan tersebut hadir pula Ibu Yoyoh selaku ketua pelaksana seminar dan Bapak H. Moh Arodhi sebagai pembicara/Dok. KPM

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Kepala Sekolah SMP Bantarjati, Bapak Musleh berharap bahwa program ini dapat menjadi pintu gerbang untuk meningkatkan kualitas guru maupun pelajar.

Pak Musleh mengisahkan kondisi saat ini,  perjuangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melebihi perjuangan membuat bangunan setinggi 40 lantai, bahkan lebih dari itu. Mengapa? Karena jika seorang insinyur mendapat amanah membangun suatu bangunan, pekerjaan tersebut akan selesai kala bangunan tersebut sudah jadi (rampung). Sedangkan perjuangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan merupakan perjuangan membangun peradaban, tak bisa berhenti atau merasa puas sampai dititik tertentu. Roda kehidupan terus berputar dan tantangan hidup bagi generasi muda semakin berat karena hidup di zaman ketidakpastian.

“Jika kita tidak menanam bibit unggul (generasi muda) dengan ilmu agama, akhlak, dan pengetahuan yang mumpuni, apa yang akan dapat kita petik dikemudian hari? Oleh sebab itu, semoga dengan hadirnya KPM di Klapnunggal dapat menjadi jembatan bagi para pendidik agar terus berikhtiar menjadi guru yang berkah,” imbuh Pak Musleh.

Pada kesempatan yang sama, Ibu Tri Kartiwi, guru matematika SMPI Al Kautsar selaku peserta menanggapi positif seminar motivasi cara berpikir suprarasional dan MNR. “Selain menambah kemampuan berpikir sekaligus mempersiapkan diri menjadi seorang pendidik yang lebih berkah, materi yang disajikan pun menarik dan sesuai dengan konteks perkembangan zaman,” ujarnya.

Tim Media

Read more...

Hai Pelajar SD di Sukabumi, Yuk Nikmati Tantangan di Kompetisi “MOCHI 2018”!

Foto: RPM Sukabumi

Cicurug-Sukabumi — Bagi Sahabat yang sering menyambangi wilayah Sukabumi, mungkin sudah tak asing lagi dengan sajian kue mochi yang enak dan lembut. Terlebih, hidangan khas Jepang ini sudah memiliki varian rasa berbeda, tentu semakin menggugah selera penikmat kuliner. Pada bulan September mendatang, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) akan menghadirkan “MOCHI” untuk pelajar Sukabumi. Namun jangan salah, “MOCHI” yang akan digelar pada tanggal 02 September 2018 ini bukan sebuah makanan, melainkan sebuah Kompetisi Matematika yang diperuntukkan bagi pelajar kelas 4-5 Sekolah Dasar di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

Rumah Pendidikan MIPA (RPM) bertindak sebagai penggagas kompetisi yang bertajuk Mathematics of Challenge Sukabumi. Lembaga yang berkedudukan di Jalan Raya Siliwangi, No. 406, Cicurug-Sukabumi sengaja menghadirkan “MOCHI” untuk memberikan kesempatan kepada para pelajar SD dari berbagai sekolah untuk mengembangkan potensinya dibidang Matematika.

Foto: RPM Sukabumi

Manajer Jaringan KPM Pusat, Taufik Hidayah mengatakan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh minimnya kesadaran mengenai pentingnya pendidikan dalam menentukan kualitas SDM, khususnya dikalangan pelajar. Harapannya, kehadiran “MOCHI” dapat menjadi solusi guna mendayagunakan potensi pelajar dibidang Matematika agar dapat berpikir kreatif dan kritis. 

Sementara itu, Kepala RPM wilayah Sukabumi, Deni Hamdani menambahkan, ajang MOCHI merupakan wadah persiapan untuk menghadapi event Matematika terbesar, yakni “UJI SOAL MNR 2018/2019” yang akan digelar mulai tanggal 13 September 2018.

Event “MOCHI” rencananya akan berpusat di Sekolah Attakwin, Jalan Raya Cibadak, Nagrak, Kab. Sukabumi. Pelajar yang berminat mengikuti acara ini dapat mendaftarkan diri ke kantor Rumah Pendidikan MIPA wilayah Sukabumi atau dapat menghubungi Bapak Deni Hamdani (087876803111), pendaftaran dibuka sampai tanggal 28 Agustus 2018. Adapun untuk biaya kegiatan ini, RPM menerapkan sistem metode seikhlasnya (SMS) sesuai kemampuan peserta/sekolah.

Bagi para pemenang, panitia “MOCHI” menyediakan hadiah uang pembinaan bagi juara 1, piala, dan sertifikat bagi juara 1, 2 & 3. Informasi undangan event “MOCHI”, silakan dapat diunduh di sini.

Tim Media

Read more...

Belajar Kepemimpinan dari Pangdiv 1 Kostrad

Oleh: Asep Sapa'at
(Pelatih Suprarasional & Litbang KPM)
Foto: Penulis (kedua dari kanan) berfoto bersama Pangdivif 1 Kostrad (paling kanan)/Dokumentasi KPM 

Bogorplus.com.-- Pemimpin adalah sosok kunci kemajuan suatu organisasi. Tanpa pemimpin, organisasi tak bervisi dan mudah kehilangan orientasi. Saya selalu teringat salah satu narasi tentang esensi kepemimpinan berikut ini, “Sekumpulan domba yang dipimpin singa akan mengalahkan sekumpulan singa yang dipimpin domba”. Leader with strong leadership, dambaan bagi semua anggota tim di suatu organisasi. Satu dari sekian pemimpin inspiratif yang pernah saya temui ada pada sosok Mayjend Agus Rohman, S. IP., Panglima Divif-1 Kostrad.                                               

Baru pertama saya jumpa Mayjend Agus, aura kepemimpinannya sangat kuat. Ketika memberikan penguatan di sesi penutup pelatihan suprarasional bagi tim tembak Div-1 Kostrad, saya sangat terkesan dengan retorika dan isi ceramahnya. Beliau mengajak seluruh anggota tim untuk semakin dekat dengan Tuhan Yang Maha Kuasa, menjaga kesucian pikiran dan perbuatan atas nama diri, keluarga, kesatuan, bangsa dan negara. Diselingi cerita bernada candaan membuat suasana hangat dan akrab.

Wibawa Mayjend Agus sangat kuat. Analisis saya, pemimpin-pemimpin besar yang punya reputasi hebat dan dihormati anggota tim selalu punya ‘kebiasaan istimewa’. Dalam perspektif suprarasional, pemimpin hebat memiliki tabungan jiwa yang besar. Tabungan jiwa besar didapatkan dari kedekatan dirinya pada Tuhan serta kebaikan-kebaikan yang selalu dilakukan kepada sesama manusia. Tepat sekali analisis saya, kehebatan dan kewibawaan Mayjend Agus memang berasal dari perjuangan dan rencana susah yang sering dilakukannya dalam kehidupan keseharian. Hal ini terungkap saat saya menemani guru kehidupan saya, Pak Ridwan Hasan Saputra (RHS) berbincang santai setelah acara pelatihan suprarasional selesai di Markas Divisi Infanteri Kostrad di Cilodong.

Beberapa bulan setelah perjumpaan dengan Mayjend Agus, saya tidak kaget menerima kabar bahwa Tim tembak Div-1 Kostrad menjadi juara umum piala KASAD 2018 setelah meraih 5 trofi dan menyabet 8 medali emas, 2 medali perak, dan 5 medali perunggu. Melengkapi hasil gemilang tersebut, beberapa rekor berhasil dipecahkan tim petembak Div-1 Kostrad. Tim tembak Div-1 Kostrad pernah dilatih cara berpikir suprarasional oleh Pak RHS. Hebatnya, tim tembak Div-1 Kostrad bersungguh-sungguh mengamalkan ilmu suprarasional yang diajarkan Pak RHS.

Saat menerima kabar prestasi gemilang yang ditorehkan anggota tim Mayjend Agus pada kejuaraan piala KASAD 2018, saya teringat kembali dengan kata-kata Mayjend Agus untuk membakar semangat dan menggugah kesadaran anggota tim untuk menghadapi kejuaraan piala KASAD 2018. Bahkan, beliau memberikan perhatian, dukungan, serta doa tulus untuk keberhasilan prajurit di kesatuannya. Meski raga berpisah jauh dari para prajuritnya, sosok pemimpin sejati ini memberikan ucapan selamat untuk para prajuritnya dari kota Mekah. Berikut pesan menggetarkan yang disampaikan Mayjen Agus untuk Tim tembak Div-1 Kostrad.

“Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Prajurit Divif 1/PVG Kostrad yang saya banggakan. Dari Multazam (antara hajar aswad dan pintu Ka’bah Masjidil Haram), tempat yang paling mustajab untuk memanjatkan doa, bermohon kepada Allah SWT saat selesai shalat tahajud. Alhamdulillah saya dan kita semua prajurit berdoa kepada-Nya, dan Allah mengabulkan permohonan kita untuk menjadi yang terbaik dan berhasil menjadi JUARA UMUM.

Salam hormat dan bangga saya kepada atlet petembak PVG dan seluruh prajurit Divif-1 Kostrad dimana pun bertugas dan berada. Tetap semangat, rendah hati, dan dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT.”

Loyalitas dan militansi prajurit tidak bisa dibeli. Hal ini hanya bisa dibangun dengan sikap mental yang tepat dari sosok pemimpin mereka. Pribadi pemimpin yang dekat dengan Tuhan dan gemar berbuat kebaikan nyatanya selalu menginspirasi para prajurit untuk mengerahkan segenap kemampuan terbaiknya bagi keberhasilan tim. Karena pemimpin yang bisa menyatu dengan tim, sejatinya adalah pemimpin yang paham untuk apa dan untuk siapa mereka memimpin. Terima kasih atas ilmu dan inspirasi kepemimpinannya, Mayjend Agus.

Read more...

Prestasi Gemilang Divisi Infanteri 1 Kostrad dan Suprarasional

Sumber Foto: Divisi Infanteri 1 Kostrad

Bogorplus.com-Cilodong-Depok.-- Tim tembak Divisi Infanteri 1 Kostrad (Div-1/K) berhasil meruntuhkan dominasi Tim Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dalam kejuaraan tembak piala KASAD 2018. Tim tembak Div-1/K menjadi juara umum setelah meraih 5 trofi dan menyabet 8 medali emas, 2 medali perak, dan 5 medali perunggu. Melengkapi hasil gemilang tersebut, beberapa rekor berhasil dipecahkan tim petembak Div-1/K. Apa rahasia dibalik pencapaian luar biasa ini?

Komandan Kontingen Menembak Div-1/K, Letkol Inf Setyo Wibowo angkat suara, “Hasil ini merupakan jerih payah dari seluruh tim kontingen. Ada tetesan keringat dan air mata. Dengan pengorbanan yang luar biasa, kita mendapatkan hasil yang luar biasa. Sesungguhnya, proses tak akan pernah mengkhianati hasil”. Senada dengan hal itu, Letkol Cpl Ramin, S. IP, M. Tr(Han) sebagai Wadan Kontingen Menembak Div-1/K 2018 menuturkan bahwa keberhasilan ini sudah dirancang enam bulan sebelum pelaksanaan kejuaraan tembak piala KASAD 2018 dihelat. “Saat kontingen lain masih bersantai, kita sudah memulai perjuangan. Berlatih lebih tekun dan lebih intensif. Hormat dan loyal pada pelatih karena ridho pelatih adalah ridho orang tua juga. Kualitas ibadah dilakukan oleh atlet, tim pelatih, dan pendukung untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kami belajar bertahap tiap hari bangun malam jam 02.00 dini hari shalat, tahajud bagi yang muslim dan membaca kitab 1 ayat bagi yang beragama kristen. Bagi yang muslim menjalankan puasa senin dan kamis, mohon maaf pada orang tua, rajin bersedekah. Akhirnya, titel juara umum berhasil kami raih.”, ungkap pria yang menjabat sebagai Dandepal Div-1/K.

Tim tembak Div-1/K sungguh-sungguh mengamalkan ilmu suprarasional, inilah salah satu rahasia terbesar dibalik keberhasilan mewujudkan cita-cita yang seolah tidak mungkin, yaitu menjuarai kejuaraan tembak piala KASAD 2018 sekaligus mengalahkan Tim Kopassus. “Saya secara pribadi yakin, Insyaallah Tim-1 Div/K akan berhasil meraih juara umum dengan menerapkan cara berpikir suprarasional. Kekuatan tabungan jiwa, keprihatinan yang dijalani akan menghasilkan kebahagiaan hakiki.”, urai Letkol Cpl Ramin.

Sumber Foto: Divisi Infanteri 1 Kostrad

Letda Inf Dwi Purwoko, Ketua Tim Pelatih Kontingen Div-1/K mengungkapkan bahwa inspirasi cara berpikir suprarasional menjadi kunci sukses atas raihan prestasi tim petembak Div-1/K, “Untuk menggapai kemenangan ini, perjuangannya sangat panjang. Di saat orang lain berlibur di hari sabtu dan minggu, kami terus berlatih. Kami berlatih secara fisik, strategi, dan mental. Kami berjuang tak kenal lelah dengan segala keterbatasan yang ada.” Beliau menuturkan bahwa ilmu suprarasional merupakan ilmu baru bagi Tim Div-1/K. Awalnya berat mengamalkan ilmu suprarasional. Namun lambat laun, kita bisa mempraktikkan ilmu suprarasional dengan penuh keikhlasan. “Dampak dari pengamalan suprarasional membuat para atlet patuh pada Tuhan Yang Maha Kuasa, patuh pada orang tua dan pelatih. Karena hal tersebut, para atlet berlatih sungguh-sungguh. Tak ada waktu untuk bersantai. Para petembak saya tak hanya menganggap pelatih sebagai instruktur teknik, tetapi menjadi inspirasi bagi kemajuan hidup mereka. Meski ditempa latihan berat, para petembak berlatih sepenuh hati mengikuti arahan pelatih. Dengan cara berpikir suprarasional, terbangun keteguhan hati dan kekuatan iman sehingga para petembak menghasilkan performa yang bagus saat lomba dan berhasil melampaui target.”, pungkas Letda Inf Dwi Purwoko.  

Para atlet tak memungkiri bahwa ilmu suprarasional menjadi faktor penentu kesuksesan mereka di kejuaraan tembak piala KASAD 2018. Prada Moses menuturkan bahwa ilmu suprarasional yang disampaikan Pak Ridwan Hasan Saputra (RHS) sangat bermanfaat dalam menuntun pada jalan kesuksesan. “Dari ilmu suprarasional, saya belajar untuk memahami diri, bersabar, dan mau merencanakan kesusahan dan banyak pengorbanan untuk meraih keberhasilan hidup. Saya relatif baru belajar menembak. Tetapi, setelah berlatih sungguh-sungguh mengikuti bimbingan pelatih dan mengamalkan ilmu suprarasional, Tuhan telah berkehendak membuat saya saya bisa menjadi juara bahkan memecahkan rekor.” ujar pemecah rekor dikecabangan otomatis match 2. Teringat pesan Pak RHS, orang biasa bisa menghasilkan prestasi dan karya luar biasa jika tabungan jiwanya besar. Dan untuk memiliki tabungan jiwa besar, harus ada rencana susah dan pengorbanan yang besar pula. Selamat untuk Tim Div-1/K.   

Tim Media

Read more...

Kemenangan PSSI U 16 dan ilmu Suprarasional

(Oleh: Rama Hendarto B, Pengagum Ilmu Suprarasional)
Sumber foto: Republika.co.id

Ketika komentator mengatakan sebagian dari keuntungan tiket semifinal kejuaraan sepakbola AFF U-16 didonasikan kepada korban bencana alam di Lombok NTB, penulis yakin Indonesia pasti melangkah ke final. Benar saja, selang beberapa menit kemudian, kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk kemenangan Indonesia.

Dalam kaca mata ilmu suprarasional, ketika tabungan jiwa (pahala) secara kolektif bertambah, maka keberhasilanlah hasilnya. Selaras dengan gagasan Bapak Ridwan Hasan Saputra, motivator Suprarasional, kemenangan menjadi bonus ketika tujuan utama mengabdi kepada Tuhan telah dilakukan, baik pengabdian yang bersifat ibadah maupun berbuat baik kepada sesama makhluk Tuhan.

Hal ini dibuktikan kembali ketika timnas Indonesia U-16 berhadapan dengan timnas Thailand U-16 di babak final. Efek suprarasional masih berlanjut, saat running text menayangkan donasi PSSI sebesar 1 milyar rupiah untuk korban bencana alam di Lombok, terjadilah kemenangan yang ditunggu-tunggu seluruh rakyat Indonesia. Timnas Indonesia U-16 mengandaskan timnas Thailand U-16 lewat drama adu penalti. Ketika kita tidak pernah menang  melawan tim kuat seperti Thailand, hal ini bisa diruntuhkan dengan cara berpikir suprarasional. Donasi atau sedekah pada korban gempa di Lombok menjadi faktor pelengkap yang mengantarkan timnas Indonesia U-16 menjadi juara Piala AFF 2018.

Kekuatan cara berpikir suprarasional masih dibutuhkan untuk mengarungi ajang Piala Asia berikutnya pada 20 September-7 Oktober 2018 mendatang di Malaysia. Lawan lebih kuat dan lebih tangguh akan dihadapi timnas PSSI U-16 di grup C seperti Iran, India, dan Vietnam. Namun, penulis meyakini dengan kemampuan olah fisik, olah strategi, dan dengan ikhtiar perbuatan kebajikan secara kolektif dari seluruh elemen bangsa (misal, memberikan donasi kepada saudara sebangsa yang sedang ditimpa musibah), bukan hal mustahil jika timnas U-16 dapat menjuarai piala asia bahkan piala dunia, serta semakin mengokohkan nilai persatuan dan kesatuan bangsa yang kita cintai ini.

Read more...

Membangun Budaya Kerja Unggul di Dufan dengan Suprarasional

Bogorplus.com-Jakarta.-- Kombinasi antara budaya kerja unggul dan Sumber Daya Manusia (SDM) andal bisa mendorong kiprah dan prestasi lembaga menuju pencapaian yang luar biasa. Menyadari hal itu, Divisi Head Dufan “PT. TIJA" menyelenggarakan pelatihan cara berpikir suprarasional tanggal 7 Agustus 2018 di ruang pentas prestasi Dufan. Tujuan dihelatnya acara ini untuk meningkatkan kinerja lembaga sekaligus membentuk SDM dengan kualitas cara berpikir suprarasional mumpuni.

Manajer Operasional Departemen Head Dufan, Reynon Vigor Adi Sukma mengungkapkan, “Alhamdulillah, kami sangat senang sekali mendapat ilmu cara berpikir suprarasional. Ilmu ini sangat luar biasa karena dapat bermanfaat untuk menjadikan individu bahkan lembaga mencapai posisi kehidupan yang lebih baik.” Dari perspektif kelembagaan, Reynon optimis pasca menerapkan cara berpikir suprarasional akan terjadi perubahan dalam individu masing-masing karyawan serta mendongkrak budaya kinerja tim secara kolektif. “Ilmu cara berpikir suprarasional akan sangat luar biasa bermanfaat jika diamalkan secara sungguh-sungguh dalam kehidupan keseharian”, ungkap pria pegiat off road ini.

Acara pelatihan suprarasional bagi karyawan Dufan menghadirkan narasumber Ridwan Hasan Saputra (RHS), Penulis Buku Best Seller ‘Cara Berpikir Suprarasional’ yang juga Tokoh Perubahan Republika 2013. Dalam paparannya, RHS menggugah kesadaran para peserta bahwa setiap karyawan Dufan bisa menjadi orang-orang besar. Syaratnya, mereka kerap menghasilkan karya-karya besar dalam hidup. Bekerja bukan semata mencari uang, tetapi menghasilkan karya yang bermanfaat bagi orang banyak.

Tak ada jalan mudah bagi orang-orang besar. Mereka harus mampu mengoptimalkan 3 antena hidup yang dimilikinya berupa panca indera, akal, dan hati. “Persoalan utamanya, kita hanya bekerja dengan mengandalkan panca indera saja. Sedangkan fungsi akal, apalagi hati jarang didayagunakan”, tutur RHS. RHS berpesan kepada seluruh peserta pelatihan yang hadir untuk konsisten mengembangkan daya fisik, akal, dan hati. “Jadilah orang berjiwa besar. Karena orang berjiwa besar memiliki tabungan jiwa besar sehingga rezekinya luas dan bisa meraih apa pun yang dicita-citakan”, tutup RHS diiringi tepuk tangan seluruh karyawan Dufan yang memenuhi ruangan pentas prestasi Dufan.

Tim Media

Read more...

Kantor Baru Rumah Pendidikan MIPA Cikarang Diresmikan


Foto: Kantor Rumah Pendidikan MIPA Cikarang

Bogorplus.com-Cikarang-Kab. Bekasi.-- Peresmian  kantor dan kelas baru RPM Cikarang pada hari Minggu, 29 Juli 2018, yang berlokasi di Ruko Simprug Blok A3 no.23, Jawa 2, Cikarang, sukses menyedot perhatian publik karena ramai dihadiri orang tua siswa RPM Cikarang, perwakilan dari KPM Pusat Bogor , KPM Cabang Bekasi, KPM Cabang Depok, KMS Al Kahfi Jakarta, serta para Kepala Sekolah Mitra di Cikarang. Sekolah-sekolah mitra tersebut antara lain adalah SDI Al Azhar 12, SMPIT Al Fawwaz, SDIT Modern Nurrahman, SDIT Al Kautsar, SDI Nadindra, SDIT Nurul Ulum dan SD Presiden.

Acara peresmian ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, penampilan Tahfidz dari siswa RPM Cikarang, yakni Danu Putra Wicaksono dan Muhammad Aza Syariq.

Vitri Wulandari, S. Pt, selaku kepala RPM Cikarang, dalam sambutannya mengucapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-NYA dan terima kasih kepada KPM Pusat dan seluruh orang tua siswa RPM Cikarang atas dukungannya sehingga sekarang siswa-siswi RPM Cikarang bisa belajar di tempat yang  lebih nyaman dan kondusif. Namun, peresmian lokasi baru ini bukanlah hasil akhir perjuangan akan tetapi amanah baru yang harus benar-benar diemban dan dijaga. Beliau juga berharap RPM Cikarang bisa semakin menyebarkan visi dan misi KPM dan memberikan banyak manfaat untuk umat.


Foto: Kepala Rumah Pendidikan MIPA, Vitri Wulandari

M. Arodhi selaku perwakilan dari KPM Pusat Bogor, mengajak kepada seluruh tamu dan orang tua siswa yang hadir untuk memperbanyak tabungan Jiwa karena jika tabungan jiwa kita banyak maka masalah akan selesai. Bahkan dengan tabungan jiwa, kita juga bisa membantu orang lain.

Foto: Peresmian Kantor Rumah Pendidikan MIPA (RPM) Cikarang bersama Wakil Pimpinan KPM Pusat, Drs. H Moh Arodhi beserta tamu undangan

Orang tua siswa dari Hilman Akbar Wiraatmaja, Mien Hermillah, memotivasi dan mengajak orangtua siswa utk lebih peduli, mendukung dan bisa bekerjasama yang baik dengan RPM Cikarang karena RPM Cikarang itu milik kita bersama, tujuannya untuk menyebarkan kebaikan dan memberikan manfaat, yang akhirnya manfaat itu akan dirasakan oleh siswa-siswi RPM Cikarang yang menjadikan anak mandiri dan terampil bernalar.

Pada kesempatan ini pula, RPM Cikarang memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada sekolah mitra SDI Al Azhar 12 Cikarang dan SMPIT Al Fawwaz Cikarang yang telah bekerjasama dengan RPM Cikarang dalam penyelenggaraan Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR 13) dan AIMO Trial 2018 serta OMSI ke 3.

Penghargaan tersebut secara simbolis diberikan oleh Bapak H.M. Arodhi kepada Kepala Sekolah SDI Al Azhar 12 Cikarang, Bapak Winarto, dan Kepala Sekolah SMPIT Al Fawwaz, Bapak Ma'mun Al Masri.

RPM Cikarang yang merupakan perpanjangan tangan dari KPM Pusat Bogor untuk wilayah Cikarang ini semula berlokasi di Jalan Kancil 5 blok D no. 100 dan sudah berdiri sejak tahun 2015.

Sebelum kantor dan kelas baru RPM Cikarang di Ruko Simprug ini diresmikan oleh Bapak H.M.Arodhi dengan menggunting pita di pintu kantor, Ustadz Ahmad Kusmayadi telah memimpin doa bersama dengan seluruh tamu yang hadir, mengharap keridhoan Alloh, semoga RPM Cikarang semakin diberkahi oleh Alloh dan banyak memberikan manfaat.

Koresponden: Masriah (RPM Cikarang)

Read more...
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com