Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

KPM Sukses Menggelar Event Internasional CFM 2018

Foto: Challenge for Future Mathematicians (CFM) 2018/Dok. KPM 

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat -- Kesuksesan gelaran olimpiade matematika bertaraf internasional di Bogor-Jawa Barat, yang bertajuk "Challenge for Future Mathematicians (CFM)", pada tanggal 27-30 Oktober 2018 lalu, semakin mengukuhkan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) sebagai lembaga yang berputar menjadi penyelenggara kompetisi internasional.

Selama kompetisi berlangsung, 153 peserta dari 5 negara, seperti: Vietnam, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Indonesia berlaga yang berpusat di Aula Griya Dharma Wulan, Sentul-Bogor. Mereka juga bersaing dalam 2 kategori, yakni individual contest dan team contest. Selain itu, ada juga sesi tambahan, yaitu puzzle contest. Pada event kali ini, sebanyak 17 medali emas, 34 medali perak, 57 medali perunggu diperebutkan oleh ratusan peserta mulai kelas 3 SD-8 SMP.

Keberhasilan KPM menjadi tuan rumah tak hanya baru kali ini saja. Bila kita tengok sebelumnya, ada beberapa event internasional dimana KPM menjadi tuan rumah, di antaranya International Mathematics and Science (IMSO) November 2016, International Mathematics Wizards Challenge (IMWiC) Mei 2018, dan International Youth Exchange (IYE) Agustus 2018, dan kegiatan serupa lainnya pada tahun 2015.

Foto: Ridwan Hasan Saputra (tengah) bersama team leader negara peserta CFM 2018/Dok. KPM

Meski telah banyak mengikuti berbagai kegiatan internasional, tak membuat KPM jumawa. "Sedianya, event olimpiade sebagai pemersatu seluruh elemen bangsa, tak hanya bidang matematika, namun berlaku untuk bidang olimpiade lainnya. Kami bersyukur karena diberikan keberkahan dari Allah Swt atas terselenggaranya event ini. Hal ini tak mungkin dapat terwujud tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak. Selain sebagai pemersatu bangsa, CFM kali ini diharapkan juga dapat memupuk persaudaraan antar bangsa, khususnya peserta negara CFM," ungkap Muchammad Fachri selaku Ketua Penyelenggara CFM 2018.

Pasca awarding ceremony, apresiasi pun disampaikan kepada tim KPM yang telah sukses menggelar event CFM untuk kedua kalinya di Indonesia. Salah satunya disampaikan Nguyen Chi Truang. "Saya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada KPM karena telah sukses menggelar event CFM 2018 sehingga siswa, orang tua, dan official begitu senang mengikuti rangkaian CFM di Bogor," ungkap Team Leader Vietnam ini.

Tak hanya menggelar dan mengikuti kompetisi internasional, KPM pun tengah bersiap untuk menggelar kompetisi matematika bertaraf nasional, yakni Babak Penyisihan Kompetisi Matematika Matematika Nalaria Realistik (KMNR) Se-Indonesia Ke-14, yang akan berlangsung pada tanggal 25 November 2018. Bagi para sekolah dan pelajar yang ingin mengikuti event nasional tersebut dapat menghubungi tim lomba KPM 0812-8546-962.

Saksikan juga tayangan kilas balik kegiatan CFM 2018 (Klik Gambar dibawah ini)

Tim Media

Read more...

Kartu Nara Jadi Permainan Eksplorasi di Ajang Olimpiade Matematika Internasional

Foto: Permainan Kartu Nara/Dok. KPM

Bogorplus-com-Bogor, Jawa Barat – Pada gelaran Challenge for Future Mathematicians (CFM) 2018, sebanyak 153 peserta dari 5 negara yang terdiri dari Vietnam, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Indonesia telah berjuang untuk meraih prestasi terbaik di ajang tahunan tersebut. Ada dua jenis lomba dalam ajang CFM ini, yakni individual contest & team contest. Selain itu, ada pemandangan berbeda kala memasuki babak puzzle contest (permainan eksplorasi), yakni adanya permainan kartu nara (Nara Game) sebagai tantangan eksplorasi bagi para peserta.

Untuk pertama kalinya, Kartu Nara menjadi permainan yang dipertandingkan pada event internasional. Permainan yang digagas oleh CEO Read1 Humas School (RHS), Ridwan Hasan Saputra ini semakin menambah cair suasana ditengah ketatnya persaingan antar peserta di ajang kompetisi.

Foto: Kartu Nara pun menjadi permainan puzzle contest di ajang internasional CFM 2018/Dok. KPM

Nara game diperkenalkan kepada publik pada pertengahan tahun 2016. Sejak saat itu, permainan nara mulai digandrungi kaum pelajar, tak terkecuali insan pendidik, seperti guru, mahasiswa, dan umum pada kesempatan pelatihan, kompetisi, dan kegiatan belajar di berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran permainan Kartu Nara pada kompetisi internasional bukan tanpa alasan, Muchammad Fachri selaku Ketua Pelaksana CFM 2018 menjelaskan, ditetapkannya Kartu Nara bertujuan memperkenalkan produk asli karya Klinik Pendidikan MIPA kepada dunia internasional.

"Permainan Kartu Nara bukan permainan kartu biasa. Di dalamnya terdapat pengenalan operasi hitung, berpikir  strategis, hingga belajar  mengambil keputusan untuk meraih kemenangan," tuturnya.


Foto: Meski sederhana, kartu nara mampu menyuguhkan eksplorasi matematika unik dan menyenangkan/Dok. KPM

Sementara itu, Thyeadi Tungson selaku ketua dewan juri mengatakan, sesi puzzle contest tak harus melulu dengan permainan yang sulit dan menantang.

"Prinsipnya, kita ingin menghadirkan permainan yang fun (menyenangkan). Meskipun permainannya sederhana, tapi jika dikemas dengan cara bermain yang menarik, pasti jadi seru. Dan, kategori tersebut ada di dalam permainan Kartu Nara. Terbukti, peserta dari luar negeri pun sangat antusias ketika bermain, bahkan dapat menjuarai sesi puzzle contest ini " ujar Pak Thyeadi.

Bagi sahabat yang penasaran dengan Permainan Kartu Nara bisa mendapatkannya di KPM Mart (silahkan klik disini). Kartu ini sangat cocok dimainkan bagi kalangan pelajar SD-SMA, guru, hingga kalangan masyarakat umum. Selain sebagai alat permainan, Kartu Nara juga dapat digunakan untuk berlatih kemampuan bernalar anak melalui strategi permainan.

Tim Media

Read more...

Ridwan Hasan Saputra Bekali Peserta LDKS SMKN 4 Bogor dengan Suprarasional

Foto: Ridwan Hasan Saputra membekali para peserta LDKS SMKN 4 Bogor dengan motivasi suprarasional/Dok. KPM 

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat -- Nuansa berbeda tampak saat kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang digelar SMKN 4 Kota Bogor. Selain materi yang bertemakan tentang kepemimpinan, panitia pelaksana pun turut menghadirkan Motivator Suprarasional, Ridwan Hasan Saputra. Kehadiran Peraih Tokoh Perubahan Republika 2013 ini guna membekali 195 peserta calon pemimpin masa depan dengan motivasi cara berpikir suprarasional, bertempat di gedung SMKN 4 Bogor, Jalan Raya Tajur, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat (02/11/2018).

Selama dua jam, peserta LDKS dibekali stimulus agar menjadi pelajar yang berkah, yakni dengan mengoptimalkan tiga antena kehidupan, seperti: hati, akal, dan panca Indera. Meski terkesan santai, semua peserta larut dalam sajian materi yang disampaikan sang motivator.

Meskipun baru perdana mengikuti motivasi suprarasional, para peserta yang hadir semakin terduga motivasi hidupnya, salah satunya M Yusuf Naufal. Menurutnya, materi suprarasional sangat bagus jika disampaikan kepada pelajar. "Alhamdulillah saya sangat bersyukur mendapatkan pengalaman langsung dari ahlinya."

Ketua OSIS SMKN 4 Bogor ini juga mengakui bahwa cara berpikir suprarasional tak hanya mengajarkan tentang strategi meningkatkan jiwa kepemimpinan, namun menginspirasi untuk menjadi pribadi yang berkualitas.

Sementara itu, kepada tim kontributor, Kepala SMKN 4 Bogor, Drs. Joni Alwis, mengatakan event tahunan ini memang sengaja dikemas secara berbeda. Salah satunya mengundang narasumber dari pihak eksternal, bekerja sama dengan Korem 061/Suryakancana dan Klinik Pendidikan MIPA. Hal tersebut bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter. 

Lebih lanjutnya, Pak Joni Alwis menegaskan, "Kita ketahui, SMK atau pendidikan vokasi merupakan pendidikan untuk mempersiapkan para pelajar memiliki keterampilan berpikir, bertindak dan cakap dalam berorganisasi. Dan, motivasi suprarasional ini sangat membantu sekali untuk menguatkan nilai-nilai tersebut kepada peserta didik," tutupnya.

Tim Media

Read more...
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com