Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Optimalisasi Terminal Baranangsiang Diduga Melanggar Asas Pengelolaan Barang Milik Negara & Pemerintahan Yang Layak

Bogorplus.com - Penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Tata Ruang atas Oprimalisasi Terminal Baranangsiang diharapkan masih berlangsung dan kegiatan “Optimalisasi” Terminal Baranangsiang tersebut, “seperti” raib tak terdengar. Penjelasan atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, menjelaskan bahwa: “Dalam rangka menjamin terlaksananya tertib administrasi dan tertib pengelolaan barang milik negara/daerah diperlukan adanya kesamaan persepsi dan langkah secara integral dan menyeluruh dari unsur-unsur yang terkait dalam pengelolaan barang milik negara/daerah”.

Read more...

Optimalisasi Terminal Baranangsiang : Apakah Mitra Pemkot Bogor Kredibel?

Bogorplus.com - Proyek Optimalisasi Terminal Baranangsiang adalah proyek yang sangat besar, baik dari segi resiko maupun keuangan. Untuk itulah, dibutuhkan pihak yang sudah berpengalaman dan memakan asam garam dalam pengerjaannya. Selain itu, sudah jelas bahwa perusahaan ini harus bonafide, dan berkocek tebal, agar dapat melakukan pembiayaan dengan benar.

Read more...

Optimalisasi Terminal Baranangsiang Diduga Mengandung Kejahatan Kolusi

Bogorplus.com - Pengaturan tentang Tindak Pidana Kolusi, dasar hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Definisi Kolusi adalah sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1 angka 4, bahwa Kolusi adalah permufakatan atau kerjasama secara melawan hukum antar-Penyelenggara Negara atau antara Penyelenggara Negara dan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat, dan atau Negara. Setiap penyelenggara Negara dilarang melakukan perbuatan korupsi, kolusi, dan nepotisme (vide Pasal 5 angka 4), karena berdasarkan ketentuan Pasal 21 Undang-undang ini, jika melakukan Kolusi dapat dipidana dengan pidana penjara paling singkat penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah).

Read more...
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com