Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Pelatihan Guru Suprarasional di KPM Cabang 1 Surabaya

 

Bogorplus.com-Surabaya.-- KPM Cabang 1 Surabaya kembali menggelar Workshop Matematika Nalaria Realistik (MNR). Workshop ini diperuntukkan bagi guru KPM yang menyebarkan “virus” Sistem Metode Seikhlasnya dan Matematika Nalaria Realistik (MNR).

Acara berlangsung di KPM Surabaya Jl. Ketintang Baru III No. 56A yang merupakan kantor KPM Surabaya sekaligus KPM Wilayah Jawa Timur. Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua hari, yaitu sejak tanggal 14 Juli 2018 sampai dengan tanggal 15 Juli 2018. Pelatihan ini langsung diisi oleh Kepala KPM Wilayah Jawa Timur sekalligus Direktur Quality Control KPM Pusat, Bapak Drs. H. Moh. Arodhi dan Bapak M Sa'idi Amin, S.Pd. yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor KPM Cabang 1 Surabaya.

Acara ini dihadiri oleh 45 peserta dari berbagai kota Surabaya dan sekitarnya. Peserta yang hadir berasal dari sekolah dan lembaga pendidikan yang sudah menjalin kerja sama dengan KPM sebelumnya. Workshop yang berlangsung mulai pukul 08.00 s.d. 16.00 disambut dengan antusiasme peserta selama mengikuti Pelatihan. Ini terlihat dari respons peserta yang luar biasa setiap kali trainer memberikan tantangan soal. Materi pelatihan membahas secara lebih rinci apa itu MNR dan SMS, bagaimana menjadi guru MNR yang hebat dan berkah, dan di sela-sela acara diselingi dengan ice breaking dan permainan matematika.

Saat redaksi menemui Kepala Divisi Pelatihan KPM Surabaya dan Jawa Timur, Bapak Agung Arimurti, beliau mengatakan, "Workshop kali ini untuk merespons banyaknya pendaftar untuk menjadi siswa KPM sehingga dibutuhkan tambahan guru untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Untuk itu, kami berusaha menyatukan visi dan misi para calon guru KPM melalui workshop ini. Kami harap peserta Workshop dapat memperoleh ilmu yg sangat bermanfaat sehingga menjadi bekal mendidik anak-anak untuk bisa memiliki daya nalar yang tinggi dan dapat mengkomunikasikannya dengan baik".

Setelah pelatihan ini, peserta berkomitmen untuk menyebarkan ilmu yang sudah diperoleh dalam pelatihan ini dengan mengajarkan MNR di Sekolah Center (SC), Klub Matematika Seikhlasnya (KMS), Kampung Matematika, ataupun di Sekolah yang mengadopsi MNR dalam kurikulum mereka. [Ag]

Koresponden: Agung Arimurti-Divisi Pelatihan KPM Cabang 1 Surabaya

Read more...

KPM Mengawali Tahun Ajaran Baru dengan Menggelar Pelatihan Guru Kelas Khusus.

Bogorplus.com-Ciomas-Kab.Bogor.-- Sebanyak 31 guru Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kelas khusus Matematika dan IPA Se-Jabodetabek mengikuti pelatihan guru kelas khusus yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 14 Juli 2018 di Kantor KPM Pusat Bogor.

Pelatihan yang berlangsung selama 1 hari ini bertujuan untuk mempersiapkan guru-guru kelas khusus menjelang tahun ajaran baru yang akan dimulai Agustus mendatang.

Pelatihan kelas khusus bidang IPA dilatih oleh Ibu Ina Ana Khoeriah selaku Litbang KPM bagian IPA dan pelatihan di bidang matematika dilatih langsung oleh Ibu Sutriyati yang sudah malang-melintang menjadi pelatih olimpiade.

Materi-materi yang disampaikan oleh Bu Tri, begitu sapaan beliau, melingkupi geometri, AMGM, dan faktorial. Beliau mengungkapkan bahwa setelah diadakannya pelatihan guru ini diharapkan para guru menjadi lebih percaya diri dalam mengajar dan mampu mengajarkan materi olimpiade untuk tingkat SD maupun SMP.

Kepala Divisi Pendidikan KPM, Siti Nurmalasari, menjelaskan bahwa pelatihan guru kelas khusus adalah bentuk realisasi program kerja KPM untuk terus meningkatkan kualitas pendidik di KPM. Pelatihan guru kelas khusus merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di awal dan di akhir semester, sama halnya seperti pelatihan guru reguler.

Di akhir rentetan acara pelatihan, Bapak Raden Ridwan Hasan Saputra menyampaikan beberapa pesan untuk guru, salah satunya mengenai rahasia menjadi orang besar. Beliau mengungkapkan bahwa untuk menjadi orang besar diperlukan kesabaran dan keberanian untuk mengambil jalan yang berbeda, dalam hal positif.

Koresponden: Ghina Fikrina-Divisi Pendidikan KPM

Read more...

Ratusan Guru Sekolah Islam Athirah Makasar Mengkaji Cara Berpikir Suprarasional

Bogorplus.com-Makassar – Nuansa berbeda terlihat disela-sela program kegiatan awal tahun ajaran baru yang dihelat SD Islam Athirah Makassar. Lembaga pendidikan yang berkedudukan di Jalan Kajaolalido No. 22, Makasar-Sulawesi Selatan, menggelar training motivasi cara berpikir suprarasional kepada 400 guru Sekolah Islam Athirah, bertempat di Auditorium Sekolah Islam Athirah Makassar, Kamis (12/07/2018).

Dalam rilis kegiatan yang diterima Bogorplus.com, kegiatan ini menghadirkan motivator suprarasional, Raden Ridwan Hasan Saputra. Pak Ridwan yang beberapa hari lalu tiba di Indonesia, setelah menjadi team leader Indonesia-KPM dalam ajang kompetisi Internasional di Bulgaria, memberikan motivasi kiat sukses ala cara berpikir suprarasional kepada para tenaga pendidik yang begitu antusias menyimak dari awal hingga akhir kegiatan.

Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, menjelaskan ihwal dari tujuan pelatihan tersebut. “Selama ini di Athirah sudah menerapkan program “Jalan Kalla” yang mengusung “Kerja Ibadah”, dengan mengamalkan 10 sunah Rasul, di antaranya: salat berjamaah, salat duha, salat rawatib, infak, puasa senin kamis, dan sebagainya,” ungkap Pak Syamril. 

“Seiring berjalannya program “Jalan Kalla”, dikembangkan model iman, ilmu, amal dalam bingkai 5B, yaitu: beribadah, belajar, bekerja, berkarya, dan berbagi. Semua model tersebut disistematisasi dalam manajemen dan program kerja,” imbuhnya.

“Untuk menjalankan itu semua, maka diperlukan pola pikir yang membangun motivasi dengan penuh kesadaran. Pola pikir yang sangat tepat adalah cara berpikir suprarasional. Itulah tujuan diadakannya pelatihan ini,” ungkap Pak Syamril.

Pak Syamril memberikan apresiasi atas kehadiran narasumber. Karena narasumber merupakan pelaku sejarah praktik cara berpikir suprarasional, dari berbagai pengalaman nyata yang dikisahkan, ilmu suprarasional ini mudah untuk dipahami bahkan peserta pun antusias untuk menyimak kajian di acara pelatihan ini.

Saat dikonfirmasi terkait dengan harapan pasca pelatihan suprarasional, Pak Syamril menegaskan akan menindaklanjuti program ini melalui sistem buku kontrol “Jalan Kalla” dengan menguatkan komitmen secara berjamaah, memonitor secara berkala, agar mendayagunakan tiga antena kehidupan (akal, hati, dan panca indera) dalam kehidupan sehari-hari.

Pasca digelarnya pelatihan suprarasional untuk guru, Sekolah Islam Athirah merencanakan pelatihan ini kepada orang tua siswa agar visi-misi yang dibangun sekolah dapat dipahami dan selaras dengan kepentingan orang tua siswa.

Tim Media

Read more...
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com