Menu
RSS

Makan Sambil Bersedekah di Warung Barokah Kodim 0607/Kota Sukabumi


Foto: Pengunjung memilih menu makanan di Warung Barokah Kodim 0607/Kota Sukabumi/Dok. Kodim 0607/Kota Sukabumi

Bogorplus.com-Kota Sukabumi, Jawa Barat—Dari sekian bentuk amal ibadah, aktivitas bersedekah merupakan amalan yang sering kita jumpai. Selain dapat mendatangkan pahala, sedekah juga sangat membantu sesama manusia (bagi yang membutuhkan). Banyak cara yang telah dilakukan berbagai lembaga maupun individu guna melaksanakan program berbagi (sedekah).

Seperti halnya yang dilakukan Kodim 0607/Kota Sukabumi, memiliki cara sendiri agar tetap dapat membantu antar sesama. Selain menjadi tempat pembinaan satuan dan teritorial, Kodim 0607/Kota Sukabumi sukses menginspirasi masyarakat dengan membuka “Warung Barokah”.

Warung Barokah sendiri dapat kita jumpai persis berdekatan dengan pintu masuk Makodim. Terlihat, Warung yang berada di Jl. R.A. Kosasih, Sukaraja, Kota Sukabumi ini sudah terpasang spanduk yang bertuliskan slogan “Bayar Seikhlasnya untuk Sedekah”. Tulisan ini pun akhirnya mendapat perhatian dari para pengguna jalan hingga akhirnya singgah di warung tersebut.

Foto: Warung Barokah tampak depan/Dok. Kodim 0607/Kota Sukabumi

Warung Barokah buka setiap hari Jumat pada pukul 09.00-13.00 WIB. Sama seperti warung makan pada umumnya, Warung yang digagas Sang Dandim, Letkol Kav Mujahidin ini juga menyediakan aneka menu, seperti: nasi uduk, nasi kuning, telur, sayur, dan gorengan.

Letnan Kolonel Kav Mujahidin mengungkapkan ihwal kehadiran warung barokah. “Hadirnya warung barokah ini termotivasi untuk menghadirkan inovasi dalam kegiatan sosial. Oleh sebab itu, munculah gagasan untuk mendirikan sebuah warung yang mengusung konsep sedekah, dan akhirnya terbentuklah warung barokah,” ungkap Letkol Kav Mujahidin, dalam kesempatan wawancara, Kamis (08/11/2018), di Makodim 0607/Kota Sukabumi.

Foto: Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi, Letnan Kolonel Kav Mujahidin/Dok. KPM

“Selain ingin menghadirkan inovasi berbeda dalam kegiatan sosial, kehadiran warung barokah ini terinspirasi dari Kodim 0606/Kota Bogor yang telah lebih dulu mendirikan Warung Berkah. Terlepas dari itu semua, tentunya kami berniat dan berikhtiar agar dapat membantu masyarakat (yang membutuhkan) dengan cara apapun, salah satunya bersedekah,” ungkapnya.

Eks Perwira Staf Operasi Kodam V Brawijaya ini mengatakan, siapa pun dapat berkunjung dan mampir di Warung Barokah ini. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati hidangan menu yang disajikan dengan biaya seikhlasnya (sesuai kemampuan). Pihaknya pun telah menyiapkan kotak/keropak untuk menerima bayaran seikhlasnya dari pengunjung yang telah menyantap makanan.

Foto: Suasana santap pagi di Warung Barokah/Dok. Kodim 0607/Kota Sukabumi

Kemudian, dari hasil pendapatan Warung Barokah, sepenuhnya akan disumbangkan untuk kalangan tidak mampu (fakir miskin, kaum dhuafa, yatim piatu, dan sebagainya).

Saat dikonfirmasi terkait sumber pendanaan untuk menyajikan menu makanan, Letkol Kav Mujahidin menegaskan bahwa sumber dana murni berasal dari kantong pribadi masing-masing anggota TNI Se-Kota Sukabumi yang sebelumnya diorganisir setiap Koramil dibawah komando Kodim 0607/Kota Sukabumi.

 “Dari program warung barokah ini sedianya dapat membangun kesadaran semua pihak, jika penghasilan yang kita terima masih ada hak orang lain (kalangan tidak mampu) yang harus disalurkan. Dan, melalui warung barokah ini diharapkan menjadi sarana yang tepat untuk bersedekah secara berjamaah." tutupnya.

Tim Media

 

Read more...

Warung Suprarasional: Bayar Seikhlasnya, Nikmati Permainan Matematikanya

Bogorplus.com-Laladon-Ciomas-Bogor. – Sebuah warung makan yang berlokasi di Ruko Pertokoan Madjoe, Jalan Raya Laladon, Ciomas-Kab.Bogor sukses menyedot perhatian publik. Pasalnya, ada hal menarik yang digagas oleh motivator suprarasional, Raden Ridwan Hasan Saputra.

Adalah Warung Makan Suprarasional, sejak dibuka perdana pada tanggal 17 Juli 2018 lalu, warung yang dikelola oleh Ibu Meita, Ibu Amel, dan Ibu Devi ini, setiap selalu didatangi pengunjung yang ingin mencicipi ragam aneka masakan untuk santap makan siang.

Menu yang disajikan pun sama seperti pada warung makan pada umumnya, seperti: tumis kacang, tumis oncom, telur balado,opor ayam, perkedel, tak ketinggalan kerupuk. Setiap harinya warung makan yang buka mulai pukul 10.00-selesai ini menyajikan menu yang berbeda.  

Beberapa waktu lalu, tim Bogorplus.com berkesempatan mendatangi warung tersebut. Ternyata, selain menu makanan yang disajikan, ada konsep menarik yang diusung dari warung tersebut. pertama, dari sisi konsep bayarannya. Setiap pengunjung yang datang, cukup membayar seikhlasnya (sesuai kemampuan), bayaran tersebut dimasukan ke dalam keropak yang sudah disediakan.

Kedua, disamping bayaran seikhlasnya, hal yang paling kentara yakni, terdapat aneka macam permainan matematika, seperti puzzle, dan eksplorasi matematika disetiap meja makan. Selain itu, dekorasi dan desain ruangan pun dihiasi dengan nuansa matematika. Sudah dipastikan akan membuat suasana makan kita menjadi lebih menyenangkan.

Meita Fitriyani selaku pengelola menjelaskan ihwal hadirnya Warung Makan Suprarasional. “Pada dasarnya, konsep warung makan suprarasional ini sama sepertti Cafe Basi, hanya terjadi perubahan nama saja. Kehadiran warung ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan dengan menyediakan makanan sederhana dengan bayaran seikhlasnya,” ujar Bu Meita.

Ibu Meita menambahkan penyematan nama suprarasional sendiri tak terlepas dari gagasan Pak Ridwan dalam menggaungkan cara berpikir suprarasional. Didalam ilmu suprarasional yang terdapat konsep ikhlas berbagi/sedekah. Melalui hadirnya warung suprarasional diharapkan menjadi wadah untuk mengamalkan cara berpikir suprarasional.

Koresponden: Devi Aryanti-Tim Read1 Group

Read more...

Menelaah Rahasia Sukses Pendidikan Ala Klinik Pendidikan MIPA

Foto: Orangtua siswa KPM tengah antusias menyimak materi pertemuan orangtua

Bogorplus.com-Bogor Barat-Kota Bogor. Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menggelar pertemuan orang tua siswa kelas reguler di SD Insan Kamil Bogor, Minggu, 22 Oktober 2017. Dalam forum itu, lembaga yang memiliki slogan “Ikhlas Tegas Puas” memberikan motivasi dan informasi kegiatan penting dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dihadapan 1.000 orang tua siswa.

Kepala Bagian Pendidikan, Muchammad Fachri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pertemuan rutin dan wajib diikuti oleh seluruh orang tua siswa. Dalam pertemuan tersebut, banyak hal yang kita sampaikan, mulai membahas berbagai persoalan kegiatan belajar mengajar sampai informasi kegiatan KPM.

Acara yang digelar mulai pukul 08.00-11.45 (dibagi 2 sesi), dihadiri Presiden Direktur KPM--Raden Ridwan Hasan Saputra--, orang tua siswa yang berjumlah 1.000  orang, para pimpinan di lingkungan KPM, guru, dan karyawan KPM. Selain pertemuan orang tua, KPM juga menggelar pelatihan untuk meningkatkan kapasitas guru-guru yang mengajar di kelas reguler.

Fachri mengakui bahwa situasi kondisi kegiatan belajar mengajar setiap semester selalu berbeda. Oleh sebab itu, dia menegaskan pentingnya menyamakan visi-misi kepada orang tua siswa yang telah bergabung di KPM.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra, turut memberikan motivasi kepada orang tua tentang menjadi anak hebat dengan cara berpikir supra rasional.

Foto: Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra

Dalam motivasinya, Ridwan HS menjelaskan, “Jika berkaca pada cara berpikir supra rasional, maka yang pertama kali harus diajarkan kepada anak-anak adalah pemahaman tentang keyakinan kepada sang pemilik ilmu, yaitu Allah SWT,” jelasnya.

Setelah itu, anak-anak diajarkan berbuat kebajikan untuk menambah tabungan jiwa dan belajar menghindari perbuatan dosa yang bisa mengurangi tabungan jiwa kita.

Motivator yang telah sukses mengantarkan ribuan siswa menjadi jawara olimpiade matematika ini menambahkan “Tabungan jiwa anak-anak dan orang tua sangat mungkin dapat bertambah ketika dalam proses pendidikan. Caranya bisa dilakukan dengan cara menghormati guru, saling tolong-menolong, jujur, belajar yang baik, dan bagi yang beragama muslim melaksanakan 7 Sunnah Nabi Muhammad SAW,” kata Ridwan HS,

“Insya Allah jika pendidikan dimulai dengan belajar mengenal Tuhannya dan bagi orang islam menjadikan Nabi Muhammad SAW menjadi suri tauladan dalam pendidikan karakter, maka negeri ini akan meningkat kualitas pendidikan dan SDM-nya,” pungkas tokoh perubahan Republika 2013 ini.

Read more...
ads by bogorplus.com
Kota Bogor Bottom