Menu
RSS

Items filtered by date: December 2018

Pertama Kalinya Pesantren Suprarasional Resmi digelar

Foto: Ridwan Hasan Saputra (RHS) membuka acara secara resmi kegiatan Sanlat Suprarasional di Ponpes Darul Muttaqien/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Kegiatan Pesantren Kilat Suprarasional untuk pertama kalinya resmi digelar. Program edukasi yang bersifat tematik-integratif ini bertujuan untuk memperkuat kualitas keimanan, mengasah kecakapan bernalar, dan mendidik karakter anak. Sanlat Suprarasional yang diinisiasi oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) bekerja sama dengan Pondok Pesantren Darul Muttaqien berlangsung tanggal 28-30 Desember 2018.

Acara pembukaan Sanlat Suprarasional telah resmi digelar,Jumat (28/12/2018). Dalam acara pembukaan, tampak hadir pimpinan KPM, Ridwan Hasan Saputra, H. Moh Arodhi dan Asep Sapa’at, serta perwakilan Ponpes Darul Mauttaqien, yakni Ustadz Iwan Bagja. Acara yang berlangsung pukul 10.00 – 11.00 WIB, dipadati 174 peserta kelas 3 SD-9 SMP dan orangtua dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, motivator Suprarasional, Ridwan Hasan Saputra (RHS) mengungkapkan bahwa gelaran sanlat bertajuk suprarasional merupakan kegiatan pertama di Indonesia. “Ini mungkin merupakan sanlat pertama di Indonesia dengan nama suprarasional,” ungkap RHS.

Foto: RHS memberikan sambutan dihadapan 174 peserta yang terdiri dari kelas 3 SD - 9 SMP/Dok. KPM

Tokoh Perubahan Republika 2013 ini berpesan bahwa sebagai anak indonesia harus mulai berubah pola pikirnya. “Jika kita selalu mengutamakan berpikir rasional, kita akan kalah oleh negara maju. Kita akan menjadi bangsa yang besar apabila menjadi bangsa suprarasional,” kata RHS.

Sekilas tentang suprasional, RHS menambahkan bahwa implementasi dalam kehidupan sehari-hari harus lebih banyak mengutamakan hati terlebih dahulu, kemudian akal dan fisik (panca indera). “Mengutamakan hati artinya dalam kehidupan sehari-hari harus semakin dekat dan yakin kepada Allah Swt. Jika sudah memahami suprarasional, orang tersebut akan semakin taat kepada agama. Hal tersebut akan terlihat dari perilakunya yang memiliki akhlak mulia ” jelas RHS.

Tim Media

Read more...

KPM Cabang Lumajang Gelar Bakti Sosial untuk Korban Banjir

Foto: Tim KPM Cabang Lumajang menyalurkan bantuan kepada korban banjir/Dok. KPM Cabang Lumajang

Bogorplus.com-Lumajang, Jawa Timur – Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Cabang Lumajang menggelar kegiatan bakti sosial di Kecamatan Rowokangkung, Lumajang, Jawa Timur. Aksi ini difokuskan kepada korban banjir yang telah merendam pemukiman warga di beberapa Desa.

“Pada hari Sabtu malam (22/12) sekitar pukul 22.00 WIB, akibat intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan sungai meluap, sehingga menyebabkan pemukiman warga terendam dengan ketinggian 120 cm,” ungkap Bahrul Ulum selaku Kepala KPM Cabang Lumajang. Dalam keterangan pers.

Tepat pada hari Rabu (26/12), pukul 14.00 WIB, tim KPM Cabang Lumajang yang terdiri dari guru dan staf bertolak menuju Dusun Blimbing, Rowokangkung. Aksi yang terinspirasi dari cara berpikir suprarasional ini bersinergi dengan orangtua siswa dan keluarga KPM Cabang Lumajang dalam menghimpun bantuan.

Pak Ulum (sapaan akrabnya) menyampaikan terimakasih berkat kerja sama semua pihak, bakti sosial ini dapat terselenggara dengan baik. “Semoga niat baik kita selalu mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya.

Foto: Bantuan untuk para korban banjir/Dok. KPM Cabang Lumajang

Adapun beberapa bantuan yang terhimpun berupa kebutuhan sehari-hari, di antaranya: selimut, mie instan, air mineral, roti, popok bayi, makanan ringan, beras, dan pakaian layak pakai.

Koresponden: KPM Cabang Lumajang 

Read more...

Menyikapi Sebuah Masalah dari Perspektif Suprarasional

Foto: Pelatihan cara berpikir suprarasional bagi orangtua siswa kelas reguler/Dok. KPM

Bogor, Jawa Barat – Setiap manusia pasti selalu berada dipusaran masalah, latar belakang dan golongan apapun permasalahan menjadi hal yang sering dijumpai setiap insan selama menjalani kehidupan. Namun, dibalik itu semua, apakah pernah terbesit dalam benak kita bahwa setiap masalah merupakan peluang untuk meninggikan derajat.

Hal ini juga jarang terpikirkan pada manusia yang tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah dengan tepat. Sehingga tak jarang pula hasil kebijakan dan keputusan yang terjadi kurang tepat sasaran.

Lalu, bagaimana cara kita menyikapi sebuah masalah dari perspektif cara berpikir suprarasional?

“Untuk menyelesaikan masalah kita harus memiliki wadah rezeki yang besar, karena dalam cara berpikir suprarasional, wadah rezeki (tabungan jiwa) merupakan solusi untuk menyelesaikannya sekaligus meninggikan derajat seseorang. semakin besar tabungan jiwanya, semakin tinggi pula derajat seseorang,” ujar Motivator Suprarasional, Drs. H. Moh Arodhi, saat menjadi pembicara pada pelatihan suprarasional bagi 110 orangtua siswa kelas reguler KPM, bertempat di SD Insan Kamil Bogor,  Minggu (23/12) lalu.

Arodhi juga mengungkapkan bahwa jika seseorang memiliki wadah rezeki yang sama persis dengan masalah yang dihadapi, artinya orang tersebut masih tergolong orang biasa. Sedangkan jika seseorang memiliki wadah rezeki yang melebih masalahnya, maka akan naik derajatnya.

Foto: Pelatihan cara berpikir suprarasiona bagi orangtua siswa kelas reguler/Dok. KPM

“Mengapa demikian? Karena ciri orang yang memiliki wadah rezeki yang besar, adalah orang yang senantiasa melibatkan Tuhan Yang Maha Kuasa dalam proses menyelesaikan masalah,” katanya.

“Apa yang baik menurut cara berpikir rasional belum tentu baik menurut cara berpikir suprarasional. Pilihlah kebaikan menurut cara berpikir suprarasional, karena hasil pemikiran ini pasti baik untuk di dunia dan akhirat.” (Saputra, 2017).

Lewat pelatihan suprarasional yang digagas tim Klinik Pendidikan MIPA (KPM), tak hanya menebar dari sisi pendidikan saja, melainkan juga dapat membangun pondasi hidup dan cara berpikir.

“Sangat positif, karena apa yang menjadi keresahan selama ini telah terbongkar lewat pelatihan suprarasional. Selain itu, sifat materi pembahasan yang universal menjadi cara berpikir suprarasional dapat diterapkan ke berbagai kalangan,” kata Dianto Nugraha.

Sementara itu, sejumlah langkah pun terus diperkuat oleh tim KPM kepada peserta, salah satunya dengan memberikan buku catatan “Merencanakan Kesusahan untuk Menambah Tabungan Jiwa”, agar spirit peserta dapat terus terjaga.

Tim Media

Read more...

FMS Jadi Program Berlibur Seru Pelajar KPM Depok

Foto: Pelajar KPM Cabang Depok berkunjung ke Kebun Raya Bogor untuk mengikuti Fun Math and Science/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Memasuki musim liburan sekolah, biasanya orangtua dan lembaga pendidikan sibuk melakukan aktivitas berlibur. Terlebih, momen liburan kali ini bertepatan akhir semester dan jelang pergantian tahun.

Dalam memilih destinasi liburan, tentu membutuhkan pertimbangan yang matang. Karena selain dapat menjernihkan pikiran usai beraktivitas, esensi sebuah liburan juga diharapkan memiliki makna belajar.

KPM Mart menyediakan puzzle dan permainan matematika unik, info selengkapnya lihat disini

Salah satu lembaga pendidikan di Kota Depok, yakni Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Cabang 3 Depok memiliki cara jitu agar pelajarnya mendapatkan liburan yang menyenangkan dan edukatif. Kebun Raya Bogor menjadi destinasi pilihan lembaga nirlaba tersebut, dalam rangka mengikuti Fun Math and Science bersama tim KPM Bogor, Rabu (19/12/2018).

Ratisa Meyusni, Kepala KPM Cabang 3 Depok mengatakan, selain menjadi pilihan berlibur, program Fun Math and Science merupakan sarana merefleksikan proses pembelajaran di dalam kelas yang disinergikan dengan outdoor learning. “Semoga dengan mengikuti FMS, dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk meningkatkan kompetensi siswa di bidang matematika dan sains,” ungkap Ibu Tisa (sapaan akrabnya).

Pada kesempatan tersebut, KPM Cabang 3 Depok membawa 31 peserta yang terdiri dari kelas 3 SD hingga 7 SMP dan 3 orang pendamping. Melalui kegiatan tersebut tim FMS menyajikan beberapa permainan, seperti Logix, Tic Tac Toe 9, Balloon Rocket dan The Toxic. Untuk melengkapi program tersebut, diadakan juga sesi Permainan Matematika Bela Negara (PMBN), dimana anak-anak juga dapat mengenal seputar wawasan kebangsaan dengan cara yang berbeda.

Foto: Peserta FMS memainkan eksplorasi matematika, Tic Tac Toe 9/Dok. KPM

Program FMS sendiri memang kental akan aktivitas ekplorasi dan eksperimen di alam terbuka, sehingga konsep liburan semacam ini juga mengajak anak lebih dekat dengan alam. “Seru dan menyenangkan sekali, semua permainan mengasah kreativitas dan mendidik. Apalagi dibekali Permainan Matematika Bela Negara, semakin menambah wawasan kebangsaan kita sebagai pelajar,” ujar Fasyah Sakina Caisaria A, pelajar kelas 7 SMP Muhammadiyah 4 Depok ini.

Tim Media

Read more...

Siap Menjadi Juara Olimpiade Matematika dengan Buku “SSO-Matematika”

Judul                   : Strategi Sukses Olimpiade Matematika (SSO-Matematika)

Penulis                 : Teguh Imam Agus Hidayat, Ryky Tunggal Saputra Aji, Thyeadi Tungson, Sutriyati

Editor                  : Anis Kurniasih, Eva Khoirunnisa, Razethy Rahayu Batubara

Desain Sampul     : Andriana Hasan

Penerbit               : Klinik Pendidikan MIPA

Cetakan               : Cetakan I, November 2018

Ukuran                : 17,6 cm x 25 cm

Halaman              : 162 hlm

Matematika merupakan salah satu pelajaran yang wajib dipelajari di seluruh dunia, mengapa? Karena matematika melatih kemampuan berpikir kritis, logis, analitis, dan sistematis. Banyak sekali manfaat ilmu matematika dalam kehidupan sehari-hari, matematika juga berguna sebagai dasar ilmu ketika mempelajari ilmu pengetahuan lainnya. Tak heran jika matematika mendapat julukan sebagai “Ratunya Ilmu Pengetahuan” (Carl Friedrich Gauss)

Selain matematika menjadi materi wajib di sekolah, tak jarang siswa/i juga mendalami materi olimpiade dan banyak yang mengalami kesulitan dalam mempelajari materi olimpiade matematika. Soal-soal olimpiade matematika terasa sangat susah untuk dikerjakan, membutuhkan daya nalar dan kreativitas super untuk menyelesaikannya. Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menjembatani adik-adik yang ingin berlatih dan mengasah kemampuannya mengerjakan soal-soal olimpiade dengan menerbitkan buku Strategi Sukses Olimpiade Matematika (SSO-Matematika). Karya Tim Litbang Matematika KPM ini hadir untuk menjawab pertanyaan seputar olimpiade matematika pada ajang nasional dan internasional.

Buku yang terbit bulan November 2018 ini memiliki beberapa keunggulan yakni berisi kumpulan soal-soal pilihan mulai dari KMNR 1 hingga KMNR 12, dan juga dilengkapi dengan berbagai strategi menyelesaikan soal-soal olimpiade matematika, diantaranya: membuat diagram atau gambar, menyederhanakan masalah, menulis semua kemungkinan, dan lain sebagainya. Buku ini terdiri dari beberapa topik dalam olimpiade matematika, seperti: bilangan, kombinatorik, volume, dan masih banyak lagi. Tentunya, tiap topik disertai dengan solusi lengkap di bagian akhir tiap babnya.

Strategi Penyelesaian Masalah dengan Membuat Diagram atau Gambar / Dok. Litbang KPM

Buku yang ditulis oleh pelatih-pelatih olimpiade matematika Klinik Pendidikan MIPA ini memiliki daerah kosong di tiap soalnya sebagai tempat untuk adik-adik mencoba menjawab soal-soal yang tersedia. Jangan takut untuk mencoba, belajarlah secara rutin tiap hari. Apabila sudah mencoba menjawab, adik-adik bisa melihat solusi dari soal yang tersedia di bagian solusi setiap bab nya. Adik-adik bisa mencoba mengerjakan soal secara urut dari nomor 1 dan seterusnya. Kenapa? Karena soal-soal di buku ini telah disusun urutan nomornya berdasarkan tingkat kesukarannya, tetapi bukan berarti nomor-nomor terakhir adalah soal yang paling sulit. Tak ada soal yang sulit jika adik-adik mau berlatih dan terus belajar. Menurut Ir. R. Raden Hasan Saputra tidak ada anak yang bodoh, yang ada hanya anak yang tidak mau mengembangkan diri.

 

Foto: Contoh tampilan isi buku SSO-Matematika/Dok. Litbang KPM

Memang sulit untuk mempelajari sesuatu yang tidak disukai, tetapi kita bisa mensugestikan diri untuk bisa menyukai pelajaran tersebut. Anggap semua pelajaran itu mudah dan pasti akan memberikan manfaat untuk kita suatu hari kelak. Berusahalah untuk mencintai sesuatu yang akan dipelajari, mulailah belajar dari bagian yang menarik rasa ingin tahu dan rasa suka terhadap materi yang akan dipelajari. Jika senantiasa melakukan segala sesuatu dengan penuh cinta, kau akan sukses (Albert Schweitzer)

Setelah membaca tulisan di atas apakah adik-adik masih ragu untuk membeli buku ini?

Meskipun buku ini diperuntukkan bagi sahabat kelas 5-6 SD, tak menutup kemungkinan buku ini juga cocok untuk kalangan masyarakat luas yang ingin mempelajari strategi penyelesaian soal-soal olimpiade matematika. Jadi, tunggu apalagi, yuk segera pesan bukunya, dapatkan hanya di KPM Mart dengan atau dapat menghubungi 0812-8458-5755 (Ibu Devi).

Tim Media & Eva Khoirunnisa, Litbang Klinik Pendidikan MIPA

Read more...

Indonesia Menangis

Oleh: Teguh Imam Agus Hidayat, Litbang Klinik Pendidikan MIPA 

Di penghujung perhelatan demokrasi, banyak sekali aib yang bertebaran. Saling hina, saling gunjing, dan merasa paling benar itu tak hanya sebatas masyarakat awam, bahkan ulama yang mengerti ilmu pun ikut andil di dalamnya. Ini terjadi tak ayal karena pembahasan politik. Allah berfirman “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang". (QS Al Hujurat ayat 12).

Ghibah dan fitnah adalah salah satu perilaku yang tidak disukai oleh Rasulullah. Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah ra Rasulullah saw bersabda “Tahukah engkau apa itu ghibah?” mereka menjawab “ALLAH dan Rasul-Nya yang lebih tahu”. Ia berkata, “Engkau menyebut kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain”. Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah menggibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” (HR. Muslim). Apakah kita masih mau melakukannya? Padahal kita ketahui keduanya merupakan dosa besar.

Perasaan paling benar dan menyalahkan yang lain itu salah satu perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran ALLAH dan Rasul-Nya. Rasulullah bersabda “Janganlah menyatakan diri kalian suci. Sesungguhnya Allah yang lebih tahu manakah yang baik di antara kalian.” (HR. Muslim). Iblis adalah makhluk yang merasa paling mulia, tetapi akhirnya ALLAH tempatkan ia di tempat terhina. Karena sesungguhnya perasaan paling itu adalah milik ALLAH, tiada makhluk yang bisa menyandangnya.

Seandainya orang lain salah, melakukan perbuatan hina, dalam Islam tetap tidak diperkenankan di bahas di publik, apalagi menjatuhkan saudara seiman. ALLAH berfirman
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman. Dan barangsiapa yang tidak  bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (Surah Al Hujuraat : 11). Dan dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah bersabda “Semua muslim terhadap muslim yang lain adalah haram, yaitu darahnya, kehormatannya, dan hartanya”. (HR. Muslim)

Buku Cara Berpikir Suprarasional Karya Ridwan Hasan Saputra, dapatkan di KPM Mart

Bagaimana negara ini menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, jika kita masih senang menempatkan perbuatan yang tercela, dan sudah menjadi jam'iyah? Dalam teori Suprarasional dapat dikatakan tabungan jiwa bangsa Indonesia mulai menipis. Karena satu sama lain bukan mengajak kepada kebajikan melainkan kepada kebencian. Seyogyanya seluruh rakyat Indonesia meningkatkan tabungan jiwa dengan cara menebar kebaikan, saling tolong menolong, meningkatkan amal ibadah, fokus kepada tujuan yang kekal yaitu ALLAH (Saputra, 2018). Jika mengetahui kelebihan calon pemimpin idaman, sebarlah kebaikannya, tanpa mencari celah calon pemimpin lainnya dan tanpa menebar kebencian, dengan begitu bangsa ini akan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur (negeri yang subur dan makmur, adil dan aman).

Mari kita sama-sama membangun negeri ini mulai dari diri sendiri, mulai dari yang  terkecil, dan mulai dari sekarang (Aa Gym). Dan berdoalah kepada ALLAH agar diberikan pemimpin yang terbaik menurut ALLAH, karena terbaik menurut manusia belum tentu terbaik menurut ALLAH. Ini salah satu langkah untuk membuat Indonesia tersenyum, dan menjadi Indonesia yang lebih baik.

Jepara, 19 Desember 2018

 

Read more...

KPM Surabaya Hadirkan Parade Liburan “Fun Math and Science”

Foto: Peserta parade liburan Fun Math and Science di Kantor KPM Cabang Surabaya/Dok. KPM Cabang 1 Surabaya

Bogorplus.com-Surabaya, Jawa Timur – Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Cabang 1 Surabaya kembali menggagas program-program berkualitas yang dapat memanjakan pelajarnya untuk mengisi aktivitas libur sekolah. Kegiatan yang bertajuk Parade Liburan “Fun Holiday with Math and Science” menjadi bukti perhatian KPM agar para siswa mendapatkan liburan yang bermanfaat.

Sederet program edukasi pun dijadikan teman aktivitas bermain sambil belajar bagi peserta, diantaranya: bermain sambil belajar matematika dan sains dengan cara menyenangkan, permainan eksplorasi, serta berlatih soal bernalar dan olimpiade. Ketiga program tersebut diselenggarakan pada tanggal 18, 19, 20 dan 22 Desember 2018.

Semua program edukasi yang dibuat dapat diikuti oleh siswa kelas 1 SD hingga kelas 9 SMP. Waktunya disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan dan bayaran seikhlasnya (sesuai kemampuan).

Foto: Peserta parade liburan memainkan puzzle matematika/Dok. KPM Cabang 1 Surabaya

Kepala Kantor KPM Cabang 1 Surabaya, Saidi Amin mengatakan, KPM mempersiapkan event ini untuk memberikan wadah dalam mengisi kegiatan bermanfaat selama liburan. “Berbagai pernak-pernik kegiatan pun Kami siapkan, agar anak-anak bisa bermain sambil belajar,” kata Saidi Amin di KPM Cabang 1 Surabaya, Jl. Ketintang Baru III No. 56A Surabaya.

Di program parade liburan tersebut juga disisipkan program Tangkas UN guna mempersiapkan kelas 6 SD dan 9 SMP menghadapi ujian nasional. Disamping mendapatkan liburan yang menyenangkan, pihak KPM Cabang Surabaya pun berharap semakin banyak siswa di Surabaya dan sekitarnya menyenangi matematika dan sains. 

Foto: Suasana program belajar Tangkas UN/Dok. KPM Cabang 1 Surabaya

Serunya aktivitas parade ini disambut positif oleh peserta, salah satunya Damar, pelajar kelas 2 SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo ini mengaku tertarik dengan program matematika di KPM. “Kegiatannya seru dan dapat pengalaman berbeda ketika belajar matematika,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Nurfadilah. Ia mengaku senang karena masa liburan bisa diisi dengan belajar dan bermain bersama teman-teman. “Semoga semakin menambah ilmu dan teman,” ujar pelajar kelas 2 SD Muhammadiyah 12 Surabaya ini.

Tim Media

Read more...

Warga Kampung Matematika Melakukan Kerja Bakti

Foto: Kampung Matematika Laladon Gede/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Memasuki libur sekolah dimanfaatkan warga masyarakat Kampung Matematika Laladon, Bogor, Jawa Barat untuk melakukan kerja bakti. Salah satu aktivitasnya adalah melakukan pengecatan ulang dinding dengan dekorasi matematika dan sains, agar semakin memperindah tampilan Kampung Matematika.

Kegiatan tersebut telah dilakukan sejak hari Jumat (14/12/2018) hingga berakhirnya masa liburan sekolah. Nampak beberapa pemuda hingga orang dewasa membantu proses kegiatan kerja bakti.

 “Kegiatan ini bertujuan membangun kembali kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, khususnya di RW. 04 Desa Laladon. Karena kalau bukan kita yang merawat, siapa lagi?” kata Ketua RW. 04, Enjay Jarkasih dalam keterangannya.

Foto: Warga Kampung Matematika Laladon melakukan kerja bakti/Dok. KPM

Disamping membangun kesadaran lingkungan, Enjay juga mengingatkan pentingnya sinergi dalam upaya membangun kepedulian di bidang pendidikan. “Kampung Matematika kerap digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar berbagai bidang studi, sehingga dengan dibuatnya desain menarik, Kami berharap semakin menambah daya tarik pelajar setempat dan umum untuk belajar di Kampung Matematika”, tambahnya.

“Selain menjadi lokasi belajar, Kampung Matematika juga menjadi destinasi wisata pendidikan bagi pelajar. Diharapkan pada tahun 2019 mendatang, pengunjung yang datang mendapatkan nuansa baru dan lebih menyenangkan saat berwisata ke Kampung Matematika,” pungkasnya.

Foto: Salah satu rumah warga yang dihiasi dengan dekorasi matematika dan sains/Dok. KPM

Pada tahun 2019 mendatang, Kampung Matematika akan menyajikan program edukasi yang lebih seru dan menyenangkan. Tidak hanya menyuguhkan bidang matematika, namun ditambah juga dengan bidang studi sains. Sehingga akan semakin menambah seru kunjungan para pelajar nantinya. Semakin menarik bukan? Informasi lebih lanjut mengenai program wisata edukasi Kampung Matematika dapat menghubungi narahubung di 0812-8188-2562 (Bapak Misbah) atau 0812-8034-1100 (Ibu Karlina).

Tim Media

Read more...

“Merencanakan Kesusahan” Jadi Strategi Orangtua KPM Hadapi Era Globalisasi

Foto: Klinik Pendidikan MIPA (KPM) bekerja sama dengan orang tua membuat strategi dengan konsep “Merencanakan Kesusahan”/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Menyiapkan generasi berkualitas untuk menyongsong era globalisasi merupakan pekerjaan besar bagi setiap kalangan, tak terkecuali para orang tua. Dengan bekal dan perencanaan yang matang sejak dini, mewujudkan generasi bermutu bukan sekedar utopia semata.

Berbicara ihwal masa depan generasi muda, tak bisa terlepas dari sebuah pendidikan. Dimana kesempatan tersebut sedianya dimulai dari keluarga. Keluarga merupakan garda terdepan dalam pembentukan pendidikan karakter bagi generasi muda.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) bekerja sama dengan orang tua membuat strategi dengan konsep “Merencanakan Kesusahan” (dalam hal kebaikan). Hal tersebut ditunjukan para orang tua dengan antusias mengikuti pelatihan cara berpikir suprarasional, yang digelar KPM pada hari Minggu (16/12/2018), bertempat di SD Insan Kamil Bogor, Jawa Barat.

“Acapkali, setiap manusia dalam menghadapi masalah hanya mengandalkan dua aspek, yakni akal dan raga. Belum lagi, orientasi hidup yang kadang melampaui kapasitas wadah rezeki, sehingga berbagai cara pun dilakukan agar persoalan terselesaikan,” kata Endang Purnama Giri, selaku peserta pelatihan.

Foto: Trainer Suprarasional, H. Moh Arodhi membekali para orangtua dengan cara berpikir suprarasional/Dok. KPM

Alumni Jurusan Ilmu Komputer, Universitas Indonesia ini bersyukur, karena pelatihan suprarasional yang didapat, mengantarkannya menjadi pribadi yang lebih baik dengan mengoptimalkan tiga antena kehidupan, yakni akal, hati, dan panca indera.

Endang mengaku, pelatihan kali ini sangat berbeda daripada yang Ia ikuti selama ini. Hal tersebut didukung oleh penyaji materi yang kompeten, yakni Bapak Arodhi, karena dalam memberikan ilustrasi yang disampaikan berdasarkan pengalaman yang telah dilalui. “Menariknya, pelatihan tersebut ditutup dengan implementasi secara langsung dengan merencanakan kesusahan berdasarkan kode umum dan kode khusus  untuk menghadapi persoalan hidup,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Neneng Hernawati. Neneng menambahkan bahwa beruntunglah masyarakat Indonesia jika mendapatkan dan menerapkan cara berpikir suprarasional. “Cara berpikir ini merupakan kunci dari permasalahan hidup. Selama ini kita lebih mementingkan konsumsi fisik (raga), jarang sekali membekali hati (jiwa). Jika jiwa sehat, maka InsyaAllah raga pun akan sehat,” ujar orang tua dari Rafidudin kelas 5 SDIT Kaifa Bogor.

Sementara itu, Trainer Suprarasional H. Moh Arodhi mengatakan, esensi menghidupkan hati (jiwa) adalah sebuah keniscayaan. “Jika hati sudah hidup, maka secara otomatis antena akal dan panca indera akan semakin optimal untuk mendapatkan tabungan jiwa. Salah satu aktivitas yang bisa menambah tabungan jiwa adalah dengan merencanakan kesusahan. Diharapkan, dengan diberikannya pelatihan suprarasional, para orang tua akan memiliki pengetahuan, keterampilan dan mengaplikasikan di dalam keluarga, sehingga kedepannya akan terwujud keluarga suprarasional,” tutupnya.

Tim Media 

Read more...

Belajar Sains Semakin Asyik dengan Buku “BISA”

 

Judul              : Belajar Itu Sangat Asyik Sains (BISA SAINS)

Penulis           : Ina Ana Khoeriah, SP

Editor             : Anis Kurniasih, SP

Penerbit         : Klinik Pendidikan MIPA

Cetakan         : Cetakan I, Oktober 2018

Ukuran           : 17 cm x 24,5 cm

Halaman        : 164 lembar

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Memperkenalkan anak mengenai sains sejak dini memang dianjurkan. Sains membuat anak-anak lebih sadar dan interaktif dengan apa yang ada disekitar mereka dalam kehidupan sehari-hari. Di samping menjadi sarana ilmu pengetahuan, sains juga mengenalkan anak tentang Tuhan Sang Maha Pencipta.

Nah, agar proses pembelajaran sains menjadi lebih menarik dan mudah dipahami, pelajar kelas 3-6 SD dapat menyelami buku terbaru dari tim Klinik Pendidikan MIPA (KPM), yakni “BISA” (Belajar Itu Sangat Asyik).

Dapatkan produk buku pembelajaran matematika dan sains hanya di KPM Mart

Dengan mempelajari buku BISA ini, sahabat akan dibawa masuk menjelajahi dunia tumbuhan, hewan, dan dunia manusia, yang tentunya dengan cara yang mengasyikan. Buku BISA ini dapat membantu sahabat dalam menghadapi materi sains yang ada di sekolah.

Foto: Contoh tampilan materi buku BISA/Dok. Litbang KPM

Buku ini boleh dikatakan menarik, karena  penggunaan Bahasa yang digunakan komunikatif, interaktif, dan sesuai kaidah Bahasa Indonesia. Sehingga dalam penyampaian materi semakin mudah untuk dipahami. Selain itu, para pembaca juga akan dimanjakan dengan tampilan tata letak yang baik, sehingga dapat nyaman untuk dilihat dan dibaca, khususnya anak-anak.

Buku yang terbit pada bulan Oktober 2018 ini juga memiliki beberapa keunggulan, diantaranya berisi soal-soal eksplorasi yang sangat interaktif untuk anak-anak, mnemonic hafalan jitu memudahkan mengingat dengan cepat materi biologi. Selain itu, Buku ini juga berisi fakta sains terbaru sesuai perkembangan teknologi sains pada abad 21.

Metode mnemonic/Dok. Litbang KPM

Selain keunggulan tersebut, hal yang tak kalah pentingnya, bahwa buku ini akan meningkatkan daya nalar dan kemampuan sains terutama bidang biologi. Tak kalah menariknya, buku ini juga berisi permainan yang meningkatkan kemampuan sains (biologi) yang dapat sahabat mainkan dengan Ayah dan Bunda, atau dengan teman-teman sahabat.

Meskipun buku ini diperuntukkan bagi sahabat kelas 3-6 SD, tak menutup kemungkinan buku ini juga cocok untuk kalangan masyarakat luas. Selain itu, buku karya Tim Litbang Sains KPM ini juga dapat menjadi buku pegangan bagi sahabat yang ingin belajar sains dengan metode yang mengasyikan. Jadi, tunggu apalagi, yuk segera pesan bukunya, dapatkan di KPM Mart atau hubungi 081284585755 (Devi).

Tim Media & Febie Leona Tiffany-Litbang KPM

Read more...
ads by bogorplus.com
Kota Bogor Bottom