Menu
RSS

Items filtered by date: January 2019

SDIT At-Taqwa dan KPM Bersinergi Kembangkan Klub Matematika Seikhlasnya

Foto: Serah terima sertifikat izin operasional dari tim KPM oleh Taufik Hidayah kepada Dr. Sidrotul Muntaha, M.Ed selaku Kepala SDIT At-Taqwa Bekasi/Dok. KPM

Bekasi, Jawa Barat – SDIT At-Taqwa Bekasi bersinergi dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) sepakat untuk mengembangkan pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) dengan membuka Klub Matematika Seikhlasnya (KMS).

Persiapkan dirimu menghadapi UN dengan motivasi suprarasional. Info selengkapnya hubungi 0812 8034 1100

Kerja sama ini diawali dengan acara sosialisasi kepada orangtua siswa, penandatanganan kerja sama dan serah terima sertifikat izin operasional kepada Kepala SDIT At-Taqwa Bekasi, Dr. Sidrotul Muntaha, M.Ed., pada hari Sabtu (19/01/2019). Konsep SMS dan MNR yang diusung KPM ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi lembaga pendidikan yang berkedudukan di Jl. Pondok Ungu Permai, Sektor V, Blok M Bahagia, Bekasi.

Foto: Sosialisasi KMS dihadapan orangtua siswa SDIT At-Taqwa Bekasi/Dok. KPM

Sebelum bekerja sama membuka KMS, pihak sekolah telah mengirimkan para gurunya untuk dilatih dan dibekali metode MNR dan SMS di kantor KPM selama 4 hari 3 malam.

“Kerja sama ini sebagai bentuk komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi guru dan siswa, khususnya dalam bidang matematika. Semoga dengan hadirnya KMS menjadi penyemangat bagi para pelajar SDIT At-Taqwa untuk terus belajar dan  berkiprah di kancah nasional dan internasional,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Deni Krisnanto, dalam keterangannya.

“Kami memilih KPM sebagai mitra dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika karena kiprahnya selama ini yang telah menorehkan prestasi membanggakan dan mendukung pembelajaran akhlak bagi anak-anak. InsyaAllah pada bulan Januari 2019, SDIT At-Taqwa sudah mulai menerapkan pola pembinaan ala KPM di sekolah,” papar Deni Krisnanto.

Selain menjadi faktor pendukung dalam mengkaji ilmu matematika, KMS dinilai menjadi solusi bagi orangtua untuk mendapatkan pendidikan yang seimbang yang memadukan ilmu umum dan agama. Sehingga bukan hanya membekali siswa dengan prestasi saja, tetapi didukung dengan penguatan pendidikan karakter siswa.

Sementara itu, kehadiran KMS di SDIT- At Taqwa langsung mendapat sambutan positif dari salah satu orangtua siswa. “Meskipun baru pertama kali mengenal KPM, saya langsung tertarik dan mendukung hadirnya KMS di sekolah. Apalagi, dalam paparan program yang akan diikuti siswa betul-betul memberikan titik tekan  pada penanaman adab dan akhlak, serta cara pengembangan cara berpikir siswa,” papar orangtua dari Hayfa Nafisa ini.

Tim Media

Read more...

Pelatihan MNR Kenalkan Esensi Belajar Matematika

Foto: Pelatihan MNR Batch 14 di Padepokan Amir Syahrudin/Dok. KPM 

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Pepatah bijak menyatakan, pengetahuan itu penting. Tetapi karakter jauh lebih penting. Sejatinya, belajar matematika tak sekadar untuk menguasai pengetahuan matematika. Namun membentuk karakter anak. Untuk menyelaraskan kebutuhan penguasaan matematika dan pembentukan karakter anak, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali menggelar pelatihan yang memadukan Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan Cara Berpikir Suprarasional, pada tanggal 15-18 Januari 2019, bertempat di Padepokan Amir Syahrudin, Klinik Pendidikan MIPA.

Paket Merchandise Cara Berpikir Suprarasional (Buku + Pin + Mug) harga Rp. 90.000. Info pemesanan hubungi 081284585755

Kepala Divisi Pelatihan, Ryky TSA mengungkapkan pelatihan tersebut bertujuan memberi pembekalan kepada para guru daerah tentang metode pembelajaran MNR dan menanamkan pemahaman suprarasional dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam proses belajar, tak hanya olah pikir (akal) yang didayagunakan, KPM juga mendorong agar pendidikan di Indonesia kembali mengembangkan olah hati (adab dan akhlak). Ketiga komponen tersebut hendaknya dapat dilakukan secara utuh-menyeluruh dan terintegrasi dalam proses pembelajaran di sekolah,” jelasnya.

Selama 4 hari 3 malam, sebanyak 26 peserta dibekali dengan berbagai materi yang menggugah hati dan pikiran, di antaranya: Metode MNR (Masalah Nyata hingga Eksplorasi Matematika), Manajemen Kelas, dan Motivasi Guru Suprarasional.

Dalam pelatihan ini para peserta yang datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Riau dan Balikpapan begitu antusias mengikuti pelatihan. Pada sesi diskusi, peserta juga memberikan respon yang baik. Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta yang berkaitan dengan konsep pembelajaran matematika metode MNR.

“Pelatihan ini menjadi pengalaman pertama yang sangat mengesankan. Saya bersyukur dan merasa excited banget karena selama pelatihan saya mendapatkan bekal yang luar biasa. Bukan hanya mengedepankan akal saja, namun bagaimana juga mengoptimalkan hati dalam mendidik,” ujar Cucu Ayana, guru asal SDIT Insan Sejahtera ini.

Hal senada juga diungkapkan M. Fathan, peserta asal SIT Integral Hidayatullah Balikpapan ini mengaku perpaduan suprarasional dan MNR sangat cocok jika diterapkan di era milenial saat ini. “Karena mengoptimalkan antena hati (adab dan akhlak) sangat penting untuk memperkuat dulu fondasi dan ruh utama pendidikan sebelum mengkaji ilmu pengetahuan,” ujar alumnus Universitas Negeri Makassar ini.

Tim Media

Read more...

7.358 Pelajar Bersaing di Ajang Olimpiade IMAS 2019

Foto: Kegiatan Kompetisi IMAS di MTS Negeri 3 Bogor/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Sebanyak 7.358 pelajar kelas 3 SD – 8 SMP, berkompetisi di ajang olimpiade matematika yang bertajuk International Mathematics Assessments for School (IMAS) 2019, yang dihelat oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Minggu (20/01/2019).

Sudah siap menghadapi penyisihan KSNR? Yuk berlatih dengan buku Sains BISA dan SSOS. Info pemesanan hubungi 081284585755

Ribuan peserta tersebut tersebar di 33 titik lokasi, yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang, Surabaya, Madiun, Magetan, Ngawi, Cikarang, Solo, Semarang, Denpasar, Lumajang, Kediri, Jombang, Jember, Situbondo, Lamongan, Pontianak, Tulungagung, Malang, Sidoarjo, Sampang, Bojonegoro, Banjar, Balikpapan, Sukabumi, Mataram, Makassar, Sumedang, dan Jepara.

Foto: Kegiatan Kompetisi IMAS di SDS Muhammadiyah 24 Jakarta/Dok. Facebook KPM Cabang Jakarta

Kepala Divisi Lomba, Klinik Pendidikan MIPA (KPM), M. Fachri, menjelaskan bahwa lomba IMAS yang sudah digelar untuk keenam kalinya ini sebagai sarana mengasah kemampuan matematika siswa guna menghadapi kompetisi lokal maupun internasional. “Harapannya, siswa semakin terpacu untuk terus belajar dan berusaha lebih giat agar mencapai prestasi yang membanggakan,” kata Fachri.

“Pada gelaran IMAS tahun ini, Alhamdulillah diikuti lebih dari 7.000 peserta di babak penyisihan. Angka tersebut menunjukkan minat siswa terhadap kompetisi ini  terus meningkat,” ungkap Fachri.

Foto: Kegiatan Kompetisi IMAS merambah hingga Pontianak, Kalimantan Barat/Dok. Facebook Budi Anto

IMAS merupakan salah satu event kompetisi Internasional yang digelar di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, lomba IMAS diselenggarakan dalam dua babak, yakni babak penyisihan yang memperebutkan sertifikat dengan penghargaan High Distinction, Distinction, Credit dan Participant, dan babak final (Maret 2019) untuk memperebutkan medali emas, medali perak, dan medali perunggu.

Selain menyajikan soal-soal dengan standar internasional dan berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), gelaran IMAS juga menerapkan sistem bayaran seikhlasnya (sesuai kemampuan). Sehingga semua siswa dari kalangan manapun dapat mengikuti event bergengsi ini tanpa terkendala biaya.

Tim Media

Read more...

Pesona Kampung Matematika Memukau Guru Daerah

 
Foto: Peserta pelatihan MNR 15-18 Januari 2019 berkunjung ke Kampung Matematika/Dok. KPM

Bogorplus.com-Laladon, Kab. Bogor – Diiringi tawa dan candaan, puluhan guru daerah menikmati serunya berwisata di Kampung Matematika Laladon, Kamis (17/01/2019). Mereka tampak antusias kala berhasil melewati beragam tantangan yang disajikan tim fasilitator.

Rupanya, 26 guru tersebut merupakan peserta pelatihan Matematika Nalaria Realistik (MNR) yang digelar Klinik Pendidikan MIPA (KPM), pada tanggal 15-18 Januari 2019. Puluhan peserta ini datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Riau, dan Balikpapan.

Kegiatan yang dilaksanakan di RW 04 itu sengaja dihadirkan untuk mengenalkan Kampung Matematika Laladon kepada masyarakat. Menurut Kepala Divisi Pelatihan KPM, Ryky TSA, "Ada 10 jenis permainan yang mengusung tema eksplorasi matematika dan eksperimen sains, di antaranya Tic Tac Toe 9, Target Ball, Toxic, Perahu, Logix, Tugu Tali, Menara Hanoi, dan sebagainya.” ujar Ryky.

Foto: Keseruan bermain Tic Tac Toe 9/Dok. KPM

“Selain menjadi sarana berwisata, Kampung Matematika Laladon diharapkan dapat menjadi daya tarik siswa untuk lebih semangat dalam mempelajari matematika dan sains.  Dengan begitu, belajar matematika dan sains akan semakin menyenangkan dan mudah dipelajari siswa,” jelasnya.

Seperti dikatakan salah satu peserta, M. Fathan, guru SMP Integral Luqman Al Hakim Balikpapan, bahwa kegiatan di Kampung Matematika Laladon sangat seru sekali karena permainan yang disajikan memerlukan teknik dan kerja sama tim.

Foto: Materi STEM, merakit perahu/Dok. KPM

“Hal yang paling berkesan adalah ketika harus menyusun sebuah kubus dari puzzle, meskipun awalnya membingungkan, tetapi setelah berdiskusi dengan tim, akhirnya kami berhasil menyelesaikan puzzle tersebut,” ujarnya seraya tertawa.

Foto: Peserta memanfaatkan dekorasi Kampung Matematika untuk berswafoto/Dok. KPM

Sementara itu, peserta asal Riau, Khairunnisa mengungkapkan kekagumannya terhadap Kampung Matematika Laladon. “Alhamdulillah saya sangat senang sekali, ternyata ditengah kota yang begitu padat, ada perkampungan yang dijadikan sarana edukasi. Kunjungan ini merupakan pertama kali buat saya dan sukses membuat saya terkesan,” ujar guru Al Ihsan Boarding School Riau ini.

Tim Media 

Read more...

YPSJ Bekasi Kembangkan Potensi SDM lewat Suprarasional

Foto: Pelatihan Suprarasional di SMPIT/SMAIT Insan Mandiri Boarding School Cibubur/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bekasi, Jawa Barat – Menyambut era milenial, berbagai lembaga tengah gencar melakukan upaya peningkatan potensi SDM. Setidaknya, beragam cara pun dilakukan sehingga dapat mencapai kualitas SDM yang lebih baik.

Seperti yang dilakukan Yayasan Pendidikan Silaturahim Jatikarya (YPSJ), Bekasi, beberapa waktu lalu. YPSJ menggelar pelatihan cara berpikir suprarasional bagi guru dan karyawan, pada hari Sabtu (05/01/19) dan hari Senin (07/01/19) untuk siswa/siswi, bertempat di Aula SMPIT/SMAIT Insan Mandiri Boarding School Cibubur.

“Acara yang dihadiri 70 orang guru dan 150 siswa tersebut bertujuan membentuk SDM yang berkualitas dengan cara berpikir suprarasional, sehingga dapat mengoptimalkan potensi diri untuk mencapai kehidupan yang lebih baik,” kata Ayu Agus Rianti, dalam keterangan tertulis.

“Saya sangat bersyukur bisa mengundang tim Pak Ridwan untuk mengikuti pelatihan suprarasional karena dapat menguatkan kembali keimanan kita kepada Allah Swt dan memacu kita menjadi pribadi yang saleh,” jelas Ayu.

Perempuan yang memiliki hobi menulis ini mengungkapkan pada kesempatan tersebut, para siswa pun mendapatkan bekal suprarasional dengan cara yang berbeda, yakni dengan memadukan motivasi dan permainan.

Insan Mandiri adalah sekolah boarding, tentu santri kami membutuhkan dobel amunisi (motivasi) dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Diharapkan dengan pelatihan suprarasional, santri kami dapat menjadi muslim yang kuat akidahnya dan saleh secara sosial (bermanfaat bagi lingkungan).

Foto: Selain membekali para guru, suprarasional juga diberikan kepada pelajar SMA/Dok. KPM

Pada hari pertama kegiatan, Trainer Suprarasional, H. Moh Arodhi, mengungkapkan pentingnya tabungan jiwa dalam meraih keberkahan hidup. Arodhi juga mengajak para peserta untuk meningkatkan pola pikir dari rasional ke suprarasional. “Sebab, hanya dengan memperbanyak tabungan jiwa dan mengutamakan hati, seseorang akan meraih keberkahan dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Hal yang sama pun disampaikan Arodhi kala memberikan pembekalan kepada 150 siswa. Namun, selain paparan motivasi, Arodhi juga mensosialisasikan cara berpikir suprarasional dengan sebuah permainan, yang bernama Permainan Suprarasional Penguatan Karakter (PSPK) dan permainan The Toxic. Melalui permainan, diharapkan peserta lebih mudah mengerti dan menarik minat pelajar dalam memahami materi.

Foto: Siswa tengah mengikuti permainan The Toxic/Dok.KPM

Sementara itu bagi Miska, motivasi suprarasional menjawab kegundahannya. “Begitu bermaknanya tabungan jiwa sehingga saya tak perlu ragu lagi dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Rahmad, driver lembaga Insan Mandiri semakin bersemangat untuk mengabdi kepada lembaga, karena semata-mata meraih Ridho Allah Swt.

Tim Media

Read more...

Disdik Balikpapan Sambut Positif Kehadiran Metode MNR

Foto: Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Disdik Kota Balikpapan, Mukiran, memberikan sambutan pada acara pembukaan/Dok. KPM

Bogorplus.com-Balikpapan, Kalimantan Timur --  Dinas Pendidikan Kota Balikpapan memberikan respon positif ihwal pembelajaran matematika berbasis MNR yang digelar LPI Luqman Al Hakim Balikpapan, Jumat-Sabtu, 04-05 Januari 2019.

Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Disdik Kota Balikpapan,  Mukiran mengatakan, Matematika Nalaria Realistik (MNR) merupakan sebuah terobosan dalam menjawab tantangan soal matematika berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Cek koleksi produk buku terbaru dari KPM Mart, klik disini

Pasalnya, sebelum isu HOTS mencuat ke publik pun matematika menjadi mata pelajaran terkesan sulit dan momok menakutkan bagi anak-anak.

“Ini (pelatihan MNR, Red) merupakan langkah positif untuk mengatasi persoalan tersebut. Tentunya, kabar gembira ini akan kami sosialisasikan kepada sekolah-sekolah di Balikpapan,” kata Mukiran saat membuka acara pelatihan MNR di LPI Luqman Al Hakim.

Dengan konsep yang lebih bervariasi tersebut, lanjut Mukiran, siswa akan lebih mudah menyerap konsep pembelajaran matematika, sehingga siswa akan semakin menyenangi matematika.

“Sedianya, terobosan menarik ini dapat sangat tepat jika diterapkan di seluruh Indonesia, agar kualitas pendidikan kita semakin meningkat,” tandasnya.

Tim Media

Read more...

LPI Luqman Al Hakim Kembangkan Pembelajaran Berbasis Suprarasional di Balikpapan

Foto: Trainer KPM, Ryky Tunggal Saputra memberikan pelatihan MNR & Suprarasional di LPI Luqman Al Hakim Balikpapan/Dok. KPM

Bogorplus.com-Balikpapan, Kalimantan Timur – Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pada era globalisasi ini persaingan dalam berbagai aspek semakin ketat. Terlebih dalam bidang ilmu pengetahuan, semakin hari menunjukkan perkembangannya dengan melahirkan berbagai inovasi pembelajaran.

Menyajikan proses pembelajaran yang bervariasi dan memicu keterampilan berpikir anak merupakan keniscayaan yang harus ditanamkan sejak dini pada generasi muda.

Cek koleksi produk buku terbaru dari KPM Mart, klik disini

Upaya inilah yang kemudian digagas LPI Luqman Al Hakim Balikpapan untuk mengembangkan metode pembelajaran berbasis nalar. Pada tanggal 04-05 Januari 2019, lembaga pendidikan yang beralamat di Jalan Sultan Alaudin, Karang Bugis, Balikpapan, menggelar pelatihan Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan motivasi cara berpikir suprarasional.

“Berpikir suprarasional merupakan fitrah sesungguhnya seorang manusia. Sebagai seorang hamba Allah, yang lebih utama adalah mempertajam hati, kemudian akal, baru panca indera, sehingga apa yang kita kerjakan selaras dan mendapat Ridho dari Allah Swt,” ungkap Ustadz Muzakkir selaku Direktur LPI Luqman Al Hakim Balikpapan.

Ustadz Muzakkir bersyukur karena lembaganya dapat bersinergi dengan KPM. “Kita ketahui, KPM tak hanya berorientasi pada akademik saja, melainkan fokus pada kualitas pembentukan karakter anak. Sehingga hal tersebut dinilai sejalan dengan visi-misi lembaga dan sangat membantu para guru dalam memberikan pembinaan pada siswa. Terlebih cara berpikir yang diajarkan mampu mengasah dan mempertajam rasa ingin tahu anak dan ditekankan dengan sangat kontekstual,” jelasnya.

Di samping itu, Ustadz Muzakkir berharap, hubungan kerja sama yang telah terjalin ini dimanfaatkan para keluarga LPI Luqman Al Hakim untuk mengkaji lebih dalam metode MNR dan suprarasional, agar mampu melahirkan generasi yang kuat, kuat aqidahnya, kuat ibadahnya, dan memiliki keterampilan hidup untuk menjawab problematika umat di hari ini dan di masa yang akan datang.

Tim Media 

Read more...

Kelola Stres jadi Eustress dengan Cara Berpikir Suprarasional

Foto: Kang Asep Sapa'at membekali motivasi kepada siswa dengan suprarasional/Dok. SDIT Birrul Walidain Bogor

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat -- Tak semua stres itu negatif. Ada stres yang berdampak positif, namanya eustress. Dalam kondisi eustress, anak-anak jadi tertantang lebih semangat belajar. Sharing motivasi suprarasional dilakukan untuk menciptakan kondisi eustress bagi anak-anak Birrul Walidain, bertempat di SDIT Birrul Walidain Bogor, Jumat (11/01/2019).

Ujian Nasional (UN) kerap jadi sumber stres bagi anak-anak kita. Namun, dengan asupan cara berpikir suprarasional, stres bisa diubah menjadi eustress. Asep Sapa'at, motivator suprarasional mengajak anak-anak melakukan simulasi permainan. Dari simulasi permainan tersebut, anak-anak diajak melakukan refleksi diri.

Dapatkan buku suprarasional karya Ridwan Hasan Saputra di KPM Mart klik disini

Mana yang lebih berpeluang jadi juara, anak yang bersemangat atau malas belajar? Mana yang bisa meraih hasil UN gemilang, anak yang belajar cerdas atur strategi atau belajar tanpa strategi? Siapa yang bakal tersenyum bahagia saat pengumuman hasil UN, anak yang ikhlas belajar karena kesadaran sendiri atau anak yang harus dipaksa belajar oleh orang tua dan guru? Anak-anak Birrul Walidain bergantian menjawab pertanyaan dari narasumber.

Karomah Labibah Musyaffah, siswa kelas 6 SDIT Birrul Walidain mengungkapkan kesannya mengikuti sesi motivasi, "Saya senang mengikuti kegiatan ini. Materinya disajikan lewat simulasi. Jadi, saya bisa mudah memahami materi. Intinya, kalau mau berhasil hadapi UN harus belajar keras, belajar cerdas, dan belajar ikhlas."

"Anak-anak harus dibantu disadarkan bahwa UN adalah salah satu tahapan dalam hidup. Berhasil atau gagal, tergantung kesiapan mereka. Dalam konsep cara berpikir suprarasional, merencanakan dan melakukan kesusahan bisa menghasilkan kegembiraan. Maka, anak-anak harus berjuang sungguh-sungguh dari sekarang agar dapat meraih hasil UN yang memuaskan di kemudian hari."

"Anak-anak harus dibantu disadarkan bahwa UN adalah salah satu tahapan dalam hidup. Berhasil atau gagal, tergantung kesiapan mereka. Dalam konsep cara berpikir suprarasional, merencanakan dan melakukan kesusahan bisa menghasilkan kegembiraan. Maka, anak-anak harus berjuang sungguh-sungguh dari sekarang agar dapat meraih hasil UN yang memuaskan di kemudian hari.", ungkap Kang Asep Sapa'at, motivator suprarasional yang gemar membaca ini.

Di akhir sesi, Kang Asep bertanya, "Unjuk tangan, siapa yang ingin berhasil lewati UN?" Semua siswa SDIT Birrul Walidain angkat tangan. "Bagaimana cara agar lulus UN?", tanya Kang Asep. Semua siswa Birrul Walidain serempak menjawab, "Belajar Lebih Keras, Belajar Lebih Cerdas, Belajar Ikhlas."

Tim Media 

Read more...

Bangkitkan Semangat Belajar Siswa SDI Al Azhar 2 Pasar Minggu dengan Suprarasional

Foto: Jelang UN, Pelajar SDIA 2 Pasar Minggu dibekali Motivasi Suprarasional/Dok. KPM

Bogorplus.com-Jakarta -- Tahun baru, semangat baru. SD Al Azhar 2 Pasar Minggu pun punya cara tersendiri menyuntikkan semangat terbarukan kepada siswa-siswinya agar siap menghadapi Ujian Nasional (UN). Sekolah yang berlokasi di Jl. Mujair Raya Pasar Minggu ini membekali siswa-siswinya dengan ilmu cara berpikir suprarasional, Jumat (04/01/2019) lalu. 

Kegiatan yang diikuti oleh 110 peserta ini berlangsung dari pukul 19.30 – 21.00 WIB. Meskipun kegiatan  berlangsung di malam hari, namun tidak menyurutkan semangat para peserta untuk menyimak pemaparan materi suprarasional. Selain mendapatkan motivasi suprarasional, para peserta diharapkan dapat menjadi lebih kuat secara mental maupun spriritual dalam menghadapi UN, serta mendapatkan hasil yang terbaik dengan segala doa dan ikhtiar yang sudah dilakukan.

Seperti yang diungkapkan langsung oleh salah satu peserta, “Dari materi yang disampaikan, kami diajarkan untuk selalu rajin belajar dan berdoa kepada Allah SWT. Selain itu, kami mendapatkan ilmu 7 resep cerdas dalam menuntut ilmu.” tutur Arly Muhammad Mumtaz dengan penuh antusias.

Selain itu, salah satu guru yang menjabat sebagai guru Bimbingan Konseling turut menyampaikan gagasannya mengenai tujuan penyelenggaraan kegiatan ini, “Alhamdulillah, untuk tahun ini kami menyelenggarakan kegiatan ini dengan tujuan agar para siswa menjadi pribadi yang lebih bertakwa dalam menjalankan ibadah. Selain itu pula, diharapkan setelah mereka mendapatkan motivasi suprarasional, mereka lebih percaya diri serta yakin dengan kemampuan yang mereka miliki untuk menghadapi Ujian Nasional.” pungkas P. Kemala Intan, S.Pd.

Tim Media 

Read more...
ads by bogorplus.com
Kota Bogor Bottom