Menu
RSS

Items filtered by date: January 2019

Komunitas Suprarasional Gelar Gerakan Berbagi ke Panti Asuhan

Foto: Program Suprarasional Berbagi ke Panti Asuhan/Dok. KPM

Bogor, Jawa Barat – Komunitas Suprarasional dari tim Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali menggelar aktivitas suprarasional lewat aktivitas berbagi. Program perdana ini dilaksanakan di Yayasan Ril Arohmah (YRA), Taman Pagelaran, Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/01/2019).

Ingin menyelesaikan masalah dan mendapatkan rezeki dari jalan yang tak terduga? segera miliki buku suprarasional. (klik disini untuk pesan)

Kegiatan yang digagas oleh Read1 Human School (RHS) ini tidak hanya berupa aktivitas pemberian santunan saja, tetapi diisi aktivitas tilawah sekaligus khataman Alquran juz 30. Pada kesempatan tersebut, anak-anak dibekali dengan motivasi suprarasional yang disampaikan oleh Ustadz Arodhi yang mengangkat tema, 'Bagaimana Mempersiapkan Anak-anak Menjadi Bintang dengan Cara Berpikir Suprarasional?'

Foto: Aktivitas tilawah dan khataman Alquran mewarnai program berbagi suprarasional/Dok. KPM

Dalam motivasinya, Ustadz Arodhi berpesan kepada anak-anak bahwa untuk meraih kesuksesan itu harus mendekatkan diri kepada Sang Maha Besar, yakni Allah Swt. “Tak hanya itu, upaya berikutnya yang harus dilakukan adalah dengan mengoptimalkan 3 antena kehidupan, yakni akal, hati, dan panca indera."

Meski acara berlangsung singkat dan sederhana, rupanya memberikan kesan tersendiri bagi para santri dan santriwati yang mengikutinya. Seperti yang diungkapkan Barokatun Nafiah (19), program motivasi suprarasional yang digagas KPM menggugahnya untuk terus berikhtiar, bergantung, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Senada dengan yang dirasakan Barokatun Nafiah, Bayu Segara Putra pun menyampaikan bahwa dirinya bertambah semangat dan ingin istiqomah dalam menjalankan kebaikan. Motivasi suprarasional yang disampaikan pun semakin menambah ilmunya.

Tim Media

Read more...

Upaya Komunitas Suprarasional Menjaring Generasi Unggul dari Panti Asuhan

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, tanpa kecuali. Hal ini pun berlaku bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Mereka berhak mendapatkan pembinaan agar menjadi generasi unggul di masa depan. Hal ini disampaikan Motivator Suprarasional, Ustadz Arodhi ketika dirinya menjadi motivator di Panti Asuhan Yayasan Ril Arohmah (YRA), Minggu (27/01) lalu.

Motivasi Suprarasional akan menambah dorongan semangat belajar pada siswa untuk menempuh ujian nasional. Info selengkapnya hubungi 081280341100

Beliau menjelaskan bahwa pada dasarnya anak-anak membutuhkan perhatian dan pembekalan secara tepat dari kedua orangtuanya.  Namun karena kondisi tidak ideal, proses pembinaan tersebut akhirnya tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. “Untuk itulah, komunitas suprarasional hadir dengan program berbagi suprarasional guna membekali anak-anak dengan ilmu, dan berbagi perhatian serta kasih sayang,” ungkap Ustadz Arodhi.

Komunitas suprarasional berkomitmen bahwa kegiatan seperti ini tak hanya berlangsung sekali saja, namun akan dilakukan secara berkesinambungan. 

Dalam sambutannya, Koeswati Riella Aktieka selaku Pimpinan Yayasan Ril Arohmah (YRA) juga memberikan apresiasi kepada komunitas suprarasional yang telah melaksanakan program berbagi di panti asuhannya.

Tim Media

Read more...

Ribuan Pelajar SD Ramaikan Perhelatan KSNR 2019



KSNR di Madrasah Pembangunan UIN Ciputat/Dok. KPM

Bogor, Jawa Barat – Minggu pagi kemarin (27/01), dunia pendidikan di Indonesia kembali diramaikan oleh perhelatan Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) Se-Indonesia ke-1 yang diikuti 5.983 pelajar kelas 4-6 SD.

Teman belajar yang cocok untuk menghadapi Babak Final KSNR. Info pemesanan hubungi 0812 8458 5755

KSNR ini merupakan sebuah kompetisi baru tingkat nasional dibidang sains yang digagas Klinik Pendidikan MIPA (KPM). Pasalnya, event ini belum pernah diadakan pada tahun-tahun sebelumnya. KPM menggelar sebuah kompetisi khusus dalam bidang sains, selain yang sudah rutin terselenggara, yaitu Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) dan OIimpiade Matematika dan Sains Indonesia (OMSI).

Kepala Divisi Lomba KPM, M. Fachri mengatakan, kegiatan ini bertujuan membangun budaya kompetisi yang sehat dan jujur serta meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran sains. “Belum banyaknya kompetisi sains di Indonesia menjadikan KSNR sebagai wadah untuk menguji kompetisi siswa di bidang Sains,” ungkap Fachri. 

Foto: KSNR di SD Insan Kamil Bogor/Dok. KPM

Fachri menambahkan, event perdana dengan konsep bayaran seikhlasnya ini mampu melahirkan para saintis muda yang mampu berkiprah di kancah nasional maupun internasional.

Melihat suksesnya event tersebut, KPM tak menutup kemungkinan akan menjadikan KSNR sebagai event tahunan. “Semoga tahun depan bisa diadakan kembali,” lanjut Fachri. Sementara itu, Fachri juga tak menyangka jumlah peserta bisa mencapai angka 5.983 orang. Hal ini mengindikasikan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Bahkan, tercatat para peserta KSNR  tersebar di 12 provinsi dan 39 kota/kabupaten.

Foto: KSNR Merambah hingga Timika/Dok. SD Integral Hidayatullah

Sementara itu, dengan tetap mengusung bayaran seikhlasnya, babak final event KSNR akan diselenggarakan pada tanggal 24 Maret 2019. Peserta yang meraih penghargaan terbaik berkesempatan mengikuti event internasional, yakni International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) dan International Science Competition (ISC) 2019.

Komitmen KPM untuk menghadirkan kompetisi berkualitas tak hanya membidik kalangan pelajar saja, tepat pada tanggal 24 Februari 2019, KPM juga akan menghelat Olimpiade Guru Olimpiade (OGM) Se-Indonesia Ke-4.

Read more...

Komunitas Suprarasional RPM Cikarang Inisiasi Gerakan Berbagi

Foto: RPM Cikarang terus menebar kemanfaatan kepada masyarakat lewat gerakan berbagi/Dok. RPM Cikarang

Bogorplus.com-Kab. Bekasi, Jawa Barat – Gerakan berbagi yang digagas Rumah Pendidikan MIPA (RPM) Cikarang patut menjadi inspirasi. Pasalnya, lembaga nirlaba yang dipimpin Vitri Wulandari ini menginisiasi gerakan berbagi bersama komunitas suprarasional untuk kalangan dhuafa dan nenek jompo.

Persiapkan dirimu menghadapi UN dengan motivasi suprarasional. Info selengkapnya hubungi 0812 8034 1100

Kepala RPM Cikarang, Vitri Wulandari mengatakan bahwa tujuan diadakannya aktivitas tersebut dalam rangka menggiatkan program yang bermanfaat bagi komunitas suprarasional terhadap lingkungan sekitar.

Vitri kemudian menceritakan bahwa melalui kegiatan berbagi ini diharapkan keberadaan RPM Cikarang semakin banyak menebar manfaat ke masyarakat, bukan hanya dari sisi ilmu pengetahuan saja, tetapi juga dengan bidang lain, seperti gerakan berbagi yang saat ini tengah berjalan.

Sebelumnya, Vitri juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program gerakan berbagi. “Terima kasih teruntuk para guru, siswa, dan orangtua yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Ibu dua anak ini menjelaskan programnya dilaksanakan setiap hari Jumat pagi, yang berlokasi di Kampung Rawa Bangkong, Desa Serta Jaya, Cikarang. Adapun bentuk bantuan yang diberikan berupa beras, bahan sembako, roti, hingga buah-buahan.

Selain itu, Istri dari Ari Pujiwidodo ini menyampaikan bahwa misi dari gerakan berbagi ini adalah dakwah untuk membumikan program suprarasional sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menambah tabungan jiwa.

Untuk menunjang keberhasilan program tersebut, Vitri juga tak hanya membuat program gerakan berbagi saja, namun ada beberapa aktivitas lainnya seperti Keropak Suprarasional, Jumat Berkah, Segelas Beras Berbuah Pahala, Mengajar Gratis hingga Program Membersihkan Masjid.

Tim Media

Read more...

SDIT Said Naum Jakarta Berinovasi dengan MNR dan SNR

Foto: Peserta pelatihan MNR dan SNR di SDIT Said Naum Jakarta/Dok. KPM

Jakarta – Awal semester genap T.A 2018/2019, SDIT Said Naum Jakarta melakukan terobosan dalam inovasi pembelajaran guna meningkatkan kompetensi guru matematika dan sains dengan menggelar pelatihan metode Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan Sains Nalaria Realistik (SNR).  

Acara yang digelar pada pukul 08.00-16.00 WIB, bekerja sama dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM), yang digelar selama dua tahap, yakni pada tanggal 12 Januari 2019 (MNR) dan 19 Januari 2019 (SNR), bertempat di Aula SDIT Said Naum Jakarta.

MNR dan SNR merupakan suatu terobosan dalam pembelajaran matematika. MNR dan SNR lebih menekankan penggunaan nalar dalam memahami matematika, sehingga pembelajaran ini berbeda dengan pembelajaran matematika di sekolah. Dengan MNR dan SNR, siswa diajarkan untuk menganalisis masalah, menarik kesimpulan dan menyelesaikan masalah dengan berbagai metode pemecahan masalah yang berlogika.

Foto: Seminar Strategi Sukses Matematika oleh Teguh Imam Agus Hidayat/Dok. KPM

Pada kesempatan tersebut juga, SDIT Said Naum melibatkan guru SMAIT Said Naum untuk bersama-bersama mengkaji MNR dan SNR. Selama paparan berlangsung, Kepala SMAIT Said Naum, Zulkarnain, mengatakan, “Meski pelatihan serupa telah kita ikuti, namun kali ini kami mendapatkan kesan berbeda saat belajar MNR & SNR,” ujarnya.

Bagi Bapak/Ibu guru yang ingin menjajal uji kemampuan matematikanya, ayo bergabung di Olimpiade Guru Matematika Se-Indonesia (pendaftaran klik disini)

“Metode MNR dan SNR lebih mengutamakan kemampuan bernalar dan memahami sudut pandang yang lebih luas untuk memahami sebuah soal,” lanjutnya.

“Belajar MNR & SNR juga bukan hanya bicara tentang kemampuan berpikir saja, namun kita juga dibekali pemahaman cara berpikir yang melibatkan hati dalam konteks berpikir suprarasional,” sambung Zulkarnain.

Foto: Seminar Strategi Sukses Sains Nalaria Realistik oleh Ina Ana Khoeriah/Dok. KPM

Sementara itu, bagi salah satu peserta, Tutur Rustian, mengkaji MNR dan SNR mampu membuka gagasan tentang cara berpikir. “Ini menunjukkan, ketika mempelajari metode yang tepat dan mengeksplor kemampuan bernalar, proses pembelajaran pun lebih mudah dan menyenangkan,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Maryati, selaku guru kelas 2, Dia mengungkapkan pelatihan MNR & SNR membantunya dalam mengasah keterampilan berpikir. “Selama ini guru yang terlibat mengajar dibidangnya, acapkali menggunakan cara-cara lama dalam mengajar, namun kali ini kita bersyukur diperkenalkan dengan sebuah metode yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Hal yang terpenting dari itu semua adalah pelatihan MNR dan SNR ini membantu saya juga dalam memecahkan masalah dengan cara berpikir out of the box, yakni suprarasional” ujarnya.

Tim Media

Read more...

Strategi KPM Surabaya Membumikan Suprarasional dan MNR

Foto: KPM Cabang 1 Surabaya menggelar pelatihan MNR dan Suprarasional/Dok. KPM Cabang 1 Surabaya

Surabaya, Jawa Timur –     Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Cabang 1 Surabaya kian gencar melakukan sosialisasi guna menyebarluaskan Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan cara berpikir suprarasional. Salah satunya dengan menggelar pelatihan bagi para guru, mahasiswa, dan masyarakat umum, bertempat di Aula SD Laboratorium Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Minggu (20/01) lalu.

Acara yang diikuti 73 orang peserta bertujuan agar kemanfaatan Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan suprarasional semakin meluas. “Pada prosesnya, diharapkan insan pendidik dan masyarakat dapat menularkan kembali  ilmu tersebut kepada siswa maupun generasi muda. Sehingga dikemudian hari akan muncul generasi-generasi unggul yang memiliki akhlak mulia dan ilmu pengetahuan yang baik,” terang Kepala Kantor KPM Cabang 1 Surabaya, Saidi Amin.

Ingin mempelajari 10 topik populer seputar olimpiade sains? yuk segera miliki buku Strategi Sukses Olimpiade Sains. Info pemesanan hubungi 0812 84585755

Pada kesempatan tersebut juga Saidi menjelaskan ihwal profil singkat dan visi-misi KPM. “Setiap kegiatan yang digagas oleh KPM InsyaAllah selalu didasari dengan semangat berbagi. Sehingga ilmu yang disebarluaskan memiliki dampak positif bagi masyarakat,” jelas Saidi.

Foto: Trainer KPM, Ryky Tunggal Saputra memberikan pelatihan MNR & Suprarasional/Dok. KPM Cabang 1 Surabaya

Pada pelatihan tersebut, peserta tampak selalu tergugah dan bersemangat. Setiap sesi pelatihan selalu dibarengi dengan ice breaking yang mengundang canda dan tawa peserta.

Sementara itu, Sang Trainer, Ryky Tunggal Saputra Aji berharap cara berpikir suprarasional dan MNR semakin memperkuat masing-masing individu seorang guru. Apalagi seorang pendidik merupakan garda terdepan dalam memperbaiki kualitas generasi muda (siswa).

“Langkah biasa saja tak cukup untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya seorang guru harus memiliki tabungan jiwa yang besar. Karena tabungan jiwa merupakan pintu masuk berbagai ilmu pengetahuan. Sehingga ilmu kita akan semakin meningkat dan bermanfaat untuk orang lain,” jelasnya.

Ryky juga menambahkan, dalam era pembelajaran masa kini yang menuntut kemampuan HOTS (Higher Order Thinking Skill), para siswa perlu dibekali nalar yang baik khususnya dalam mata pelajaran Matematika.

“Hal ini dapat diraih melalui pembelajaran metode MNR dimana siswa diasah kemampuan nalarnya dalam memahami mata pelajaran Matematika. Setelah nalarnya terasah, siswa akan mampu memecahkan persoalan atau masalah yang dihadapi,” tandasnya.

Tim Media

Read more...

Komitmen KPM Lumajang Wujudkan Generasi Suprarasional

Foto: Pertemuan orang tua siswa KPM di Lumajang/Dok. Bahrul Ulum-KPM Cabang Lumajang

Bogorplus.com-Lumajang, Jawa Timur – “Klinik Pendidikan MIPA (KPM) tidak hanya fokus dalam peningkatan prestasi saja, tetapi juga berupaya mengoptimalkan fungsi tiga antena manusia melalui cara berpikir suprarasional,” demikian diungkapkan Kepala KPM Cabang Lumajang, Bahrul Ulum dalam keterangan persnya.

Pak Ulum (sapaan akrabnya) menyebutkan pada akhir pekan kemarin, Minggu (20/01), KPM Cabang Lumajang menggelar berbagai kegiatan secara bersamaan, seperti pertemuan orang tua, penerimaan laporan hasil belajar, dan olimpiade International Mathematics Assessments for School (IMAS).

Foto: Suasana pelaksanaan tes IMAS di Lumajang/Dok. Bahrul Ulum-KPM Cabang Lumajang

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada tahun 2019 ini KPM berhasil menarik minat 7.358 anak yang berpartisipasi di ajang olimpiade IMAS. Tercatat, KPM Cabang Lumajang mampu menghadirkan 743 peserta pada event bergengsi tersebut. Bahkan, Lumajang berhasil menjadi cabang KPM dengan penyumbang peserta terbanyak se-Jawa Timur.

Digelarnya olimpiade IMAS di Jawa Timur menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan pembina olimpiade matematika, salah satunya Nanang. Pelatih asal Tempeh ini menyampaikan bahwa ajang IMAS memiliki kualitas soal yang bagus dan juga menarik untuk dipelajari. Nanang juga tak segan untuk membantu dan mengajak sesama pembina dan Kepala Sekolah untuk mengirimkan anak didiknya dalam kompetisi IMAS.

Kompetisi Sains Nalaria Realistik semakin dekat, yuk perbanyak latihan dengan Buku BISA edisi Sains (klik disini untuk membeli)

Pada kesempatan yang sama, KPM Cabang Lumajang juga menggelar pertemuan orang tua sekaligus membagikan hasil evaluasi belajar siswa selama satu semester. Acara yang berlangsung di Aula SDN Tompokersan 3 Lumajang merupakan agenda rutin yang digelar setiap 3 bulan sekali sebagai ajang silaturahim dan memperkuat komunikasi antar KPM dan orang tua siswa. Lewat kegiatan silaturahim seperti inilah, tabungan jiwa kita akan terus meningkat.

Resminya selaku orang tua siswa mengaku terkesan dengan program KPM. “Meskipun tergolong masih baru bergabung di KPM, namun setelah mengikuti agenda KPM, saya semakin menyadari pentingnya tabungan jiwa dalam kehidupan. Kami menganggap KPM hanya fokus pada olimpiade saja, namun setelah silaturahim, kami sadar bahwa cakupan KPM sangat luas bahkan hingga pembinaan pada aspek akhlak dan sikap. Hal ini yang sangat diperlukan di era digital saat ini,” ungkap orangtua dari Alya siswi kelas 2 ini.

Hal senada juga diungkapkan Ibunda Iftitah (kelas 4). Perbedaan sikap dan perilaku sebelum dan sesudah masuk KPM begitu terasa dan hal itu sangat bermanfaaat. Selain meningkatnya capaian bidang akademik, perkembangan lainnya yang membuat bangga dan terharu adalah meningkatnya kesadaran dalam beribadah. Mereka menjalankan aktivitas ibadah tanpa harus diingatkan lagi. Artinya, proses pendidikan karakter yang diterapkan sukses membuat anak saya berubah menjadi lebih baik,” tutupnya.

Pada sesi akhir pertemuan orang tua KPM Cabang Lumajang, para orang tua pun kembali digugah kesadarannya lewat pesan Presiden Direktur KPM, Ridwan Hasan Saputra (RHS) dalam pesan singkatnya yang berbunyi:

  1. Belajar di KPM bukan untuk menjadi juara lomba tapi untuk menjadi anak yang berakhlak mulia.
  2. Belajar di KPM, kita harus saling berkolaborasi/bekerja sama bukan berkompetisi.
  3. Orang tua yang banyak membantu KPM, insya Allah anak-anaknya akan sukses.

Tim Media & KPM Cabang Lumajang 

Read more...

SDIT At-Taqwa dan KPM Bersinergi Kembangkan Klub Matematika Seikhlasnya

Foto: Serah terima sertifikat izin operasional dari tim KPM oleh Taufik Hidayah kepada Dr. Sidrotul Muntaha, M.Ed selaku Kepala SDIT At-Taqwa Bekasi/Dok. KPM

Bekasi, Jawa Barat – SDIT At-Taqwa Bekasi bersinergi dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) sepakat untuk mengembangkan pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) dengan membuka Klub Matematika Seikhlasnya (KMS).

Persiapkan dirimu menghadapi UN dengan motivasi suprarasional. Info selengkapnya hubungi 0812 8034 1100

Kerja sama ini diawali dengan acara sosialisasi kepada orangtua siswa, penandatanganan kerja sama dan serah terima sertifikat izin operasional kepada Kepala SDIT At-Taqwa Bekasi, Dr. Sidrotul Muntaha, M.Ed., pada hari Sabtu (19/01/2019). Konsep SMS dan MNR yang diusung KPM ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi lembaga pendidikan yang berkedudukan di Jl. Pondok Ungu Permai, Sektor V, Blok M Bahagia, Bekasi.

Foto: Sosialisasi KMS dihadapan orangtua siswa SDIT At-Taqwa Bekasi/Dok. KPM

Sebelum bekerja sama membuka KMS, pihak sekolah telah mengirimkan para gurunya untuk dilatih dan dibekali metode MNR dan SMS di kantor KPM selama 4 hari 3 malam.

“Kerja sama ini sebagai bentuk komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi guru dan siswa, khususnya dalam bidang matematika. Semoga dengan hadirnya KMS menjadi penyemangat bagi para pelajar SDIT At-Taqwa untuk terus belajar dan  berkiprah di kancah nasional dan internasional,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Deni Krisnanto, dalam keterangannya.

“Kami memilih KPM sebagai mitra dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika karena kiprahnya selama ini yang telah menorehkan prestasi membanggakan dan mendukung pembelajaran akhlak bagi anak-anak. InsyaAllah pada bulan Januari 2019, SDIT At-Taqwa sudah mulai menerapkan pola pembinaan ala KPM di sekolah,” papar Deni Krisnanto.

Selain menjadi faktor pendukung dalam mengkaji ilmu matematika, KMS dinilai menjadi solusi bagi orangtua untuk mendapatkan pendidikan yang seimbang yang memadukan ilmu umum dan agama. Sehingga bukan hanya membekali siswa dengan prestasi saja, tetapi didukung dengan penguatan pendidikan karakter siswa.

Sementara itu, kehadiran KMS di SDIT- At Taqwa langsung mendapat sambutan positif dari salah satu orangtua siswa. “Meskipun baru pertama kali mengenal KPM, saya langsung tertarik dan mendukung hadirnya KMS di sekolah. Apalagi, dalam paparan program yang akan diikuti siswa betul-betul memberikan titik tekan  pada penanaman adab dan akhlak, serta cara pengembangan cara berpikir siswa,” papar orangtua dari Hayfa Nafisa ini.

Tim Media

Read more...

Pelatihan MNR Kenalkan Esensi Belajar Matematika

Foto: Pelatihan MNR Batch 14 di Padepokan Amir Syahrudin/Dok. KPM 

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Pepatah bijak menyatakan, pengetahuan itu penting. Tetapi karakter jauh lebih penting. Sejatinya, belajar matematika tak sekadar untuk menguasai pengetahuan matematika. Namun membentuk karakter anak. Untuk menyelaraskan kebutuhan penguasaan matematika dan pembentukan karakter anak, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali menggelar pelatihan yang memadukan Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan Cara Berpikir Suprarasional, pada tanggal 15-18 Januari 2019, bertempat di Padepokan Amir Syahrudin, Klinik Pendidikan MIPA.

Paket Merchandise Cara Berpikir Suprarasional (Buku + Pin + Mug) harga Rp. 90.000. Info pemesanan hubungi 081284585755

Kepala Divisi Pelatihan, Ryky TSA mengungkapkan pelatihan tersebut bertujuan memberi pembekalan kepada para guru daerah tentang metode pembelajaran MNR dan menanamkan pemahaman suprarasional dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam proses belajar, tak hanya olah pikir (akal) yang didayagunakan, KPM juga mendorong agar pendidikan di Indonesia kembali mengembangkan olah hati (adab dan akhlak). Ketiga komponen tersebut hendaknya dapat dilakukan secara utuh-menyeluruh dan terintegrasi dalam proses pembelajaran di sekolah,” jelasnya.

Selama 4 hari 3 malam, sebanyak 26 peserta dibekali dengan berbagai materi yang menggugah hati dan pikiran, di antaranya: Metode MNR (Masalah Nyata hingga Eksplorasi Matematika), Manajemen Kelas, dan Motivasi Guru Suprarasional.

Dalam pelatihan ini para peserta yang datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Riau dan Balikpapan begitu antusias mengikuti pelatihan. Pada sesi diskusi, peserta juga memberikan respon yang baik. Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta yang berkaitan dengan konsep pembelajaran matematika metode MNR.

“Pelatihan ini menjadi pengalaman pertama yang sangat mengesankan. Saya bersyukur dan merasa excited banget karena selama pelatihan saya mendapatkan bekal yang luar biasa. Bukan hanya mengedepankan akal saja, namun bagaimana juga mengoptimalkan hati dalam mendidik,” ujar Cucu Ayana, guru asal SDIT Insan Sejahtera ini.

Hal senada juga diungkapkan M. Fathan, peserta asal SIT Integral Hidayatullah Balikpapan ini mengaku perpaduan suprarasional dan MNR sangat cocok jika diterapkan di era milenial saat ini. “Karena mengoptimalkan antena hati (adab dan akhlak) sangat penting untuk memperkuat dulu fondasi dan ruh utama pendidikan sebelum mengkaji ilmu pengetahuan,” ujar alumnus Universitas Negeri Makassar ini.

Tim Media

Read more...

7.358 Pelajar Bersaing di Ajang Olimpiade IMAS 2019

Foto: Kegiatan Kompetisi IMAS di MTS Negeri 3 Bogor/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Sebanyak 7.358 pelajar kelas 3 SD – 8 SMP, berkompetisi di ajang olimpiade matematika yang bertajuk International Mathematics Assessments for School (IMAS) 2019, yang dihelat oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Minggu (20/01/2019).

Sudah siap menghadapi penyisihan KSNR? Yuk berlatih dengan buku Sains BISA dan SSOS. Info pemesanan hubungi 081284585755

Ribuan peserta tersebut tersebar di 33 titik lokasi, yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang, Surabaya, Madiun, Magetan, Ngawi, Cikarang, Solo, Semarang, Denpasar, Lumajang, Kediri, Jombang, Jember, Situbondo, Lamongan, Pontianak, Tulungagung, Malang, Sidoarjo, Sampang, Bojonegoro, Banjar, Balikpapan, Sukabumi, Mataram, Makassar, Sumedang, dan Jepara.

Foto: Kegiatan Kompetisi IMAS di SDS Muhammadiyah 24 Jakarta/Dok. Facebook KPM Cabang Jakarta

Kepala Divisi Lomba, Klinik Pendidikan MIPA (KPM), M. Fachri, menjelaskan bahwa lomba IMAS yang sudah digelar untuk keenam kalinya ini sebagai sarana mengasah kemampuan matematika siswa guna menghadapi kompetisi lokal maupun internasional. “Harapannya, siswa semakin terpacu untuk terus belajar dan berusaha lebih giat agar mencapai prestasi yang membanggakan,” kata Fachri.

“Pada gelaran IMAS tahun ini, Alhamdulillah diikuti lebih dari 7.000 peserta di babak penyisihan. Angka tersebut menunjukkan minat siswa terhadap kompetisi ini  terus meningkat,” ungkap Fachri.

Foto: Kegiatan Kompetisi IMAS merambah hingga Pontianak, Kalimantan Barat/Dok. Facebook Budi Anto

IMAS merupakan salah satu event kompetisi Internasional yang digelar di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, lomba IMAS diselenggarakan dalam dua babak, yakni babak penyisihan yang memperebutkan sertifikat dengan penghargaan High Distinction, Distinction, Credit dan Participant, dan babak final (Maret 2019) untuk memperebutkan medali emas, medali perak, dan medali perunggu.

Selain menyajikan soal-soal dengan standar internasional dan berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), gelaran IMAS juga menerapkan sistem bayaran seikhlasnya (sesuai kemampuan). Sehingga semua siswa dari kalangan manapun dapat mengikuti event bergengsi ini tanpa terkendala biaya.

Tim Media

Read more...