Menu
RSS

Items filtered by date: October 2019

937 Pelajar SD Insan Kamil Bogor Ikuti Uji Soal MNR

Foto: Pelaksanaan Uji Soal MNR di SD Insan Kamil Bogor/Dok. KPM

Bogor, Jawa Barat – Sebanyak 937 pelajar SD Insan Kamil Bogor turut meramaikan perhelatan tahunan Uji Soal MNR (Matematika Nalaria Realistik). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pukul 08.00—09.30 WIB, Kamis (17/10/2019), bertempat di SD Insan Kamil Bogor, Jalan Raya Dramaga KM. 6, Kota Bogor-Jawa Barat.    

Event tahunan yang digagas Klinik Pendidikan MIPA (KPM) disambut positif Agus Abdurrahman  selaku wali kelas 6. “Sangat bagus untuk menjaring bakat dan minat anak dalam bidang Matematika,” ungkap Agus.

Ia menilai Uji Soal MNR dapat menjadi salah satu ukuran penguasaan kompetensi Matematika yang bisa digunakan sebagai bahan evaluasi proses pembelajaran Matematika.

“Untuk itu, hasil Uji Soal MNR nantinya akan menjadi bahan evaluasi dalam proses pembelajaran, khususnya matematika. Keuntungan tersebut yang telah dirasakan SD Insan Kamil selama bekerja sama dengan Klinik Pendidikan MIPA,” jelas Ketua KKG Kelas 6 ini.

Foto: Pelaksanaan Uji Soal MNR di SD Insan Kamil Bogor/Dok. KPM

Tak ingin ketinggalan momen, siswa kelas 1 sampai 6 SD begitu antusias mengerjakan setiap soal yang disajikan tim KPM selama 90 menit. Hal tersebut ditunjukkan Ratu Sakinah Fitriyani. Siswi yang kerap disapa Kinkin telah mengikuti Uji Soal MNR sebanyak enam kali (rutin setiap tahun). Sementara itu, bagi Ansar siswi kelas 3, Uji Soal MNR menjadi sarana latihan dirinya di bidang akademik untuk sukses meraih cita-cita sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Selain dapat mengetahui pemetaan tingkat penguasaan siswa/i dalam bidang matematika, Uji Soal MNR merupakan wadah persiapan menuju babak penyisihan Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) Se-Indonesia Ke-15, yang akan diselenggarakan pada tanggal 24 November 2019.

Tim Media 

Read more...

Tim Indonesia (KPM) Raih Prestasi pada Ajang Olimpiade Matematika di India

Foto: Tim Indonesia (Klinik Pendidikan MIPA)/Dok. KPM

Bogorplus.com-Lucknow, India – Tim Olimpiade Matematika Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Indonesia berhasil mengukir prestasi pada ajang International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO) 2019 pada tanggal 13-16 Oktober 2019 di Lucknow, India. Tim KPM berhasil meraih 3 Medali Perak, 4 Medali Perunggu, 2 Merit, 1 Trophy First Runner Up, dan 2 Trophy Second Runner Up. Untuk peserta SD timnya berhasil menjadi 3 terbaik pada Puzzle Challenge.

ITMO merupakan kompetisi dua tahunan yang diselenggarakan oleh IMC Committee Board. Kompetisi ini terdapat dua tingkat: Key Stage II (SD) dan Key Stage III (SMP). Untuk tiap tingkatan peserta mengikuti kompetisi individu dan kompetisi tim. Selain kompetisi, pada even ITMO juga terdapat kegiatan pertukaran budaya, study tour, field trip dan juga puzzle challenge. Kegiatan ini untuk merekatkan persahabatan tiap peserta dari beberapa negara. Pada ITMO 2019 ini diikuti oleh 16 negara, yaitu: Afrika Selatan, Bangladesh, Bulgaria, Finlandia, Filipina, India, Indonesia, Malaysia, Nepal, Rusia, Srilanka, Tajikistan, Taiwan, Thailand, Uni Emirate Arab dan Vietnam, yang terdiri dari 96 siswa dalam 24 tim untuk Key Stage II (SD), dan 180 siswa dalam 45 tim untuk Key Stage III (SMP).

Foto: Tim ITMO Indonesia (Klinik Pendidikan MIPA)/Dok. KPM

Tim KPM Indonesia pada ITMO 2019 ini mengirimkan 2 tim untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 1 tim untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) yang terdiri dari 1 Team Leader, 2 Deputy Leader, dan 13 peserta. Semua peserta dibina oleh KPM di bawah asuhan pelatih Olimpiade Matematika Nasional dan Internasional, Raden Ridwan Hasan Saputra.

Foto: Keystage III, Tim ITMO Indonesia (Klinik Pendidikan MIPA)/Dok. KPM

Capaian Tim KPM pada ITMO 2019, Lucknow, India

Key Stage III Indonesia C

Individual           :    1 Medali Perak, 1 Medali Perunggu

Aisha Tasya Aulia – Participant (SMP Nizamia Andalusia Jakarta)

Irfan Hanif Yamashita – Participant (SMPN 4 Bogor)

Luthfi Bima Putra – Medali Perak (SMP Kharisma Bangsa Tangerang Selatan)

Nisrina Fathiyya Nugraha – Medali Perunggu (SMP Nurul Fikri Depok)

 

Team                  :    1 Second Runner Up Trophy + 4 Medali Perunggu

Group                 :    -

 

Key Stage III Indonesia D

Individual           :    1 Medali Perunggu, 1 Merit

Daniel Kurniadi Khodyat – Medali Perunggu (SMP Pius Pekalongan)

Muhammad Adi Brata Tata Negoro – Merit (MTSN  2  Kediri)

Pasha Razaka Fitrah Madjid – Participant (SMPN 115 Jakarta)

Teuku Arkansyah Ali – Participant (SMP Kharisma Bangsa Tangerang Selatan)

 

Team                  :    1 First Runner Up Trophy + 4 Medali Perak

Group                 :    -

 

Key Stage III International Girl Team

Individual           :    1 Medali Perunggu

Michelle Aurelia Yudianto – Medali Perunggu (SMP Sekolah Bogor Raya)

Team                  :    1 First Runner Up Trophy + 1 Medali Perak

Group                 :    1 Second Runner Up Trophy

Foto: Keystage II, Tim ITMO Indonesia (Klinik Pendidikan MIPA)/Dok. KPM

Key Stage II Indonesia A

Individual           :    2 Medali Perak, 1 Medali Perunggu, 1 Merit

Bryan Junov Scofield Ramadhan – Medali Perak (SD Cipta Dharma Bali)

Aryaguna Djoyo Agastyo – Medali Perak (SD Victory Plus Bekasi)

Daffa Atha Arkana – Medali Perunggu (SDI Sabilillah Malang)

Nizam Fahim Prayogo – Merit (SDIT Al Haraki Depok)

Team                  :    -

Group                 :    1 Second Runner Up Trophy

Puzzle Challange :  Winner

 

Total Medali     :    3 Medali Perak, 4 Medali Perunggu, 2 Merit

Total Trophy    :    1 First Runner Up, 2 Second Runner Up

Read more...

Permainan Matematika Bela Negara Gugah Ratusan Peserta KKP

Foto: Peserta Kawah Kepemimpinan Pelajar/Dok. KPM

Bogor, Jawa Barat – Transformasi pengenalan wawasan kebangsaan kini dapat dilakukan dengan banyak cara. Salah satu cara apik dan mampu menggugah semangat belajar, yakni melalui Permainan Matematika Bela Negara (PMBN). Bagaimana serunya jika ratusan kawula muda dibekali pengetahuan bela negara sambil bermain?

Klinik Pendidikan MIPA (KPM) sebagai lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, kembali mendapat kepercayaan untuk menyajikan Permainan Matematika Bela Negara (PMBN). Kolaborasi antara Direktorat Pembinaan SMP, Kemendikbud RI dan KPM ini sukses menyita perhatian sebanyak 630 peserta Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP), bertempat di Bogor Green Forest, Rabu (02/10/2019).

Kemeriahan acara tersebut dimulai dengan ice breaking lewat gerakan tari saman. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembagian dan dinamika kelompok. Acara semakin berkesan ketika Permainan Matematika Bela Negara dimulai. Melalui permainan tersebut, para peserta mendapat tantangan untuk menjawab soal seputar bela negara, di antaranya sejarah bangsa, NKRI, Pancasila, dan UUD 1945. Suatu kelompok dinyatakan  menang apabila dapat menjawab soal dengan baik dan memiliki kartu terbanyak. 

Foto: Permainan Matematika Bela Negara (PMBN)/Dok. KPM

Selama permainan berlangsung, sesekali para peserta melakukan diskusi dan menyusun strategi agar bisa meraih kemenangan. Tak ayal acara yang berlangsung selama satu jam ini mampu mempererat kekompakan dan keakraban di antara peserta.

Menurut R.M. Dhawy. T. selain menjadi ajang bermain di luar kelas, secara tak langsung PMBN mengajak pelajar belajar bela negara dengan cara yang tidak kaku. “Jika dalam kegiatan umumnya peserta mesti duduk dan mendengar ceramah paparan materi, namun lewat PMBN sangat bagus dan tepat sekali. Sehingga suasanapun makin ceria dan informasi yang disampaikan mudah diterima,” ungkap pelajar SMP 7 Purwakarta ini.

Sedangkan bagi pelajar asal SMPN 1 Sukaraja, Ardian Nagata P.S permainan matematika bela negara memotivasi dirinya untuk terus belajar seputar wawasan kebangsaan.

“Seru sekali permainannya. Dapat banyak sekali pengalaman. Di samping itu, unsur kerja sama tim membuat permainan semakin berkesan,” pungkasnya.

Tim Media

 

Read more...

KPM Gelar Pelatihan Strategi Sukses Olimpiade Matematika

Foto: Peserta pelatihan guru olimpiade tingkat SMP/Dok. KPM

Bogor, Jawa Barat – Langkah Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menggelar pelatihan olimpiade matematika disambut positif para Insan Pendidik. Pasalnya, kegiatan yang digelar rutin, kembali disambangi peserta dari berbagi daerah untuk mengkaji strategi sukses olimpiade matematika, bertempat di Padepokan Amir Syahrudin, Kantor KPM, Selasa hingga Kamis, 01-03 Oktober 2019.

Tercatat, terdapat 14 guru yang mengikuti pelatihan dari berbagai wilayah seperti: Jakarta, Surabaya, Pekalongan, Bogor, Kuningan, Tangerang, Sukabumi, dan Tenggarong.

Para peserta begitu antusias dalam menerima pembahasan materi ihwal materi olimpiade matematika SMP, di antaranya: strategi penyelesaian masalah, materi bilangan, aljabar, geometri, dan kombinatorika. Materi olimpiade bukan semata-mata hal yang disajikan, melainkan strategi dalam mencari dan membina siswa berbakat dalam olimpiade matematika serta cara berpikir Suprarasional yang menjadi ke khasan pelatihan di KPM.

Salah satu peserta asal Tenggarong, Kalimantan Timur, Ibrahim Amin merasakan manfaatnya diadakannya kegiatan ini. Ia juga mengapresiasi kepedulian KPM dalam bidang pendidikan, menurutnya pelatihan ini berguna dalam meningkatkan kualitas guru.

“Alhamdulillah banyak sekali pengalaman dan ilmu yang dari pelatihan olimpiade bersama KPM. Namun, jauh lebih penting dari itu semua, KPM juga mengajarkan pentingnya membentuk karakter siswa sejak dini,” ungkap guru SMPIT Nurul Ilmi ini.

Ibrahim menambahkan pasca pelatihan ini Ia termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi siswa didiknya. “Seorang guru juga mengemban amanah sebagai motivator yang mampu memotivasi peserta didiknya agar memiliki akal dan jiwa yang berkualitas,” tutupnya.

Tim Media

Pelatihan Guru Olimpiade Matematika SD (daftar di sini)
Read more...