Menu
RSS

Items filtered by date: February 2019

Karyawan KPM Nikmati Keunggulan Metode Tilawati

Foto: Karyawan KPM Nikmati Keunggulan Metode Tilawati/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat - Ada banyak metode belajar membaca Al Qur'an, salah satunya metode tilawati. Metode tilawati memiliki keunggulan karena memberikan jaminan kualitas waktu dan kualitas mutu.

Ust. Abdul Ghofur, guru kelas tilawati yang mengajar di Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menguraikan makna kualitas waktu dan kualitas mutu dari metode tilawati.

Kualitas waktu itu artinya bahwa setiap orang yang belajar 6 jilid metode tilawati bisa diselesaikan dalam waktu 18 bulan. Sedangkan makna kualitas mutu artinya setiap orang yang belajar metode tilawati bisa membaca Al Qur'an tanpa terbata-bata, menguasai tajwid (makhraj, sifat, dan hukum huruf), serta menguasai lagu (datar - naik - turun) dalam membaca Al Qur'an.

"Ada dua pendekatan dalam belajar tilawati, yaitu klasikal dan individual. Klasikal menggunakan peraga, sedangkan individual dengan cara membaca buku tilawati." ujar pria yang kerap berpeci ini. Sisi keunggulan lain dari metode pengajaran tilawati adalah aktivitas baca - simak. Ketika ada beberapa orang belajar tilawati, setiap orang yang mendapat giliran membaca, maka yang lain menyimak. Hal ini yang membuat semua orang yang belajar tilawati dalam satu kelompok belajar bisa menggunakan semua waktunya untuk belajar.

Tim Media

Read more...

Karyawan KPM Belajar Tilawati

Foto: Karyawan KPM belajar Tilawati/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat - Semangat belajar ditunjukkan para karyawan KPM. Setiap pekan di hari Selasa, semua karyawan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) belajar Al Qur'an dengan metode tilawati.

Kelas tilawati merupakan salah satu program KPM untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam membaca Al Qur'an. Rheta Rezkianti, Kepala Bagian HRD di KPM menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen lembaga untuk membangun semangat belajar dan rajin beribadah pada diri setiap karyawan KPM.

Dalam rutinitas harian di KPM, setiap hari karyawan memulai aktivitas dengan melakukan shalat dhuha dan mengaji Al Qur'an. Pembiasaan baik yang menjadi tradisi KPM dalam memulai aktivitas pekerjaan bagi para karyawan. Jadi, program  belajar tilawati bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas bacaan Al Qur'an para karyawan KPM. Ikhtiar produktif yang bisa mendatangkan keberkahan bagi setiap individu karyawan dan KPM sebagai institusi pendidikan yang konsisten memperjuangkan visinya, 'Meninggikan Derajat Manusia'. Salut untuk KPM.

Tim Media

Read more...

KPM Siapkan Tutor Program Kampung Matematika

Foto: Para calon tutor dibekali beberapa pengetahuan dan kemampuan terkait program wisata kampung matematika/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat - Kampung matematika terus berbenah. Setelah tampilan fisik di lingkungan semakin dipercantik yang bisa membuat betah para pengunjung, langkah yang dilakukan berikutnya adalah menyiapkan para tutor.

Menariknya, para tutor yang disiapkan dan dilatih berasal dari pemuda - pemudi yang tinggal di kampung matematika. Lewat kegiatan Training of Trainer (TOT), para calon tutor dibekali beberapa pengetahuan dan kemampuan terkait program wisata kampung matematika.

Seperti yang diungkapkan Nur Azizah, acara TOT ini bisa melatih kemampuan komunikasi dirinya dengan anak-anak. Dirinya juga menyadari bahwa matematika itu harus diajarkan dengan beragam cara yang menarik agar tidak monoton bagi anak-anak. "Semoga matematika bisa lebih disenangi anak-anak dan kampung matematika lebih baik lagi ke depannya." harap perempuan yang giat beraktivitas sebagai guru Pendidikan Anak Usia Dini ini.

Kintan Madinatul Fajri mengaku sangat senang terlibat dalam kegiatan TOT untuk para calon tutor kampung matematika. "Saya sangat senang karena bisa diberikan kesempatan untuk berkontribusi untuk kampung matematika. Saya mendapatkan teman baru, ilmu baru, terutama saya dilatih untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum." ujar mahasiswi tingkat akhir yang sedang fokus menyelesaikan skripsi.

Tim Media

Read more...

KPM Asah Kompetensi Guru lewat Pelatihan

 Foto: Pelatihan guru KPM bersama Pak Al Azhary Masta/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat - Jika dipakai terus, gergaji akan makin berkurang ketajamannya. Agar tetap tajam, maka gergaji harus terus diasah. Itulah perumpamaan terkait aktivitas pelatihan guru KPM bersama Pak Al Azhary Masta (Pelatih Olimpiade Matematika) di ruko Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Ahad (17/02/2019).

KPM sangat berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi murid-muridnya lewat ikhtiar menjamin kualitas guru dan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, mengundang para pelatih olimpiade matematika untuk hadir dan berbagi ilmu dengan para guru KPM menjadi pilihan strategi yang tepat.

Dadan Abdul Kohar, salah satu guru KPM yang hadir di sesi pelatihan menyatakan sangat senang bisa belajar dari Pak Al Azhary Masta. Lebih lanjut beliau menyampaikan ada dua ilmu yang didapatkan dari sesi pelatihan, yaitu bagaimana cara mengajarkan matematika dan bagaimana cara memanfaatkan semua nikmat dari Allah SWT. "Saya sangat senang dan berharap pelatihan guru seperti ini terus dilakukan secara berkala," tandas guru SMPN 1 Bogor ini.

Senada dengan hal tersebut, Ayunda Sri Wahyuningrum mengungkapkan bahwa pelatihannya sangat menarik dan menambah wawasan. Ilmu yang dipelajari sangat berguna untuk kebutuhan mengajar dan bisa digunakan dalam kehidupan sehari - hari. "Materi pelatihan yang disajikan bukan hanya tentang matematika saja, namun juga membahas soal moral dan kehidupan. Hal ini sangat penting bagi kita sebagai pengajar dan pendidik." tegas guru KPM yang mengajar juga sebagai dosen di Unindra ini.

Setelah ilmu didapatkan, saatnya guru-guru KPM kembali ke ruang kelas masing-masing untuk mengajar dengan ilmu baru dan semangat baru. Practices makes perfect. Selamat menerapkan ilmu dari Pak Al Azhary Masta, Bapak dan Ibu guru KPM.

Tim Media

Read more...

Optimalkan 3 Antena, Raih Hasil UN Terbaik

Foto: Pelajar RPM Cikarang mendapatkan bekal motivasi suprarasional jelang UN/Dok. KPM

Bogorplus.com-Cikarang, Kab. Bekasi - Sebagian besar pelajar kita masih menganggap Ujian Nasional (UN) menjadi hal menakutkan. Tak ada guna sibuk menyangkal. Yang perlu dipikirkan, bagaimana mengubah cara berpikir anak-anak kita tentang makna UN dan kesuksesan masa depan.

Di sela-sela mengisi sesi pelatihan motivasi UN dengan cara berpikir suprarasional, Ahad (17/02/2019), Muhammad Khoiron berbagi resep untuk bisa lewati hadangan UN.

Jangan jadikan UN sebagai momok menakutkan. Justru sebaliknya, jadikan UN sebagai sahabat yang harus 'didekati dan' 'dipahami'. Jika hal itu sudah dilakukan, keberhasilan melewati UN akan mengantarkan kita pada keberhasilan berikutnya. "Kesuksesan itu bisa kita raih dengan mengoptimalkan 3 antena kita, yaitu panca indera, akal, dan hati," ungkap pria kelahiran Sidoarjo ini dengan penuh antusias.

Beliau menyampaikan harapannya secara khusus kepada anak-anak RPM Cikarang. "Semoga mulai hari ini dan seterusnya, mereka bisa melakukan hal-hal nyata untuk menjadi insan yang lebih baik, lebih rajin beribadah, lebih taat pada orangtua, dan lebih semangat belajar." tegas Kak Iron (sapaan akrab), pemegang sertifikasi hypnoteraphy ini.

Tim Media

Read more...

Siap Hadapi UN dengan Praktikkan Ilmu Suprarasional

Foto: Pelajar RPM Cikarang mendapatkan bekal motivasi suprarasional jelang UN/Dok. KPM

Bogorplus.com-Cikarang, Kab.Bekasi  - Ujian Nasional (UN) sebentar lagi akan digelar. Semua sekolah menyambut agenda UN dengan beraneka ragam cara. Rumah Pendidikan MIPA (RPM) Cikarang mempersiapkan para pelajar kelas 6 SD dan 9 SMP dengan cara menyelenggarakan pelatihan suprarasional.

Kepala RPM Cikarang, Bu Vitri Wulandari menjelaskan bahwa pelatihan suprarasional diberikan kepada para pelajarnya agar mereka bukan hanya siap dalam aspek akademis saja, namun siap secara mental dan spiritual. "Kami memilih pelatihan suprarasional agar anak-anak bisa dibekali cara untuk mengoptimalkan faktor fisik, akal, dan hati sehingga mereka mampu berhasil melewati tantangan UN." urai alumnus Institut Pertanian Bogor ini.

Pelatihan motivasi UN dengan cara berpikir suprarasional sendiri dilaksanakan di ruko KPM Cikarang, Ahad (17/02/2019). Narasumber dari KPM Pusat diundang khusus untuk mengisi sesi pelatihan ini.

Dengan adanya pelatihan suprarasional bagi para pelajar RPM Cikarang, Bu Vitri berharap mereka lebih semangat lagi belajarnya dan  secara konsisten dapat meningkatkan kualitas ibadah serta selalu berbuat baik.

Tim Media

Read more...

Ketika Kepala Sekolah Belajar Ilmu Suprarasional

Foto: Ustadz Arodhi membekali para Kepala Sekolah dan Orangtua dengan suprarasional/Dok. RPM Cikarang

Bogorplus.com-Cikarang, Kab. Bekasi - Rumah Pendidikan MIPA (RPM) Cikarang baru saja selesai menggelar pertemuan orangtua di Gedung Theater Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Ahad lalu (17/02/2019). Di antara para peserta yang dominan dihadiri oleh orangtua siswa KPM Cikarang, guru-guru Klub Matematika Seikhlasnya (KMS), orangtua siswa KMS Se-Cikarang, turut hadir juga beberapa kepala sekolah yang ikut belajar di forum tersebut. Yang luar biasa, para kepala sekolah sungguh-sungguh menyimak sajian materi pelatihan suprarasional dan berkomitmen menerapkan ilmunya pasca pelatihan.

Buku BEST SELLER Cara Berpikir Suprarasional Karya Ridwan Hasan Saputra, dapatkan di KPM Mart (pesan disini)

Kepala SDIT Al Kautsar Cikarang, Dadan Hidayat menjelaskan bahwa untuk menjadi orang sukses dan bahagia mesti melakukan kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdas. Artinya, aspek akal, hati, dan panca indera harus saling terkait sehingga kita dapat menjadi orang sukses dan bahagia.

Senada dengan penuturan tersebut, Yusuf, Kepala SDIT An Najma Cikarang mencatat ada 4 poin penting yang dipahaminya terkait cara berpikir suprarasional, di antaranya: 1). Optimalkan semua antena hidup (akal, hati, panca indera), 2). Berusaha menjalani hidup dengan hati bersih, 3). Pentingnya memiliki tabungan jiwa sebanyak - banyaknya, 4). Rezeki akan melimpah jika kita menyiapkan wadah yang besar juga.

Saat dikonfirmasi tim Bogorplus tentang upaya tindak lanjut dari keduanya setelah mendapat ilmu suprarasional, Pak Dadan secara lugas menjawab akan mengintrospeksi dirinya terlebih dahulu untuk meluruskan niat, memaksimalkan akal, dan melejitkan potensi. Jika hal itu sudah terjadi, langkah berikutnya adalah menyampaikan ilmu ini kepada rekan - rekan guru dan orang lain.

Kepala SDIT An Najma Bekasi, Pak Yusuf menguraikan bahwa setelah mengenyam ilmu  suprarasional, beliau akan berusaha mengoptimalkan 3 antena, baik secara pribadi maupun untuk organisasi. Selain itu, beliau juga akan berusaha menjalani hidup dengan hati bersih dan ikhlas, berusaha menambah tabungan jiwa agar rezeki kita melimpah karena wadah kita memang besar. Salut untuk semangat belajar para kepala sekolah ini.

Tim Media

Read more...

KPM Dorong Pengembangan Potensi Anak Muda di Kampung Matematika

Foto: KPM melatih dan membekali para pemuda yang bermukim di kampung matematika agar memiliki keterampilan sebagai tutor dan pendamping wisata/Dok. KPM

Kampung Matematika Laladon, Ciomas -  Semakin banyaknya tamu yang berkunjung ke kampung matematika mesti direspons secara positif. Program wisata edukasi di kampung matematika membutuhkan para tutor dan pendamping wisata.

Dengan mengusung semangat 'Dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat', KPM memahami pilihan strategi untuk menyiasati hal tersebut. Lewat kegiatan Training of Trainer (TOT), KPM melatih dan membekali para pemuda yang bermukim di kampung matematika agar memiliki keterampilan sebagai tutor dan pendamping wisata.

Ryky Tunggal Saputra Aji, Kepala Bagian Pelatihan di KPM menyampaikan bahwa kegiatan TOT merupakan mekanisme pembekalan bagi para pemuda kampung matematika. Kegiatan ini juga merupakan tahapan seleksi untuk memilih siapa yang paling siap dan cakap untuk terlibat dalam kegiatan wisata di kampung matematika. "Para peserta TOT diberikan pembekalan materi pengantar Fun and Math Science (FMS), materi ice breaking, dan simulasi permainan matematika. Para peserta juga akan langsung melakukan simulasi sebagai tutor atau pendamping." ungkap pria asal Purwokerto ini.

Di akhir wawancara beliau mengungkapkan harapannya agar dari proses kegiatan TOT ini akan lahir para pemuda yang handal menjadi tutor atau pendamping yang siap terjun langsung dalam kegiatan FMS, serta bisa memberikan sumbangsih nyata pada lingkungannya.

Tim Media

Read more...

RPM Cikarang Gelar Agenda Pertemuan Orangtua

Foto: Kegiatan pertemuan orangtua sekaligus pelatihan suprarasional digelar KPM Cikarang/Dok. KPM Cikarang

Bogorplus.com-Cikarang, Kab. Bekasi - Ada pemandangan tak biasa tampak di Gedung Theater Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Ahad (17/02/2019). Kegiatan pertemuan orangtua yang digagas RPM Cikarang kali ini sedikit berbeda karena dirancang dalam kemasan pelatihan suprarasional.

Ibu Elis, orangtua siswa dari Nailal Husna (siswa kelas 4 SD) mengaku langsung melakukan introspeksi diri saat menyimak pelatihan suprarasional. "Seberapa besar wadah biru yang sudah saya miliki?" tanyanya pada diri sendiri. Setelah mendapat ilmu suprarasional, saya akan berusaha mengajak keluarga inti dulu untuk memperbesar wadah biru. Caranya? "Saya harus menghidupkan kalbu."

Dalam keterangan terpisah, Ibu Mien Hermilah mengaku mendapatkan ilmu yang sangat luar biasa. Ternyata, jiwa pun punya kebutuhan yang harus dipenuhi karena awalnya beliau berpikir hanya kebutuhan raga saja yang harus dipenuhi.

Begitu pula dengan yang dirasakan Sapto Wijatmoko, antena manusia harus dioptimalkan dengan baik untuk ketiga aspek, yaitu akal, fisik, dan hati. "Saya akan menerapkan ilmu di kehidupan nyata untuk seluruh anggota keluarga agar bisa mencapai kesuksesan di dunia dan di akhirat." ujar ayah dari Fikri Ramadhan dengan penuh semangat.

Tim Media

Read more...

KPM Perkuat Komitmen Orangtua dalam Mendidik Anak

Foto: Presiden Direktur KPM, Ridwan Hasan Saputra memberikan pesan motivasi pada pertemuan orang tua siswa/Dok. KPM

Bogor - SD Insan Kamil dipenuhi sekitar 500 orangtua siswa Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kelas reguler, kelas Pintar Matematika Nalaria Realistik (PMNR),  dan kelas Matematika Nalaria Realistik Plus (MNR Plus), Ahad (17/02/2019). Ratusan orangtua menghadiri agenda pertemuan orangtua yang menjadi agenda rutin di KPM.

Foto: Pertemuan kelas reguler, kelas Pintar Matematika Nalaria Realistik (PMNR), dan kelas Matematika Nalaria Realistik Plus (MNR Plus)/Dok. KPM

Siti Khoerunnisa, Kepala Bagian Pendidikan di Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan visi dan misi KPM. Selain itu, pertemuan ini kita manfaatkan juga untuk memperkuat komitmen para orangtua yang memercayakan putra-putrinya belajar di KPM. "KPM dan orangtua harus memiliki visi yang sama dalam mendidik anak-anak. KPM sendiri dengan visinya untuk meninggikan derajat manusia sangat fokus untuk memperbaiki akhlak anak bangsa. Karena tugas ini tak mudah dan memerlukan kerja sama, maka kesamaan visi dan pemikiran antara KPM dan orangtua mesti diupayakan dengan baik." ujar Siti Khoerunnisa.

Dari kegiatan pertemuan orangtua ini diharapkan orangtua siswa KPM bisa lebih memahami KPM dan bisa lebih aktif terlibat dalam program - program yang digagas dan dilaksanakan KPM.

Tim Media 

Read more...