Menu
RSS

Items filtered by date: May 2020

Segera Daftar! KPM Buka Lowongan Kerja di Tengah Pandemi Corona

 

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Mencari pekerjaan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang pasti terasa lebih sulit. Tetapi jangan khawatir, masih ada sejumlah lembaga yang tengah membuka lowongan pekerjaan, salah satunya Klinik Pendidikan MIPA (KPM) yang berkedudukan di Ciomas, Kab. Bogor.

KPM merupakan lembaga nirlaba yang bergerak dalam bidang pendidikan Matematika dan IPA. Dalam proses pembelajarannya, KPM menitikberatkan pada pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan Sains Nalaria Realistik (SNR). Selain itu, dalam menjalankan operasionalnya KPM menerapkan sistem bayaran seikhlasnya kepada setiap siswa yang ingin mengikuti pendidikan di KPM.

Saat ini, KPM membuka kesempatan kepada lulusan terbaik dari jurusan MIPA atau teknik untuk ambil bagian dalam mengembangkan potensi diri sebagai Tim Litbang yang akan dibina langsung oleh Presiden Direktur KPM, Ridwan Hasan Saputra (RHS).

Dikutip dari akun resmi Instagram Klinik Pendidikan MIPA @kpmSeikhlasnya, terdapat empat posisi yang ditawarkan. Empat posisi tersebut adalah Staff Litbang Matematika, Staff Litbang Fisika, Staff Litbang Kimia, dan Staff Litbang Biologi. Apabila memenuhi syarat, KPM menyediakan fasilitas untuk para Staff Litbang yang lolos seleksi, yaitu gaji menarik dan bonus, disediakan mess (khusus dari luar kota), dan tersedia beasiswa S2.

Persyaratan khusus yang ditetapkan yakni:

  1. Pendidikan minimal S1 Perguruan Tinggi Negeri jurusan MIPA atau Teknik.
  2. Pernah ikut organisasi.
  3. Memiliki jiwa kepemimpinan.
  4. Usia maksimal 26 tahun.
  5. IPK minimal 3,00 (skala 4).
  6. Diutamakan berpengalaman mengajar level SLTA dan menguasai Olimpiade.

Penerimaan lamaran hanya dapat dilakukan melalui https://kpm.read1institute.org/info/lokerLitbangKPM. Pelamar dapat mengikuti arahan untuk mendaftar terlebih dahulu, mengunggah dokumen yang dibutuhkan untuk melamar dan memasukkan ID Pelamar. Batas akhir pengiriman berkas paling lambat 14 Juni 2020. Informasi selengkapnya bisa dilihat langsung di sini.

Read more...

Aku Ingin Bayar Zakat Fitrah Sendiri || Inspirasi An Nashr (1)

Oleh: Euis Mulyanah, M.Pd (Kepala Sekolah)

Bogorplus.com Bogor-Jawa Barat - Yayasan Tahfidz An Nashr adalah lembaga Islam tingkat RA dan SD/MI (Madrasah Ibtidaiyah). Lembaga Islam yang menerapkan bayaran seikhlasnya ini mengusung keunggulan program tahfidz, sains dan leadership. Bayaran seikhlasnya adalah cara menjaga keberkahan ilmu sekaligus mendidik santri untuk selalu peduli kepada sesama dengan membudayakan sedekah.

Bayaran seikhlasnya bukan berarti yayasan An Nashr dikelola seadanya, namun justru dikelola secara sangat profesional dengan standar SDM yang unggul. Dengan pendekatan manajemen pendidikan  suprarasional, setiap guru dituntut untuk selalu merencanakan kesusahan sekaligus menjadi teladan bagi para santri sebagai cara untuk memperbanyak tabungan jiwanya.

Penerapan manajemen pendidikan suprarasional diadopsi dari Klinik Pendidikan MIPA (KPM). Suprarasional adalah model berpikir dengan selalu menyandarkan dan mengaitkan hati kepada Allah semata. Suprarasional bertumpu kepada keyakinan akan pertolongan Allah setelah optimal dan ikhas beramal sholih.

Manajemen keuangan dengan strategi bayaran seikhlasnya dilakukan setiap hari jumat dengan menyerahkan uang seikhlasnya dalam amplop dan dimasukkan ke dalam kotak yang telah disediakan. Sementara santri-santri yatim dhuafa mendapatkan beasiswa sepenuhnya.

Tradisi sedekah dengan penuh keikhlasan ini ternyata telah memberikan dampak mendalam dalam kepribadian para guru dan santri serta orang tua wali. Selain mereka merasa tenang dan bahagia anak-anaknya dididik di Yayasan An Nashr, mereka juga menjadi sangat menikmati bersedekah.

Adalah Chika, salah satu santri An Nashr yang baru duduk di kelas dua Madrasah Ibtidaiyah, sebagaimana diceritakan oleh ibunya bahwa dia menjadi sangat senang bersedekah setelah belajar di Yayasan An Nashr. Chika bahkan rela membuka celengannya dan rela menyedekahkan uang tabungannya kepada orang lain.

“Mama, tahun ini Chika ingin membayar zakat fitrah sendiri dan tidak mau membeli apa-apa, tapi ingin banyak bersedekah membantu teman-teman chika”, ungkapnya suatu saat kepada ibunya dengan memperlihatkan uang Rp. 200.000 hasil membuka celengan.

Pendekatan suprarasional menjadikan guru, orang tua dan santri sebagai satu kesatuan  dalam pendidikan. Pembinaan orang tua santri rutin diadakan sebagai cara untuk menyamakan frekuensi yang akan melahirkan kolaborasi dan sinergi. Kebersamaan dalam ketulusan inilah yang memberikan dampak positif bagi kepribadian santri An Nashr yang cerdas, sholih dan peduli.

Semoga kisah ini menginspirasi anak-anak muslim lainnya di seluruh dunia, bahwa peduli kepada sesama, mementingkan orang lain dan rela mengorbankan harta dengan tulus berbagi karena Allah adalah perilaku mulia yang sangat dicintai oleh Allah.

Alamat: 

Yayasan An Nashr

Jln. Balai Desa Jabon Mekar Kampung Sawah

RT 02 RW 03 Desa Jabon Mekar Kec. Parung Bogor 16330

No HP : 0878 7481 4766 / 0852 1702 9302

Read more...

KPM Hadirkan Pelatihan Online Matematika Nalaria Realistik untuk Guru

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Tak ada kata berhenti untuk belajar. Ungkapan tersebut nampaknya layak disematkan kepada para insan pendidik di Indonesia. Meskipun di tengah pandemi Covid-19 dan pembatasan setiap aktivitas khususnya di dunia pendidikan, para guru tetap semangat melakukan aktivitas belajar mengajar tanpa bertatap muka atau dilakukan secara daring (Online).

Untuk mendukung proses pembelajaran Matematika di rumah, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) akan menggelar Pelatihan Online konsep pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR). Hal ini dilakukan demi memberikan solusi atas kebutuhan peningkatan ilmu pengetahuan di bidang Matematika agar memudahkan para guru dalam rangka menerapkan belajar dari rumah.

Pelatihan yang akan diselenggarakan selama tiga hari, yaitu tanggal 12-14 Mei 2020, turut menghadirkan sosok yang kerap mengisi program Gemar Matematika TVRI, Ridwan Hasan Saputra (RHS). Adapun untuk waktu pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi, yakni pada pukul 09.00 – 11.00 WIB dan pukul 13.00-15.00 WIB.

RHS yang juga merupakan pelatih olimpiade Matematika tingkat nasional dan internasional akan berbagi ilmu konsep pembelajaran MNR. Adapun tahapan dalam proses pembelajaran MNR adalah Masalah Nyata, Pemahaman Konsep, Penalaran Komunikasi, Pemecahan Masalah, Eksplorasi Matematika, Metode Diagram, dan Strategi Pemecahan Masalah.

“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap individu, terutama bagi seorang guru. Salah satunya adalah mempelajari ilmu Matematika. Pelatihan ini menjadi sebuah kesempatan emas bagi guru dan orang tua karena akan mendalami ilmu Matematika langsung dari pakarnya,” ungkap Kepala Divisi Pelatihan, M. Fachri dalam keterangan tertulis.

Bagaimana cara mendaftarnya? Para peserta cukup melakukan proses pendaftaran dari rumah saja melalui laman web www.kpm.read1institute.org atau menghubungi 0812 8188 2562 (Pak Ihsan). Pendaftaran bisa dilakukan secara kolektif untuk satu sekolah. Jadi, tunggu apalagi daftarkan segera!  

Selain kegiatan Pelatihan MNR, ada beberapa kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan KPM dalam rangka menemani siswa dan guru belajar di rumah, di antaranya, Seminar motivasi Suprarasional untuk guru dan Kepala Sekolah, Seminar Bagaimana Agar Belajar Matematika Jadi Menyenangkan, Seminar Tips Bekerja di Musim PHK, Ngabuburit MIPA hingga Pesantren Online MIPA. Informasi dan pendaftaran untuk mengikuti kegiatan tersebut dapat menghubungi 0812 8188 2562 atau 0813 1952 2361  

Tim Media

LIHAT JUGA: DIBUKA!! || Pendaftaran Pelatihan Matematika Online || Bersama Ridwan Hasan Saputra || HOTS

 

Read more...

Ingin Tetap Bekerja di Musim PHK? Ikutilah Seminar ini secara GRATIS!!

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Pandemi Covid-19 yang melanda berbagai negara di dunia termasuk Indonesia secara tak langsung telah berdampak besar bagi sejumlah aspek, mulai dari lingkungan, kesehatan, kondisi alam, bahkan merambah ke bidang ekonomi dan sosial.

Kondisi tersebut tak ayal membuat dunia industri, dunia usaha, dan pelaku usaha terpaksa harus menutup aktivitas usaha, merumahkan sebagian karyawan, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal.

Fenomena tersebut menjadi keprihatinan Praktisi Suprarasional, Ridwan Hasan Saputra. Guna memberikan dukungan kepada para pekerja yang kena PHK, pihaknya akan melaksanakan kegiatan Seminar Cara Berpikir Suprarasional yang bertajuk “Tips Agar Tetap Bekerja di Musim PHK”.

Kepala Divisi Pelatihan, M. Fachri mengatakan, pada Seminar Cara Berpikir Suprarasional nanti, Ridwan Hasan Saputra akan memberikan kiat dan strategi agar tetap beraktivitas dan bekerja di musim PHK.

“Pentingnya memunculkan gagasan kreatif dan pembekalan motivasi untuk para pekerja yang kena PHK menjadi topik utama yang akan disampaikan pada seminar tersebut,” kata Fachri.

Fachri menambahkan, kegiatan ini sangat cocok bagi orang yang belum memiliki pekerjaan atau sedang mencari kerja. Adapun untuk jadwal pelaksanaan pelatihan pada hari Minggu, 10 Mei 2020, pukul 09.00-11.00 WIB yang berlangsung secara daring (Online). Pada seminar tersebut KPM pun tidak membebani biaya pendaftaran atau GRATIS.

Jika Anda berminat dan merasa seminar ini sangat membantu dalam menghadapi badai PHK, silakan bergabung dan ajak keluarga dan teman. Informasi & Pendaftaran 0812 8188 2562 atau melalui www.bit.ly/suprarasionalkpm.   

Tim Media 

Kena PHK???? || Inilah Tips Agar Tetap Bekerja di Musim PHK || Sisi Lain 

Read more...

Bagaimana Caranya Agar Belajar Matematika Bisa Menyenangkan?

 

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Mata pelajaran Matematika masih menjadi kesan momok bagi siswa. Matematika dikesankan sebagai bidang studi yang menakutkan dan sulit. Maka tak heran, jika kecintaan terhadap Matematika masih terbilang rendah.

Entah siapa yang memberikan kesan dan memulai bahwa Matematika itu sulit dan membosankan, sehingga slogan tersebut melekat pada diri siswa. Bahkan, telah menjadi mindset yang melekat. Terlebih saat ini telah ramai fenomena belajar di rumah yang mengharuskan orang tua mengajarkan Matematika kepada anaknya.

Agar pelajaran Matematika jadi menyenangkan, guru dan orang tua harus harus memiliki bekal agar mampu menyajikan materi yang asyik dan menyenangkan. Coba sekali-kali bekali anak belajar Matematika melalui sebuah permainan, salah satunya permainan Physical Distancing Cartesian Game. Belajar sambil bermain pastinya akan lebih seru dan menyenangkan. Selain itu, ikuti seminar atau pelatihan sebagai penunjang untuk proses pembelajaran.

Melihat fenomena tersebut, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menggagas kegiatan Seminar Matematika untuk Guru & Orang Tua yang bertajuk “Bagaimana Mengajarkan Matematika yang Menyenangkan”. Acara yang digagas Ridwan Hasan Saputra (RHS) akan dilaksanakan secara daring (Online) pada Minggu, 10 Mei 2020, pukul 13.00-15.00 WIB. Adapun biaya pada kegiatan ini adalah seikhlasnya (sesuai kemampuan).

Kepala Divisi Pelatihan, M. Fachri mengatakan, sejauh ini dimata masyarakat khususnya siswa Matematika bukanlah pelajaran yang asyik, padahal jika metode cara penyampaian ataupun strategis belajarnya diberikan tepat, pelajaran Matematika tidaklah sulit seperti yang diketahui.

“Salah satu sebab tidak disenanginya Matematika adalah karena pemberian materi yang tidak dipahami oleh siswa serta pembawaan materi yang kurang menyenangkan,” kata Fachri.

Fachri menambahkan, kegiatan seminar ini tidak hanya diperuntukkan bagi guru saja, tetapi juga untuk orang tua yang ingin mendampingi putra-putrinya ketika belajar di rumah.

“Apalagi selama pandemi Covid-19, tentunya akan sangat bermanfaat bagi orang tua yang ingin memiliki bekal cara mengajarkan Matematika yang menyenangkan. Karena akan disampaikan trik atau strategi oleh Pak Ridwan dalam mengajar Matematika kepada anak-anak,” terang Fachri.

Tertarik untuk menyelami cara belajar Matematika yang menyenangkan? segera daftarkan diri Anda melalui tautan berikut www.bit.ly/seminarkpm  atau menghubungi 0812 8188 2562 (kuota terbatas).

Tim Media

#SeminarOnline || Ungkap Strategi Ampuh Agar Belajar Matematika Jadi Menyenangkan

 

 

Read more...

Klinik Pendidikan MIPA Gelar Pesantren MIPA Online Biaya Seikhlasnya

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak orang harus tetap tinggal di rumah, demi memutus rantai penularan. Dengan aktivitas yang serba terbatas, tak menyurutkan dedikasi lembaga nirlaba Klinik Pendidikan MIPA (KPM) yang akan menghadirkan program edukasi yang bertajuk Pesantren Matematika dan IPA (MIPA) berbasis daring (Online).

Kepala Divisi Pendidikan KPM, Ryky Tunggal S.A mengatakan, meski di tengah pandemi virus corona, namun tetap menyelenggarakan kegiatan alternatif yang diperuntukkan siswa kelas 3 SD – 8 SMP.

“Jadi, agar tetap memfasilitasi anak-anak tetap belajar, KPM tetap menghadirkan program edukasi meskipun berbasis daring (Online). Sehingga anak-anak tetap mendapatkan suplemen untuk meningkatkan pengetahuan serta keimanan di bulan Ramadan,” kata Ryky saat dalam keterangan tertulisnya.

Ryky menambahkan, meskipun menerapkan pembelajaran berbasis Online, pihaknya berharap bisa menyemangati siswa untuk tetap mengisi aktivitas positif di bulan Ramadan sambil tetap di rumah. Selain itu, dengan menerapkan konsep bayaran seikhlasnya, dapat memudahkan bagi siswa yang terkendala biaya untuk tetap mendapatkan pembelajaran dan nasihat tentang makna hidup yang baik.

Adapun untuk jadwal pelaksanaan Pesantren MIPA Online diagendakan pada 19-20 Mei 2020 mendatang. Ada 3 (tiga) sesi pembelajaran dalam pelaksanaannya, yakni pukul 09.00-15.00 WIB belajar Matematika dan IPA, pukul 16.00-17.00 WIB Ngabuburit lewat eksperimen sains dan eksplorasi Matematika, serta pada pukul 17.00-17.30 WIB di akhiri dengan sesi nasihat suprarasional (ilmu Agama dan kehidupan).

Lantas, bagaimana cara daftarnya? Pertama, peserta dapat mendaftar akun di laman www.kpm.read1institute.org, pilih menu Pesantren Online MIPA, daftarkan diri dan ikuti petunjuknya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Narahubung 0813.1952.2361.

Ingin tetap menambah ilmu di bulan Ramadan meskipun di rumah saja? Yuk gabung dan daftarkan diri sahabat di kegiatan Pesantren MIPA Online. Ajak juga Kakak, Adik, dan teman-teman kalian, yah!

Tim Media

Read more...

Bosan #DiRumahAja? Coba Main “Physical Distancing” Bareng Keluarga

 Foto: Papan Permainan Physical Distancing Cartesian Game/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor-Jawa Barat – Berada di rumah saja selama masa physical distancing, memang terkadang membosankan, apalagi jika harus berhari-hari lamanya. Kendati demikian, kita harus mematuhi aturan tersebut demi memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 yang tengah menyerang manusia.

Nah, biar aktivitas dirumah nggak bikin bosan, sahabat bisa cobain permainan seru ini bareng keluarga, Ajak adik, kakak, orang tua agar main bersama. Dijamin masa physical distancing kalian akan terasa lebih menyenangkan. Permainan tersebut bernama Physical Distancing Cartesian Game (PCG).

PCG memberikan praktek langsung pentingnya menjaga jarak untuk menghindari penyebaran Covid-19, sehingga seseorang yang memainkan PCG akan menjadi lebih mudah memahami.

Permainan yang digagas oleh Presiden Direktur KPM, Ridwan Hasan Saputra ini terlihat cukup sederhana. Di dalam paket permainan telah disediakan papan permainan Physical Distancing Cartesian Game ukuran 19 kotak x 19 kotak, 2 (dua) buah dadu, Kancing manusia (4 butir) dan kancing virus (5 butir).

Meskipun terlihat sederhana, permainan PCG ini dapat membangkitkan kreativitas berpikir pada pemainnya. Karena Permainan PCG menggunakan konsep grafik cartesius sebagai muatan nilai matematikanya dan memberikan simulasi sederhana kepada siswa untuk menekankan pentingnya menjaga jarak untuk menghindari penyebaran virus.

Cara bermain PCG ini cukup terbilang mudah. Pada dasarnya, permainan ini menjelaskan tentang pergerakan manusia agar sebisa mungkin tidak melewati daerah virus atau dilewati oleh virus itu sendiri, serta tidak berdekatan dengan manusia lain yang terjangkit virus. Sedangkan penerapan dari grafik cartesius, yakni bergerak terlebih dahulu sejajar sumbu X (kanan atau kiri) lalu dilanjutkan dengan bergerak sejajar sumbu Y (atas atau bawah).

Saat proses bermain, PCG dimainkan oleh 1 orang sebagai kancing virus, dan 2 sampai 4 orang lainnya sebagai kancing manusia. Serunya, para pemain bisa dimainkan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dan sebisa mungkin tidak boleh berinteraksi atau menjaga jarak dengan yang terjangkit virus. bahkan mereka bisa sampai tahan nafas saat melempar dadu ketika mendapat giliran, lho. Lalu, saat ada yang tejangkit virus,  tak pelak suara gelak tawa pun akan membahana.

Kemudian, teknis permainannya adalah kancing manusia (pergi dari titik start menuju ke wilayah aman). Sedangkan kancing virus (mengganggu perjalanan kancing manusia sehingga terjangkit virus). Nah, pemenang dalam permainan ini adalah jika kancing manusia bisa masuk ke wilayah aman. Sedangkan bagi kancing virus bisa menjangkit semua kancing manusia.

Nah, buat sahabat yang sedang menghabiskan waktu #DiRumahAja bersama keluarga, yuk lengkapi keseruan aktivitas di rumah dengan Physical Distancing Cartesian Game (PCG) dan permainan edukasi lainnya. Cara mendapatkannya sangat mudah, kalian cukup kunjungi aplikasi Tokopedia, Shopee KPM Mart atau hubungi 0812 8458 5755. Selamat bermain dan tetap jaga kesehatan, yah!

Tim Media

SIMAK TESTIMONI SETELAH BERMAIN PCG

Read more...