Menu
RSS
Top Banner Nasional

Items filtered by date: May 2021

KPM Umumkan Peraih Penghargaan KSNR Ke-3 dan OGS Ke-1 Se-Indonesia

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Klinik Pendidikan MIPA (KPM) telah mengumumkan nama-nama peraih penghargaan Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-3 dan Olimpiade Guru Sains ke-1 se-Indonesia, Jumat (28/5/21). Pengumuman tersebut disiarkan langsung melalui Channel YouTube KPM Seikhlasnya.

Sebanyak 1.022 siswa SD, SMP, SMA, dan 248 Guru adu kemampuan memperebutkan gelar juara pada Babak Final yang telah digelar pada Minggu (23/5/21) lalu. Kepala Divisi Lomba, Pelatihan, dan Pendidikan KPM, Herman Hadiwijaya menjelaskan KSNR dan OGS merupakan salah satu cara untuk memotivasi siswa agar kompetensi ilmu pengetahuan tentang sains semakin meningkat.

“Semoga dengan hadirnya KSNR dan OGS, pendidikan di Indonesia khususnya dalam bidang IPA bisa lebih terupgrade dan terangkat, sehingga kecakapan literasi dan numerasinya bisa lebih meningkat,” jelasnya.

Herman juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta KSNR ke-3 dan OGS ke-1. “Kami ucapkan selamat bagi yang meraih penghargaan. Namun bagi yang belum, ini bukan akhir dari segalanya, tetapi ini adalah langkah awal untuk meningkatkan kompetensi dan satu hal lagi setelah KSNR masih ada lagi event berkaitan dengan sains, yaitu Read1 Online Science Competition (ROC) Science pada Minggu, 27 Juni 2021,” imbuhnya.

Informasi selengkapnya peraih penghargaan KSNR ke-3 dan OGS ke-1, silakan dapat akses laman https://www.kpm.read1institute.org/. Adapun petunjuknya sebagai berikut.

  1. Login di laman website https://www.kpm.read1institute.org/ dengan email/username yang telah terdaftar)
  2. Klik Lomba Online
  3. Klik Hasil Lomba Online
  4. Klik hasil lomba KSNR 3/OGS 1
  5. Klik Tampilkan Hasil
  6. Download Sertifikat
Read more...

1.270 Pecinta Sains Adu Kemampuan di Final KSNR dan OGS

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-3 dan Olimpiade Guru Sains ke-1 se-Indonesia akhirnya memasuki tahapan Babak Final yang telah digelar secara daring (online) pada Minggu (23/5/2021) pada pukul 10.00-11.30 WIB. Sebanyak 1.022 siswa SD, SMP, SMA, dan 248 Guru adu kemampuan memperebutkan gelar juara.

Adapun para finalis tersebut berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, D.I Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, bahkan ada yang berasal dari negara Australia.

Kepala Divisi Lomba, Pelatihan, dan Pendidikan KPM, Herman Hadiwijaya mengatakan bahwa esensi ajang tahunan ini adalah peningkatan kompetensi baik guru maupun siswa dapat dilakukan dimanapun, oleh siapapun, dan dalam kondisi apapun. “Sejatinya, peningkatan kompetensi ini bukan sekedar mengikuti kompetisi, namun menjadikan ilmu itu sebagai bagian yang wajib untuk terus dipupuk,” ungkap Herman.

Herman menambahkan KSNR dan OGS merupakan salah satu cara agar semangat menuntut ilmu jadi lebih meningkat dan bukan sebatas kompetisi semata.

“KSNR dan OGS bukan perhelatan yang hanya memberikan sensasi recall saja, tidak hanya menyampaikan pengetahuan saja, tapi di dalamnya syarat akan ilmu yang mesti dicerna dan masuk ke hati, bukan hanya ke otak saja. dengan demikian, proses peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia diharapakan bisa lebih terdukung oleh adanya KSNR dan OGS ini,” jelas Herman.

Pada kesempatan terpisah, para peserta yang telah berjuang di Babak Final mengaku antusias, salah satunya siswa SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus, Ahmad Faiz F.Z. “Sangat menarik dan penuh tantangan. Apalagi ditengah pandemi corona ini. Menambah semangat untuk tetap belajar.

Sementara itu, Martina Yuliani Sidharta peserta dari SMP CITRA BERKAT Pandaan mengaku terkesan dengan jenis soal final OGS. “Saya sangat senang karena soal-soalnya berbobot, banyak inspirasi soal pemahaman konsep dan soal HOTS. Semoga menjadi bekal untuk menguasai materi Sains,” tutur Martina.

Sebagai salah satu upaya konkret yang dilakukan KPM dalam rangka memfasilitasi minat dan bakat anak serta kompetensi guru Indonesia di bidang MIPA, KPM juga akan menggelar beberapa event lainnya, di antaranya Babak Final KMS se-Indonesia ke-16, Babak Final Olimpiade Guru Matematika ke-6, 2021 Asia Mathematics Olympiad, Read1 Online Competition Science, Seleksi Junior Balkan Mathematical Olympiad (JBMO), Indonesia International Mathematics Competition (IIMC), dan sebagainya.

Read more...

Mau Berkompetisi Matematika dengan Siswa Se-Asia? Yuk Ikuti AMO

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Klinik Pendidikan MIPA bekerja sama dengan Mathematics Olympics Committee (Japan) mengggelar kompetisi Matematika internasional bertajuk “2021 Asia Mathematics Olympiad” yang akan berlangsung pada tanggal 13 Juni 2021 mendatang secara daring (online).

“Asia Mathematics Olympiad” (AMO) adalah kompetisi internasional yang diadakan setiap musim panas sejak tahun 1991. Kompetisi ini bertujuan untuk memberikan siswa kesempatan menunjukan bakat mereka dalam Matematika. Lebih dari 180.000 siswa dari negara-negara seperti Jepang, Tiongkok, Hong Kong, Korea Selatan, Singapura, Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Iran telah berpartisipasi dalam kompetisi ini sampai sekarang. Asia Mathematics Olympiad di Asia Tenggara diadakan untuk pertama kalinya pada tahun 2017.

Kepala Divisi Lomba, Pelatihan, dan Pendidikan KPM, Herman Hadiwijaya, mengatakan bahwa pihaknya melihat antusiasme pelajar Indonesia terhadap kompetisi Matematika semakin tinggi di masa pandemi, khususnya bidang Matematika.

“Di masa pandemi ini, kita dituntut senantiasa menjaga imun agar tetap sehat. Selain menjaga imun, olah akal juga tak kalah penting. Makanya KPM mengundang pelajar Indonesia untuk asah kemampuan melalui ajang AMO,” terang Herman.

AMO dibagi menjadi 3 kategori kompetisi. Pertama, Bee/Pemula (Grade 1-3) usia 9 tahun dan/atau ke bawah. Kedua, Junior (Grade 4-5). Tingkat ini cocok untuk siswa yang berusia 11 tahun ke bawah. Tingkat kesulitan dioptimalkan setara dengan siswa kelas 4 di Jepang. Ketiga, Senior (Grade 6). Tingkat ini ditargetkan bagi siswa usia 12 tahun ke bawah dengan tingkat kesulitan dioptimalkan setara dengan siswa kelas 5 di Jepang.

Buat Sahabat yang mengikuti ajang ini, pasti merasakan banyak manfaatnya. Penasaran apa saja keuntungan dari ajang AMO? Pertama, soalnya dari Jepang. Jadi, bisa merasakan kompetisi yang dilaksanakan untuk siswa-siswa di Jepang. Kedua, soal-soal disajikan dengan kemampuan analisis tingkat tinggi.

Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta harus melalui tahapan Preliminary Round  pada tanggal 30 Mei 2021. Adapun untuk biaya pendaftaran sebesar Rp100.000,- (sampai 22 Mei 2021) atau Rp125.000,- (periode 23-27 Mei 2021). Pendaftaran dilakukan melalui laman https://www.kpm.read1institute.org/ unduh brosur di sini

Adapun soal yang akan disajikan pada tahapan Preliminary Round dalam bentuk pilihan ganda. Sedangkan babak Round 1 dalam bentuk isian singkat. Saatnya asah kemampuan kalian berkompetisi Matematika bersaing dengan siswa terbaik dari Asia!

Read more...

KPM Buka Pendaftaran Kelas Olimpiade Matematika dan IPA Biaya Seikhlasnya

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Bagi kebanyakan siswa, Matematika dan IPA merupakan salah satu pelajaran yang cenderung tidak disukai dan bahkan menjadi momok karena dianggap sulit dan rumit.

Namun, tak sedikit pula siswa menyenangi ilmu hitung dan sains tersebut. Hal tersebut dibuktikan dengan berbagai event kompetisi Matematika dan IPA di tingkat nasional maupun internasional yang masih banyak digelar lembaga pendidikan,

Kendati demikian, banyak orang tua yang bingung mengarahkan mimpi anak-anak mereka yang ingin belajar Matematika dan IPA. Latihan dan belajar autodidak pun kadang menjadi pilihan yang akhirnya membuat bakat mereka tidak tersalurkan dengan sempurna.

Patut orang tua ketahui bahwa dalam memilih lembaga pendidikan yang kompeten dan berkualitas, bukan hanya dari segi guru. Namun, program pendidikan guna menjamin perkembangan mereka. Selain itu juga, orang tua dapat memilih lembaga yang mempunyai reputasi menelurkan siswa berakhlak mulia dan berprestasi.

Salah satu lembaga pendidikan nirlaba di Indonesia yaitu, Klinik Pendidikan MIPA (KPM), kini membuka Seleksi Kelas Khusus untuk mendapatkan pembinaan rutin olimpiade Matematika & IPA.

Sejak berdiri pada tahun 2001, Klinik Pendidikan MIPA menjadi pilihan bagi orang tua yang ingin mendapatkan pembinaan Matematika namun tetap mengutamakan akhlak. Lembaga yang didirikan oleh Dr. R. Ridwan Hasan Saputra tersebut dapat diikuti semua kalangan dengan biaya seikhlasnya (sesuai kemampuan). 

Selain itu, KPM juga memiliki wadah kompetisi untuk mengasah kemampuan siswa yang bertaraf nasional maupun internasional, seperti Kompetisi Matematika Suprarasional (KMS), Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR), Read1 Online Competition Science, Australian Mathematics Competition, Indonesia International Mathematics Competition (IIMC), dan sebagainya.

Nah, menarik bukan? Jadi, segera daftarkan anak Anda untuk ikutan Seleksi Kelas Khusus yang diperuntukkan bagi siswa kelas 2 SD – 10 SMA (bidang Matematika) dan kelas 4 SD – 9 SMP (bidang IPA). Seleksi akan digelar pada hari Minggu, 20 Juni 2021 dan batas akhir pendaftaran hingga Sabtu, 19 Juni 2021.

Bagi Anda yang berminat bisa langsung mendaftar melalui laman https://www.kpm.read1institute.org/  dengan biaya seikhlasnya (sesuai kemampuan). Ayo tetap berprestasi di masa pandemi dan adab serta akhlak terjaga walau belajar virtual.

Read more...

KPM Gelar ROC Science, Jadi Jembatan Penguatan Literasi Sains

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Hasil PISA 2018 menunjukkan bahwa 70% siswa Indonesia tidak mampu mencapai level 2 pada framework PISA. Hasil siswa Indonesia sangat mengkhawatirkan. Padahal, secara rata-rata hanya sekitar 23% siswa di 79 negara peserta PISA yang tidak mampu menguasai kemampuan membaca level 2.

Tingkat literasi yang rendah merupakan masalah mendasar yang memiliki dampak sangat luas bagi kemajuan bangsa karena sebagian besar keterampilan dan pengetahuan yang lebih mutakhir diperoleh melalui kegiatan membaca. 

Kondisi tersebut kian diperparah dengan kualitas pembelajaran menurun, berkurangnya jiwa bersaing, dan minimnya mengasah kemampuan akibat dampak pandemi. Sebagai wujud kepedulian terhadap mutu pendidikan di Indonesia, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) berupaya turut andil dengan menggelar event terbaru yakni, Read1 Online Competition (ROC) Science pada hari Minggu, 27 Juni 2021 mendatang.

 “ROC Science dihadirkan sebagai wujud kepedulian KPM untuk memajukan taraf pendidikan dan memberikan fasilitas-fasilitas pelayanan pendidikan,  lomba maupun pelatihan  sebagai wadah siswa-siswi mendapatkan ilmu pengetahuan dan karakter yang baik,” ungkap Ina Ana Khoeriah, Kepala Litbang KPM dalam keterangan yang diterima.

“ROC Science menghadirkan atmosfer baru dalam berkompetisi untuk para pecinta Sains dan mendukung kemampuan memecahkan masalah soal-soal yang bersifat nalar. Selain itu, dengan mengusung biaya pendaftaran seikhlasnya bisa menambah daya tarik siswa SD hingga SMA untuk ikut serta tanpa terkendala jarak dan biaya ” tambahnya.

Keunikan soal ROC science ini disuguhkan tidak hanya dalam bahasa Indonesia tetapi dalam bahasa inggris pula. Hal ini yang akan memicu peserta merasakan tingkat kesulitan soal-soal yang bertaraf internasional yang harus diselesaikan dengan cara memahami dan menganalis maksud dari soal tersebut.

Informasi dan pendaftaran, silakan akses laman https://www.kpm.read1institute.org/

Read more...

1.078 Pelajar akan Bersaing Rebut Gelar Juara KSNR Ke-3

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-3 se-Indonesia akan memasuki fase final. Sebanyak 1.078 pelajar siap bersaing merebutkan gelar juara yang akan digelar secara daring (online) pada pukul 10.00-11.30 WIB, Minggu (23/5/21) mendatang.

Pada Babak Penyisihan KSNR ke-3 diikuti sebanyak 2.420 peserta kelas 4 SD hingga 12 SMA. Kompetisi tersebut telah berlangsung serentak secara daring (online), Minggu (25/4/21). Ribuan peserta tersebut akan memperebutkan medali emas, medali perak, dan medali perunggu.

“Setelah melalui penjurian yang ketat, lebih dari seribu peserta KSNR ke-3 akan bersaing dalam Babak Final. KSNR adalah kompetisi yang sangat spesial karena akan diikuti siswa terbaik dari seluruh Indonesia. Sehingga kami sangat mengapresiasi perjuangan yang sudah dilakukan para peserta. Kami berharap KSNR dapat menjadi ekosistem baru untuk menjaring bibit baru dalam bidang Sains, “ Ungkap Herman Hadiwijaya, Kepala Divisi Pelatihan, Lomba, dan Pendidikan Klinik Pendidikan MIPA (KPM).

Di samping itu, agar para finalis dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi babak final, KPM akan menggelar “Tips & Trik Menghadapi Babak Final KSNR ke-3” pada Jumat, 21 Mei 2021. Sedangkan bagi para finalis yang belum melakukan daftar ulang segera konfirmasi melalui laman https://www.kpm.read1institute.org/ dengan biaya seikhlasnya (sesuai kemampuan).

Adapun materi KSNR ditujukan untuk melatih nalar siswa sebagai proses meningkatkan kemampuan Literasi Sains dalam memahami soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Untuk memahami soal-soal KSNR dapat mempelajari dari buku karya tim Klinik Pendidikan MIPA. Sumber belajar tersebut dapat diperoleh melalui http://bit.ly/KPM_Mart_Toped.

Read more...

Mengenal IIMC, Kompetisi Matematika Terbesar & Paling Bergengsi di Dunia

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Pecinta Matematika tanah air akan kembali disuguhkan perhelatan kompetisi Matematika paling bergengsi di dunia yang bertajuk Indonesia International Mathematics Competition (IIMC). Sesaat lagi mata dunia akan tertuju kepada lembaga nirlaba Klinik Pendidikan MIPA (KPM) yang didaulat sebagai Host and Organizer.

Pesta akademik terbesar Se-dunia, IIMC 2021 sudah berada di depan mata. Sebuah perhelatan akbar yang akan melambungkan reputasi bangsa di kancah dunia dan tentunya menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.

Sebanyak 31 negara sudah dipastikan turut serta dan akan bersaing menjawab soal berkualitas tinggi untuk menjadi yang terbaik. Siapakah pemenangnya? Pertanyaan tersebut tentunya akan terjawab pada waktunya. Sebelum tirai kompetisi akbar tahunan itu dibuka, mari kita kenali lebih dekat sejarah singkat tentang International Mathematics Competition (IMC).

Sejarah Singkat IMC

Dikutip dari laman https://chiuchang.org/imc/en/2021/03/24/iimc-2021-information/, pesta akademik terbesar dan paling bergengsi pertama kali diadakan pada tahun 1999 di Taiwan untuk level SMP dan tahun 2003 untuk level SD di Thailand (diselenggarakan terpisah). Sedangkan pada tahun 2008 pelaksanaan level SD dan SMP dilaksanakan bersamaan dengan nama International Mathematics Competition (IMC).

Pada kompetisi IMC ini, tiap peserta ditantang mengikuti 2 kategori lomba, yaitu lomba individu dan lomba tim. Soal disajikan dalam bahasa Inggris. Sebelum menjadi tuan rumah, Tim Indonesia melalui lembaga KPM secara rutin mengirimkan siswa terbaiknya untuk mengikuti IMC. Pada tahun 2020, pelaksanaan ditiadakan karena pandemi Covid-19

Tercatat, prestasi membanggakan pernah ditorehkan tim Indonesia pada ajang South Africa International Mathematics Competition (SAIMC) tahun 2019. Tim KPM Indonesia yang dipimpin Dr. R. Ridwan Hasan Saputra kala itu berhasil meraih 1 medali emas, 3 medali perak, 2 medali perunggu, 2 merit untuk lomba individu, dan 1 Trophy 2nd Runner Up untuk lomba grup serta 2 Trophy 2nd Runner Up untuk lomba tim.

Kesempatan Emas untuk Pelajar Indonesia

Kepala Divisi Pelatihan, Lomba, dan Pendidikan KPM, Herman Hadiwijaya mengatakan semua pelajar Indonesia memiliki kesempatan emas untuk mencicipi kompetisi terbesar dan paling bergengsi ini. “Kami buka kesempatan kepada siswa Indonesia untuk mengikuti seleksi secara online. Adapun rangkaian seleksi akan dimulai pada tanggal 6 Juni 2021,” jelas Herman.

Peserta yang lolos seleksi, akan dibimbing (pembinaan) agar nantinya mendapatkan bekal sebelum kompetisi. Kesempatan ini hanya diperuntukkan bagi siswa kelas 4-6 SD & 7-9 SMP (syarat dan ketentuan berlaku). Bagi Ayah, Bunda, dan Pelajar Indonesia yang berminat, silakan daftar melalui laman https://read1institute.org/kpm/user/lombaKPM/SIIMC1

Herman menambahkan bahwa momentum pandemi Covid-19 saatnya bangkit untuk belajar, berkompetisi, dan meraih prestasi. “Kondisi pandemi Covid-19 tidak boleh membuat kita kalah dan lelah, tapi harus bangkit untuk belajar, berkompetisi, dan meraih prestasi, pungkasnya.

Read more...

KPM Umumkan Pemenang International Kangaroo Mathematics Contest 2021

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Kompetisi Matematika bertaraf internasional yang bertajuk “International Kangaroo Mathematics Competition (IKMC) Online 2021”, telah diumumkan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) selaku penyelenggara tunggal di Indonesia, Kamis (6/5/21). Pengumuman tersebut disiarkan langsung melalui Channel YouTube KPM Seikhlasnya.

IKMC adalah sebuah kompetisi Matematika Internasional yang telah dilaksanakan sejak tahun 1991 oleh Association Kangourou Sans Frontières yang diikuti lebih dari 92 negara. Pada tahun 2021 ini KPM kembali dipercaya sebagai penyelenggara tunggal di Indonesia. Sebelumnya, pada tahun 2020 KPM juga menjadi tuan rumah pertama kalinya.

Sebanyak 2.417 peserta SD hingga SMA telah adu kemampuan pada ajang yang telah diselenggarakan pada Minggu (2/5/21) dan terbagi dalam enam kategori level peserta.  Penanggung jawab kompetisi, Herman Hadiwijaya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan antusias peserta dalam ajang IKMC 2021.

Foto: Kepala Divisi Pelatihan, Lomba, dan Pendidikan, Herman Hadiwijaya || Dok. KPM

“Antusias tersebut mencerminkan semangat pelajar Indonesia untuk terus berprestasi. Istimewanya lagi, IKMC digelar pada bulan Ramadhan dan tentu bukan perkara mudah, karena harus mengerjakan soal bernalar. Namun, berdasarkan pantauan sistem kami, para peserta tetap semangat untuk memperoleh hasil terbaik,” ujar Herman.

Herman berharap semoga hasil ini dapat memberikan dampak positif bagi pendidikan Indonesia. “Selamat kepada para peserta yang mendapat juara dan bagi yang belum, tetap semangat belajar dan terus berusaha untuk mengukir prestasi pada kompetisi berikutnya.,” pungkas Herman.

Informasi selengkapnya pengumuman pemenang IKMC 2021 silakan dapat akses laman https://www.kpm.read1institute.org/. Adapun petunjuknya sebagai berikut.

  1. Login di laman website https://www.kpm.read1institute.org/ dengan email/username yang telah terdaftar)
  2. Klik Lomba Online
  3. Klik Hasil Lomba Online
  4. Klik hasil lomba IKMC 2021
  5. Klik Tampilkan Hasil
  6. Download Sertifikat
Read more...

KPM Resmi Gelar Pesantren Online MIPA, Sajikan Materi Unik & Edukatif

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Klinik Pendidikan MIPA (KPM) resmi menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Pesantren Online MIPA” pada Rabu (5/5/21). Acara yang diikuti sebanyak 230 siswa ini menandai penyelenggaraannya yang kedua setelah pertama kali digelar pada 2020.

Pesantren Online MIPA telah dibuka secara resmi pada pukul 13.00 WIB oleh Presiden Direktur KPM, Dr. Ir. R. Ridwan Hasan Saputra, M.Si. sekaligus menjadi pemateri pertama dengan tema “Karakter Suprarasional”.

Dalam sambutannya, Ridwan HS mengatakan bahwa pendidikan bukanlah semata pintar secara akal dan menjejalkan hal-hal baru ke otak anak didik. Jauh di atas itu, pendidikan hakiki adalah membentuk peserta didik agar beriman dan bertakwa.

Foto: Presiden Direktur KPM, Dr. Ir. R. Ridwan Hasan Saputra, M.Si., saat membuka Pesantren Online MIPA, Kamis (5/5/21)|| Istimewa

Sementara itu, Kepala Divisi Lomba, Pelatihan, dan Pendidikan KPM, Herman Hadiwijaya menjelaskan bahwa meskipun masa pandemi dan siswa belajar dari rumah, tetapi KPM berupaya menjadikan momentum Ramadhan untuk penguatan karakter melalui Pesantren Online MIPA.

Konsep acara Pesantren Online MIPA bukan hanya mengarah sisi akademik saja. KPM juga sajikan materi yang interaktif, unik, dan edukatif, sehingga menjadi penyeimbang dalam menciptakan generasi yang beriman, bertakwa, cerdas, dan berkarakter.

“Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada materi keagamaan saja, tetapi disisipkan beberapa materi terkait Matematika dan Sains yang terintegrasi dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam sehari-hari,” jelas Herman dalam kesempatan wawancara.

Herman berpesan kepada para peserta untuk menggunakan momentum bulan Ramadhan untuk memperkuat nilai karakter, keimanan, dan ketakwaan sehingga menjadi generasi berkarakter, beradab, dan membangun peradaban.

Adapun materi yang akan disajikan selama 3 hari ke depan pada tanggal 5-7 Mei 2021 di antaranya, TARING (Tadarus Daring), Matematika Religi, Soal HOTS Matematika, KPM in Action, Tahsinul Qur’an, Shaum and Science Facts, Soal Hots IPA, Shaum and Suprarational, serta Khatamul Qur’an.

Read more...

KPM Gelar Kompetisi Matematika Tertua dan Terbesar di Dunia

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali menggelar kompetisi Matematika internasional bertajuk “Internasional Kangaroo Mathematics Competition (IKMC) pada Minggu (2/5/21).

Kompetisi yang diikuti 2.417 peserta ini merupakan kompetisi Matematika terbesar dan tertua di dunia. Ada enam kategori level peserta yakni, Pre-Ecolier (1-2 SD), Ecolier (3-4 SD), Benjamin (5-6 SD), Cadet (7-8 SD), Junior (9 SMP-10 SMA), dan Student (11-12 SMA).

International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC) adalah sebuah kompetisi Matematika Internasional yang telah dilaksanakan sejak tahun 1991 oleh Association Kangourou Sans Frontières yang diikuti lebih dari 92 negara. Pada tahun 2021 ini KPM kembali dipercaya sebagai penyelenggara tunggal di Indonesia. Sebelumnya, pada tahun 2020 KPM juga menjadi tuan rumah pertama kalinya.

Kepala Divisi Pelatihan, Lomba, dan Pendidikan KPM menyampaikan “Kami bersyukur untuk dapat menghadirkan kembali IKMC di Indonesia. Kami harap IKMC 2021 dapat menjadi wadah bagi para penggemar Matematika untuk mempelajari keterampilan baru, menumbuhkan kecintaan terhadap mata pelajaran Matematika serta mengajak para siswa untuk belajar mengenai nilai-nilai pantang menyerah, jujur, dan menjunjung tinggi sportivitas," kata Herman.

Meskipun harus dilakoni secara daring (online), perhelatan IKMC tetap disambut antusias peserta, Eugenie Tania Nyoman. “Excited sekaligus nervous karena baru pertama kali partisipasi dalam lomba online. Menambah logika matematika dan juga menerapkan perilaku jujur,” kata siswi IPH Schools Surabaya (West Campus).

Sementara itu, menurut Raihan Akhtar Gunawan, “Bagus, karena mengasah kemampuan dalam menghadapi soal matematika dalam bahasa inggris. Jadi, semakin termotivasi mengasah kemampuaan dalam berpikir menghadapi soal yang bervariasi,” ungkapnya.

Adapun pengumuman hasil IKMC Online 2021 akan disampaikan pada Kamis, 6 Mei 2021 pukul 16.00 WIB melalui laman www.kpm.read1institute.org. Saat ini KPM yang berpusat di Kabupaten Bogor akan menggelar kompetisi internasional lainnya, yakni Indonesia International Mathematics Competition (IIMC) 2021. Informasi pendaftaran dan pelaksanaan seleksi tahap 1 silakan akses laman https://www.kpm.read1institute.org/

Read more...