Menu
RSS
Top Banner Nasional

March 2023

Ratusan Guru SD hingga SMA Bersaing dalam Olimpiade Guru Matematika

BOGORPLUS.COM-BOGOR-JAWA BARAT—Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali menggelar babak Penyisihan Olimpiade Guru Matematika (OGM) ke-8 se-Indonesia pada Minggu, 19 Maret 2023. Acara yang digelar secara hybrid (luring dan daring) diikuti sebanyak 785 peserta mulai dari level SD/MI, SMP/MTs, dan MA/SMA/SMK sederajat.

Manajer Lomba, Tri Jumsari mengatakan bahwa tujuan digelarnya kembali OGM ini untuk mewadahi guru yang senang dengan dunia olimpiade, terutama Matematika.

“Sehingga harapan kedepannya, banyak guru di Indonesia yang bisa berprestasi dan menjadi guru yang peduli terhadap perkembangan di bidang Matematika,”Jelas Tri.

Tri berharap melalui kompetisi juga diharapkan dapat menjadi sarana silaturahmi dan bertukar gagasan untuk perkembangan pengetahuan Matematika di Indonesia.

Sementara itu, ajang tahunan KPM ini pun disambut positif oleh para peserta yaitu Annisa Nabilah dan Syifa Fauziah yang notabene baru mengikuti OGM. “Kompetisi ini bagus untuk meningkatkan kompetensi sekaligus taraf ukur dalam bidang Matematika,” ungkap guru MI Al Khoiriyah Sawangan Depok.

Pada kesempatan terpisah, hal berbeda disampaikan Ayu Rizki Apriyanti, guru SD Al Azhar Syifa Budi Cibinong yang kedua kalinya mengikuti ajang OGM, “Saya ingin lebih mengasah kemampuan saya, karena prinsipnya saya harus bisa dahulu sebelum mengajarkan ke anak-anak. Semoga guru-guru bisa tetap mengasah kemampuan dan membangkitkan kepercayaan diri ketika mengajar Matematika,” tutup Ayu.

Olimpiade Guru Matematika merupakan ajang tahunan yang menerapkan biaya seikhlasnya (sesuai kemampuan). Sehingga siapapun dapat ikut serta tanpa harus terkendala biaya.

Setiap peserta diberikan Waktu selama 90 menit untuk mengerjakan soal yang terintegrasi dengan adab dan Akhlak. Hasil lomba OGM akan diumumkan pada tanggal 11 April 2023. Adapun babak final OGM akan digelar pada tanggal 14 Mei 2023 mendatang secara luring.

Read more...

Puluhan Ribu Pelajar Bersaing Rebut Tiket Final KOMAS 18

Pelaksanaan semifinal KOMAS di beberapa wilayah/Dok. KPM

 

BOGORPLUS.COM-BOGOR, JAWA BARAT—Kompetisi Matematika Suprarasional (KOMAS) ke-18 se-Indonesia telah memasuki babak semifinal yang diselenggarakan pada Minggu (19/3/23). Sebanyak 23.048 peserta kelas 1 SD hingga 12 SMA ada kemampuan untuk berebut tiket babak final yang akan digelar pada 14 Mei 2023 oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid (daring dan luring) tersebar di 26 lokasi, di antaranya Bogor, Sukabumi, Bekasi, Ciamis, Depok, Sumedang, Cirebon, Jakarta, Tangerang Selatan, Serang, Semarang, Solo, Yogyakarta, Jombang, Lumajang, Banyuwangi, Probolinggo, Malang, Nganjuk, Madiun, Surabaya, Lamongan, Tuban, Bali, Pekanbaru, Kab. Ogan Komering Ilir, Balikpapan, dan Palu.

Dalam sambutannya secara virtual, Presiden Direktur KPM, Dr. Ridwan Hasan Saputra, M.Si. memberikan motivasi kepada peserta yang berjuang di babak semifinal KOMAS. “Kompetisi ini dirancang untuk anak-anak agar terpacu dan terpicu untuk semakin semangat belajar Matematika dan semakin mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa,” Ujar

Peraih Satya Lencana Wirakarya Presiden RI tahun 2007 ini menjelaskan ihwal esensi KOMAS sesungguhnya. “Kompetisi itu bukan untuk mencari juara sebenarnya, tapi untuk melatih diri meningkatkan kemampuan menjadi lebih baik. Kompetisi Matematika atau Olimpiade Matematika adalah sarana untuk mengasah kemampuan otak di Kepala, tapi jangan lupakan otak di dada kita (kalbu) agar terus menjadi lebih baik.” Ujar Ridwan HS.

Sementara itu, Manajer Lomba KPM, Tri Jumsari menambahkan bahwa hasil babak semifinal akan diumumkan pada tanggal 11 April 2023 dan sebanyak ribuan peserta yang lolos dipastikan akan berjuang kembali di babak final mendatang untuk menjadi yang terbaik.

Atmosfer menjadi yang terbaik di antara peserta pun makin terasa tatkala mulai kedatangan hingga selesai kompetisi, seperti yang ungkapkan, Natasya Kania, “Deg-degan, karena ini penentuan menuju final. Tapi, setelah lihat soal-soalnya, ternyata unik dan menyenangkan, jadinya makin semangat, gak grogi lagi,” ungkap siswi SMP Budi Cendekia Islamic School Kota Depok,

Sementara itu, rasa antusias diungkapkan peserta lainnya, Haidar Prayata Wirasana, siswa kelas XII SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta ini mengaku senang karena dapat mengikuti kembali kompetisi yang sebelumnya bernama KMNR dan KMS. “Seru dan soalnya asyik-asyik banget. Terus bisa silaturahmi juga ketemu guru-guru KPM. Aku sudah ikut sejak kelas 4 SD, ini udah tahun kedelapan ikut KOMAS. Pokoknya, kalau setiap KOMAS dateng, aku selalu ikut. Karena soal-soalnya keren dan asyik,” ungkap peraih medali emas pada ajang KMS Tahun 2022 ini.  

Read more...