Menu
RSS
Banner Top Pendidikan

SDIT At-Taqwa Surabaya dan KPM Surabaya Gelar FMS

Foto: Peserta Fun Math and Science SDIT At Taqwa Surabaya/Dok. KPM Cabang 1 Surabaya

Bogorplus.com-Surabaya, Jawa Timur – Dalam menghadapi persiapan UN rupanya tak melulu harus berkutat dengan aktivitas uji coba atau latihan-latihan soal. SDIT At-Taqwa Surabaya memiliki cara tersendiri untuk menjaga semangat belajar siswa-siswinya dalam menghadapi Ujian Nasional (UN), yakni dengan menggelar program Fun Math and Science (FMS) bekerja sama dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Cabang 1 Surabaya, Kamis (31/01/2019). 

Latih kemampuanmu dalam berstrategi dan raih kemenangan lewat permainan Tic Tac Toe 9 (pesan disini) 

Pihak SDIT At-Taqwa Surabaya menilai bahwa menyeimbangkan aktivitas latihan soal dan  penyiapan mental sangat penting dilakukan jelang menghadapi UN.

Foto: Sesi permainan tim/Dok. KPM Cabang 1 Surabaya

Hasanuddin Arif selaku guru mengapresiasi langkah KPM dengan menghadirkan Program Fun Math & Science (FMS). Selain menjadi sarana rekreasi intelektual, hadirnya FMS diharapkan menjadi sumber ilmu baru bagi siswa dalam belajar matematika dan sains.

 “Kami berharap agenda FMS ini dapat membantu siswa lebih menyenangi pelajaran matematika dan sains, serta mengubah paradigma yang menganggap matematika sebagai momok yang menakutkan,” ujar Hasanuddin Arif.

Beberapa permainan yang disuguhkan pada acara FMS di antaranya, Kartu Nara, Logix, Tic Tac Toe, Magic Number, Nafas Naga, dan Balloon Race. Selain menghadirkan permainan yang mengasah otak, Tim KPM juga menyajikan permainan tim (team building) untuk menempa karakter anak-anak.

Sishi, siswi kelas 6 yang mengikuti kegiatan ini mengakui bahwa awalnya menganggap matematika itu membosankan dan tidak seru. Namun, anggapan itu terbantahkan karena dia merasakan keseruan setelah benar-benar melakukan permainan demi permainan dalam FMS ini. “Dikira kalau main matematika itu gak seru dan ngebosenin, tetapi ternyata menyenangan sekali." ujar Sishi tersipu malu.

Senada dengan Sishi, Ata yang merupakan siswa kelas 6 menyampaikan secara singkat bahwa kegiatan ini mengasyikan dan penuh keseruan. “Pokoknya asyik dan seru banget deh,” tandasnya.

Tim Media & KPM Cabang 1 Surabaya

Read more...

Libur atau Belajar

Oleh: Teguh Imam Agus Hidayat, Kepala Divisi Litbang Klinik Pendidikan MIPA

Beberapa hari lagi adalah hari-hari yang dinanti sebagian besar pelajar di Indonesia, apakah itu? Tepat sekali, momen liburan sekolah. Banyak yang sudah mengagendakan berlibur di rumah, keluar kota, bahkan ada yang sampai keluar negeri.

Liburan tak dapat dipungkiri sebagai hal yang spesial di mata para pelajar. Apakah karena melepas kepenatan setelah menghadapi penilaian akhir semester (PAS), atau ingin mencari suasana lain dalam belajar. Semua bergantung pada niat pelajar itu sendiri, sebagaimana dipertegas bahwa Rasulullah bersabda, "Setiap sesuatu bergantung pada niatnya."

Niat ini yang harus diluruskan sejak awal. Faishal (2011) mengatakan bahwa kita harus berlibur atau bertamasya agar dapat melihat kebesaran ALLAH dan menambah keimanan. Saat liburan datang, maka luruskan niat bahwa hanya mengganti tempat belajar sementara, yang sebelumnya sekolah menjadi alam sekitar.

Belajar itu bisa dimana pun, tidak mengenal tempat, sebagaimana Rasulullah bersabda, "Belajarlah mulai dari buaian sampai liang lahat." Artinya belajar tidak ada liburnya, hanya mengganti tempat untuk belajar dan hal yang akan dipelajari.

Mulailah dari sekarang luruskan niat agar makna belajar di saat liburan sekolah tetap melekat pada diri para pelajar di Indonesia. Karena barangsiapa yang harinya (hari ini) lebih baik dari sebelumnya, maka ia telah beruntung, barangsiapa harinya seperti sebelumnya, maka ia telah merugi, dan barangsiapa yang harinya lebih jelek dari sebelumnya, maka ia tergolong orang-orang yang terlaknat (Al hadits).

Jakarta, 9 Desember 2018

Read more...

Kiprah RPM Cikarang dalam Membumikan Matematika Berbasis MNR

Foto: Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di RPM Cikarang/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Ada banyak cara yang dilakukan untuk menebar kebaikan dan manfaat kepada sesama, salah satunya dengan berbagi ilmu. Seorang Ibu Rumah Tangga, Vitri Wulandari, patut menjadi inspirasi kita semua. Ia konsisten menebar manfaat lewat jalur pendidikan kepada lingkungan sekitar.

Perempuan yang juga pernah berprofesi sebagai guru ini tergugah hatinya agar setiap aktivitasnya mendapatkan ridho dari Allah Swt. Atas dasar itulah, akhirnya Ia merintis sebuah bimbingan belajar yang bernama Rumah Pendidikan MIPA (RPM).

Foto: Kantor RPM Cikarang di Ruko Simprug (kantor sekarang)/Dok. KPM

“Rumah Pendidikan MIPA (RPM) merupakan perpanjangan tangan dari Klinik Pendidikan MIPA yang berpusat di Bogor. Lembaga nirlaba ini didirikan dengan tujuan membumikan Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) dan Matematika Nalaria Realistik (MNR), khususnya di wilayah Cikarang, Kab. Bekasi,” kata Vitri Wulandari.

Menjalarnya program RPM di Cikarang, memang tak bisa terlepas dari kegigihan dan naluri  Vitri sebagai seorang pendidik. Ia terus berikhtiar membangun peradaban yang baik lewat MNR, SMS, dan Suprarasional.

Sedang cari buku latihan olimpiade Matematika dan Sains? di KPM Mart saja

Vitri menuturkan, awal berdiri pada tahun 2015, lokasi RPM Cikarang berada di sebuah rumah yang beralamat di Jalan Kancil 5 Blok D No. 100, dimana rumah tersebut merupakan kediaman Vitri sendiri bersama keluarga. Tiga tahun kemudian, RPM Cikarang semakin berkembang dengan menempati sebuah Ruko yang berlokasi di Taman Simprug, Blok A3, No. 23, Jababeka 2, Cikarang Baru.

Foto: Rumah Pendidikan MIPA (RPM) CIkarang (kantor sebelumnya)/Dok. KPM

Istri dari Ari Pujiwidodo ini juga mengungkapkan bahwa, dukungan dari keluarga dan kerjasama yang baik dengan orang tua siswa, mitra RPM, dan lembaga sekolah di Cikarang menjadi faktor kunci berkembangnya RPM Cikarang.

"Alhamdulillah, atas izin Allah Swt dan dukungan dari berbagai pihak, RPM Cikarang semakin dipercaya untuk berkiprah dan memberikan kontribusi bermanfaat lewat jalur pendidikan,” ungkapnya. Hal tersebut terbukti dengan selalu digelarnya pertemuan rutin baik dengan orang tua maupun silaturahmi ke berbagai lembaga pendidikan.

Buku Strategi Sukses Olimpiade Sains cocok buat sahabat dalam rangka persiapan menghadapi olimpiade sains/Dok. KPM

Kini, siswa binaan RPM Cikarang pun telah mencapai 220 siswa, dimana sebelumnya berkisar di angka 50. Tak hanya itu, RPM Cikarang pun telah memiliki 31 mitra lembaga sekolah dari hasil pelaksanaan Uji Soal MNR.

Foto: Pelaksanaan Penyisihan KMNR 14 di wilayah Cikarang/Dok. KPM

Selain itu, RPM Cikarang juga telah memiliki mitra 4 Klub Matematika Seikhlasnya (KMS) yang tersebar di Cikarang, di antaranya: SDI Al Azhar 12 Cikarang, SDIT Al Kautsar Cikarang, SMPIT Al Fawwaz Cikarang, SDIT An Najma Cikarang, dan 1 lembaga RPM di Perumahan Bumi Citra Lestari. 

Adapun beberapa program yang telah dijalankan RPM Cikarang, seperti Kelas Matematika, Kelas IPA, Kelas Fokus UN, Fun Math and Science, dan Pembinaan Persiapan Kompetisi Matematika dan IPA.

Sementara itu, menurut Dadan Hidayat selaku Kepala SDIT Al Kautsar Cikarang, kerja sama yang terbangun selama satu tahun dengan RPM Cikarang, banyak sekali memberikan manfaat bagi siswa, tenaga pendidik, dan lembaga sekolah. “Alhamdulillah, kehadiran RPM menjadi inspirasi kami untuk membuka Klub Matematika Seikhlasnya (KMS). Selain metode pembelajaran yang bernalar, visi-misi RPM juga senada dengan lembaga pendidikan, yakni meninggikan derajat manusia” ungkap Dadan Hidayat.

Tim Media

Read more...