Menu
RSS
Banner Top Pendidikan

Gaung Penyisihan KMNR 14 Merambah Hingga Timika

Foto: Pelajar di Timika mengikuti babak penyisihan KMNR 14/Dok. SD Integral Hidayatullah Timika

Bogorplus.com-Timika, Papua – Meski perhelatan penyisihan Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) Ke-14 telah usai, namun tersimpan kesan mendalam bagi sebagian wilayah penyelenggara. Kompetisi yang digagas Ridwan Hasan Saputra ini sukses merambah hingga Timika.

SD Integral hidayatullah Timika menjadi lokasi penyelenggara di bumi cenderawasih tersebut. Terinspirasi ingin dapat memajukan pendidikan di Timika, Suyanto sang guru pun akhirnya datang ke Bogor untuk melakukan koordinasi dengan tim KPM.

Ikhtiar Suyanto dan Sekolah SD Integral Hidayatullah disambut positif pelajar Timika. Pada babak penyisihan KMNR 14, SD Integral Hidayatullah disambangi 254 pelajar SD-SMA di Timika untuk mengikuti kompetisi dengan bayaran seikhlasnya tersebut.

“Hadirnya KMNR di Timika menjadi sebuah harapan untuk memperbaiki cara berpikir pelajar di Timika. Apalagi, para pelajar terlihat antusias mengikuti kompetisi dan mengerjakan soal demi soal yang disajkan. Selain itu, dengan bentuk kompetisi yang bertingkat dari penyisihan hingga final, menjadi motivasi untuk mengukur kemampuan matematika juga,” ujar Suyanto.

Foto: Pelajar di Timika mengikuti babak penyisihan KMNR 14/Dok. SD Integral Hidayatullah Timika

Disamping itu, Suyanto berharap bahwa kedepannya, KPM dengan metode MNR dapat memberikan pelatihan kepada insan pendidik di Timika. “Kami sangat menyambut baik jika metode MNR dapat dikenalkan kepada guru-guru di Timika. Karena selama ini guru-guru memiliki semangat yang tinggi untuk belajar. Namun, karena kondisi yang terbatas, akhirnya kami menggunakan berbagai cara agar tetap memperdalam ilmu matematika, salah satunya melalui KMNR,” Tutupnya.

Pada kesempatan berbeda, Wakil Kepala Sekolah SD Integral Hidayatullah, Rifaid, turut memberikan apresiasi terhadap KMNR. “Saya sangat apresiasi hadirnya KMNR di Timika. Semoga event seperti ini dapat memacu minat belajar siswa. Itu sendiri. Selain itu, kami berharap tim KPM dapat membuka wawasan para guru di Timika melalui metode MNR, InsyaAllah hal ini sangat bermanfaat,” ungkap Rifaid.

Tim Media

back to top