Menu
RSS
Banner Top Pendidikan

Kapolsek Ciomas Polres Bogor Sambang, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Apresiasi

Kapolsek Ciomas Polres Bogor Sambang, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Apresiasi

Bogorplus.com – Dalam rangka membangun silaturrahim antar Polisi dan Masyarakat, Kompol Hepi Hanafi, SH, Kapolsek Ciomas, pada hari Senin (4/1/2015) siang, melakukan kegiatan sambang ke kantor Klinik Pendidikan MIPA di Laladon Bogor. Turut serta dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Parakan (yang merupakan Bhabinkamtibmas terbaik se Jawa Barat), Bripka Yuri, SH. Sambang atau kunjungan Kapolsek tersebut diterima langsung oleh Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Bapak Raden Ridwan Hasan Saputra, yang pada saat itu didampingi oleh Humas Read1-KPM, Teteh Karin.

 

Dalam kunjungan yang bernuansa suasana kekeluargaan tersebut, terjadi tukar menukar informasi mengenai kondisi wilayah setempat pada umumnya, dan aktivitas kegiatan KPM pada khususnya. “Pak Ridwan dan KPM ini adalah salah satu potensi masyarakat, yang dalam hali ini, kami dari Polsek sekalu Pelayan, Pelindung dan Pengayom masyarakat tentu membutuhkan masukan-masukan berharga dalam rangka peningkatan kinerja kami guna tercapainya peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Perwira mantan Kapolsek Babakan Madang ini.

Beberapa hal mengenai permasalahan yang terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) hingga permasalahan sosial, menjadi topik perbincangan yang berlangsung hingga sore hari. “Secara juridis formil, Kapolri telah mengeluarkan kebijakan berupa Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 3 tahun 2015 tentang Pemolisian Masyarakat yang dikenal dengan sebutan Polmas. Kebijakan ini adalah penyempurnaan dan penyesuaian dengan kondisi lapangan dari kebijakan awal yang terbit dalam Skep 737/X/2005,” jelas Kapolsek yang pernah menjabat menjadi Kasat Narkoba di Kota Bogor.

Hepi menjelaskan lebih lanjut bahwa dalam mengimplementasikan Polmas selain adanya elemen Transformasi Organisasi untuk urusan internal Polri yang kemudian telah diwujudkan melalui Kebijakan dari Kapolri tersebut, juga adanya elemen membangun Kemitraan antara Polisi-Masyarakat guna meningkatkan partisipasi masyarakat dan adanya elemen Pemecahan Masalah-masalah sosial dan Harkamtibmas yang dilakukan bersama antara Polisi dan Masyarakat. “Bottom-Up. Maka kehadiran saya dan Bhabinkamtibmas kesini sebagai salah satu cara untuk menampung aspirasi dari KPM selaku pemangku kepentingan dan bagian dari masyarakat di wilayah hukum kami berdinas. Kami menampung dan berdiskusi mencari cara terbaik untuk bagaimana menyikapi permasalahan-permasalahan sosial dan Harkamtibmas yang ada di wilayah ini,” ujar Hepi selepas sholat Ashar berjama’ah di masjid Al Imam Al Turmuzi, yang terletak dekat lokasi kantor KPM.

Pada kesempatan yang sama, Bapak Raden Ridwan Hasan Saputra selaku Presiden Direktur KPM menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Kapolsek beserta Bhabinkamtibmasnya tersebut. “Saya selaku warga, beserta seluruh staf KPM ingin memberikan yang terbaik untuk kebaikan bersama, baik untuk Polisi maupun untuk masyarakat. Harapan saya agar dalam waktu dekat ini terjadi sinergitas yang lebih kuat lagi antar KPM-Polsek-Koramil-Pemdes-Pemcam dan masyarakat diantaranya di Kampung Matematika yang telah diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tahun lalu. Kampung Matematika sudah dikenal di luar Bogor bahkan ke dunia internasional, karena pengunjungnya banyak sekali dari luar Bogor. Ini adalah potensi Wisata Edukasi yang dibangun oleh komponen masyarakat yang dapat menjadi potensi wilayah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Pelatih Nasional Olimpiade Matematika ini.

Ridwan melanjutkan, “Kedepan saya ingin lebih mengembangkan lagi program kami yang sudah mulai berjalan yaitu Guru Mitra TNI-Polri. Guru-guru tersebut membuka les dengan metoda seikhlasnya di rumah mereka masing-masing. Keyakinan saya, salah satu cara mendasar dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat adalah tercapainya pendidikan yang layak bagi masyarakat. Dengan masyarakat khusunya generasi penerus bangsa yang kualitas pendidikannya semakin baik, maka diharapkan Indonesia menjadi lebih sejahtera dan NKRI lebih terjaga keutuhannya,” lanjut Bapak Ridwan yang juga salah satu juri kompetisi Matematika tingkat internasional.

“Selain itu jangan lupa, masyarakat yang baik akan menghasilkan TNI-Polri yang baik pula, karena sumber daya manusia TNI-Polri kan dari masyarakat yang merupakan Warga Negara Indonesia. Untuk itulah, dalam mewujudkan Revolusi Mental versi cara kami, beberapa program seperti Kampung Matematika dan Guru Mitra TNI-Polri, akan lebih dioptimalkan lagi. Dampak positif yang mengikutinya adalah diharapkan terbangunnya penguatan kerjasama yang ikhlas antara TNI-Polri-pemerintah setempat dengan masyarakat, sepeti metode seikhlasnya yang selama ini telah KPM jalankan. Dalam waktu dekat ini juga, saya In Sya Allah akan mempersiapkan beberapa training, seperti training motivasi dan training metode seikhlasnya bagi anggota TNI-Polri di wilayah Ciomas, dalam rangka penguatan sumber daya manusia. Kordinasi bersama selain kepada Polsek, akan saya lakukan segera dengan Koramil, Camat dan Kepala Desa, melalui bantuan pak Kapolsek. Saya bersyukur, selama berkarya di wilayah sini mendapatkan Kapolsek-kapolsek yang baik dan peduli,” lebih lanjut jelas Bapak Ridwan yang pada kurun waktu 2014 hingga akhir 2015, KPM telah menciptakan permainan Matematika Militer (bersama Kodim 0606/Kota Bogor), Matematika Kepolisian (bersama Polres Bogor Kota), Matematika Bela Negara (bersama Korem 084/Baskara Jaya, Surabaya), dan terakhir Matematika Lalu Lintas yang baru launching 29 Desember 2015 bersama Wakakor Lantas Mabes Polri, Waka Polda Jawa Barat, dan Dir Lantas Polda Jawa Barat, di Kota Bandung.

Bapak Ridwan juga menyampaikan bahwa gotong royong, musyawarah mufakat dalam suasana kekeluargaan adalah ciri khas, dan nilai-nilai dasar berbangsa dan bernegara jika kita hidup di Indonesia. Pancasila suka atau tidak suka adalah pandangan hidup, pedoman dan ideologi bagi bangsa Indonesia. “Untuk itulah, dapat dilihat di Kampung Matematika itu sendiri, selain belajar materi akademis terutama Matematika, siswa dan pengunjung juga diajak untuk mengetahui, memahami, bahkan mengimplementasikan nilai-nilai dari Pancasila, termasuk nilai-nilai ke-Bhinneka Tunggal Ika-an yang menjadi semboyan jiwa bangsa Indonesia,” pungkas Bapak Ridwan.

Menutup kegiatan sambang hari itu, Bapak Ridwan atas nama KPM memberikan cindera mata berupa buku “Orang Bogor Yang Mendunia Dengan Keropak”.

 

Oleh : Bogorplus.com

back to top