Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

SDIT At-Taqwa dan KPM Bersinergi Kembangkan Klub Matematika Seikhlasnya

Foto: Serah terima sertifikat izin operasional dari tim KPM oleh Taufik Hidayah kepada Dr. Sidrotul Muntaha, M.Ed selaku Kepala SDIT At-Taqwa Bekasi/Dok. KPM

Bekasi, Jawa Barat – SDIT At-Taqwa Bekasi bersinergi dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) sepakat untuk mengembangkan pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan Sistem Metode Seikhlasnya (SMS) dengan membuka Klub Matematika Seikhlasnya (KMS).

Persiapkan dirimu menghadapi UN dengan motivasi suprarasional. Info selengkapnya hubungi 0812 8034 1100

Kerja sama ini diawali dengan acara sosialisasi kepada orangtua siswa, penandatanganan kerja sama dan serah terima sertifikat izin operasional kepada Kepala SDIT At-Taqwa Bekasi, Dr. Sidrotul Muntaha, M.Ed., pada hari Sabtu (19/01/2019). Konsep SMS dan MNR yang diusung KPM ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi lembaga pendidikan yang berkedudukan di Jl. Pondok Ungu Permai, Sektor V, Blok M Bahagia, Bekasi.

Foto: Sosialisasi KMS dihadapan orangtua siswa SDIT At-Taqwa Bekasi/Dok. KPM

Sebelum bekerja sama membuka KMS, pihak sekolah telah mengirimkan para gurunya untuk dilatih dan dibekali metode MNR dan SMS di kantor KPM selama 4 hari 3 malam.

“Kerja sama ini sebagai bentuk komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi guru dan siswa, khususnya dalam bidang matematika. Semoga dengan hadirnya KMS menjadi penyemangat bagi para pelajar SDIT At-Taqwa untuk terus belajar dan  berkiprah di kancah nasional dan internasional,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Deni Krisnanto, dalam keterangannya.

“Kami memilih KPM sebagai mitra dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika karena kiprahnya selama ini yang telah menorehkan prestasi membanggakan dan mendukung pembelajaran akhlak bagi anak-anak. InsyaAllah pada bulan Januari 2019, SDIT At-Taqwa sudah mulai menerapkan pola pembinaan ala KPM di sekolah,” papar Deni Krisnanto.

Selain menjadi faktor pendukung dalam mengkaji ilmu matematika, KMS dinilai menjadi solusi bagi orangtua untuk mendapatkan pendidikan yang seimbang yang memadukan ilmu umum dan agama. Sehingga bukan hanya membekali siswa dengan prestasi saja, tetapi didukung dengan penguatan pendidikan karakter siswa.

Sementara itu, kehadiran KMS di SDIT- At Taqwa langsung mendapat sambutan positif dari salah satu orangtua siswa. “Meskipun baru pertama kali mengenal KPM, saya langsung tertarik dan mendukung hadirnya KMS di sekolah. Apalagi, dalam paparan program yang akan diikuti siswa betul-betul memberikan titik tekan  pada penanaman adab dan akhlak, serta cara pengembangan cara berpikir siswa,” papar orangtua dari Hayfa Nafisa ini.

Tim Media

Read more...

Pelatihan MNR Kenalkan Esensi Belajar Matematika

Foto: Pelatihan MNR Batch 14 di Padepokan Amir Syahrudin/Dok. KPM 

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Pepatah bijak menyatakan, pengetahuan itu penting. Tetapi karakter jauh lebih penting. Sejatinya, belajar matematika tak sekadar untuk menguasai pengetahuan matematika. Namun membentuk karakter anak. Untuk menyelaraskan kebutuhan penguasaan matematika dan pembentukan karakter anak, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali menggelar pelatihan yang memadukan Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan Cara Berpikir Suprarasional, pada tanggal 15-18 Januari 2019, bertempat di Padepokan Amir Syahrudin, Klinik Pendidikan MIPA.

Paket Merchandise Cara Berpikir Suprarasional (Buku + Pin + Mug) harga Rp. 90.000. Info pemesanan hubungi 081284585755

Kepala Divisi Pelatihan, Ryky TSA mengungkapkan pelatihan tersebut bertujuan memberi pembekalan kepada para guru daerah tentang metode pembelajaran MNR dan menanamkan pemahaman suprarasional dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam proses belajar, tak hanya olah pikir (akal) yang didayagunakan, KPM juga mendorong agar pendidikan di Indonesia kembali mengembangkan olah hati (adab dan akhlak). Ketiga komponen tersebut hendaknya dapat dilakukan secara utuh-menyeluruh dan terintegrasi dalam proses pembelajaran di sekolah,” jelasnya.

Selama 4 hari 3 malam, sebanyak 26 peserta dibekali dengan berbagai materi yang menggugah hati dan pikiran, di antaranya: Metode MNR (Masalah Nyata hingga Eksplorasi Matematika), Manajemen Kelas, dan Motivasi Guru Suprarasional.

Dalam pelatihan ini para peserta yang datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Riau dan Balikpapan begitu antusias mengikuti pelatihan. Pada sesi diskusi, peserta juga memberikan respon yang baik. Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta yang berkaitan dengan konsep pembelajaran matematika metode MNR.

“Pelatihan ini menjadi pengalaman pertama yang sangat mengesankan. Saya bersyukur dan merasa excited banget karena selama pelatihan saya mendapatkan bekal yang luar biasa. Bukan hanya mengedepankan akal saja, namun bagaimana juga mengoptimalkan hati dalam mendidik,” ujar Cucu Ayana, guru asal SDIT Insan Sejahtera ini.

Hal senada juga diungkapkan M. Fathan, peserta asal SIT Integral Hidayatullah Balikpapan ini mengaku perpaduan suprarasional dan MNR sangat cocok jika diterapkan di era milenial saat ini. “Karena mengoptimalkan antena hati (adab dan akhlak) sangat penting untuk memperkuat dulu fondasi dan ruh utama pendidikan sebelum mengkaji ilmu pengetahuan,” ujar alumnus Universitas Negeri Makassar ini.

Tim Media

Read more...

7.358 Pelajar Bersaing di Ajang Olimpiade IMAS 2019

Foto: Kegiatan Kompetisi IMAS di MTS Negeri 3 Bogor/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Sebanyak 7.358 pelajar kelas 3 SD – 8 SMP, berkompetisi di ajang olimpiade matematika yang bertajuk International Mathematics Assessments for School (IMAS) 2019, yang dihelat oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Minggu (20/01/2019).

Sudah siap menghadapi penyisihan KSNR? Yuk berlatih dengan buku Sains BISA dan SSOS. Info pemesanan hubungi 081284585755

Ribuan peserta tersebut tersebar di 33 titik lokasi, yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang, Surabaya, Madiun, Magetan, Ngawi, Cikarang, Solo, Semarang, Denpasar, Lumajang, Kediri, Jombang, Jember, Situbondo, Lamongan, Pontianak, Tulungagung, Malang, Sidoarjo, Sampang, Bojonegoro, Banjar, Balikpapan, Sukabumi, Mataram, Makassar, Sumedang, dan Jepara.

Foto: Kegiatan Kompetisi IMAS di SDS Muhammadiyah 24 Jakarta/Dok. Facebook KPM Cabang Jakarta

Kepala Divisi Lomba, Klinik Pendidikan MIPA (KPM), M. Fachri, menjelaskan bahwa lomba IMAS yang sudah digelar untuk keenam kalinya ini sebagai sarana mengasah kemampuan matematika siswa guna menghadapi kompetisi lokal maupun internasional. “Harapannya, siswa semakin terpacu untuk terus belajar dan berusaha lebih giat agar mencapai prestasi yang membanggakan,” kata Fachri.

“Pada gelaran IMAS tahun ini, Alhamdulillah diikuti lebih dari 7.000 peserta di babak penyisihan. Angka tersebut menunjukkan minat siswa terhadap kompetisi ini  terus meningkat,” ungkap Fachri.

Foto: Kegiatan Kompetisi IMAS merambah hingga Pontianak, Kalimantan Barat/Dok. Facebook Budi Anto

IMAS merupakan salah satu event kompetisi Internasional yang digelar di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, lomba IMAS diselenggarakan dalam dua babak, yakni babak penyisihan yang memperebutkan sertifikat dengan penghargaan High Distinction, Distinction, Credit dan Participant, dan babak final (Maret 2019) untuk memperebutkan medali emas, medali perak, dan medali perunggu.

Selain menyajikan soal-soal dengan standar internasional dan berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), gelaran IMAS juga menerapkan sistem bayaran seikhlasnya (sesuai kemampuan). Sehingga semua siswa dari kalangan manapun dapat mengikuti event bergengsi ini tanpa terkendala biaya.

Tim Media

Read more...
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com