Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Pentingnya Belajar Pemecahan Masalah di Matematika

Foto: Suasana belajar MNR di Kodim 0606/Kota Bogor/Dok. KPM 

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat. -- Pentingnya membekali pelajar dengan penguasaan terhadap penyelesaian soal-soal yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan suatu keharusan, mengingat pada proses inilah sedianya memerlukan perhatian lebih dan bisa menjadi tolak ukur dalam keberhasilan belajar matematika.

Staf Ahli Litbang, Thyeadi Tungson mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun litbang Klinik Pendidikan MIPA pada hasil analisis Uji Soal MNR tahun 2017 dan 2018 kelas 6 SD.

Capaian analisa umum rerata nilai tahun 2017, dengan sampel sebanyak 821 siswa dari 29 sekolah yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Bali, Banjar, Sukabumi, Jawa Timur, dsb) menunjukan angka 38,18 %, sedangkan pada tahun 2018 berada di angka 44,11 % dengan jumlah sampel 1.046 siswa dari 37 sekolah.

Foto: Staf Ahli Litbang KPM, Thyeadi Tungson

Capaian rata-rata tahun 2017 dalam menjawab soal bidang aritmatika sebanyak 44,01%, pemecahan masalah 34,59 %, dan geometri 31,88 %. Sedangkan pada tahun 2018 terjadi peningkatan dengan data aritmatika 53,85%, pemecahan masalah 35,01%, dan geometri 39,06 %.

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata anak Indonesia masih memiliki kekurangan dalam bidang pemecahan masalah dan geometri. Walaupun bidang aritmatika masih belum mencapai 60%, tapi secara kemampuan sudah baik dan harus terus ditingkatkan. Namun yang menjadi catatan ialah di pemecahan masalah, karena level tertinggi belajar HOTS terdapat di pemecahan masalah yang merupakan gabungan dari soal-soal lainnya.

Tim Media

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com