Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Rahasia “Tabungan Jiwa” bagi Keluarga Bahagia

Foto: Pelatihan Suprarasional bagi orangtua siswa Klinik Pendidikan MIPA/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat –Menabung merupakan sebuah aktivitas yang harus ditanamkan sejak dini. Dalam sebuah keluarga, menabung pun menjadi bekal untuk mempersiapkan masa depan. Dengan menabung, sebuah keluarga dapat menata masa depan lebih terencana dan lebih baik lagi.

Aktivitas menabung terkadang selalu dikaitkan berupa harta, benda, dan sebagainya. Namun, lain halnya dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM), yang memiliki cara berbeda, yakni dengan konsep “Tabungan Jiwa”.

Foto: Dapatkan Buku Cara Berpikir Suprarasional di KPM Mart/Dok. KPM

Dalam hal ini,  KPM memegang peranan penting untuk mensosialisasikan manfaat tabungan jiwa bagi sebuah keluarga. Berangkat dari hal tersebut, belum lama ini KPM menggelar pelatihan cara berpikir suprarasional bagi 138 orang tua siswa, Minggu (09/12/2018) lalu, bertempat di SD Insan Kamil Bogor, Jawa Barat.

Trainer cara berpikir suprarasional, H. Moh. Arodhi, menegaskan pentingnya mengoptimalkan tabungan jiwa bagi sebuah keluarga. Sebuah keluarga itu terdiri dari ayah, ibu, dan anak, masing-masing individu tersebut memiliki potensi masalah yang dihadapi dan memiliki kesempatan untuk menyelesaikan.

Foto: Berlokasi di SD Insan Kamil, peserta yang terdiri dari orangtua siswa ini dibekali cara berpikir suprarasional/Dok. KPM

“Setiap masalah akan terselesaikan jika melibatkan Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa dalam prosesnya. Mengapa? Karena sedianya manusia adalah makhluk Allah yang tak bisa terlepas dari kekurangan dan keterbatasan. Dengan keterbatasan ini tentu kita harus bergantung pada Allah Swt yang Maha Segalanya dalam setiap penyelesaian masalah,” jelas Arodhi.

“Agar setiap masalah yang dihadapi tuntas diselesaikan berkat adanya Ridho Allah Swt, maka sebuah keluarga harus memiliki tabungan jiwa. Bukan hanya memiliki saja, melainkan terus diperluas wadah rezekinya, agar manfaatnya dapat dirasakan ketika menghadapi masalah yang lebih besar,” tambahnya.

Arodhi pun mengungkapkan strategi untuk memperluas wadah rezeki dimulai dengan membangun kesadaran pentingnya tabungan jiwa. Setelah itu, mengoptimalkan tiga antenna kehidupan, seperti: akal, hati, dan panca indera.

KPM Mart menyediakan puzzle dan permainan matematika unik

Acara yang dimulai pada pukul 09.00-17.00 WIB disambut antusias peserta. Pembawaan materi yang atraktif diselingi dengan ice breaking seru membuat peserta tampak tergugah mengikuti pelatihan sampai selesai.

Agustin Evelin selaku peserta sekaligus orang tua dari Keysa Ayuningtya menyambut positif pelatihan yang diprakarsai Klinik Pendidikan MIPA ini. Ia menuturkan bahwa pelatihan ini sangat memotivasi diri dan keluarganya untuk terus memupuk semangat memperbanyak tabungan jiwa.

Sementara peserta lainnya, Heru Dwinanto, berpendapat bahwa pelatihan yang berasaskan Suprarasional ini merupakan penghubung yang tepat dalam mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. “Saya rasa konsep ini perlu mendapat dukungan dari masyarakat. Sedianya, jika dilakukan bersama-bersama, InsyaAllah bukan hanya berkah bagi keluarga, namun berkah untuk bangsa,” pungkasnya.

Tim Media 

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com