Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

YPSJ Bekasi Kembangkan Potensi SDM lewat Suprarasional

Foto: Pelatihan Suprarasional di SMPIT/SMAIT Insan Mandiri Boarding School Cibubur/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bekasi, Jawa Barat – Menyambut era milenial, berbagai lembaga tengah gencar melakukan upaya peningkatan potensi SDM. Setidaknya, beragam cara pun dilakukan sehingga dapat mencapai kualitas SDM yang lebih baik.

Seperti yang dilakukan Yayasan Pendidikan Silaturahim Jatikarya (YPSJ), Bekasi, beberapa waktu lalu. YPSJ menggelar pelatihan cara berpikir suprarasional bagi guru dan karyawan, pada hari Sabtu (05/01/19) dan hari Senin (07/01/19) untuk siswa/siswi, bertempat di Aula SMPIT/SMAIT Insan Mandiri Boarding School Cibubur.

“Acara yang dihadiri 70 orang guru dan 150 siswa tersebut bertujuan membentuk SDM yang berkualitas dengan cara berpikir suprarasional, sehingga dapat mengoptimalkan potensi diri untuk mencapai kehidupan yang lebih baik,” kata Ayu Agus Rianti, dalam keterangan tertulis.

“Saya sangat bersyukur bisa mengundang tim Pak Ridwan untuk mengikuti pelatihan suprarasional karena dapat menguatkan kembali keimanan kita kepada Allah Swt dan memacu kita menjadi pribadi yang saleh,” jelas Ayu.

Perempuan yang memiliki hobi menulis ini mengungkapkan pada kesempatan tersebut, para siswa pun mendapatkan bekal suprarasional dengan cara yang berbeda, yakni dengan memadukan motivasi dan permainan.

Insan Mandiri adalah sekolah boarding, tentu santri kami membutuhkan dobel amunisi (motivasi) dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Diharapkan dengan pelatihan suprarasional, santri kami dapat menjadi muslim yang kuat akidahnya dan saleh secara sosial (bermanfaat bagi lingkungan).

Foto: Selain membekali para guru, suprarasional juga diberikan kepada pelajar SMA/Dok. KPM

Pada hari pertama kegiatan, Trainer Suprarasional, H. Moh Arodhi, mengungkapkan pentingnya tabungan jiwa dalam meraih keberkahan hidup. Arodhi juga mengajak para peserta untuk meningkatkan pola pikir dari rasional ke suprarasional. “Sebab, hanya dengan memperbanyak tabungan jiwa dan mengutamakan hati, seseorang akan meraih keberkahan dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Hal yang sama pun disampaikan Arodhi kala memberikan pembekalan kepada 150 siswa. Namun, selain paparan motivasi, Arodhi juga mensosialisasikan cara berpikir suprarasional dengan sebuah permainan, yang bernama Permainan Suprarasional Penguatan Karakter (PSPK) dan permainan The Toxic. Melalui permainan, diharapkan peserta lebih mudah mengerti dan menarik minat pelajar dalam memahami materi.

Foto: Siswa tengah mengikuti permainan The Toxic/Dok.KPM

Sementara itu bagi Miska, motivasi suprarasional menjawab kegundahannya. “Begitu bermaknanya tabungan jiwa sehingga saya tak perlu ragu lagi dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Rahmad, driver lembaga Insan Mandiri semakin bersemangat untuk mengabdi kepada lembaga, karena semata-mata meraih Ridho Allah Swt.

Tim Media

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com