Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Tim Indonesia KPM Ikuti Pembinaan Jelang Olimpiade Matematika di Malaysia

Foto: Peserta Pembinaan Menuju IMWiC 2019, Malaysia/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali akan mengirimkan pelajar terpilih untuk berlaga di ajang olimpiade matematika tingkat internasional yang bertajuk International Mathematics Wizard Challenge (IMWiC) 2019 di Malaysia, pada tanggal 15-18 Juni 2019. Sebelum bertolak ke negeri Jiran, sebanyak 37 pelajar yang terdiri dari kelas 1 SD – 10 SMA mengikuti kegiatan pembinaan pada tanggal 10-14 Juni 2019, bertempat di Ole Suite Hotel, Bogor-Jawa Barat.

Kepala Divisi Lomba KPM, Much. Fachri menjelaskan bahwa karantina ini bertujuan untuk membina peserta sebelum berkompetisi di Malaysia. Selain itu, Fachri juga menambahkan menu materi pembinaan sendiri mengedepankan 3 unsur yang memadukan pembinaan akal, hati, dan jiwa. “Ketiga unsur tersebut merupakan penerapan dari konsep cara berpikir suprarasional yang digagas oleh Pak Ridwan Hasan Saputra,” ungkapnya.

Foto: Suasana belajar latihan soal olimpiade Matematika/Dok. KPM

Fachri melanjutkan, dari segi pembinaan akal, pihaknya memberikan latihan-latihan soal olimpiade seperti: bilangan, aljabar, geometri, dan sebagainya. Sedangkan untuk menjaga kebugaran tubuh dan kekompakan tim, KPM menyajikan pembinaan fisik melalui olah raga pagi dan dinamika kelompok. Selain pembinaan fisik dan akal, KPM juga memberikan porsi pembinaan hati dengan menghidupkan nilai-nilai ajaran agama melalui ibadah agar mendapatkan berkah dan Ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Fachri juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mengikutsertakan putra/putrinya di ajang IMWiC 2019 Malaysia, sebagai sarana rekreasi intelektual dalam belajar matematika. “Semoga dari event ini dapat menjadi wadah untuk mewujudkan generasi yang memiliki akhlakul karimah dan berprestasi,” pungkasnya.

Foto: Peserta pembinaan selalu menerapkan aktivitas Salat Berjamaah (bagi yang beragama muslim)/Dok. KPM

Salah satu peserta IMWiC 2019, Aulia Putri Kusuma (14) pelajar SMPN 30 Jakarta yang duduk di bangku kelas 8 mengaku senang bisa mengikuti masa karantina bersama KPM. “Senang bisa ketemu teman baru, belajar bareng, ibadah bersama, dan tentunya mengasah kemampuan ilmu matematika,” jelasnya.

Pelajar yang bercita-cita menjadi seorang aktuaria ini memanfaatkan mengikuti ajang internasional tak hanya sekedar liburan dan berkompetisi, tetapi sekaligus untuk mengukur kemampuan matematika yang telah Ia dapatkan selama di sekolah dan belajar di KPM.

Foto: Olahraga pagi secara bersama-sama untuk menjaga kebugaran fisik peserta/Dok. KPM

Hal senada juga diungkapkan Keenan Akbar Narendra, pelajar kelas 2 MIN 01 Kota Malang ini bersyukur dapat mengikuti ajang IMWiC 2019. Siswa yang pernah meraih juara 3 lomba lari tingkat internasional di Singapura (2014) membekali dirinya dengan terus belajar dan bertanya pada guru serta teman sehingga tak pernah merasa terbebani dengan mengikuti lomba internasional.

Tim Media

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com