Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Motivasi Suprarasional Gugah Ratusan Jamaah Kuliah Subuh YPI Al Azhar

Foto: Kuliah Subuh Pegawai YPI Al Azhar/Dok. KPM

Jakarta Selatan, DKI Jakarta – Dinginnya suhu di pagi hari tak menyurutkan semangat 700 peserta untuk mengikuti kuliah subuh yang bertempat di Masjid Agung Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, Sabtu (02/11/2019).

Para peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, dan Pegawai Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar, nampak antusias menyimak materi motivasi suprarasional yang disajikan Ridwan Hasan Saputra (RHS) selaku narasumber.

Pada kesempatan tersebut,  Ridwan Hasan Saputra memaparkan kiat jitu meraih keberkahan hidup dengan mengoptimalkan 3 antena kehidupan manusia, yakni akal, hati, dan fisik.

Peraih Tokoh Perubahan Republika Tahun 2013 ini juga memberikan motivasi bahwa seorang guru adalah profesi yang mulia daripada profesi lainnya, karena berperan penting bagi masa depan seorang anak. Sehingga potensi untuk memperbesar wadah rezeki dan tabungan jiwa semakin besar pula.

Kepala Bagian Kepegawaian YPI Al Azhar, Yayat Suyatna, mengungkapkan bahwa program kuliah subuh merupakan agenda rutin yang digelar YPI Al Azhar dalam rangka mempererat tali silaturahim antar pegawai.

Foto: Ridwan Hasan Saputra (kanan) menjadi narasumber Kuliah Subuh/Dok. KPM

Selain itu, Tujuan YPI Al Azhar mengundang RHS sebagai narasumber agar dapat merubah orientasi hidup dan memperkokoh jati diri sebagai seorang guru melalui motivasi suprarasional.

“Mendidik merupakan tugas yang amat mulia, tetapi tidaklah ringan. Bukan hanya sekedar mencerdaskan, tetapi menjadikan siswa berkarakter. Oleh karena itu, perpaduan kekuatan akal, kekuatan hati (ibadah), dan tabungan jiwa seorang guru menjadi faktor kunci dalam mewujudkan jati diri seorang guru yang profesional, memiliki keterampilan, hingga kepedulian sosial yang tinggi,” jelas Yayat Suyatna.

Yayat berharap silaturahim dengan Ridwan Hasan Saputra tak hanya sampai disini. Ia pun berencana akan menggelar pelatihan suprarasional lanjutan agar orientasi para guru menjadi lebih baik dan menjadi uswah (keteladanan-red) bagi muridnya.

Sementara itu, bagi Muhammad Akbar Satrio, kuliah subuh kali ini sangat berbeda dari biasanya. “Kita dibawa pada dimensi berpikir lain. Berpikir yang sangat diluar nalar manusia biasa. Namun Bang Ridwan mampu mengurai semuanya dengan logis dan diterima oleh nalar kita semua. Setelah menyimak kuliah subuh hari ini, saya bertekad menambah tabungan jiwa, pungkas Staff Kantor Masjid Agung Al Azhar ini.

Tim Media

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com