Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Investasi Tabungan yang Paling Menguntungkan

Oleh: Eva Khoirunnisa 

(Staff Litbang Klinik Pendidikan MIPA)

Bogorplus.com-Mendengar kata Tabungan mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita. Tabungan merupakan simpanan yang dapat digunakan di kemudian hari ketika dibutuhkan. Sebagian besar orang mempercayakan tabungannya untuk disimpan di bank. Saat ini banyak orang yang telah sadar akan pentingnya tabungan bahkan banyak diantara mereka yang berlomba-lomba untuk menginvestasikan tabungannya.

Investasi seringkali diartikan sebagai penanaman modal dalam jumlah besar seperti saham, properti, dan sejenisnya. Padahal investasi tidak serumit itu, saat ini sudah semakin mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Terdapat banyak pilihan investasi dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Lantas manakah investasi tabungan yang paling menguntungkan? Mari perhatikan terjemahan ayat Alquran berikut:

"Barang siapa berbuat kebaikan akan mendapatkan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi)". (QS Al-An'am ayat 160)

Dari ayat di atas kita dapat memahami bahwa Investasi tabungan dalam kebaikan merupakan investasi yang paling menguntungkan karena akan mendapatkan sepuluh kali lipat amalnya dan sedikitpun tidak dirugikan. Berikut merupakan contoh sederhananya:

Seorang anak yatim bekerja sebagai staff KPM sekaligus guru matematika. Sebagian gaji yang diperolehnya digunakan untuk kebutuhan adik (yatim) dan ibunya (janda) sementara sisanya ia tabung di bank hingga suatu saat jumlah tabungannya dapat dikatakan cukup lumayan. Sayangnya tingkat inflasi semakin tinggi sehingga nilai uang semakin menyusut yang mengakibatkan banyak orang terlilit hutang dengan bunga tinggi salah satunya adalah anggota keluarganya. Untuk mengatasi hal ini, ia menguras seluruh tabungannya dan membantu keluarganya yang terlilit hutang riba.

Foto: Eva Khoirunnisa (Penulis), Staff Litbang Klinik Pendidikan MIPA /Dok. KPM

Ia berpikir keputusan tersebut adalah yang terbaik walaupun tabungannya habis. Sekarang ia telah memahami bahwa ia telah menginvestasikan tabungannya pada wadah yang tepat. Suatu saat bila ia membutuhkan dana dalam waktu yang mendesak ia dapat meminta hasil investasi tabungannya atau dapat diakumulasikan hingga jangka waktu tertentu. Dan Maha Besar Allah, ia mendapat kesempatan untuk menikmati 5 hari yang penuh kemewahan di Bangkok-Thailand tanpa diduga dan direncanakan semuanya dimudahkan. Meskipun ia tak meminta hal tersebut dalam doanya tetapi ia mensyukuri dan menyadari bahwa ini adalah bonus dari Allah atas investasi tabungannya.

Dari contoh di atas tentu kita dapat menyimpulkan bahwa investasi yang paling tepat, paling menguntungkan, dan tidak sedikitpun merugikan adalah investasi tabungan untuk kebaikan. "Pastikan orang-orang terdekat sudah sejahtera sebelum kita menyejahterakan orang lain" (Raden Ridwan Hasan Saputra). Dan "Jangan pernah lupa akan hak orang lain dalam 2,5% pendapatanmu" (Alm. Saefuddin).

Bangkok, 10 Februari 2020.

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com