Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Aku Ingin Bayar Zakat Fitrah Sendiri || Inspirasi An Nashr (1)

Oleh: Euis Mulyanah, M.Pd (Kepala Sekolah)

Bogorplus.com Bogor-Jawa Barat - Yayasan Tahfidz An Nashr adalah lembaga Islam tingkat RA dan SD/MI (Madrasah Ibtidaiyah). Lembaga Islam yang menerapkan bayaran seikhlasnya ini mengusung keunggulan program tahfidz, sains dan leadership. Bayaran seikhlasnya adalah cara menjaga keberkahan ilmu sekaligus mendidik santri untuk selalu peduli kepada sesama dengan membudayakan sedekah.

Bayaran seikhlasnya bukan berarti yayasan An Nashr dikelola seadanya, namun justru dikelola secara sangat profesional dengan standar SDM yang unggul. Dengan pendekatan manajemen pendidikan  suprarasional, setiap guru dituntut untuk selalu merencanakan kesusahan sekaligus menjadi teladan bagi para santri sebagai cara untuk memperbanyak tabungan jiwanya.

Penerapan manajemen pendidikan suprarasional diadopsi dari Klinik Pendidikan MIPA (KPM). Suprarasional adalah model berpikir dengan selalu menyandarkan dan mengaitkan hati kepada Allah semata. Suprarasional bertumpu kepada keyakinan akan pertolongan Allah setelah optimal dan ikhas beramal sholih.

Manajemen keuangan dengan strategi bayaran seikhlasnya dilakukan setiap hari jumat dengan menyerahkan uang seikhlasnya dalam amplop dan dimasukkan ke dalam kotak yang telah disediakan. Sementara santri-santri yatim dhuafa mendapatkan beasiswa sepenuhnya.

Tradisi sedekah dengan penuh keikhlasan ini ternyata telah memberikan dampak mendalam dalam kepribadian para guru dan santri serta orang tua wali. Selain mereka merasa tenang dan bahagia anak-anaknya dididik di Yayasan An Nashr, mereka juga menjadi sangat menikmati bersedekah.

Adalah Chika, salah satu santri An Nashr yang baru duduk di kelas dua Madrasah Ibtidaiyah, sebagaimana diceritakan oleh ibunya bahwa dia menjadi sangat senang bersedekah setelah belajar di Yayasan An Nashr. Chika bahkan rela membuka celengannya dan rela menyedekahkan uang tabungannya kepada orang lain.

“Mama, tahun ini Chika ingin membayar zakat fitrah sendiri dan tidak mau membeli apa-apa, tapi ingin banyak bersedekah membantu teman-teman chika”, ungkapnya suatu saat kepada ibunya dengan memperlihatkan uang Rp. 200.000 hasil membuka celengan.

Pendekatan suprarasional menjadikan guru, orang tua dan santri sebagai satu kesatuan  dalam pendidikan. Pembinaan orang tua santri rutin diadakan sebagai cara untuk menyamakan frekuensi yang akan melahirkan kolaborasi dan sinergi. Kebersamaan dalam ketulusan inilah yang memberikan dampak positif bagi kepribadian santri An Nashr yang cerdas, sholih dan peduli.

Semoga kisah ini menginspirasi anak-anak muslim lainnya di seluruh dunia, bahwa peduli kepada sesama, mementingkan orang lain dan rela mengorbankan harta dengan tulus berbagi karena Allah adalah perilaku mulia yang sangat dicintai oleh Allah.

Alamat: 

Yayasan An Nashr

Jln. Balai Desa Jabon Mekar Kampung Sawah

RT 02 RW 03 Desa Jabon Mekar Kec. Parung Bogor 16330

No HP : 0878 7481 4766 / 0852 1702 9302

back to top
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com